Edu24h.net – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang rumus standar deviasi dan pada pembahasan sebelum nya kita telah membahas soal rumus dimensi momentum. Dan di dalam artikel ini terdapat contoh standar deviasi di excel serta cara menghitung penyelesaiannya, simak penjelasnya dibawah ini

Pengertian Standar Deviasi

Standar deviasi ialah sebuah nilai statistik yang di manfaatkan untuk menentukan sebuah sebaran data dalam suatu sampel, serta seberapa dekat titik data individu ke mean atau rata – rata nilai sampel nya.

Lalu dari kumpulan data sama dengan 0 menandakan bahwa semua nilai dalam himpunan tersebut yakni sama. Sedangkan nilai deviasi yang lebih besar menunjukkan bahwa titik data individu jauh dari nilai rata – rata nya.

Cara Menghitung Standar Deviasi Secara Manual

Dalam menghitung secara manual, ada beberapa metode yang bisa digunakan. Seperti menghitung secara manual, dengan kalkulator dan Excel. Akan tetapi untuk pertama – tama kita bahas cara yang manual.

Untuk mengetahui cara menghitung standar deviasi maka ada 2 rumus yang harus diketahui, yakni rumus varian dan rumus standar deviasi. Berikut ini iyalah kedua rumus tersebut :

Keterangan : 

  • s2 = Varian
  • s = Standar deviasi
  • xi = Nilai x ke – i
  • x¯ = Rata – rata
  • n = Ukuran sampel

Cara Menghitung Standar Deviasi Data Berkelompok

Untuk data berkelompok, rumus yang digunakan tidak lah jauh berbeda. Supaya lebih jelas silakan perhatikan rumus di bawah ini:

Rumus Varian Data Berkelompok :

Rumus Standar Deviasi Data Berkelompok :

Cara Menghitung Standar Deviasi dengan Kalkulator

Selain dengan cara manual, kalian juga bisa memanfaatkan kalkulator untuk menghitungnya. Namun perlu di catat, bahwa kalkulator yang digunakan iyalah kalkulator scientific, bukan kalkulator biasa. Jika tidak memiliki kalkulator ini, kalian bisa download aplikasi kalkulator scientific atau memanfaatkan kalkulator scientific online.

Langkah dalam menghitung dengan kalkulator :

  1. Nyalakan kalkulator.
  2. Lalu tekan tombol MODE, biasa nya terdapat di ujung kanan atas sebelah tombol untuk menghidupkan kalkulator.
  3. Kemudian pilih mode statistik dengan menekan tombol nomor3 ( STAT ).
  4. Lalu tekan tombol nomor 1 ( VAR – 1 ).
  5. Kemudian masukkan data yang ingin dihitung, lalu tekan ( = ), angka, ( = ) dan seterus nya. Jangan lupa untuk menekan tombol sama dengan ( = ) jika data yang ingin di hitung telah di masukkan.
  6. Lalu tekan tombol AC.
  7. Lalu tekan tombol SHIFT.
  8. Kemudia untuk mengetahui hasil akhir, tekan tombol 1 ( STAT ), 4 ( VAR ), 3 ( σ x ).
  9. Dan langkah terakhir tekan tombol ( = ).

Cara Menghitung Standar Deviasi Di Excel

Lalu berikut nya juga terbilang mudah. Hanya saja kalian membutuhkan setidaknya PC dengan aplikasi Microsoft Excel. Rumus standar deviasi di Excel adalah STDEV. Sebagai contoh silahkan lihat contoh di bawah ini :

Contoh Soal

Berdasarkan pengambilan sampel nilai ujian mata pelajaran beberapa siswa di SMP bahagia diketahui data sebagai berikut :

80, 60, 80, 90, 70, 80, 95

Hitunglah nilai standar deviasi dari data tersebut ?

Jawaban :

Pertama buka aplikasi dan masukkan data ke dalam tabel. Contohnya seperti tabel di bawah :

DATA
A80
B60
C80
D90
E70
F80
G95
STDEV11,7

Baris bawah merupakan nilai standar deviasi. Caranya dengan menekan tombol = STDEV( number1; number 2; dst ). Berdasarkan contoh di atas, maka format rumus nya iyalah = STDEV ( B5 : B11 ).

Dan secara otomatis akan keluar hasil dari sampel di atas, yakni 11,70. Perlu dicatat, ( B5 : B11 ) iyalah cell dari data sampel yang kita masukkan di Excel. Jadi bukan merupakan rumus yang pasti. Karena data sampel pada contoh tersebut berada pada cell B5 sampai B11 maka kita masukkan ke ( B5 : B11 ).

Itulah penjelasan lengkap tentang pengertian, rumus, cara menghitung beserta contoh soal dan pembahasannya semoga bermanfaat…

Teknik pengumpulan data adalah bagian penting dalam proses penelitian. Tahapannya dilakukan sesudah proposal riset disetujui dan sebelum analisis data itu di lakukan. Berikut ini akan kami urai beberapa teknik dan pengertian pengumpulan data. Jenis metode pengumpulan data yang didipaparkan di sini adalah jenis yang umum dan sering disebutkan. Secara spesifik, metode pengumpulan data bervariasi. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan di bawah ini

Para ahli metodologi sepakat metode apa yang paling relevan dipakai untuk mengumpulkan data ditentukan pada metode penelitian. Kebutuhan itu dinilai dengan mengacu pada desain penelitian, rumusan pada masalah, dan tujuan penelitian.

Menentukan metode yang sesuai untuk mengumpulkan data diperlukan berbagai pertimbangan. Peneliti seharusnya mempunyai alasan-alasan yang rasional dalam berargumen mengapa metode tertentu dipilih, bukan metode yang lain.

Pengertian pengumpulan data

Pengumpulan data (data collection) merupakan tahapan proses riset dimana peneliti menerapkan cara dan teknik ilmiah dalam rangka mengumpulkan data sistematis untuk keperluan analisis.

Bisa diketahui bahwa bagaimana data dikumpulkan di dalam penelitian tentu dilakukan secara ilmiah dan sistematis. Data yang dikumpulkan secara sembarang akan menghasilkan kualitas riset yang amat rendah, bias dan tidak valid. Bahkan bisa dibilang tak ilmiah.

Sebagaimana yang telah disinggung di awal, peneliti harus mengacu pada desain penelitian, rumusan masalah dan juga tujuan penelitian sebelum menentukan metode apa yang sebaiknya dipakai untuk mengumpulkan data.

Penelitian kuantitatif menerapkan cara pengumpulan data yang berbeda pada riset kualitatif. Pertanyaan penelitian kualitatif relevan dijawab dengan metode penelitian kualitatif, hingga cara pengumpulan datanya spesifik, yaitu mengumpulkan data kualitatif. Begitu juga jika pertanyaan penelitian yang memerlukan data yang bersifat kuantitatif atau numerik.

Sebagai contoh

Riset etnografi umumnya menerapkan metode observasi partisipatoris. Dalam riset etnografi sebenarnya ada beberapa metode yang lebih detail seperti misalnya autoetnografi, netnografi, dan sebagainya.

Metode Kualitatif

Penelian kualitatif adalah penelitian yang dipakai untuk mengungkapkan permasalahan di dalam kehidupan kerja organisasi pemerintah, swasta, kemasyarakatan, kepemudaan, perempuan, olah raga, seni dan budaya, dan lain-lain sehingga bisa dijadikan suatu kebijakan guna dilaksanakan untuk kesejahteraan bersama.

Menurut Sugiyono

“ Masalah dalam penelitian kualitatif memiliki sifat sementara, tentative dan berkembang dan berganti setelah peneliti ada dilapangan”.

Pendekatan kualitatif

Pendekatan kualitatif merupakan proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia.

Pada pendekatan ini, peneliti membuat gambaran kompleks, meneliti kalimat, laporan dari pandangan responden, dan melakukan studi di situasi yang alami, mengemukakan metodologi kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata- kata tertulis ataupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang sudah diamati.

Dalam penelitian kualitatif akan terjadi 3 kemungkinan pada masalah yang akan diteliti yaitu :

  1. Masalah yang dibawa peneliti tetap, sejak awal hingga akhir penelitian sama, hingga judul proposal dengan judul laporan penelitian hasilnya sama
  2. Masalah yang dibawa peneliti sesudah memasuki penelitian berkembang yaitu diperluas maupun diperdalam masalah yang sudah disiapkan dan tidak terlalu banyak perubahan hingga judul penelitian hanya cukup disempurnakan
  3. Masalah yang dibawa peneliti sesudah memasuki lapangan berubah total hingga harus diganti masalah karena judul proposal dengan judul penelitian tidak sama maka judulnya harus diganti.

Peneliti kualitatif yang merubah masalah / ganti judul penelitiannya sesudah memasuki lapangan penelitian atau setelah selesai adalah peneliti kualitatif yang lebih baik, Sebab dipandang mampu melepaskan yang dipikirkan sebelumnya, dan selanjutnya bisa melihat fenomena lebih luas dan mendalam sesuai dengan yang terjadi dan berkembang pada situasi sosial yang diteliti.

Asumsi gejala dalam penelitian kulitatif merupakan gejala dari suatu obyek sifatnya tunggal dan parsial. Berdasarkan gejala itu peneliti bisa menentukan variable-variabel yang akan diteliti.

Gejala itu bersifat holistik (menyeluruh, tidak bisa dipisah-pisahkan) yaitu situasi sosial yang meliputi

  1. Aspek tempat – place
  2. Aspek pelaku – actor
  3. Aspek aktifitas – activity

Ketiganya berinteraksi secara sinergis.

Kegiatan yang harus dilakukan pada penelitian kualitatif pada tahap pra-lapangan yaitu menyusun rancangan penelitian yang memuat latar belakang masalah dan suatu alasan pelaksanaan penelitian seperti :

  • Studi pustaka
  • Penentuan lapangan penelitian
  • Penentuan jadwal penelitian
  • Pemilihan alat penelitian
  • Rancangan pengumpulan data
  • Rancangan prosedur analisa data
  • Rancangan perlengkapan yang diperlukan dilapangan
  • Rancangan pengecekan kebenaran data.

Teknik pengumpulan data adalah langkah yang strategis dalam penelitian. Hal ini disebabkan karna tujuan utama dari penelitian tersebut adalah untuk memperoleh data. Dengan begitu, maka tanpa mengetahui tehnik pengumpulan data, peneliti tidak bisa memperoleh data yang memenuhi standar yang sudah ditetapkan.

Teknik Pengumpulan Data Kualitatif

Tehnik yang dipakai dalam penelitian kualitatif yaitu sebagai berikut :

a. Teknik wawancara
adalah usaha untuk mengumpulkan informasi dengan mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk dijawab denga lisan juga dengan ciri utamanya yaitu berupa kontak langsung dengan tatap muka (face to face relationship) antara pencari informasi dengan sumber informasi

b. Observasi
adalah teknik pengumpulan data yang dipakai untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan peng-indraan. Ada 3 jenis observasi yaitu partisipatif, observasi terus terang atau tersamar, observasi tidak terstruktur

c. Focus Group Discussion (FGD)
adalah teknik pengumpulan data yang biasanya dilakukan pada penelitian kualitatif untuk tujuan menemukan makna tema menurut pemahaman pada sebuah kelompok.

d. Kuesioner (angket)
adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan atau pernyataan tertulis pada responden untuk dijawabnya, dimana peneliti tidak langsung bertanya kepada responden seperti wawancara

e. Teknik dokumen
adalah teknik pengumpulan data dengan sumber non manusia, non human resources, diantaranya yaitu dokumen, dan bahan statistik.

f. Teknik triangulasi
triangulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang memiliki sifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data juga sumber data yang sudah ada. Terdapat beberapa jenis triangulasi yaitu : triangulasi data, triangulasi peneliti, triangulasi metodologis, triangulasi teoritis.

Teknik Pengumpulan Data Kuantitatif

Pengumpulan data bisa dilakukan dalam berbagai setting dan berbagai sumber dengan berbagai cara. Bila dilihat dari settingnya data bisa dikumpulkan pada setting alamiah (natural seting), pada laboratorium dengan eksperimen, dirumah dengan berbagai responden, dan lain-lain.

Apabila dilihat dari sumber datanya, maka pengumpulan data bisa memakai sumber primer dan sekunder.

Sumber primer yaitu sumber data yang secara langsung memberikan data kepada pengumpul data, dan sumber sekunder adalah sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau juga melalui dokumen.

Selanjutnya jika dilihat dari segi cara atau teknik pengumpulan data, maka teknik pengumpulan data bisa dilakukan dengan interview, kuesioner (angket), observasi

1. Interview (Wawancara)

Wawancara menjadi teknik pengumpulan data saat peneliti ingin melakukan studi pendahuluan guna menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan jika peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden dengan sangat mendalam dan jumlah respondennya sedikit/ kecil.

Yang di butuhkan dalam menggunakan teknik interview dan juga kuesioner adalah sebagai berikut:

  • Subjek (responden) merupakan orang yang paling tahu tentang dirinya sendiri.
  • Bahwa apa yang dinyatakan subjek kepada peneliti merupakan benar dan dapat dipercaya.
  • Bahwa interpretasi subjek tentang pertanyaan yang diajukan peneliti kepadanya merupakan sama dengan apa yang dimaksudkan si peneliti.

Wawancara bisa dilakukan secara terstruktur juga tidak terstruktur, dan bisa dilakukan dengan tatap muka maupun melalui telepon.

Wawancara terstruktur

Wawancara terstruktur dipakai sebagai teknik pengumpulan data, jika peneliti atau pengumpul data sudah mengetahui dengan pasti informasi yang akan didapatkan.

Oleh sebab itu di dalam melakukan wawancara, pengumpul data harus sudah menyiapkan instrumen penelitian yang berupa pertanyaan tertulis yang alternatif jawabannya pun telah disiapkan. Dengan wawancara terstruktur ini, responden diberi pertanyaan yang sama, dan pengumpul data harus mencatatnya.

Wawancara tidak terstruktur

Wawancara tidak terstruktur merupakan wawancara yang bebas dan peneliti tidak memakai pedoman wawancara yang tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya.

Pedoman yang dipakai hanya berupa garis besar pada permasalahan yang ditanyakan. Contohnya yaitu sebagai berikut: “Bagaimanakah pendapat Saudara terhadap kebijakan Rektor UKM-UKM yang terdapat di IAIN i Lampung? dan bagaimana dampaknya untuk mahasiswa!”.

2. Kuesioner

Kuesioner adalah alat teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi pertanyaan atau pernyataan tertulis pada responden untuk dijawabnya. Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang amat efisien jika peneliti tahu pasti variabel yang diukur dan tahu apa yang diharapkan dari responden.

Prinsip penulisan adalah sebagai berikut:

  • Isi dan tujuan pertanyaan, yang dimaksud adalah isi pertanyaan tersebut bentuk pengukuran atau bukan. Jika berbentuk pengukuran, maka di dalam membuat pertanyaan haruslah teliti, setiap pertanyaan harus terdapat skala pengukuran dan jumlah itemnya mencukupi guna mengukur variabel yang diteliti.
  • Bahasa yang dipakai adalah bahasa yang digunakan di dalam penulisan angket harus disesuaikan dengan kemampuan cara berbahasa si responden.
  • Tipe dan bentuk pertanyaan, tipe pertanyaan dalam angket bisa berupa terbuka dan tertutup, dan bentuknya bisa menggunakan kalimat positif dan negatif.
  • Pertanyaan tidak mendua
  • Tidak menanyakan hal yang sudah lupa
  • Pertanyaan tidak menggiring, artinya usahakan pertanyaan tidak menggiring pada jawaban yang baik saja maupun yang buruk saja.
  • Panjang pertanyaan, pertanyaan di dalam angket sebaiknya tak panjang, sehingga akan membuat jenuh responden
  • Urutan pertanyaan, urutan pertanyaan di dalam angket, dimulai dari yang umum hingga ke hal yang spesifik, atau dari yang mudah hingga hal yang sulit.

3. Observasi

Di dalam menggunakan observasi cara yang efektif yaitu melengkapinya dengan format atau blangko pengamatan sebagai instrumen pertimbangan lalu format yang disusun berisi item-item tentang suatu kejadian atau tingkah laku yang digambarkan.

Dari peneliti berpengalaman didapatkan suatu petunjuk bahwa mencatat data observasi bukanlah hanya sekedar mencatat, tetapi mengadakan pertimbangan lalu mengadakan penilaian pada skala bertingkat.

Misalanya memperhatikan reaksi para penonton televisi, bukan hanya sekedar mencatat rekasi tersebut, tetapi menilai reaksi tersebut apakah sangat kurang, atau tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki.

Demikianlah pembahasan kali ini, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

 

 

Tabel z – berdistribusi normal standar. Distribusi normal standar yaitu distribusi normal yang sudah ditransformasi sampai distribusi normal tersebut mempunyai rata-rata 0 dan varian 1.  Berikut ini akan kami sajikan data tabel z normal standard

Tabel distribusi normal memiliki isi peluang dari nilai Z atau P (Z ≤ z). Sebagaimana diketahui bahwa nilai peluang selalu ada di antara 0 dan 1, sampai nilai di dalam tabel ada diantara 0 dan 1.

Gambar kurva berbentuk lonceng ini sebagai ilustrasi.

Gambar di atas yaitu gambar kurva distribusi normal. Luas area di bawah kurva yaitu 1. Pada tabel Z, nilai yang ditulis merupakan nilai yang didapat dari luas area sebelum z / nilai P(Z ≤ z).

Tabel z

Format tabel z yang disajikan berikut ini adalah gambar. Silahkan perbesar agar lebih jelas

z0.000.010.020.030.040.050.060.070.080.09
0.00.0000.0040.0080.0120.0160.0200.0240.0280.0320.036
0.10.0400.0440.0480.0520.0560.0600.0640.0680.0710.075
0.20.0790.0830.0870.0910.0950.0990.1030.1060.1100.114
0.30.1180.1220.1260.1290.1330.1370.1410.1440.1480.152
0.40.1550.1590.1630.1660.1700.1740.1770.1810.1840.188
0.50.1920.1950.1990.2020.2050.2090.2120.2160.2190.222
0.60.2260.2290.2320.2360.2390.2420.2450.2490.2520.255
0.70.2580.2610.2640.2670.2700.2730.2760.2790.2820.285
0.80.2880.2910.2940.2970.3000.3020.3050.3080.3110.313
0.90.3160.3190.3210.3240.3260.3290.3320.3340.3370.339
1.00.3410.3440.3460.3490.3510.3530.3550.3580.3600.362
1.10.3640.3670.3690.3710.3730.3750.3770.3790.3810.383
1.20.3850.3870.3890.3910.3930.3940.3960.3980.4000.402
1.30.4030.4050.4070.4080.4100.4120.4130.4150.4160.418
1.40.4190.4210.4220.4240.4250.4270.4280.4290.4310.432
1.50.4330.4350.4360.4370.4380.4390.4410.4420.4430.444
1.60.4450.4460.4470.4480.4500.4510.4520.4530.4540.455
1.70.4550.4560.4570.4580.4590.4600.4610.4620.4630.463
1.80.4640.4650.4660.4660.4670.4680.4690.4690.4700.471
1.90.4710.4720.4730.4730.4740.4740.4750.4760.4760.477
2.00.4770.4780.4780.4790.4790.4800.4800.4810.4810.482
2.10.4820.4830.4830.4830.4840.4840.4850.4850.4850.486
2.20.4860.4860.4870.4870.4880.4880.4880.4880.4890.489
2.30.4890.4900.4900.4900.4900.4910.4910.4910.4910.492
2.40.4920.4920.4920.4930.4930.4930.4930.4930.4930.494
2.50.4940.4940.4940.4940.4950.4950.4950.4950.4950.495
2.60.4950.4960.4960.4960.4960.4960.4960.4960.4960.496
2.70.4970.4970.4970.4970.4970.4970.4970.4970.4970.497
2.80.4970.4980.4980.4980.4980.4980.4980.4980.4980.498
2.90.4980.4980.4980.4980.4980.4980.4990.4990.4990.499
3.00.4990.4990.4990.4990.4990.4990.4990.4990.4990.499

Untuk menentukan nilai z , pelajarilah contoh-contoh dibawah ini :

Contoh 1
ingin mencari nilai z untuk uji dua arah dengan nilai peluang 0.1, maka ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Karena uji dua arah, maka dicari nilai z satu arah saja, yaitu dengan nilai peluang (0,5)(0,1) = 0,05

1. Carilah 0.05 pada deretan angka pada tabel diatas. jika tidak bisa menemukan angka yang persis sebesar 0.05, maka carilah angka yang setidaknya mendekati angka 0.05. (pada table di atas yang mendekati adalah 0.049985.)

2. Dari angka 0.049985, tarik garis ke kiri dahulu mencapai deretan angka dikolom ujung kiri dan catatlah angkanya. Dalam kasus ini yaitu 1.6.

3. Lalu kembali pada posisi angka 0.049985, tarik garis ke atas sampai deretan ujung kolom pada bagian atas dan catatlah angkanya yaitu 0.045..

4. nilai z yang dicari yaitu 1.6 + 0.045 = 1.645

Contoh 2
Misal ingin mencari nilai z untuk uji di satu arah dengan nilai peluang 0.025, maka ikuti langkah berikut ini:

1. carilah angka 0.025 di deretan angka pada tabel di atas. Jika tidak bisa menemukan angka yang sama sebesar 0.05, carilah angka yang setidaknya mendekati angka 0.05. (pada table di atasyang mendekati adalah 0.024998.)

2. Dari angka 0.024998, tarik garis ke kiri dahulu hingga sampai deretan angka pada kolom kiri dan catatlah angkanya. Dalam kasus ini yaitu 1.9.

3. Lalu kembali ke posisi angka 0.024998, tarik garis ke atas hingga sampai deretan ujung kolom bagian atas lalu catat angkanya (yaitu 0.060)..

dnilai z yang dicari yaitu 1.9 + 0.060 = 1.960

Demikianlah tabel z yang bisa kami sajikan, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

Edu24h.net – Setelah sebelumnya kita membahas tentang rumus archimedes kali ini kita akan membahas materi tentang rumus korelasi lengkap, kita akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian, jenis – jenis, rumus, macam-macamnya, dan contoh soal beserta pembahasannya.

Pengertian Korelasi

Korelasi adalah salah satu teknik analisis dalam statistik yang digunakan untuk mencari hubungan antara dua variabel yang juga bersifat kuantitatif. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan tinggi badan dan usia siswa SD sebagai variabel dalam korelasi positif.

Pengertian Statistik Korelasi

Statistik korelasi yaitu suatu cara atau metode untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan linear antar variabelnya. Dan apabila terdapat hubungan maka perubahan – perubahan yang terjadi pada salah satu variabel X akan mengakibatkan terjadinya perubahan pada variabel lainnya (Y).

Istilah tersebut juga dapat dikatakan istilah sebab akibat, dan istilah tersebut menjadi ciri khas tersendiri dari statistik korelasi.

Jenis – Jenis Korelasi

  • KORELASI PRODUCT MOMENT

Untuk menerapkan koefisien korelasi antara dua variabel yang masing-masing mempunyai skala pengukuran interval maka digunakan korelasi product moment yang dikembangkan oleh Karl Pearson.

Rumus korelasi product momen ini ada dua macam, yaitu:

  1. Korelasi product moment dengan rumus simpangan (deviasi).
  2. Korelasi Product moment dengan rumus angka kasar.

Korelasi product moment dengan rumus simpangan (deviasi)

Contoh: Mencari koefisien korelasi antara nilai matematika dengan nilai fisika yang diperoleh siswa.

No. Resp.Mat.

X

Fisika

Y

X – Y –

y

 . y
16,56,30,0-0,10,000,010,00
27,06,8+0,5+0,40,250,16+0,20
37,57,2+1,0+0,81,000,64+0,80
47,06,8+0,5+0,40,250,16+0,20
56,07,0-0,5+0,60,250,36-0,30
66,06,2-0,5-0,20,250,04+0,10
75,55,1-1,0-1,31,001,69+1,30
86,56,00,00,40,000,160,00
97,06,5+0,5+0,10,250,01+0,05
106,05,9-0,5-0,60,250,36+0,30
Jumlah65,063,83,503,592,65

Contoh:

No. Resp.XYx . y
16,56,342,2539,6940,95
27,06,849,0046,2447,60
37,57,256,2551,8457,00
47,06,849,0046,2447,60
56,07,036,0049,0042,00
66,06,236,0038,4437,20
75,55,130,2526,0128,05
86,56,042,2536,0039,00
97,06,549,0042,2545,50
106,05,936,0034,8135,40
Jumlah65,063,8426,00410,52417,30

 

Jadi,

Korelasi product moment pada umumnya juga digunakan untuk menetapkan validitas butir instrument sikap dan karakteristik sikologi yang lain yang skor butirnya dianggap mempunyai skala pengukuran interval.

  • KORELASI POINT-SERIAL

Teknik korelasi point-serial digunakan untuk menghitung korelasi antara dua variabel, yang satu berskala nominal dan yang lain berskala interval. Misalnya : Korelasi antara jenis kelamin siswa dengan kecakapan matematika disamping itu, teknik korelasi ini pada umumnya juga digunakan untuk menerapkan koefisien korelasi (validitas butir) antara butir-butir tes yang diskor dikotomi (betul=1, salah=0) dengan skor totalnya yang dianggap berskala pengukuran interval.

Apabila gejala yang berskala nominal tersebut diskor secara dikotomi, maka sering disebut korelasi point-biserial (rp-bis). Rumusnya adalah sebagai berikut:

Keterangan :

  • rp-bis = koefisien korelasi point-biserial
  • M1 = mean gejala interval kelompok 1
  • M2 = mean gejala interval kelompok 2
  • St = standar deviasi total (kelompok 1 dan 2)
  • P = Proporsi dari kelompok 1
  • Q = 1-p

Contoh :

Korelasi antara jenis kelamin siswa (gejala nominal) dan kemampuan matematika (gejala interval)

Tabel: Nilai matematika kelompok pria (1)  dan kelompok wanita (2)

No. Klp. Pria

Xp

Klp. Wanita

Xw

18,68,573,9672,25
28,48,170,5665,61
37,87,560,8456,25
47,26,851,8446,24
56,96,647,6143,56
66,76,544,8942,25
76,66,043,5636,00
86,56,042,2536,00
96,46,040,9636,00
106,25,638,4431,36
116,05,436,0029,16
125,85,033,6425,00
Jumlah83,178584,55519,68
Mean6,9256,50
P0,500,50

  • Korelasi serial

Teknik korelasi serial ini digunakan untuk menguji hubungan antara dua variabel, yang satu berskala pengukuran orinal dan yang lain berskala pengukuran interval. Gejala ordinal adalah gejala yang dibedakan menurut golongan atau jenjangnya, tanpa mengukur jarak antara titik yang satu dengan titik yang berikutnya.

Misalnya: kemampuan ekonomi (kaya, menengah, miskin) : Kerajinan (rajin, sedang, malas) dan sebagainya.

Rumus :

Keterangan :

  • or         = Ordinat yang lebih rendah pada kurve normal
  • ot         = Ordinat yang lebih tinggi pada kurve normal
  • M         = Mean (pada masing-masing kelompok)
  • SDtot  = Standar seviasi total

Sebagai contoh dibawah ini diuraikan cara menghitung koefisien korelasi serial antara keaktifan membaca buku-buku di perpustakaan dan ujian akhir suatu  mata kuliah tertentu.

Teknik korelasi serial ini juga sering digunakan untuk menghitung korelasi (menetapkan validitas butir) antara skor butir yang di skor secara dikotomi (dalam hal ini dianggap berskala pengukuran ordinal) dengan skor total butir (yang dianggap berskala pengukuran

Teknik korelasi serial yang digunakan untuk menguji korelasi antara skor butir (yang diskor dikotomi) atau terdiri dari dua jenjang dengan variabel yang diskor interval sering disebut korelasi bi-serial atau r-bis.

Contoh:

Nilai rata-rata ujian akhir semester menurut keaktifan membaca buku di perpustakaan.

 AKTIFSEDANGPASIF 
 8,06,56,0 
8,56,85,6
7,86,25,4
7,27,55,2
8,46,35,0
6,56,0 
 6,4 
 6,2 
 6,0 
 7,0 
 6,0 
 6,1 
Jumlah skor46,47727,2
Jumlah Individu612523
Proporsi0,2610,5220,2171,00
Mean7,736,425,44

Ordinat yang memisahkan golongan aktif dan golongan (sedang + pasif), dan yang memisahkan golongan pasif dengan golongan (aktif + sedang) dicari pada tabel kurve normal (menggunakan dua buah tabel, yaitu tabel E dan tabel F) dari buku metoda statistika (sudjana, 1986).

Kemudian dimasukkan dengan tabel perhitungan sebagai berikut:

TABEL PERHITUNGAN :

GolonganNPOrdinat oOr-ot(Or-Ot). M
Aktif60,2610+0,32510,4049+2,513
Sedang120,5220,3251-0,0310,00184-0,199
Pasif50,2170,2941-0,29410,3986-1,600
Total231,000,80534+0,714

INTRERPRETASI HARGA r

Interpretasi terhadap harga atau koefisien korelasi secara konvensional diberikan oleh Guilford (1956) sebagai berikut:

Koefisien korelasi rInterpretasi
0,80 – 1,00Sangat tinggi
0,60 – 0,80Tinggi
0,40 – 0,60Cukup
0,20 – 0,40Rendah
0,00 – 0,20Sangat rendah

Disamping itu, untuk menafsirkan harga r (koefisien korelasi) maka dapat dikonsultasikan (dibandingkan) dengan harga kritik r product moment (tabel r).

Dalam hal ini, ditentukan tingkat kesalahan (peluang ralat) adalah 5% (yang biasa digunakan pada ilmu-ilmu social) dengan melihat pada tabel r berdasarkan N= banyaknya responden.

Contoh: pada perhitungan korelasi product moment dimuka diperoleh harga r=0,745

Harga r kritik (r tabel) pada tingkat kesalahan 5% dan N=10 adalah r tab=0,632. Berarti harga r yang diperoleh dari perhitungan  (rhit)=0,745> rtab= 0,632. Hal ini menunjukkan bahwa korelasi antara dua variabel tersebut berarti (signifikan).

Jika r hitung ternyata <r tabel maka dikatakan bahwa korelasi antara kedua variabel tersebut tidak berarti (tidak signifikan). Jadi, meskipun ada korelasi tetapi secara statistic kurang berarti.

  • KORELASI RANK ORDER

Apabila kelompok data yangakan dikorelasikan keduanya mempunyai skala pengukuran yang berjenjang (data ordinal), maka tidak dapat digunakan rumus korelasi product moment dari person. Untuk itu, digunakan rumus korelasi spearman (spearman correlation atau Rank Correlation). Adapun rumus korelasi yang digunakan adalah:

 

 

Dalam hal ini, ternyata tidak ada asumsi apapun mengenai distribusi X dan Y, yang berarti tidak terdapat pula asumsi mengenai parameter populasi. Karena itulah termasuk dalam statistika bebas distribusi.

Contoh: Penilaian 2 orang juri

PesertaJuri IJuri II
A7080
B8575
C6555
D5060
E9085
F8070
G7590
H6065

Tabel di atas menggambarkan suatu penilaian yang dilakukan oleh dua orang juri terhadap delapan orang peserta perlombaan. Jika dinyatakan dalam rangking kejuaraan, akan Nampak bahwa juri I memberikan rangking I untuk E, rangking 2 untuk B dan seterusnya. Sedangkan juri II memberikan rangking  untuk G, rangking 2 untuk E dan seterusnya.

Dalam hal ini, kita tidak berkepentingan dengan skor nilai yang diberikan oleh kedua orang juri terhadap masing-masing peserta. Untuk masalah ini, kita hanya berkepentingan dengan rangking kejuaraan yang diperoleh oleh masing-masing peserta.

Oleh karena itu, perlu diuji suatu hipotesis terdapat tidaknya suatu persesuaian atau korelasi antara penilaian yang diberikan oleh juri I dan juri II. Untuk itu, maka digunakan rumus korelasi rank yang diberikan oleh spearman, yang perhitungannya sebagai berikut:

 

Perhitungan:

PesertaRank Juri IRank Juri IIBeda (Di)
A5324
B24-24
C68-24
D8711
E12-11
F35-24
G4139
H7611
Jumlah28

Maka koefisien korelasi spearman dapat dihitung sebagai berikut:

Contoh berikut adalah apabila terjadi bahwa data pengamatan harganya ada yang sama. Dalam hal ini, maka berarti bahwa data tersebut harus diberikan rangking yang sama.

Contoh perhitungan:

PesertaXiYiRank Juri IRank Juri IIBeda (Di)
1961501100
282956,560,50,25
3637599,5-0,50,25
45775109,50,50,25
5821106,533,512,25
69010034,5-1,52,25
7901403211
874838800
98710054,50,50,25
10909237-416
Jumlah32,50

Dengan  dan N=10, maka diperoleh:

Macam – Macam Korelasi

Suatu korelasi yang telah terjadi antara dua variabel tidak selamanya berupa adanya penambahan nilai variabel Y jika variabel X bertambah, korelasi seperti ini yang dartikan sebagai korelasi positif.

Terkadang ditemukan ada suatu hubungan yang apabila salah satu nilai variabelnya bertambah variabel lainnya justru berkurang, hubungan seperti inilah dapat diartikan sebagai korelasi negatif. Tidak hanya korelasi positif dan negatif, namun juga terkadang masih ditemukan kasus dimana hubungan antara variabel sangat lemah bahkan tidak ditemukan korelasi.

1. Korelasi Positif

Korelasi Positif dapat diartikan yaitu suatu hubungan antara variabel X dan Y yang dapat ditunjukan dengan hubungan sebab akibat dimana apabila terjadi penambahan nilai pada variabel X maka akan diikuti terjadinya penambahan nilai variabel Y.

Contoh Korelasi Positif :

  • Dalam pernilaian, jika dilakukan penambahan pupuk (X), maka produksi padi pun menjadi akan meningkat (Y).
  • Tentu saja semakain tinggi badan (X) seorang anak maka, berat badannya pun akan menjadi bertambah pula (Y).
  • Semakin luas lahan yang ditanami coklat (X) maka produksi coklatnya pun akan meningkat pula.

2. Korelasi Negatif

Jika pada korelasi positif tadi adalah untuk peningkatan nilai X dan akan diikuti penambahan nilai Y, korelasi negatif ini dapat berlaku sebaliknya. Jika nilai variabel X meningkat maka nilai variabel Y justru mengalami penurunan.

Contoh Korelasi Negatif :

  • Apabila harga barang (X) sedang meningkat maka kemungkinan permintaan terhadap barang tersebut juga akan mengalami penurunan.

3. Tidak Ada Korelasi

Korelasi ini akan dapat terjadi apabila kedua variabel (X dan Y) tidak menunjukkan adanya hubungan linearnya.

Contoh :

  • Panjang rambut (X) dan dengan tinggi badan (tidak bisa dihitung hubungannya atau tidak ada hubungannya sama sekali).

4. Korelasi Sempurna

Korelasi sempurna biasanya akan dapat terjadi apabila kenaikan atau penurunan variabel X selalu sebanding dengan kenaikan atau penurunan variabel Y. Jika digambarkan dengan jelas diagram titik atau diagram pencar, titik – titik berderet akan membentuk satu garis lurus, dengan hampir tidak ada pencaran.

Besar hubungan antara variable bebas dan variable tidak bebas tersebut biasanya dapat diukur dengan koefisien korelasinya.
Simbolnya adalah :
ρ = yaitu koefisien korelasi populasi dan r = koefisien korelasi sampel.
Nilai koefisien korelasi berada dalam selang -1 s.d +1, dimana jika :

  • Koefisien korelasi bernilai 0 (nol), berarti tidak ada hubungan apapun antara kedua variabel tersebut.
  • Koefisien korelasi bernilai negatif, berarti hubungan antara keduanya variabel tersebut negatif atau saling berbanding terbalik.
  • Koefisien korelasi bernilai positif, berarti hubungan antara kedua variabel tersebut positif atau juga dapat saling berbanding lurus.

Contoh Soal Korelasi

Contoh soal 1:

1. Jika Ingin diketahui seberapa kuat hubungan antara besarnya pendapatan seseorang dengan pengeluaran (konsumsi) per bulan. Data dari 6 orang yang diwawancarai yaitu diperoleh dari data.

Penyelesaian :

X (pendapatan) : 800 900 700 600 700 800 (ribuan)
Y (konsumsi) : 300 300 200 100 200 200 (ribuan)

Untuk menghitung koefisien korelasi tersebut maka disusun tabel bantu sebagai berikut :

Berdasarkan tabel bantu tersebut diperoleh nilai – nilai :
∑x = 4.500
∑y = 1.300
∑x
2
= 3.430.000
∑y
2
= 310.000
∑xy = 1.010.000
n = 6

Inilah pembahasan tentang rumus korelasi mulai dari pengertian, jenis – jenis dan pembahasannya, semoga bermanfaat…

Baca Juga :

Edu24h.net – Setelah sebelumnya kita membahas tentang distribusi frekuensi kali ini kita akan membahas materi tentang statistik deskriptif lengkap, kita akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian, jenis – jenis, dan contoh soal statistik dekriptif beserta pembahasannya.

Pengertian Statistik

Statistika/Statistik yaitu merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang cara – cara pengumpulan data, penyajian data, dan juga analisis dan interpretasi tentang data tersebut.

Seorang yang belajar statistika biasanya bekerja dengan data numerik yang berupa hasil cacahan ataupun hasil pengukuran, atau bahkan  mungkin dengan data kategorik yang diklasifikasikan menurut kriteria tertentu. Setiap informasi yang tercatat dan terkumpul, baik numerik dan kategorik disebut juga dengan pengamatan.

Metode statistika yaitu prosedur – prosedur yang digunakan dalam pegumpulan, penyajian, analisis, dan penafsiran data.

Pengertian Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif yaitu merupakan metode – metode yang juga berkaitan dengan pengumpulan dan Penyajian suatu gugus data sehingga dapat memberikan informasi yang berguna.

Statistik Deskriptif juga merupakan metode yang sangat sederhana. Metode ini hanya mendeskripsikan kondisi dari data yang sudah anda miliki Dan menyajikannya dalam bentuk tabel diagram grafik dan bentuk lainnya yang disajikan dalam uraian – uraian singkat dan juga terbatas.

Materi Statistik Deskriptif

Statistika deskriptif memberikan informasi hanya mengenai data yang dipunyai dan tidak sama sekali untuk menarik iferensia atau kesimpulan apapun tentang data – data tersebut.

Penyajian data kategori deskriptif dapat berbentuk grafis dan numerik, yaitu antara lain :

1. Penyajian Data Dalam Bentuk Grafis

Penyajian data dalam bentuk grafis terdiri dari beberapa macam – macam, yaitu antara lain :

  • Pertama, Histogram :

Histogram yaitu merupakan grafik dari distribusi frekuensi suatu variabel. Tampilan histogram berupa balok. Penyajian data ini terdiri dari dua sumbu utama dengan sudut 900 dimana sebagai absis sumbu X dan sebagai ordinat Y. Lebar balok yaitu merupakan jarak dari batas kelas interval, sedangkan tinggi balok menunjukkan besarnya frekuensi.

  • Kedua, Pie Chart :

Pie Chart / Diagram kue adalah sebuah lingkaran yang dibagi menjadi beberapa sektor. Tiap sektor dapat menyatakan besarnya presentase atau bagian untuk masing-masing kelompok.

  • Ketiga, Poligon :

Poligon yaitu merupakan grafik dari distribusi frekuensi tergolong suatu variabel. Tampilan poligon juga berupa garis – garis patah yang diperoleh dengan cara menghubungkan puncak masing – masing nilai tengah kelas. Poligon sangat baik digunakan untuk membandingkan bentuk dari dua distribusi.

  • Keempat, Ogive :

Ogive yaitu merupakan bentuk gambar dari distribusi frekuensi kumulatif suatu variabel. Untuk suatu tabel distribusi frekuensi, dapat juga dibuat ogive positif dan ogive negatifnya.

  • Kelima, Diagram Batang Daun (Stem and Leaf) :

Diagram Batang Daun (Stem and Leaf) juga sama dengan histogram, hanya saja informasi yang diperoleh lebih baik karena diagram batang daun memperlihatkan nilai – nilai hasil pengamatan asli. Dalam diagram ini ditampilkan bilangan – bilangan yang juga sebagai batang dan disebelah kananya ditulis bilangan sisanya.

2. Penyajian Data Numerik

Penyajian data secara numerik terdiri dari beberapa macam – macam, yaitu antara lain :

  • Pertama, Central Tredency.
  • Kedua, Dispersion / pencaran.
  • Ketiga, Fractile.
  • Keempat, Skewness.
  • Kelima, Pengukuran Keruncingan.

Contoh Soal Statistik Deskriptif

Contoh Soal 1

Tiga buah data memiliki rata – rata 10, statistik maksimumnya adalah 13, jangkauannya 6. Berapakah median dari data tersebut ?

Penyelesaian :

Selanjtnya, karena banyak data hanya 3, maka median data tersebut adalah = x2 , dengan menggunakann rumus rata – rata :

Jadi, median dari data tersebut adalah = 10

Inilah pembahasan tentang Statistik Deskriptif mulai dari pengertian, materi, contoh soal dan pembahasannya, semoga bermanfaat…

Baca Juga :

Edu24h.net – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi tentang pengertian, makalah, tabel, cara membuat, dan rumus distribusi frekuensi dan contoh tabel distribusi frekuensi.

Pengertian Distribusi Frekuensi

Distribusi frekuensi adalah daftar nilai data (bisa nilai individual atau nilai data yang sudah dikelompokka) yang disertai dengan nilai frekuensi yang sesuai.

Pengelompokkan data ini dimaksudkan agar ciri-ciri penting data tersebut dapat segera terlihat. Dan daftar frekuensi ini akan memberikan gambaran yang khas tentang bagaimana keragaman data.

Karna sifat keragaman data sangat penting untuk diketahui, karena dalam pengujian statistik selanjutnya kita harus selalu memperhatikan sifat dari keragaman data nya. Tanpa memperhatikan sifat keragaman data nya, penarikan sebuah kesimpulan pada umumnya tidaklah sah.

Perhatikan contoh data pada Tabel berikut ini, daftar nilai ujian matakuliah statistik dari 80 Mahasiswa.

Daftar Nilai Ujian Matakuliah Statistik

Sangatlah sulit untuk menarik sebuah kesimpulan dari daftar data tersebut. Secara sepintas, kita belum bisa menentukan beberapa nilai ujian terkecil atau terbesar. Demikian pula, dengan kita belum bisa mengetahui dengan tepat, berapa nilai ujian yang paling banyak atau berapa banyak mahasiswa nya yang mendapatkan nilai tertentu.

Dengan demikian, kita harus mengolah data tersebut terlebih dahulu agar dapat memberikan gambaran atau keterangan yang lebih baik.

Bandingkan dengan tabel yang sudah disusun dalam bentuk daftar frekuensi berikut ini. Tabel 2a ialah daftar frekuensi dari data tunggal dan Tabel 2b ialah daftar frekuensi yang disusun dari data yang sudah di kelompokkan pada kelas yang sesuai dengan selangnya.

Dan kita bisa memperoleh beberapa informasi atau karakteristik dari data nilai ujian mahasiswa nya.

Tabel 2a :

Pada Tabel 2a, kita bisa mengetahui bahwa ada 80 mahasiswa yang mengikuti ujian, nilai ujian terkecil ialah 35 dan tertinggi ialah 99.

Nilai 70 yakni nilai yang paling banyak diperoleh oleh mahasiswa, yaitu ada 4 orang, atau kita juga bisa mengatakan ada 4 orang mahasiswa yang memperoleh nilai 70

Tidak ada satu pun mahasiswa yang mendapatkan nilai 36, atau hanya 1 orang mahasiswa yang mendapatkan nilai 35.

Tabel 2b :

Tabel 2b ialah daftar frekuensi dari data yang sudah dikelompokkan. Daftar ini yakni daftar frekuensi yang sering digunakan. Kita sering kali mengelompokkan data contoh ke dalam selang-selang tertentu agar memperoleh gambaran yang lebih baik mengenai karakteristik dari suatu data.

Dari daftar tersebut, kita bisa mengetahui bahwa mahasiswa yang mengikuti ujian ada 80 orang, selang kelas nilai yang paling banyak diperoleh oleh mahasiswa ialah sekitar 71 sampai 80 orang, yaitu ada 24 orang, dll.

Tapi perlu diingat bahwa dengan cara ini kita bisa kehilangan identitas dari data aslinya. Sebagai contoh, kita bisa mengetahui bahwa ada 2 orang mahasiswa yang mendapatkan nilai antara 31 sampai 40.

Meskipun demikian, kita tidak akan tahu dengan persis, berapa nilai sebenarnya dari 2 orang mahasiswa itu, apakah 31 apakah 32 atau 36.

Ada beberapa istilah yang harus dipahami dahulu dalam menyusun daftar frekuensi.

Tabel 3 :

  1. Range = Selisih antara nilai tertinggi dan terendah. Dan pada contoh ujian di atas, Range = 99 – 35 = 64.
  2. Batas bawah kelas = Nilai terkecil yang berada pada setiap kelas. (Contoh nya pada Tabel 3 di atas, batas bawah kelas nya ialah 31, 41, 51, 61, …, 91).
  3. Batas atas kelas = Nilai terbesar yang berada pada setiap kelas. (Contoh nya pada Tabel 3 di atas, batas bawah kelas nya ialah 40, 50, 60, …, 100).
  4. Batas kelas (Class boundary) = Nilai yang digunakan untuk memisahkan antar kelas, tapi tanpa adanya jarak antar batas atas kelas dengan batas bawah kelas berikutnya. Contoh nya pada kelas ke 1, batas kelas terkecil nya ialah 30.5 dan yang terbesar 40.5. Pada kelas ke 2, batas kelas nya ialah 40.5 dan 50.5. Nilai pada batas atas kelas yang ke 1 (40.5) sama dengan. Dan merupakan nilai batas bawah bagi kelas yang ke 2 (40.5).
    Batas kelas selalu dinyatakan dengan jumlah digit 1 desimal lebih banyak daripada data pengamatan asalnya. Ini dilakukan untuk menjamin tidak ada nilai pengamatan yang jatuh tepat pada batas kelasnya, sehingga menghindarkan keraguan saat data tersebut harus ditempatkan. Contoh nya bila batas kelas nya di buat seperti ini:

Kelas ke 1 = 30 – 40.

Kelas ke 2 = 40 – 50.

  1. Panjang/lebar kelas (selang kelas) = Selisih antar 2 nilai batas bawah kelas yang berurutan atau selisih antara 2 nilai batas atas kelas yang berurutan atau selisih antara nilai terbesar dan terkecil batas kelas bagi kelas yang bersangkutan. Biasanya lebar kelas nya memiliki lebar yang sama. Contoh nya :
  • lebar kelas = 41 – 31 = 10 (selisih antar 2 batas bawah kelas yang berurutan).
  • lebar kelas = 50 – 40 = 10 (selisih antar 2 batas atas kelas yang berurutan).
  • lebar kelas nya = 40.5 – 30.5 = 10. (selisih antar nilai terbesar dengan nilai terkecil batas kelas pada kelas ke 1).
  1. Nilai tengah kelas = Nilai kelas ialah nilai tengah dari kelas yang bersangkutan yang diperoleh dengan formula berikut = ½ (batas atas kelas nya + batas bawah kelas nya). Nilai ini yang dijadikan pewakil dari selang kelas tertentu untuk perhitungan analisis statistik yang selanjutnya. Contoh nya nilai kelas ke 1 ialah ½(31+40) = 35.5.
  2. Banyak kelas = Pada tabel ada 7 buah kelas.
  3. Frekuensi kelas = Banyaknya nilai yang muncul pada selang kelas tertentu. Contoh nya, pada kelas ke-1, frekuensinya adalah = 2. Nilai frekuensi nya adalah = 2 karena pada selang antara 30.5 – 40.5, hanya ada 2 angka yang muncul, yakni nilai ujian 31 dan 38.

Teknik Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi (TDF)

  1. Distribusi frekuensi dibuat dengan alasan berikut ini :
  • Kumpulan data nya yang besar dapat diringkas.
  • Lalu kita dapat memperoleh beberapa gambaran mengenai karakteristik data.
  • Dan ini merupakan dasar dalam pembuatan grafik penting (seperti histogram).

Banyak juga software yang bisa digunakan untuk membuat tabel distribusi frekuensi secara otomatis. Meski demikian, di sini tetap akan diuraikan mengenai prosedur dasar dalam membuat tabel distribusi frekuensi.

  1. Langkah-langkah dalam menyusun tabel distribusi frekuensi :
  • Urutkan data dari nilai yang paling kecil.
  • Tentukan range nya (Range = nilai maksimum – nilai minimum).
  • Tentukan banyak kelas yang diinginkan. Tapi jangan terlalu banyak atau sedikit, berkisar antara 5 dan 20 kelas, tergantung dari banyak datanya.
  • Tentukan panjang atau lebar nya dari kelas interval (p).
  • Tentukan nilai ujung bawah kelas interval yang pertama.

Pada saat menyusun TDF, pastikan bahwa kelas nya tidak tumpang tindih sehingga setiap nilai nya pengamatan nya harus masuk tepat ke dalam 1 kelas. Pastikan juga tidak akan ada data pengamatan yang tertinggal.

Lalu cobalah untuk menggunakan lebar yang sama untuk semua kelas, meskipun kadang tidak mungkin untuk menghindari interval terbuka, seperti (> 91). Dan mungkin saja ada kelas tertentu dengan frekuensi 0.

Contoh nya :

Kita gunakan prosedur di atas untuk menyusun sebuah tabel distribusi frekuensi nilai ujian mahasiswa.

Berikut ialah nilai ujian yang sudah diurutkan dari terkecil ke terbesar :

  1. Range ialah nilai tertinggi – nilai terendah = 99 – 35 = 64.
  2. Banyak nya kelas :

Tentukan banyak kelas yang diinginkan. Apabila kita lihat nilai Range = 64, mungkin banyak kelas nya sekitar 6 atau 7 kelas.

Sebagai latihan, kita gunakan aturan Sturges seperti ini:

  • banyak kelas nya = 1 + 3.3 x log(n).
  • = 1 + 3.3 x log(80).
  • = 7.28 = 7.
  1. Panjang kelas nya = range : banyak kelas.
  • = 64/7
  • = 9.14 = 10
  1. Tentukan nilai batas bawah kelas pada kelas yang pertama.

Nilai ujian yang terkecil = 35.

Penentuan nilai batas bawah kelas nya bebas saja, asalkan nilai terkecil masih masuk ke dalam kelas itu.

Misalkan, apabila nilai batas bawah yang kita pilih yakni 26, maka interval kelas pertama nya adalah = 26 – 35, nilai 35 tepat jatuh di batas atas kelas ke 1.

Namun, apabila kita memilih nilai batas bawah kelas 20 atau 25, jelas nilai terkecil nya adalah 35, dan itu tidak akan masuk ke dalam kelas tersebut. Namun, untuk kemudahan dalam penyusunan dan pembacaan TDF nya,

batas bawah 30 atau 31.  Ok, saya tertarik dengan angka 31, sehingga batas bawahnya ialah 31. Dari prosedur di atas, kita dapat info sebagai berikut ini :

  • Banyak kelas nya = 7.
  • Panjang kelas nya = 10.
  • Batas bawah kelas nya = 31.

Selanjutnya kita susun TDF nya :

Form TDF :

Kelas ke | Nilai Ujian | Batas Kelas | Turus | Frekuensi |

1        =     31 –
2        =     41 –
3        =     51 –
:         =       :  –
6        =     81 –
7        =     91 –

Tabel berikut ini merupakan tabel yang sudah dilengkapi :

Atau dalam bentuk nya yang lebih ringkas adalah :

Distribusi Frekuensi Relatif dan Kumulatif

Variasi penting dari distribusi frekuensi dasar ialah dengan menggunakan nilai frekuensi relatifnya, yang disusun dengan cara membagi frekuensi setiap kelas nya dengan total dari semua frekuensi  nya.

Sebuah distribusi frekuensi relatif mencakup batas-batas kelas yang sama seperti TDF, namun frekuensi yang digunakan bukan frekuensi aktual melainkan frekuensi relatif. Frekuensi relatif kadang-kadang dinyatakan dengan %.

Contoh nya frekuensi relatif kelas ke 1 :

fi = 2 dan n = 80.

Frekuensi relatif nya = 2 : 80 x 100% = 2.5%.

Distribusi Frekuensi Kumulatif

Variasi lain dari distribusi frekuensi standar ialah frekuensi kumulatif. Frekuensi kumulatif untuk sebuah kelas ialah nilai frekuensi untuk kelas tersebut ditambah dengan jumlah frekuensi semua kelas yang sebelumnya.

Perhatikan, bahwa kolom frekuensi nya selain label header nya diganti dengan frekuensi kumulatif kurang dari, batas-batas kelas diganti dengan (kurang dari) ekspresi yang menggambarkan kisaran nilai yang baru.

atau kadang disusun juga dalam bentuk seperti ini :

Variasi lain nya ialah frekuensi kumulatif nya lebih dari. Prinsip nya ialah hampir sama dengan prosedur yang di atas.

Histogram

Histogram ialah bagian dari grafik batang di mana skala horisontal nya mewakili nilai data kelas dan skala vertikal yang mewakili nilai frekuensinya. Tinggi batang nya sesuai dengan nilai frekuensinya, dan batang satu dengan batang lainnya saling berdempetan, tidak ada jarak diantara batang nya.

Poligon Frekuensi

Poligon Frekuensi menggunakan segmen garis yang terhubung ke titik yang terletak di atas nilai-nilai titik tengah kelas.

Ketinggian dari titik-titik tersebut sesuai dengan frekuensi kelas, dan segmen garis nya diperluas ke kanan dan kiri sehingga grafik nya dimulai dan berakhir pada sumbu horisontal.

Ogive

Ogive ialah grafik garis yang menggambarkan frekuensi kumulatif, dan ini sama seperti daftar distribusi frekuensi kumulatif. Perhatikan bahwa batas kelas dihubungkan oleh segmen garis yang dimulai dari batas bawah kelas pertama dan berakhir di batas atas dari kelas terakhir.

Ogive juga berguna untuk menentukan jumlah nilai di bawah nilai tertentu. Contoh nya, pada gambar berikut ini menunjukkan bahwa ada 68 mahasiswa mendapatkan nilai yang kurang dari 90.5 :

Itulah penjelasan lengkap tentang distribusi frekuensi beserta dengan pengertian nya semoga bermanfaat…

Kartel Adalah – Kartel adalah Hubungan kerja sama antara beberapa Perusahaan, dalam memproduksi dan memasarkan sebuah barang yang sejenis. Pada masing-masing Perusahaan masih memiliki, suatu kebebasan dalam mengurus perusahaannya, kecuali Dalam hal-hal yang telah disepakati bersama dalam Kartel.

Kartel merupakan suatu istilah yang telah dikenal, dalam bidang Ekonomi atau bidang Hukum. Istilah Kartel dalam bidang Ekonomi, yaitu Suatu pernyataan sebuah perilaku atau praktik, yang memiliki keterkaitan dengan persaingan Industri atau persaingan Usaha.

Sedangkan istilah Kartel dalam bidang Hukum, yaitu Sebuah kegiatan atau praktik yang telah dilarang secara Hukum Negara, karena Mampu merugikan pada kepentingan Umum atau Publik.

Pengertian Kartel lainnya, yaitu Membentuk suatu Kelompok yang bekerja sama, dalam mengendalikan Harga dan Distribusi pada sebuah barang, untuk kepentingan atau keuntungan Kelompok itu sendiri.

Definisi

Dalam Kamus Besar, Universitas Oxford, Definisi dari Kartel atau Cartel, yaitu “Cartel is a group of Separate Business Firms wich work Together to increase Profits by not competing with Each Other”, yang Artinya Sebuah kelompok dari berbagai badan Hukum Usaha yang berlainan, untuk bekerja sama dalam menaikkan keuntungan masing-masing kelompok, tanpa melalui persaingan usaha dengan kelompok usaha lainnya.

Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kartel memiliki 2 ciri-ciri yang menyatu, yaitu:

  1. Organisasi suatu Perusahaan dengan Perusahaan lainnya, dalam memproduksi barang-barang yang sejenis.
  2. Persetujuan yang dilakukan oleh sekelompok Perusahaan, dengan bertujuan untuk mengendalikan harga Komoditi tertentu.

Poin penting yang terdapat pada Definisi diatas, yaitu Bahwa kelompok-kelompok yang terdapat dalam suatu Kartel, terdiri dari kumpulan perusahaan-perusahaan besar dalam memproduksi barang-barang yang sejenis. Dan bertujuan untuk mengendalikan harga Komoditi tertentu, sehingga harga yang tersusun adalah bukan harga dalam persaingan.

Jenis-Jenis Kartel

Kartel memiliki beberapa macam jenis dengan cara dan tujuan yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut ini :

1. Kartel Harga

Kesepakatan bersama dalam menentukan harga minimum pada suatu barang yang boleh dijual. Anggota yang terlibat didalam Kartel, dilarang menjual barang dibawah harga minimum, karena telah disepakati bersama.

2. Kartel Syarat

Syarat-syarat yang selaras dalam hal berupa Penyerahan, Pembayaran dan Pembungkusan barang, yang telah disepakati bersama.

3. Kartel Rayon

Pada setiap Kartel yang telah sepakat, dengan bertujuan untuk menerapakan daerah penjualan, agar tidak terjadi persaingan antar Anggota Rayon.

4. Kartel Produksi

Jumlah maksimum barang yang boleh diproduksi oleh setiap Anggota. Tujuan dari pembatasan Produski ini, agar tidak terjadinya kelebihan produksi, yang dapat mengakibatkan pada turunya harga barang Produksi.

5. Sindikat Penjualan

Setiap anggota Kartel harus menyerahkan barang hasil dari produksinya, untuk dijual dengan satu harga yang sama.

6. Kartel Pembagian Keuntungan

Keuntungan yang diperoleh oleh seluruh Anggota Kartel, dikumpulkan dalam satu kas bersama, kemudian akan dibagi kembali, sesuai pada perjanjian yang telah disepakati bersama.

Dampak Kartel

Dalam menterapkan Sistem Kartel, tentu memiliki Keuntungan dan Kelemahan yang terdapat didalamnya, yaitu sebagai berikut ini :

Keuntungan

  • Kedudukan monopoli dari Kartel yang terdapat dipasar, menyebabkan Kartel memiliki posisi yang baik, dalam menghadapi persaingan dagang.
  • Resiko pada penjualan barang-barang yang diproduksi dan Resiko kapital para anggota dapat diminimalisirkan, karena baik Produksi ataupun Penjualan mudah teratur dan terjamin jumlahnya.
  • Kartel dapat melaksanakan Rasionalisasi, sehingga harga pada barang-barang yang akan dijual atau diproduksi cenderung turun.

Kelemahan

  • Pesaingan Kartel dapat menyelundup ke dalam Anggota Kartel.
  • Kartel dianggap dapat merugikan Masyarakat luas, karena dengan praktis dapat meninggikan harga dengan leluasa.
  • Peraturan-peraturan yang dibuat bersama, diantara Anggota Kartel dengan sanksi-sanksi Interen, akan membuat kebebasan untuk Para Anggota yang bergabung didalamnya.

Tujuan Kartel

Kartel bertujuan untuk Mengurangi atau Mentiadakan antar persaingan, dan membentuk keselarasan harga, jumlah Produksi dan Pembagian daerah Pemasaran, pada setiap Badan Usaha.

Tujuan-tujuan tersebut dapat tercapai, dengan membentuk suatu Perjanjian atau Kesepakatan, yang dilakukan oleh antar Badan Usaha atau beberapa Perusahaan Produsen, untuk mengatur serta mengendalikan dalam berbagai hal, seperti Harga, Wilayah Pemasaran, dan lain-lainnya, dengan bertujuan untuk menekan antar persaingan dan meraih keuntungan yang banyak.

Contoh

Berikut dibawah ini terdapat beberapa contoh Kartel yang diterapkan oleh Perusahaan-perusahaan :

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa Perusahaan-perusahaan, yang melakukan sebuah kerja sama dengan menggunakan sistem Kartel, berikut beberapa daftar Perusahaan yang terkait :

  • PT Semen Gresik
  • PT Holcim Indonesia
  • PT Indocement

 

Pada gambar diatas, terlihat bahwa ada 3 Perusahaan, yang telah menguasai Komoditas pasar Semen terbesar di Indonesia. Dengan 3 Perusahaan Semen terbesar diatas, mampu melakukan sistem Kartel dan membentuk Harga Semen.

Karena pada Perusahaan yang berada dibawahnya, pasti akan mengikuti ketiga Perusahaan Semen tersebut. Hal ini dapat dilihat berdasarkan dari Teori SCP, yaitu Struktur pasar Monopoli mampu mendorong Perusahaan agar tidak bisa melakukan Pasar Monopoli, maka sebabnya akan menghasilkan kinerja Monopoli yang tidak Efesien.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Kartel beserta Definisi, Jenis-jenis, Dampak Penggunaan, Tujuan, dan Contohnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Sistem Ekonomi Campuran

Ekonomi Mikro – Pengertian, Contoh, Perbedaan, Tujuan, Ruang Lingkup

Pasar Modal – Pengertian, Fungsi, Manfaat, Peran dan Instrumen

Tujuan Otonomi Daerah – Biasanya didalam sebuah Berita, terdapat mengenai tentang Hak dan Wewenang  yang diberikan oleh Pemerintah, kepada Daerah-daerah yang menjadi bagian kekuasaannya. Hal tersebut lah yang biasa disebut dengan Otonomi Daerah.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Otonomi Daerah beserta dengan Struktur-struktur yang terkait didalam kebijakan-kebijakannya.

Pengertian

Secara bahasa (Etimologi) Otonomi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu Autos yang artinya Sendiri, sedangkan Namos yang artinya Aturan atau Undang-undang.

Sehingga dapat kita artikan secara harfiah, bahwa Otonomi Daerah adalah Suatu Hak, Wewenang, dan Kewajiban yang dimiliki oleh suatu Daerah dalam mengurus dan mengatur sendiri, segala urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat-masyarakatnya, sesuai dengan peraturan Perundang-undangan.

Berikut ini ada beberapa Tokoh Ahli dalam mengemukakan, definisi dari Otonomi Daerah :

1. Benyamin Hoesein

Pemerintahan yang dilakukan oleh Rakyat serta untuk Rakyat, pada Daerah-daerah yang masih berhubungan didalam satu Negara, secara Informal yang berada diluar Pemerintahan Pusat.

2. Ateng Syarifudin

Kebebasan atau Kemandirian yang memiliki keterbatasan, karena merupakan sebuah pemberian sementara yang harus di pertanggung jawabkan.

Latar Belakang

Otonomi Daerah di Indonesia telah lahir, ketika Gejolak Sosial yang sangat masif pada tahun 1999. Karena pada saat sebelumnya krisis Ekonomi sedang melanda Indonesia pada tahun 1997, kemudian melahirkan gejolak Politik yang puncaknya, ditandai dengan berakhirnya masa pemerintahan Orde Baru yang telah berkuasa selama 32 tahun di Indonesia.

Setelah berakhirnya masa pemerintahan Orde Baru pada tahun 1998, timbul permasalahan-permasalahan terkait dengan sistem ketatanegaraan dan tuntutan daerah-daerah yang telah banyak berkontribusi.

Kemudian dibuatlah wacana tentang Otonomi Daerah yang terbagi menjadi 2 bentuk secara Internal dan Eksternal, yaitu sebagai berikut ini :

A. Otonomi Internal

Otonomi Internal ini terjadi, karena munculnya berbagai tuntutan akibat buruknya sistem kerja Pemerintahan yang dilaksanakan secara Sentralistik.

Pada saat itu terdapat kesenjangan dan ketimpangan yang besar, antara Pembangunan yang dilakukan pada kota-kota besar di Indonesia, akibatnya banyak sekali kasus-kasus kriminalitas dan kesusahan dalam penataan kota-kota di Daerah tersebut.

B. Otonomi Eksternal

Otonomi Eksternal ini terjadi, berdasarkan beberapa Referensi yang terlihat dari 2 aspek, yaitu Aspek Internal dan Aspek Eksternal.

1. Aspek Internal

Suatu kondisi karena adanya beberapa faktor permasalahan yang terjadi di dalam Indonesia, sehingga mendorong untuk menerapkan sistem Otonomi Daerah yang berada di Indonesia.

2. Aspek Eksternal

Suatu kondisi karena adanya beberapa faktor permasalahan yang terjadi dari luar Indonesia, sehingga mendorong dan mempercepat Implementasi untuk menerapkan sistem Otonomi Daerah yang berada di Indonesia.

Perinsip Otonomi Daerah

Dalam menterapkan sistem pelaksanaannya, terdapat 3 macam bentuk yang memiliki fungsi berbeda-beda, yaitu sebagai berikut ini :

1. Otonomi Tidak Terbatas

Prinsip yang diterapkan pada Otonomi Tidak Terbatas ini adalah Memberikan wewenang terhadap sebuah Daerah, untuk melakukan pengurusan dan pengaturan dalam pemerintahan yang mencakup seluruh bidang.

Akan tetapi masih terdapat batasan-batasan tertentu yang bukan merupakan urusan-urusannya, karena sudah melampaui bagian-bagian sistem pemerintahan Daerah, misalnya urusan Politik Luar Negeri dan urusan Keamanan Nasional.

2. Otonomi Nyata

Prinsip yang diterapkan pada Otonomi Nyata ini adalah Memberikan wewenang terhadap sebuah Daerah didasari oleh Kewajiban tugas yang sudah ditentukan. Hal ini diterapkan, agar Daerah yang diberi wewenang tersebut, dapat tumbuh berkembang.

3. Otonomi Tanggung Jawab

Prinsip yang diterapkan pada Otonomi Tanggung Jawab ini adalah Memberikan wewenang terhadap suatu Daerah, dengan tujuan untuk mensejahterakan rakyat-rakyatnya.

Dasar Hukum

Dalam menyelenggarakan Otonomi Daerah bukan hanya kemauan dari suatu Daerah atau Pemerintahan Pusat saja, tetapi sudah diatur dan disepakati dalam peraturan Undang-undang yang telah ada di Indonesia, yaitu sebagai berikut ini :

  1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, yaitu tentang Pemerintahan Daerah (Revisi dari Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004).
  2. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004, yaitu tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah.
  3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, yaitu tentang Pemerintahan Daerah
  4. Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/2000, yaitu tentang Rekomendasi Kebijakan Pemerintah dalam menyelenggarakan Otonomi Daerah
  5. Ketetapan MPR Ri Nomor XV/MPR 1998, yaitu tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pembagian, Pengaturan, dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Nasional yang adil, dan keseimbangan Keuangan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  6. Undang-undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dalam Pasal 18 ayat 1-7, Pasal 18 A ayat 1-2, Pasal 18 B ayat 1-2.

Asas Otonomi Daerah

Sistem Otonomi dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku, dengan menggunakan Asas-asas yang telah diterapkan, yaitu sebagai berikut :

1. Tugas Pembantuan

Pada ketentuan Asas Pembantuan ini, berdasarkan dengan Penugasan yang diberikan oleh Pemerintahan Pusat ke Pemerintahan Daerah yang tingkatannya lebih rendah. Contohnya, yaitu Penugasan dari Pemerintah Pusat ke Kabupaten atau Kota untuk melakukan kewenangan yang dimiliki Pemerintah Pusat, yang akan diterapkan menjadi kewenangan Pemerintah Daerah.

Tugas Pembantuan ini telah dibentuk dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974, yang berisikan tentang Desa membantu dalam urusan Pemerintahan Pusat yang ditugaskan pada Pemerintahan Daerah.

Ada 2 hal yang terdapat dalam Tugas Pembantuan ini, yaitu Adanya isyarat antara Hubungan Atasan dan Bawahan. Atasan adalah Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah sebagai bawahannya, yang membantu Pemerintah Pusat untuk melaksanakan tugas-tugasnya dalam Negara.

2. Dekonsentrasi

Pada ketentuan Asas Dekonsentrasi ini adalah Memberikan wewenang dari Pemerintahan Pusat kepada bawahan mereka, yang berada di Pemerintahan Daerah. Untuk menyelenggarakan urusan-urusan tertentu, yang telah ditetapkan sebelumnya, biasa disebut dengan Wewenang Delegasi.

Pemerintah Daerah akan melaksanakan tugas dengan mengatas nama kan Pemerintah Pusat, dengan penyebaran wewenang akan diberikan pada Petugas yang telah ditunjuk, pada setiap Wilayah tertentu. Dan selanjutnya akan diberikan tugas Administratif atau Tata Usaha untuk berlangsungnya menyelenggarakan tugas Negara.

3. Desentralisasi

Pada ketentuan Asas Desntralisasi ini merupakan wewenang yang diberikan oleh Pemerintahan Pusat kepada Pemerintahan Daerah, dalam mengurus urusan-urusannya sendiri. Desentralisasi ini telah terdapat pada Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 :

  • Hubungan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Kesejahteraan Sosial pada daerah yang bersangkutan didalamnya.
  • Hubungan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memiliki tujuan yang berbeda-beda.
  • Hubungan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang telah menjalin hubungan, tidak boleh mengurangi hak-hak pada Rakyat.
  • Hal yang terdapat pada Daerah tidak boleh memprakasai dalam hubungan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Tujuan Otonomi Daerah

Dalam menyelenggarakan pelaksanaan Otonomi, Pemerintah memiliki tujuan-tujuan tertentu yang akan dicapai. Berikut ini ada beberapa tujuan-tujuan dari pemberian wewenang dari Pemerintah Pusat :

  • Memberikan pelayanan yang lebih baik untuk kehidupan Masyrakat
  • Meningkatkan kehidupan berdemokrasi pada Masyarakat
  • Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh Masyarakat
  • Memberikan pembagian yang rata terhadap Wilayah atau Daerah di Indonesia
  • Memelihara hubungan yang baik antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah
  • Meningkatkan peranan Masyarakat kepada Negara Indonesia

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Otonomi Daerah beserta Latar Belakang, Prinsip, Fungsi, dan Tujuannya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Pasar Monopoli – Pengertian, Contoh, Ciri Ciri dan Karakteristik

Sistem Ekonomi Campuran

Ekonomi Mikro – Pengertian, Contoh, Perbedaan, Tujuan, Ruang Lingkup

Edu24h.net – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang rumus bep dan pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas soal rumus besaran turunan.  Dan di dalam rumus bep terdapat rumus bep kewirausahaan, rumus bep apotek, grafik bep, manfaat bep, contoh soal bep, cara menghitung bep usaha kecil.

Pengertian BEP

Pengertian dari bep atau singkatan dari ( Break Even Point ) iyalah titik dimana entity atau company atau bisa juga business dalam keadaan belum memperoleh keuntungan, dan tidak mengalami kerugian juga.

Break Even point atau BEP bisa di artikan yakni sebuah analisis untuk menentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang harus di jual kepada para konsumen dan pada harga tertentu untuk menutupi biaya – biaya yang timbul serta bisa juga untuk mendapatkan keuntungan atau profit.

BEP bisa juga di artikan sebagai sebuah keadaan di  mana  dalam  operasi  perusahaan, perusahaan  tidak  memperoleh  keuntungan  dan tidak  mengalami  kerugian atau ( penghasilan   yang di hasil kan  menggunakan  total  biaya ).

Namun analisa  BEP  tidak  hanya  semata – mata untuk  mengetahui apakah  keadaan  perusahaan mencapai  titik  BEP atau tidak,  tetapi analisa dari  BEP  mampu  memberikan hasil informasi  kepada  pinjaman  perusahaan mengenai  berbagai dari  tingkat  volume penjualan,  serta  hubungan nya  dengan kemungkinan  memperoleh  keuntungan  menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.

Fungsi Analisis Dari BEP

Rumus BEP atau analisis break even point yaitu analisis balik modal yang di gunakan untuk menentukan hal – hal seperti :

  • Pertama jumlah dari penjualan yang minimum harus di pertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Dan jumlah penjualan minimum ini berarti juga jumlah produksi minimum yang harus segera di buat.
  • Kedua jumlah penjualan yang harus di capai untuk memperoleh keuntungan yang telah di rencanakan atau bisa di artikan bahwa tingkat dari produksi nya harus di tetapkan untuk memperoleh keuntungan tersebut.
  • Ketiga mengukur dan menjaga agar penjualan dan tingkat dari produksi nya tidak lebih kecil dari BEP.
  • Keempat menganalisis perubahan harga jual, harga pokok dan besar nya hasil penjualan atau tingkat produksi nya. Sehingga analisis terhadap BEP merupakan sebuah alat perencanaan penjualan dan sekaligus alat perencanaan tingkat produksi, agar sebuah perusahaan secara minimal tidak mengalami kerugian. Kemudian karena harus memperoleh keuntungan berarti sebuah perusahaan harus berproduksi di atas BEP nya.

Rumus BEP

Berikut ini iyalah beberapa model rumus BEP yang bisa digunakan untuk menganalisis Break Even Point :

1. Pendekatan Matematis

Rumus BEP yang pertama iyalah cara menghitung break even point yang harus di ketahui yakni jumlah dari total biaya tetap, biaya variabel per unit atau total  variabel, hasil  penjualan total atau harga jual per unit. Lalu untuk rumus iyalah seperti ini :

Keterangan :

BEP = Break Even Point
FC = Fixed Cost
VC = Variabel Cost
P = Price per unit
S = Sales Volume

  • Break even point dalam rupiah.

Keterangan :
BEP = Break Even Point
FC = Fixed Cost
VC = Variabel Cost
S = Sales Volume

2. Pendekatan Grafik

Kemudian rumus BEP yang kedua iyalah pendekatan grafik menggambarkan hubungan antara volume penjualan dengan biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan serta  keuntungan.  Selain itu untuk mengetahui tentang biaya tetap, biaya variabel dan tingkat kerugian sebuah perusahaan.

Asumsi yang digunakan dalam analisis peluang pokok ini yakni bahwa harga jual, biaya variabel per unit iyalah konstan.

Dan dari grafik di atas terlihat bahwa untuk tiap – tiap masing unit penjualan terdapat sebuah informasi yang lengkap setiap rupiah penjualan, biaya tetap, biaya variabel, total biaya maupun untung atau rugi.

Jadi pihak manajemen dapat melihat jika akan melakukan produksi sekian unit, akan terlihat seluruh komponen di atas. BEP melalui grafik sangat  jelas ditunjukkan baik dari segi unit maupun dari segi rupiah yang telah diperoleh.

Contoh Soal dan Cara Menghitung BEP

Diketahui sebuah PT. XYZ memiliki usaha yang bergerak dibidang alat perkakas mesin listrik dengan data – data lengkap sebagai berikut :

  1. Kapasitas produksi yang mampu dipakai 100.000 unit mesin listrik.
  2. Harga jual persatuan diperkirakan Rp. 5000,- unit
  3. Total biaya tetap sebesar Rp. 150.000.000,-
  4. Total biaya variabel sebesar Rp.250.000.000,-

Perincian data masing-masing biaya sebagai berikut :

Fixed Cost
Overhead Pabrik = Rp. 60.000.000,-
Biaya disribusi = Rp. 65.000.000,-
Biaya administrasi = Rp. 25.000.000,-
Total FC = Rp.150.000.000,-

Variable Cost
Biaya bahan = Rp. 70.000.000,-
Biaya tenaga kerja = Rp. 85.000.000,-
Overhead pabrik = Rp. 20.000.000,-
Biaya distribusi = Rp. 45.000.000,-
Biaya administrasi = Rp. 30.000.000,-
Total VC = Rp.250.000.000,-

Penyelesaian untuk mendapatkan nilai BEP dalam unit maupun rupiah.

Penyelesaian :

Kapasitas produksi 100.000 unit
Harga jual per unit Rp. 5000,-
Total Penjualan 100.000 unit x Rp 5000,- = Rp. 500.000.000,-

Untuk mendapatkan nilai BEP dalam unit sebagai berikut :

Catatan : Jadi perusahaan PT. XYZ harus menjual 60.000 Unit perkakas mesin listrik agar BEP.

Kemudian, untuk mencari nilai BEP dalam rupiah sebagai berikut :

Catatan : Jadi perusahaan PT. XYZ harus mendapatkan omset senilai Rp. 300.000.000,- agar terjadi BEP.

Itulah penjelasan lengkap tentang rumus bep beserta pengertian, fungsi dan contoh soal dan perhitungannya semoga bermanfaat…

Baca Juga :

Pasar Modal – Pasar modal adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, fungsi, manfaat, peran dan instrumen pasar modal yang akan dijelaskan secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pasar Modal

Pasar Modal adalah salah satu pasar yang kegiatannya terorganisir, dimana kegiatan pada perdagangan tersebut mempunyai surat-surat berharga seperti saham, equitas, surat pengakuan hutang, obligasi, dan surat lainnya yang dibuat oleh pemerintah atau perusahaan swasta dalam memanfaatkan sebuah jasa perantara, komisioner, dan underwriter.

Menurut UU No. 8 Tahun 1995, pasar modal adalah suatu kegiatan perdagangan efek dan penawaran secara umum, serta perusahaan, lembaga dan profesi yang bersangkutan pada efek yang diterbitkannya.

Dalam hal ini, pasar modal adalah suatu penghubung antara investor atau pemilik dana pada perusahaan atau institusi pemerintah yang sedang membutuhkan dana dengan melalui perdagangan instrumen jangka panjang, seperti saham, obligasi, right issue, dan lain sebagainya.

Fungsi Pasar Modal

1. Untuk Menambah Modal Usaha
Perusahaan dapat menjual saham kedalam pasar modal untuk mendapatkan dana. Saham yang dijual akan dibeli oleh masyarakat, perusahaan, lembaga atau juga pemerintah.

2. Untuk Pemerataan Pendapatan
Pada jangka waktu tertentu, saham yang telah dibeli akan memberikan sebuah deviden atau bagian pada keuntungan perusahan untuk para pembelinya. Dalam hal ini, penjualan saham pada pasar modal dianggap sebagai salah satu sarana pemerataan pendapatan.

3. Untuk Sarana Peningkatan Kapasitas Produksi
Jika adanya tambahan modal yang didapatkan pada pasar modal, maka produktivitas perusahaan akan menjadi lebih meningkat.

4. Untuk Sarana Menciptakan Tenaga Kerja
Terdapat pasar modal dapat menjadi sebuah pendorong dan perkembangan pada industri lain yang dampaknya dalam menciptakan suatu lapangan pekerjaan.

5. Untuk Sarana Meningkatkan Pendapatan Negara
Pada deviden yang telah diberikan oleh perusahaan akan dikenai pajak pada pemerintah. Adanya pajak tersebut akan menambahkan pemasukan pendapatan untuk negara.

6. Untuk Indikator Perekonomian Negara
Aktifitas dan pembelian didalam pasar modal yang meningkat (padat) bisa memberikan indikasi bahwa aktifitas bisnis perusahaan bisa berjalan dengan baik. Begitu juga sebaliknya.

Manfaat Pasar Modal

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pasar modal ini sangat bermanfaat sekali pada perusahaan dan institusi dalam mendapatkan modal jangka panjang. Berikut beberapa manfaat pasar modal dibawah ini:

  • Menciptakan wahana investasi terhadap investor dan dapat menciptakan adanya diversifikasi.
  • Menghasilkan sebuah indikator utama untuk tren ekonomi suatu negara.
  • Mempunyai peran penting dalam alokasi sumber dana secara optimal.
  • Pasar modal bisa dijadikan sebuah alternatif investasi dalam potensi keuntungan dan resiko yang bisa diperkirakan pada keterbukaan, likuiditas, dan diversifikasi investasi.

Peran Pasar Modal

Peran pasar modal yang ada didalam perekonomian Indonesia, Berikut beberapa peran pasar modal di Indonesia dibawah ini:

  • Mempunyai peran penting dalam intermediasi (lembaga perantara) keuangan selain pada Bank.
  • Dapat membuat para pemodal dalam ikut berpartisipasi pada kegiatan bisnis yang sangat menguntungkan (investasi).
  • Kegiatan/aktivitas bisnis mendapatkan dana oleh pihak lain untuk rangka memperluas usaha atau ekspansi.
  • Kegiatan/aktivitas bisnis menjadikan pemisah operasi bisnis dan ekonomi pada kegiatan keuangan.
  • Para pemegang saham atau surat berharga mendapatkan sebuah likuiditas dalam menjual surat berharga yang dipunya kepada orang lain.

Contoh Pasar Modal

Berikut beberapa contoh pasar modal yang ada di Indonesia yaitu :

  1. Bursa Efek Indonesia (BEI) .
  2. Bursa Efek Jakarta (BEJ).
  3. dan Bursa Efek Surabaya (BES).

Berikut beberapa contoh pasar modal yang ada di dunia yaitu:

  1. NASDAQ.
  2. New York Stock Exchange (NYSE)
    Euronext.
  3. Toronto Stock Exchange (TSX).
  4. London Stock Exchange.
  5. Japan Stock Exchange Group.
  6. Shanghai Stock Exchange.
  7. Hongkong Stock Exchange.

Instrumen Pasar Modal

Berikut beberapa instrumen yang utama diperjual-belikan didalam pasar modal, yaitu:

No.UnderlyingInstrumen IndukInstrumen Derivatif
1.EquitasSaham BiasaRight Issue
Waran
Reksadana
Saham PreferenOpsi Saham
Stock Index Future
Opsi Stock Index Future
2HutangObligasi PemerintahObligasi Konversi
Obligasi PerusahaanOpsi Obligasi
Reksadana

Pada instrumen pasar modal diatas tidak seperti di Amerika atau negara lainnya, instrumen diatas semuanya belum diperdagangkan. Dalah hal ini, umumnya investor yang ada di Indonesia hanya mengenal saham, obligasi, dan reksadana. Sampai saat ini obligasi pada pemerintah daerah belum diperdagangkan pada bursa saham.

Demikian pembahasan mengenai pasar modal, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan diatas. Semoga bermanfaat🙂

Baca Juga :

Pasar Monopolistik – Sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, contoh dan ciri ciri pasar monopolistik secara lengkap, kemudian akan dijelaskan juga kelebihan dan kekurangan pasar monopolistik. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pasar Monopolistik

Pasar monopolistik adalah suatu pasar yang didalamnya terdapat banyak produsen dalam menghasilkan barang yang sama tetapi masing-masing pada barang tersebut mempunyai perbedaan pada beberapa aspek.

Produsen atau penjual di pasar ini jumlahnya sangat tidak terbatas tetapi barang atau produk yang dihasilkan setiap produsen memiliki karakter tersendiri yang membedakannya pada barang lainnya. Contohnya seperti : sikat gigi, sabun, shampo, pasta gigi, dan lain-lain.

Pasar Monopolistik dapat disebut sebagai pasar persaingan Monopolistik yang merupakan salah satu bentuk pada pasar persaingan tidak sempurna, maksudnya yaitu pasar yang tidak terorganisir secara baik.

Didalam pasar Monopolistik, harga tidak menjadi faktor utama dalam penentu angka penjualan namun bagaimana persepsi konsumen terhadap produk yang dijual. Dalam hal ini, perusahaan yang ada di pasar monopolistik harus selalu aktif dalam melakukan promosi terhadap produk sekaligus yang dijual untuk menjaga citra perusahaan.

Contoh Pasar Monopolistik

Pada pasar monopolistik terdapat suatu diferensi produk, hal ini dapat memberikan kebebasan kepada konsumen dalam mencari produk yang akan dibeli, pada umumnya konsumen tidak mudah berpindah pada produk lain walaupun banyak sekali produk baru yang telah tersedia.

Didalam pasar monopolistik dapat ditemukan didalam kehidupan sehari-hari, seperti sabun, sampo, sepatu, air mineral, dan lain sebagainya.

Tetapi masing-masing produk memiliki merek, desain, keunikan, dan kualitas yang berbeda. Konsumen dapat memilih sebuah produk sesuai dengan preferensi, harga dan pastinya kualitas yang baik.

Ciri Ciri Pasar Monopolistik

Mengetahui ciri-ciri pasar persaingan monopolistik dengan melihat karakteristik pada pasar tersebut. Berikut beberapa ciri-ciri pasar monopolistik dibawah ini:

1. Terdapat Banyak Produsen/Penjual
Pada pasar monopolistik terdapat banyak sekali produsen atau penjual didalamnya. Setiap produsen mempunyai skala produksi sama pada produsen yang lainnya.

2. Terdapat Diferensiasi Produk
Pasar monopolistik terdapat banyak produk yang sama, tetapi memiliki perbedaan pada pengemasan, bentuk, corak, dan kualitasnya.

Dalam hal ini, perbedaan produk pada masing-masing produsen akan membuat produk tersebut mempunyai sifat pengganti yang dekat (close substitute) tetapi bukan pengganti yang sempurna.

3. Produsen Dapat Menentukan Harga
Produsen yang memproduksi barang berkualitas dan keistimewaan tersendiri akan membuat produsen bisa menentukan harga sendiri. Contohnya pada industri Shampo, produsen yang pertama membuat Shampo dengan mempunyai manfaat menguatkan akar rambut, untuk produsen yang kedua membuat Shampo dengan mempunyai manfaat anti ketombe.

4. Produsen Mudah Keluar Masuk Pasar
Didalam pasar monopolistik, produsen bisa masuk dan keluar pasar dengan mudah sesuai pada kebutuhannya. Disaat produsen masih sedikit, biasanya akan membuat keuntungan yang lebih tinggi. Tetapi produsen yang banyak, keuntungan akan menjadi berkurang.

5. Produsen Harus Melakukan Promosi
Salah satu yang sering dilakukan dalam pasar monopolistik yaitu membentuk persepsi konsumen pada produk yang dijual. Maksudnya yaitu dengan cara berpromosi atau beriklan secara rutin pada produk yang dijual.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopolistik

1. Kelebihan Pasar Monopolistik

  • Jumlah produsen atau penjual tidak terbatas pada pasar monopolistik dan persaingan bisnis antar produsen dapat memberikan keuntungan terhadap konsumen.
  • Produsen bisa masuk dan keluar pasar dengan sangat mudah untuk terus mendorong produsen dalam berinovasi membuat produk yang berkualitas.
  • Konsumen menjadi semakin selektif saat membeli produk sesuai yang dicari konsumen.

2. Kekurangan Pasar Monopolistik

  • Pasar monopolistik mempunyai persaingan yang sangat ketat, baik pada segi harga, kualitas, maupun pelayanannya. Produsen yang memiliki modal sedikit dan mempunyai pengalaman yang kurang akan cepat berpindah pada pasar ini.
  • Pada pasar ini akan membutuhkan modal yang besar, baik itu pada produksi, operasional, dan juga pemasarannya. Para produsen didalam pasar ini adalah mereka yang mempunyai modal besar dan pengalaman yang sangat baik.
  • Diharuskan melakukan inovasi untuk membuat biaya produksi semakin tinggi sehingga akan mempengaruhi harga produk yang akan dibeli oleh konsumen.

Demikian pembahasan mengenai pasar monopolistik, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan diatas. Semoga bermanfaat🙂

Baca Juga :

Pasar monopoli adalah ? Sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, contoh, ciri ciri dan karakteristik pasar monopoli yang akan dijelaskan dibawah ini secara lengkap. Simak penjelasannya gaes!

Pengertian Pasar Monopoli

Pasar Monopoli berasal dari bahasa Yunani yang berarti (monos/menjual) adalah suatu jenis pasar persaingan tidak sempurna dimana hanya terdapat satu penjual atau produsen yang menguasai pasar dalam melayani semua konsumen. Penentu pada pasar ini yaitu seorang penjual atau disebut juga sebagai “monopolis”.

Dalam hal ini, ketika produsen baru yang masuk kedalam pasar monopoli umumnya belum dapat menyaingi produsen lama. Dengan begitu akan terjadi suatu monopoli murni pada dalam pasar yang dikuasai oleh satu produsen.

Produsen atau penjual didalam pasar ini umumnya tidak memerlukan sebuah promosi terhadap produk utamanya yang dijual karena sudah dikenal konsumen secara luas. Biasanya melakukan promosi yaitu dalam bentuk pemasaran produk-produk baru.

Kemudian, produsen biasanya telah membentuk sebuah hak cipta (hak paten) dan hak ekslusif dalam produk mereka. Hal ini dapat membuat perusahan lain yang memiliki jenis sama tidak dapat berkembang.

Tetapi untuk dapat bertahan dan menguasai pasar, produsen pada pasar monopoli dituntut dalam selalu menyediakan produk berkualitas, pelayanan yang baik, menentukan harga yang sesuai dengan produk, dan melakukan inovasi terhadap produknya agar konsumen selalu tertarik.

Contoh Pasar Monopoli

Pasar monopoli dapat dibedakan kedalam dua jenis, Sebagai berikut:

  1. Pasar Monopoli Murni atau Pure Monopoly adalah suatu bentuk pasar yang bisa dibilang sangat berbahaya contohnya seperti PLN, PT Kereta Api dan PAM.
  2. Pasar Near Monopoly atau pasar yang mendekati monopoli adalah suatu pasar yang terdapat pada satu orang produsen saja. Contohnya seperti penjual bakso di sebuah daerah dapat disebut sebagai monopoli murni dalam kawasan tersebut. Tetapi, akan menjadi near monopoly jika terdapat produsen lain yang berjualan bakso yang serupa.

Ciri Ciri Pasar Monopoli

Mengetahui ciri-ciri pasar monopoli dapat dengan mudah dalam memperhatikan karakteristiknya. Berikut ciri-ciri pasar monopoli yang akan dijelaskan dibawah ini:

1. Hanya Ada Satu Produsen
Seperti yang sudah disebutkan di atas, pada pasar monopoli hanya terdapat satu produsen atau penjual. Dalam hal ini, maka harga akan ditentukan oleh produsen tanpa terpengaruh oleh konsumen.

Dengan begitu, produsen atau penjual mempunyai hak dalam menentukan harga (price maker) dan memonopoli pasar. Tetapi, tentu saja produsen akan menentukan harga pada produk yang mereka jual sesuai dengan kualitasnya.

2. Barang yang Diproduksi Tidak Ada Substitusi
Produk yang dijual yaitu barang yang dibutuhkan para masyarakat luas dan tidak mempunyai barang penggantinya (substitusi) yang serupa. Kemudian, tidak ada perusahaan yang menyediakan produk substitusinya dengan baik, sehingga untuk produsen pasar monopoli akan mendapatkan banyak sekali permintaan oleh konsumen.

3. Produsen Baru Sulit Masuk Kedalam Pasar Monopoli
Produsen baru yang baru masuk kedalam pasar monopoli akan mengalami hambatan atau rintangan. Ada beberapa hambatannya dibawah ini:

  • Pembatasan legalitas yang telah diatur pada undang-undang
  • Hambatan teknologi tinggi sehingga akan sulit membuat barang yang serupa.
  • Hambatan modal yang besar dalam membuat produk yang sejenis.

4. Produsen Menjadi Penentu Harga
Didalam pasar monopoli ini produsen memiliki peran sebagai penentu harga (price maker). Tetapi, produsen tidak dapat mempengaruhi harga dan output terhadap produk lain yang dijual pada perekonomian.

5. Produsen Tidak Melakukan Promosi
Produsen tidak diharuskan melakukan promosi atau mengiklankan pada brand perusahaannya, dikarenakan sudah menjadi penguasa pasar monopoli. Para konsumen terpaksa harus membeli kepada produsen karena tidak terdapat barang alternatif.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoli

Pada semua jenis pasar pastinya akan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sama halnya pada pasar monopoli ini. Berikut kelebihan dan kekurangan pasar monopoli dibawah ini:

1. Kelebihan Pasar Monopoli

  • Produsen bisa mempertahankan posisinya menjadi penguasa pasar monopoli, yakni dengan cara melakukan terus inovasi dan berkreasi terhadap produk dan pelayanannya.
  • Umumnya pada pasar monopoli tidak ada persaingan yang tidak sehat karena dalam hal ini pasar hanya dikuasai dengan satu produsen saja.
  • Adanya sistem hak cipta atau hak paten dalam pasar monopoli di suatu produk akan membuat perusahaan lain termotivasi dalam menciptakan produk baru yang bisa bersaing pada produk tersebut.
  • Pasar monopoli yang dipunyai oleh instansi pemerintah atau negara akan memudahkan pada proses pemenuhan kebutuhan atau dalam kepentingan masyarakat umum.

2. Kekurangan Pasar Monopoli

  • Didalam monopoli pasar akan terjadinya pasar gelap dan transaksi ilegal karena pada barang-barang atau produk tersebut sulit didapatkan atau harganya yang terlalu mahal.
  • Produsen dapat semena-mena pada konsumen karena kekuatannya mutlah, contohnya dapat menentukan harga barang terlalu mahal.
  • Konsumen pada pasar ini tidak berkeinginan secara penuh karena tidak terdapat pilihan barang alternatif.
  • Produsen dapat melakukan eksploitasi karena ingin mendapatkan banyak keuntungan pada produk mereka.

Demikian pembahasan mengenai pasar monopoli, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan diatas. Semoga bermanfaat🙂

Baca Juga :

Pasar Oligopoli – Apa yang dimaksud pasar oligopoli? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, contoh dan ciri ciri pasar oligopoli secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli adalah sebuah pasar yang didalamnya terdapat beberapa produsen atau penjual yang melayani banyak konsumen atau pembeli pada pasar tersebut.

Pasar Oligopoli merupakan salah satu jenis pasar persaingan tidak sempurna, pada barang yang dijual didalam pasar oligopoli sifatnya homogen atau sulit dibedakan walaupun banyak para produsen. Dalam hal ini, pasar oligopoli biasanya didominasi lebih dari dua produsen namun tidak lebih dari sepuluh produsen.

Pada umumnya produsen yang berada pada pasar persaingan Oligopoli aktif melakukan promosi atau iklan karena produk para produsen yang dijual pada pasar oligopoli sifatnya homogen dan bisa saling menggantikan.

Lewat iklan atau promosi produsen membuat persepsi konsumen pada perbedaan suatu produk dengan produk lain yang ada didalam pasar.Banyaknya persaingan antar produsen pada pasar Oligopoli membuat mereka melakukan banyak upaya dalam berjualan agar dapat bertahan.

Persaingan pada pasar oligopoli berpengaruh sekali dalam penentuan harga produk yang akan dijual, jika salah satu produsen atau perusahaan menurunkan sebuah harga pada produknya maka perusahaan lain juga akan melakukannya untuk menghindari kehilangan konsumen mereka.

Contoh Pasar Oligopoli

Contoh pasar oligopoli dapat ditemukan pada perusahaan mobil dan motor, industri baja, perusahaan semen, alumunium dan produk lain yang mempunyai distandardisasi. Contoh pada pasar oligopoli terideferensi yaitu industri-industri yang memproduksi seperti komputer pribadi (PC), rokok, mobil dan industri peralatan elektronik yang umumnya bekerja sama pada tiga atau empat perusahaan besar.

Ciri Ciri Pasar Oligopoli

Membedakan pasar persaingan Oligopoli sedikit sulit pada bentuk pasar lainnya. Tetapi, ada ciri-ciri yang umum pada jenis pasar ini sehingga mudah ditemukan.

berikut ciri-ciri pasar Oligopoli yang akan dijelaskan dibawah ini:

  • Pada pasar ini terdapat lebih dari dua produsen tetapi kurang dari sepuluh produsen yang menguasai pasar ini.
  • Jenis produk yang dijual pada pasar oligopoli sifatnya homogen dan bisa saling menggantikan. Contohnya seperti sabun mandi banyak berbagai pilihan bentuk, warna, dan merknya.
  • Dalam hal ini, Kebijakan produsen utama yang menguasai pasar biasanya akan mempunyai pengaruh besar dalam kebijakan produsen lainnya.
  • Pada Harga barang yang dijual pada pasar ini cenderung sama atau terdapat sedikit perbedaan kecil.
  • Produsen atau penjual baru sangat sulit dalam menguasai pasar ini karena biasanya para produsen yang lama akan memainkan harga dalam lebih menarik konsumen.
  • Harus melakukan strategi promosi/ iklan dan inovasi secara terus menerus untuk dapat bertahan di pasar ini.

Kelebihan Pasar Oligopoli

  • Konsumen bisa memilih produk yang ada didalam pasar sesuai dengan yang diinginkan karena pasar oligopoli ini menyediakan banyak pilihan produk.
  • Banyaknya persaingan pada para produsen akan memberikan keuntungan terhadap konsumen yakni kesadaran produsen akan pentingnya produk memiliki kualitas tetapi dengan harga terjangkau.
  • Biasanya produsen pada pasar Oligopoli akan melakukan inovasi terhadap produk dan pelayanannya sehingga akan membuat produk mereka akan terus berkembang.

Kekurangan Pasar Oligopoli

  • Produsen atau penjual baru akan merasa kesulitan dalam masuk ke pasar ini karena persaingannya yang sangat ketat.
  • Dalan hal ini, sering terjadi cekcok harga antar produsen dalam menarik lebih banyak konsumen.
  • Membutuhkan biaya modal besar dalam melakukan promosi/ iklan secara terus menerus untuk dikenal oleh para konsumen, dan produknya bisa dibedakan pada produk produsen lain.

Demikian pembahasan tentang pengertian, contoh, ciri ciri, kelebihan dan kekurangan pasar oligoponi, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Baca Juga :

Produksi Adalah ? Sebelum masuk kedalam pembahasan materi yang akan dibahas yaitu pengertian, fungsi, tujuan dan faktor-faktor produksi secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Produksi

Produksi adalah proses pengubahan bahan baku menjadi barang jadi atau juga sebagai menambah nilai pada suatu produk (barang dan jasa) agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Masyarakat yang melakukan kegiatan produksi disebut sebagai istilah produsen (baik secara individu atau organisasi), sedangkan pada barang yang diproduksi disebut sebagai produk (barang atau jasa).

Secara etimologis kata “Produksi” berasal dari bahasa Inggris, yang artinya To Produce atau (menghasilkan). Dalam hal ini arti kata produksi ialah suatu kegiatan yang menghasilkan atau menambah nilai pada suatu barang atau jasa yang dilakukan dengan proses tertentu.

Fungsi Produksi

Fungsi pada kegiatan produksi adalah untuk menciptakan atau menambah nilai pada suatu produk, baik itu barang ataupun jasa. Berikut fungsi produksi dibawah ini:

1. Menciptakan Nilai Guna

Proses produksi mempunyai fungsi dalam menciptakan nilai guna pada suatu barang. Pada bahan baku yang tadinya belum memiliki nilai guna kemudian akan diproduksi sehingga dapat mempunyai nilai guna yang lebih.

Contohnya:

  • Benang dan bahan-bahan lainnya yang diproduksi sehingga akan menghasilkan sebuah rajutan, pakaian, celana dan lainnya.
  • Bahan material seperti kayu, batu, pasir dan bahan-bahan lainnya yang akan diproses sampai menghasilkan sebuah rumah menciptakan nilai guna yang tinggi.

2. Menambah Nilai Guna

Pada proses produksi juga akan menambah nilai guna didalam suatu barang yang tadinya telah memiliki kegunaan tertentu sehingga akan mempunyai nilai guna tambahan. Dalam hal ini akan menghilangkan fungsi awal pada suatu barang menjadikan fungsi yang baru.

Contohnya:

  • Memodifikasi sebuah kendaraan bermotor sehingga dapat memiliki kecepatan lebih cepat.
  • Membangun fly over (jembatan layang) sehingga dapat mengurangi kemacetan pada jalan.

Tujuan Produksi

Pada tujuan kegiatan produksi yang dilakukan para produsen ialah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan dengan suatu kegiatan tersebut. Berikut tujuan produksi dibawah ini:

1. Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Setiap masyarakat baik secara individu atau organisasi mempunyai berbagai kebutuhan dalam meningkatkan kehidupannya. Produsen melakukan suatu kegiatan produksi dalam menghasilkan produk atau menambah nilai pada suatu produk sebagai kebutuhan masyarakat untuk dapat terpenuhi secara baik.

2. Memperoleh Keuntungan

Setiap produsen menginginkan keuntungan pada semua kegiatan produksi yang dilakukannya. Dalam hal ini, melakukan kegiatan produksi pasti akan membutuhkan modal awal.

Disaat produk yang telah dihasilkan dan disebarkan ke masyarakat lewat proses jual-beli, maka produsen sudah pasti menginginkan suatu keuntungan dari produk tersebut.

Faktor Produksi

Berikut beberapa faktor produksi yang akan dijelaskan dibawah ini:

  1. Sumber Daya Alam
    Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang sudah tersedia didalam alam yang bisa dimanfaatkan pada manusia untuk sebuah usahanya dalam mencapai kemakmuran. Dalam hal ini, sumber daya alam yang termasuk adalah lingkungan alam, lahan, atau kekayaan yang berada di dalam tanah.
  2. Sumber Daya Manusia
    Sumber daya manusia adalah sebuah kemampuan atau usaha manusia berupa jasmani atau rohani yang dipakai dalam meningkatkan guna pada suatu barang. Dalam hal ini, kualitas sumber daya manusia bisa dibedakan menjadi tiga yakni tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, dan juga tenaga kerja tidak terdidik atau tidak terlatih.
  3. Sumber Daya Modal
    Sumber daya modal adalah sebuah alat atau barang yang telah diproduksi untuk digunakan sebagai sarana dalam menghasilkan barang. Barang ini dibeli bukan oleh konsumen tetapi dibeli oleh produsen. Modal tidak diharuskan berupa uang. Modal juga dapat berupa barang yang dapat menghasilkan uang. Barang-barang modal tersebut disebut juga sebagai alat-alat produksi. Contohnnya seperti gedung, mesin, dan bahan dasar yang dipakai untuk kegiatan produksi.
  4. Keahlian
    Keahlian adalah faktor yang terpenting untuk menjalankan proses produksi. Keahlian atau keterampilan yang dimiliki setiap individu penting sekali dalam mengkordinasikan dan mengelola faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa dengan kualitas yang sangat baik.

Demikian pembahasan tentang pengertian, fungsi, tujuan, dan faktor produksi, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Sistem Ekonomi Campuran – Sistem ekonomi campuran adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, macam-macam, kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi campuran secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah sebuah sistem ekonomi yang saling bekerjasama pada pihak pemerintah dan swasta untuk menjalankan laju perekonomian didalam suatu negara.

Kenapa disebut sistem ekonomi campuran? karena sistem tersebut merupakan kombinasi (campuran) antara sistem ekonomi Liberal (kapitalis) dan sistem ekonomi Komando (terpusat). Pada prosesnya, sistem ekonomi campuran memperbolehkan pihak swasta dalam melakukan aktivitas perekonomian tetapi terdapat intervensi oleh pemerintah pada negara yang bersangkutan.

Pada intervensi pemerintah tersebut bertujuan untuk semua kegiatan ekonomi bisa memberi manfaat yang nyata dan memberikan kemakmuran untuk masyarakat umum. Sistem ekonomi campuran ini banyak dipakai oleh negara-negara di dunia karena dapat mengatasi sebuah masalah perekonomian yang ada di masyarakat.

Tujuan Sistem Ekonomi Campuran

Pemerintah ikut campur pada sistem ekonomi campuran dalam menyelesaikan kegiatan ekonomi yang mengalami fluktuasi atau gelombang ekonomi yang buruk, kemudian melindungi masyarakat yang berpindah.

Dalam hal ini tujuan pada sistem ekonomi campuran adalah dalam menghindari penguasaan secara penuh pada sumber daya ekonomi oleh golongan masyarakat. Pemerintah ikut campur terkait pada peraturan yang bertujuan dalam mengawasi dan mengatur kegiatan ekonomi yang dilaksanakan oleh pihak swasta agar berjalan dengan norma yang baik.

Selain itu pemerintah dapat mempunyai kebijakan dan peraturan dalam bidang fiskal dan moneter yang bertujuan untuk kegiatan perekonomian berjalan dengan lancar dan maju tanpa mengalami masalah ekonomi seperti inflasi dan pengangguran.

Macam Macam Sistem Ekonomi Campuran

Berikut dibawah ini beberapa macam-macam sistem ekonomi campuran, yaitu:

  • Pemerintah membatasi pihak swasta untuk mengelola sektor tertentu, khususnya pada bidang yang terikat hidup orang banyak.
  • Pemerintah mempunyai wewenang dan turut ikut campur untuk mengatur mekanisme pasar melewati berbagai kebijakan ekonomi.
  • Pemerintah ikut turut campur tangan untuk segala kegiatan ekonomi dalam mengeluarkan berbagai kebijakan ekonomi.
  • Pemerintah mengakui hak milik setiap individu selama kegiatan tersebut tidak merugikan kepentingan banyak masyarakat.

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

Beberapa kelebihan sistem ekonomi campuran dibawah ini, sebagai berikut:

  • Pemerintah mengakui terhadap hak individual atau perorangan.
  • Proses penetapan harga barang dan jasa pada pasar bisa terkendali lebih mudah.
  • Pemerintah mengutamakan kepentingan dan kemakmuran masyarakat.
  • Pihak swasta tidak bisa mengeksploitasi sumber daya dengan semaunya.
  • Kondisi perekonomian pada negara yang menganut sistem ekonomi ini akan menjadi stabil.
  • Pemerintah mengijinkan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi dengan berkreasi untuk memperbaiki taraf hidupnya.
  • Perkembangan perekonomian berjalan dengan lebih baik karena adanya persaingan bebas.

Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Beberapa kekurangan sistem ekonomi campuran dibawah ini, sebagai berikut:

  • Pemerintah mempunyai tanggungjawab yang lebih besar dibandingkan pada pihak swasta.
  • Walaupun pemerintah berperan aktif pada perekonomian, tetapi masalah ekonomi akan tetap terjadi. Contohnya inflasi, pengangguran, dan sebagainya.
  • Pemerataan pendapatan sulit sekali dalam sistem perekonomian ini.
  • Pertumbuhan ekonomi sedikit lebih lambat dibandingkan pada sistem perekonomian liberal.
  • Pihak swasta tidak bisa memaksimalkan keuntungannya karena adanya suatu intervensi oleh pemerintah.
  • Pembatasan pada sumber produksi yang dimiliki antara pemerintah dan swasta sulit dalam ditentukan.

Demikian pembahasan tentang materi sistem ekonomi campuran yang dibahas diatas, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Sistem Ekonomi – Sistem ekonomi adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, ciri-ciri, macam-macam dan fungsi sistem ekonomi secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah sistem yang digunakan pada sebuah negara, baik itu pemerintah atau swasta, dalam mengelola semua aktivitas perekonomian yang ada di dalam masyarakat.

Sebuah sistem perekonomian harus dalam berlandaskan suatu prinsip untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran pada masyarakat secara umum.

Setiap negara masing-masing mempunyai sistem perekonomian yang berbeda-beda, tergantung pada situasi dan kondisi di negara tersebut. Sistem perekonomian yang terbaik pada suatu negara belum tentu akan membuat hasilnya sama jika sistem perekonomiannya diterapkan di negara lain.

Sistem Ekonomi Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami tentang economic system, Berikut beberapa sistem ekonomi menurut para ahli dibawah ini:

Macam-Macam Sistem Ekonomi

Ada beberapa macam sistem ekonomi yang ada di berbagai negara didunia, sebagai berikut:

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional telah banyak dipakai oleh organisasi dimana sistem ekonominya berjalan berdasarkan pada tradisi atau kebiasaan masyarakat secara terus menerus dan mengandalkan sebuah faktor produksi apa adanya.

Macam-macam sistem ekonomi tradisional yaitu:

  • Pembagian kerja yang belum jelas.
  • Banyak bergantung didalam sektor pertanian.
  • Masih terhubung pada tradisi dan kurang dinamis.
  • Penggunaan teknologi pada kegiatan produksi masih sederhana sekali.
  • Kelebihan sistem ekonomi ini yaitu adanya kejujuran dan semangat kekeluargaan oleh semua orang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tetapi sistem ekonomi ini mempunyai kekurangan, yakni sangat sulit dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk kearah yang lebih maju.

2. Sistem Ekonomi Terpusat

Sistem ekonomi terpusat atau komando atau sosialis yaitu sistem ekonomi yang menempatkan pemerintah pada pemilik kekuasaan dominan untuk mengatur suatu kegiatan ekonomi.

Macam-macam sistem ekonomi terpusat atau sosialis yaitu:

  • Segala aktivitas pada sistem ekonomi diatur pada pemerintah.
  • Pemerintah tidak mengakui hak milik perorangan dan tidak ada kebebasan disaat menjalankan usaha.
  • Keseluruhan peralatan produksi dimiliki oleh negara.
  • Bentuk penguasaan yang dilakukan oleh pemerintah yakni dalam membatasi kegiatan ekonomi yang telah dikerjakan pada anggota masyarakat.

Beberapa negara yang memakai sistem ekonomi terpusat yaitu:

  • Rusia
  • Republik Rakyat Cina
  • Negara Eropa Timur (pecahan dari Uni Soviet)

3. Sistem Ekonomi Liberal

Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonimi yang berdasarkan pada kebebasan sebesar-besarnya untuk seluruh masyarakat pada suatu kegiatan perekonomian tanpa dicampuri oleh pemerintahan.

Macam-macam sistem ekonomi liberal yaitu:

  • Setiap individu atau perorangan diberikan kebebasan untuk menjalankan suatu kegiatan perekonomian.
  • Setiap individu atau perorangan diberikan kebebasan untuk memiliki barang modal atau kapital.
  • Semua kegiatan perekonomian bisa dilakukan berlandasan semangat dalam mendapatkan keuntungan pribadi.

Beberapa negara yang menggunakan sistem ekonomi liberal yaitu :

  • Amerika Serikat
  • Kanada
  • Inggris
  • Irlandia
  • Perancis
  • Dan lain-lain

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi dimana pemerintah memberi sebuah kebebasan terhadap masyarakat dalam melakukan sebuah kegiatan ekonomi, tetapi pemerintah ikut campur pada kegiatan perekonomian tersebut.

Macam-macam sistem ekonomi campuran yaitu:

  • Pemerintah membatasi pihak swasta untuk mengelola sektor tertentu, khususnya pada bidang yang terikat hidup orang banyak.
  • Pemerintah mempunyai wewenang dan turut ikut campur untuk mengatur mekanisme pasar melewati berbagai kebijakan ekonomi.
  • Pemerintah ikut turut campur tangan untuk segala kegiatan ekonomi dalam mengeluarkan berbagai kebijakan ekonomi.
  • Pemerintah mengakui hak milik setiap individu selama kegiatan tersebut tidak merugikan kepentingan banyak masyarakat.

Fungsi Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi mempunyai sebuah peranan penting untuk perekenomian suatu negara. Berikut beberapa fungsi ekonomi sistem dibawah ini:

  • Memberikan sebuah dorongan terhadap semua kegiatan produksi didalam suatu negara.
  • Mengkordinasikan semua kegiatan individu/perorangan didalam perekonomian.
  • Mengatur pembagian hasil produksi terhadap seluruh anggota masyarakat sehingga kegiatan ekonomi dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diinginkan.
  • Menciptakan sebuah mekanisme tertentu pada kegiatan distribusi barang dan jasa agar dapat berjalan dengan baik.

Demikian pembahasan tentang pengertian, macam-macam, dan fungsi sistem ekonomi, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Fungsi Uang – Uang adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian/definisi, fungsi, jenis dan syarat uang secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Uang

Dalam ilmu ekonomi, uang adalah suatu benda yang bisa diterima oleh masyarakat secara umum untuk alat tukar-menukar atau alat pembayaran yang sah pada kegiatan ekonomi.

Ada juga yang pendapat lain tentang uang bahwa definisi uang adalah suatu benda yang dapat diterima oleh masyarakat umum dalam mengukur nilai, alat tukar atau alat dalam melakukan pembelian barang dan jasa dimana tempatnya telah diatur pada undang-undang yang ditetapkan.

Pada ekonomi modern, uang tidak hanya dipakai untuk alat pembayaran jual-beli barang dan jasa saja, tetapi sebagai alat dalam membayar utang.

Pengertian Uang Menurut Para Ahli

Definisi uang menurut beberapa para ahli yang mengatakan bahwa uang? Sebagai berikut:

Fungsi Uang

Pada umumnya fungsi utama uang adalah untuk alat pertukaran pada suatu barang dengan barang lainnya yang jumlah nilainya sama. Penggunaan uang dalam menghindari sistem barter yang sering sekali terdapat masalah.

Tetapi saat ini, fungsi uang dibagi menjadi dua, yakni fungsi asli dan fungsi turunan. Berikut dibawah ini penjelasannya:

1. Fungsi Asli Uang

Pada hal ini fungsi asli uang adalah fungsi yang tujuan utama diciptakannya uang. Berikut beberapa fungsi asli uang dibawah ini:

  • Uang sebagai alat tukar umum (medium of exchange) merupakan fungsi uang yang merubah sistem barter sehingga saat melakukan transaksi berjalan dengan lebih mudah dan cepat.
  • Uang sebagai satuan hitung (unit of account) yang menunjukkan nilai pada barang atau jasa sehingga dapat mempermudah proses pertukarannya.
  • Uang sebagai alat penyimpanan nilai atau sering disebut (valuta).

2. Fungsi Turunan Uang

Selain fungsi uang sebagai alat pertukaran, uang mempunyai beberapa fungsi lainnya, sebagai berikut:

  • Uang sebagai alat pembayaran transaksi yang umum(means of payment).
  • Uang sebagai alat pembayaran utang yang sah (standard of deferred payment).
  • Uang sebagai alat pemindahan modal atau (transfer of value), yang pada hal ini uang dapat memperbesar modal usaha.
  • Uang sebagai pengukuran suatu harga atau nilai (standar of value).

Jenis Uang

Pada jenis uang bisa dibedakan berdasarkan tiga kategori, yakni berdasarkan lembaga yang mengeluarkan uang, bahan, dan nilainya. Berikut dibawah ini penjelasannya:

1. Berdasarkan yang Mengeluarkan

  • Uang Kartal (common money) adalah uang yang dipakai dalam alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan pada khalayak untuk suatu kegiatan transaksi jual-beli.
  • Uang Giral (simpanan di Bank) adalah jenis uang yang disimpan pada Bank dan bisa digunakan sewaktu-waktu ada keperluan pembayaran. Contoh pada uang giral yaitu cek bilyet, giro, dan uang lainnya.

2. Berdasarkan Bahan Pembuatannya

  • Uang Logam adalah uang yang diproduksi dari bahan logam (emas atau perak) yang bisa dipakai secara umum, mempunyai nilai yang tinggi dan stabil, mudah dikenali, tahan lama, dan bisa dibagi menjadi satu yang lebih kecil.
  • Uang Kertas adalah uang yang diproduksi dari bahan kertas berdasarkan standarisasi baku. Didalah uang kertas terdapat warna, gambar, dan cap khusus yang telah disahkan.

3. Berdasarkan Nilainya

  • Uang Penuh (full bodied money) adalah uang yang mengandung suatu nilai intrinsik (bahan) dan jumlah nominal yang sama. Atau, nilai nominal uang yang sama pada bahan dan proses pembuatannya.
  • Uang Tanda (token money) adalah uang yang mengandung nilai nominalnya berbeda pada nilai intrinsiknya. Atau, nilai nominal uang yang berbeda pada bahan dan proses pembuatannya.

Syarat Uang

Berikut 10 syarat uang telah ditetapkan, sebagai berikut:

1. Diterima Secara Umum (acceptability)

Syarat utama pada uang adalah acceptability yang bisa diterima secara umum. Dalam hal ini uang harus bisa diterima secara umum pemakaiannya, baik itu dalam alat tukar, penimbun kekayaan, dan untuk standar pencicilan utang atau alat pembayaran barang yang sah.

2. Mudah Disimpan (storable)

Storable atau dapat ketika disimpan. Dalam hal ini uang harus mempunyai fleksibilitas, seperti bentuk fisik yang tidak terlalu besar dan mudah ketika akan dilipat. Uang diharuskan dapat dengan mudah disimpan seperti didalam saku atau dompet.

3. Mudah Dibawa (portability)

Uang mudah dibawa atau portability. Uang harus mudah ketika dipindahkan ke tempat lainnya. Hal ini pastinya memudahkan dalam pembayaran. Tidak bisa dibayangkan jika berat uang mencapai 5 kilogram, maka masyarakat akan kesulitan ketika membawa uang.

4. Tahan Lama (durability)

Syarat uang harus meliputi durability atau tahan lama. Uang harus bertahan lama dan tidak gampang rusak. Kualitas uang harus tahan lama dan tidak mudah.

5. Mudah Dibagi (divisibility)

Uang harus mudah ketika dibagi pada jumlah nilai nominal. Dalam hal ini uang harus mudah dibagi-bagi tanpa mengurangi jumlah nilai aslinya sehingga dapat dipakai dalam kelancaran proses jual-beli dan bisa dibagi sesuai satuan dengan berbagai ukuran jumlah nominal.

6. Ada Jaminan dari Pemerintah

Uang yang telah beredar diciptakan oleh pemerintah. Pastinya setiap uang yang diciptakan harus dijamin oleh pemerintah. Dalam hal ini adanya jaminan oleh pemerintah, penggunaan uang dalam berbagai keperluan akan dipercayai pada masyarakat luas.

7. Nilainya Stabil (stability of value)

Uang harus mempunyai nilai yang stabil (stability of value). Jika pada nilai uang naik-turun tidak beraturan, masyarakat tidak akan menggunakan uang sebagai alat tukar. Kestabilan nilai uang sangat penting sekali dalam persyaratan uang agar tidak mengakibatkan fluktuasi yang besar.

8. Kualitasnya Cenderung Sama (uniformity)

Uang harus mempunyai syarat yaitu uniformiy atau kualitas sama. Kualitas pada semua uang harus cenderung sama dan tidak memiliki perbedaan. Dalam hal ini, uang pada jumlah nominal yang sama dengan kualitas yang berbeda akan tetap berjumlah seperti aslinya atau tidak dapat dikurangkan.

9. Tidak Mudah Dipalsukan (scarcity)

Dalam hal ini harus terdapat khusus ciri-ciri pada uang yang agar tidak dapat mudah dipalsukan oleh para oknum pemalsu uang. Jika pada uang mudah dipalsukan maka nilai uang tersebut akan turun karena dapat diperkirakan akan banyak uang palsu yang tersebar di masyarakat.

10. Ada Kontinuitas yang Berkelanjutan

Yang terakhir pada syarat uang adalah harus memiliki kontinuitas yang berkelanjutan. Dalam hal ini penggunaan uang tersebut bisa dipakai secara berkelanjutan dengan jangka waktu yang lama sehingga masyarakat dapat percaya kepada uang tersebut tetap ada.

Demikian pembahasan tentang definisi, fungsi, jenis dan syarat uang, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Ekonomi Mikro – Ekonomi mikro adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian ekonomi mikro dan contohnya. Kemudian menjelaskan juga perbedaan, tujuan dan ruang lingkup ekonomi mikro, simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro atau disebut juga mikroekonomi adalah sebuah ilmu ekonomi yang khusus mempelajari perilaku konsumen dan juga perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang dan jasa yang akan diperjual-belikan.

Ekonomi Mikro Menurut Para Ahli

Menurut pada ahli di bidang ilmu ekonomi yang pernah menjelaskan tentang pengertian ekonomi mikro, sebagai berikut:

  1. Adam Smith
    Ekonomi mikro adalah subjek ekonomi yang memiliki sifat ekonomis rasional. Hal ini memungkinkan para pelaku ekonomi harus dapat mempertimbangkan pada hal-hal rasional sebelum membuat sebuah keputusan.
  2. David Ricardo
    Ekonomi mikro adalah suatu kondisi dimana para pelaku ekonomi telah memiliki informasi dalam seluk beluk pada pasar . Dengan begitu pada ekonomi makro merupakan sebuah faktor penentu oleh pasar ekonomi global.
  3. Marshal dan Piqou
    Ekonomi mikro adalah suatu tingkat mobilitas tinggi dalam pasar yang akan membuat para pelaku ekonomi dapat langsung beradaptasi atau menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada pada pasar tersebut.
  4. N. G. Mankiw
    Ekonomi mikro adalah sebuah ilmu yang menjelaskan tentang peran individu-individu terhadap para pelaku ekonomi, bagaimana pada perusahaan membuat suatu keputusan, dan bagaimana mereka akan berinteraksi pada pasar tertentu.
  5. Sadono Sukirno
    Ekonomi mikro adalah ilmu ekonomi yang dapat mempelajari tentang perilaku konsumen dan juga perusahaan serta dapat menentukan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang akan diperjual-belikan.

Ekonomi mikro dapat menganalisis pada setiap keputusan dan perilaku tersebut dalam mempengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa yang ingin menentukan harga, menentukan penawaran dan permintaan pada barang dan jasa berikutnya.

Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

Ruang lingkup ekonomi mikro merupakan konsumen dan produsen. Pada dunia ekonomi, produsen dan konsumen merupakan individu-individu pada setiap rumah tangga, masyarakat, organisasi dan juga perusahaan.
Berikut ruang lingkup ekonomi mikro dibawah ini:

  1. Penawaran, permintaan dan keseimbangan pada harga pasar
  2. Elastisitas penawaran dan permintaan.
  3. Teori terhadap perilaku konsumen.
  4. Teori produksi, biaya, penerimaan produsen, dan laba.
  5. Pasar persaingan sempurna.
  6. Pasar monopoli.
  7. Pasar oligopoli.
  8. Pasar persaingan monopolistik.
  9. Permintaan akan input.
  10. Mekanisme harga dan distribusi pendapatan.

Tujuan Ekonomi Mikro

Berikut tujuan ekonomi mikro yang akan dijelaskan dibawah ini:

  1. Menganalisis pada mekanisme pasar yang akan membentuk harga relatif terhadap produk barang dan jasa, serta alokasi oleh sumber terbatas di antara banyaknya penggunaan alternatif.
  2. Menganalisis pada kegagalan pasar disaat memproduksi hasil yang efisien dan menjelaskan beberapa kondisi teoritis yang diperlukan pada suatu pasar dengan persaingan sempurna.

Contoh Ekonomi Mikro

Berikut contoh ekonomi mikro yang ada di indonesia,sebagai berikut :

  1. Penawaran dan permintaan.
  2. Monopoli pasar.
  3. Perilaku konsumen dan produsen.
  4. Pembangunan Infrastruktur.
  5. Pasar.
  6. Penetapan harga terendah dan tertinggi.
  7. Penerimaan.
  8. Biaya.

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro

PerbedaanEkonomi mikroEkonomi makro
Ruang lingkupMencakup berbagai isu seperti permintaan, harga produk, faktor harga, produksi, konsumsi, kesejahteraan ekonomi.Melingkupi ragam isu: pendapatan nasional, tingkat harga secara umum, distribusi, pekerja, uang, dan lainnya.
MelibatkanVariabel ekonomi individu: perilaku konsumen, perilaku produsen, penawaran, permintaan, harga dll.Variabel ekonomi agregat: pendapatan suatu wilayah, inflasi, investasi, pertumbuhan ekonomi negara dll.
KebermenfaatanBermanfaat untuk menentukan harga suatu produk bersama dengan harga faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal, pengusahan dll).Menjaga stabilitas ditingkat harga umum dan menyelesaikan masalah utama ekonomi seperti: inflasi, deflasi, pengangguran, dan kemiskinan secara keseluruhan.
ArtiCabang ilmu yang mempelajari perilaku konsumen individual, perusahaan, dan rumah tangga.Cabang ilmu yang mempelajari perilaku ekonomi secara keseluruhan nasional dan internasional.
Aplikasi bisnisDiterapkan pada masalah operasional atau internal.Lingkungan dan masalah eksternal.

Demikian pembahasan tentang pengertian, contoh, perbedaan, tujuan dan ruang lingkup ekonomi mikro, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Manajemen – Manajemen adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, fungsi, tujuan dan unsur manajemen secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini!

Pengertian Manajemen

Manajemen adalah suatu seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Atau secara umumnya adalah proses merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan suatu kegiatan dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien untuk menggunakan sumber daya organisasi.

Definisi Manajemen Menurut Para Ahli

Berikut 5 definisi manajemen yang telah dikemukakan oleh para ahli dalam ilmu manajemen sebagai berikut:

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen merupakan suatu elemen-elemen dasar yang selalu ada, kemudian dapat melekat pada proses manajemen yang ingin dijadikan acuan oleh manajer ketika melakukan kegiatan dalam mencapai tujuan. Berikut fungsi manajemen yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan sesuatu apa yang akan dikerjakan dengan pemikiran yang dimiliki. Perencanaan dilaksanakan dalam menentukan suatu tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik dalam memenuhi tujuan itu.

Manajer juga mengevaluasi macam-macam rencana alternatif sebelum mengambil suatu tindakan dan dapat melihat apakah rencana yang dibuat sangat cocok kemudian bisa dipakai dalam memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan yaitu proses terpenting pada semua fungsi manajemen karena tanpa sebuah perencanaan, fungsi-fungsi pada manajemen tidak akan dapat berjalan.

2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan pada suatu tujuan dan membagi sebuah kegiatan besar menjadi lebih kecil. Pengorganisasian dapat memudahkan manajer ketika melakukan pengawasan dan menentukan orang yang diperlukan dalam melaksanakan tugas yang sudah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian bisa dilakukan untuk menentukan tugas-tugas apa yang akan dikerjakannya.

3. Pengarahan (directing) adalah proses tindakan dalam mengusahakan semua anggota kelompok yang akan mencapai suatu sasaran sesuai pada perencanaan manajerial dan usaha.

4. Penempatan (Staffing) hampir sama dengan pengorganisasian tetapi dalam staffing lebih luas. Jika organizing khusus pada manajemen SDA (Sumber Daya manusia). Sedangkan dalam penempatan tertuju pada sumber daya secara umum. Contohnya seperti peralatan yang dimiliki

5. Mengkoordinasi (Coordinating) adalah suatu fungsi yang tujuannya demi meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja perusahaan, membuat tempat kerja menjadi sehat, nyaman, dinamis, dan lain-lain. Fungsi manajemen dilakukan oleh seorang manajer. Jadi, manajer memiliki fungsi utama untuk mengkoordinasi bawahannya dalam meningkatkan kinerjanya.

6. Mengontrol (Controlling) adalah fungsi terakhir pada manajemen. Jika semua fungsi dilakukan maka langkah terakhir yang akan dilakukan yaitu mengontrolnya. Pada fungsi ini ada beberapa elemen yang dibutuhkan, contohnya evaluasi dan membuat sebuah kebijakan baru.

Tujuan Manajemen

  1. Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yang akan dipilih secara efektif dan efisien agar mencapai pada suatu tujuan.
  2. Mengevaluasi kinerja, meninjau, dan mengkaji situasi kemudian melakukan penyesuaian dan koreksi jika ada sesuatu penyimpangan pada suatu pelaksanaan strategi.
  3. Dapat memperbaharui strategi yang dirumuskan untuk sesuai pada perkembangan lingkungan eksternal.
  4. Dapat meninjau kembali kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada peluang yang ada.
  5. Dapat melakukan inovasi atas kegiatan sehingga dapat lebih teratur.

Unsur Manajemen

Ada 6 unsur-unsur manajemen yang sangat dikenal sekali yaitu (6M) adalah man, money, materials, machines, methods dan market. Berikut unsur-unsur manajemen menurut para ahli beserta penjelasannya dibawah ini:

1. Manusia (Man)
Manusia atau man adalah Unsur manajemen yang pertama, manusia atau setiap individu memegang peran penting pada suatu manajemen di setiap bidangnya, baik itu industri maupun ekonomi. Segala sesuatu yang terkait pada perencaan dan pelaksanaan produksi sangat bergantung sekali pada manusia atau setiap individunya.

2. Uang (Money)
Pada proses didalam manajemen, uang atau money sangat dibutuhkan sekali. Dalam menjalankan aktivitas perusahaan, maka diperlukan biaya usaha dalam bentuk uang sebagai modal utama perusahaan. Pengelolaan uang yang baik akan berpengaruh sekali pada sukses atau tidaknya manajemen.

3. Bahan (Materials)
Bahan atau materials menjadi sebuah unsur manajemen yang selanjutnya. Pengontrolan bahan atau materials yang ada sangat dibutuhkan pada proses manajemen. Individu usaha harus dapat memanfaatkan bahan-bahan material yang ada untuk sebaik mungkin memakainya.

4. Mesin (Machines)
Teknologi sebagai bagian penting pada proses manajemen perusahaan, seperti dapat dilihat yaitu alat dan mesin. Mesin diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas yang lebih dibandingkan menggunakan tenaga manusia saja.

5. Metode (Methods)
Pada saat melakukan proses manajemen, diperlukan langkah-langkah tertentu yang disebut sebagai metode atau methods. Metode yang baik dan tepat pasti menjadi sebuah unsur manajemen yang sangat penting agar pada setiap langkahnya berjalan efektif dan efisien.

6. Pasar (Market)
Pasar atau market tidak bisa dilupakan dan memiliki keterkaitan pada manajemen perusahaan dan industri. Tujuan pada perusahaan jelas harus mengikuti perkembangan pasar yang sudah ada pada masyarakat, sehingga pasar atau market dapat dikategorikan sebagai unsur manajemen.

Demikian pembahasan pengertian, definisi, fungsi, tujuan dan unsur manajemen, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Pertumbuhan Ekonomi – Pertumbuhan ekonomi adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, teori, rumus dan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan dengan kondisi perekonomian didalam suatu negara secara berkesinambungan yang menuju pada keadaan yang lebih baik selama dalam periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat dimaksud juga dengan proses kenaikan kapasitas produksi pada suatu perekonomian yang dibentuk kedalam kenaikan pendapatan nasional. Terbentuknya pertumbuhan ekonomi adalah indikasi keberhasilan pada pembangunan ekonomi didalam kehidupan masyarakat.

Teori Pertumbuhan Ekonomi

1. Teori klasik

Teori klasik pada pertumbuhan ekonomi ini sudah berkembang sejak abad ke-17. Ada dua tokoh yang sangat berpengaruh pada pemikiran teori klasik ini, yaitu Adam Smith dan David Ricardo.

Teori Pertumbuhan Ekonomi menurut Adam Smith

Adam Smith adalah tokoh klasik yang telah banyak membahas tentang teori -toeri ekonomi, termasuk salah satunya yaitu pertumbuhan ekonomi. Tertulis pada bukunya yang berjudul An Inquiry into the Nature and Causes Weaklth of Nation (1776).

Adam Smith menjabarkan pendapatnya tentang bagaimana caranya menganalisis pertumbuhan ekonomi dengan dua faktor, yaitu faktor output total dan faktor pertumbuhan penduduk.

Perhitungan output total dapat digunakan pada tiga variabel yaitu sumber daya alam, sumber daya manusia, dan persediaan capital atau modal. Sedangkan jika pada faktor kedua yaitu pertumbuhan penduduk, dilakukan dalam menentukan luas pasar dan laju pertumbuhan ekonomi.

Teori Pertumbuhan Ekonomi menurut David Ricardo

David Ricardo memikirkan pada hal pertumbuhan ekonomi yang sangat dikenal yaitu tentang the law of diminishing return. Pemikiran David Ricardo ini tentang bagaimana pertumbuhan penduduk yang dapat mempengaruhi penurunan produk marginal dikarenakan terbatasnya pada jumlah tanah.

Menurut David Ricardo, peningkatan produktivitas pada tenaga kerja lebih membutuhkan kemajuan tekonologi dan akumulasi modal yang sangat cukup. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi akan tercapai.

2. Teori Neoklasik

Pada teori neoklasik tentang pertumbuhan ekonomi, ada dua tokoh yang sangat dikenal yaitu Joseph A Schumpeter dan Robert Solow.

Pertumbuhan Ekonomi menurut Joseph A Schumpeter

Menurut Joseph A Schumpeter pada buku yang ditulis berjudul The Theory of Economic Development, membahas tentang peran pengusaha dalam pembangunan. Schumpeter mendefinisikan bahwa proses pertumbuhan ekonokmi pada dasarnya yaitu suatu proses inovasi yang dilakukan pada para innovator dan wirausahawan.

Pertumbuhan Ekonomi menurut Robert Solow

Robert Solow memiliki pendapat tentang pertumbuhan ekonomi yaitu rangkaian kegiatan bersumber tentang empat faktor utama yaitu manusia, akumulasi modal, teknologi modern dan hasil (output).

3. Teori Neokeynes

Pada teori Neokeynes, sangat dikenal 2 tokoh yaitu Roy F. Harrod dan Evsey D Domar. Pandangan pada kedua tokoh tersebut yaitu tentang adanya pengaruh investasi dalam permintaan agregat dan pertumbuhan pada kapasitas produksi. Karena, investasi tersebut yang akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Didalam teori neokeynes mempunyai pandangan tentang penanaman modal yaitu komponen yang paling utama pada proses penentuan suksesnya pertumbuhan ekonomi.

4. Teori W. W. Rostow

Pada teori W.W. Rostow telah membahas tentang pertumbuhan ekonomi dan Teori Pembangunan. Berbagai pemikirannya telah didefinisikan pada salah satu buku yang ditulisnya berjudul The Stages of Economic, A Non COmunist Manifesto.

Pada buku tersebut, Rostow memakai pendekatan sejarah dalam menjabarkan proses perkembangan ekonomi yang terjadi pada suatu masyarakat.

Menurut Teori ini, pada suatu masyarakat, proses pertumbuhan ekonomi secara berlangsung melalui tahapan-tahapan, diantaranya:

  • Masyarakat tradisional atau traditional society
  • Tahap prasyarat tinggal landas atau praconditions for thae off
  • Tahap tinggal landas atau the take off
  • Tahap menuju kedewasaan atau maturity
  • Tahap konsumsi tinggi atau high mass consumption

5. Teori Karl Bucher

Pada teori Karl Bucher memiliki pendapat tentang mengenai tahapan perkembangan ekonomi yang berlangsung pada suatu masyarakat. Tahapan pertumbuhan ekonomi menurut Karl Bucher yaitu:

  • Produksi dalam kebutuhan sendiri (rumah tangga yang tertutup).
  • Perekonomian termasuk kedalam bentuk perluasan pertukaran produk pada pasar (rumah tangga kota).
  • Perekonomian nasional memiliki peran perdagangan yang semakin diperlukan(rumah tangga negara).
  • Kegiatan dagang yang telah luas melintasi batas suatu negara (rumah tangga dunia).

Cara Mengukur Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi didalam suatu negara dapat diukur menggunakan cara membandingkan, misalnya dalam sebuah ukuran nasional, Gross National Product (GNP), tahun saat ini dengan tahun yang sebelumnya.

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

1. Sumber Daya Manusia

Dalam menentukan hal yang sangat penting pada pertumbuhan ekonomi didalam suatu negara yaitu dengan memperhitungkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang telah tersedia secara langsung dalam mempengaruhi suatu pertumbuhan ekonomi.

Kualitas sumber daya manusia bisa dilihat dengan ilmu keterampilan, kemampuan kreatif, pelatihan, dan pendidikan yang sudah dimiliki. Jika pada suatu negara mempunyai sumber daya manusia yang sangat baik, terampil dan terlatih maka output yang akan dihasilkan memiliki kualitas tinggi.

Tetapi kekurangan akan sumber daya manusia terampil bisa menghambat pada pertumbuhan ekonomi, sedangkan pada surplus terhadap sumber daya manusia ini akan kurang signifikan didalam pertumbuhan ekonomi.

Untuk itu, sumber daya manusia didalam suatu negara harus sebanding dengan jumlahnya pada keterampilan dan kemampuan yang sedang dibutuhkan, sehingga menghasilkan pencapaian pertumbuhan ekonomi.

2. Sumber Daya Alam

Sumber daya alam bisa mempengaruhi pada pertumbuhan ekonomi didalam suatu negara. Sumber daya alam adalah sumber daya yang sudah tersedia di alam, baik yang ada di darat atau juga dibawah laut.

Sumber daya alam yang telah dimiliki pada suatu negara sesuai dalam kondisi iklim dan lingkungan didalam negara tersebut. Negara yang mempunyai banyak sumber daya alam bisa menikmati pertumbuhan yang baik dibanding pada negara-negara yang sumber daya alam sedikit.

3. Pembentukan Modal

Pembentukan modal terdiri berdasarkan dengan tanah, bangunan, mesin, listrik, transportasi, dan media komunikasi lainnya. Pembentukan modal adalah proses produksi pada semua produk yang berasal dari buatan manusia.

Pembentukan modal bisa meningkatkan ketersediaan modal pada tenaga kerja, bisa meningkatkan rasio modal atau tenaga kerja. Akibatnya, dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, yang bisa menghasilkan pada peningkatan output dan pertumbuhan ekonomi didalam suatu negara.

4. Pengembangan Teknologi

Teknologi memiliki sifat dan jenis pada instrumen teknis yang dipakai dengan sejumlah tenaga kerja. Perkembangan teknologi memiliki andil terhadap peningkatan produktivitas dengan jumlah sumber daya yang sangat terbatas.

Negara-negara yang sudah memakai pengembangan teknologi dapat tumbuh secara pesat dibandingkan pada negara-negara yang tidak menggunakannya. Pemilihan pengembangan teknologi secara tepat bisa berperan penting pada pertumbuhan ekonomi.

5. Faktor Sosial dan Politik

Faktor sosial terdiri berdasarkan adat istiadat, tradisi, nilai-nilai dan keyakinan didalam setiap negara, hal tersebut bisa memberikan kontribusi pada suatu pertumbuhan ekonomi.

Kondisi politik suatu negara bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara. Jika saat kondisi politik dalam suatu negara stabil akan berjalan dengan baik dan dapat memberikan kenyamanan terhadap para masyarakat juga bisa mendukung peningkatan kinerja pada produksi.

Dengan begitu masyarakat bebas akan berinovasi dan mengembangkan potensi yang telah dimilikinya, sehingga akan terbentuknya pencapaian pada pertumbuhan ekonomi.

Demikian pembahasan tentang Pengertian, Teori dan Faktor Yang Mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Pendapatan Nasional – Pendapatan nasional adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, rumus, manfaat, konsep dan komponen pendapatan nasional secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pendapatan Nasional

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

GNP / PNB → Gross National Product
Jumlah nilai pada barang dan jasa yang telah dihasilkan masyarakat di negara selama masa waktu 1 tahun.(jumlah pada barang dan jasa yang telah dihasilkan termasuk yang bekerja di luar negeri).

GDP / PDB → Gross Domestic Product
Jumlah nilai pada barang dan jasa yang telah dihasilkan seluruh masyarakat/rumah tangga di negara selama masa waktu 1 tahun (jumlah pada barang dan jasa yang telah dihasilkan termasuk warga negara luar yang berada di wilayah tersebut).

PN / NI → National Income
Seluruh jumlah pendapatan yang telah diterima masyarakat sebagai imbalan jasafaktor produksi selama masa waktu 1 tahun setelah dikurangi dengan pajak secara tidak langsung.

NNP → Net National Product
jumlah bersih pada barang dan jasa yang telah diterima dengan besarnya penyusutan dikurangi GNP.

PI → Personal Income
Jumlah seluruh pendapatan yang telah diterima pada setiap orang yang berada didalam suatu masyarakat.

DI → Disposable Income
Pendapatan yang akan dilakukan dalam berbagai keperluan setelah membayar suatu kewajibannya (ex: pajak perseroan)

TP → Transfer Payment
Penerimaan lain yang telah diterima perseorangan yang belum masuk pada perhitungan GNP, NNP, NNI.

C → Consume

Saving → Tabungan

Manfaat Pendapatan Nasional

Berikut ada beberapa manfaat menghitung pendapatan nasional dibawah ini, yaitu:

  1. Untuk mengetahui tingkat kemakmuran didalam suatu negara.
  2. Untuk melihat kinerja perekonomian pada skala tertentu.
  3. Mengukur suatu perubahan pada perekonomian dari waktu ke waktu.
  4. Dapat membandingkan kinerja ekonomi dengan sektor.
  5. Untuk mengetahui kualitas hidup didalam suatu negara.
  6. Untuk perbandingan pada kinerja ekonomi antarnegara didunia.
  7. Sebagai perbandingan pada kualitas standar hidup didalam satu negara dengan negara lain.
  8. Sebagai pedoman dan untuk membandingkan pertumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu.
  9. Sebagai pedoman dalam melakukan pembangunan.

Komponen Pendapatan Nasional

1. Produk Domestik Bruto (PDB)

GDP merupakan total nilai barang dan jasa yang telah diproduksi didalam negeri selama waktu satu tahun. Dihitung memakai harga pasar dan dikenal juga sebagai PDB pada harga pasar. Definisi Dernberg pada PDB dengan harga pasar yaitu “nilai pasar pada output barang dan jasa akhir yang diproduksi pada wilayah domestik di suatu negara selama satu tahun.”

Berikut 3 cara dalam mengukur GDP:

Produk Nasional = Pendapatan Nasional = Pengeluaran Nasional.

2. GDP dengan Biaya Faktor

PDB pada biaya faktor merupakan jumlah pada nilai bersih yang ditambah dengan semua produsen di dalam negeri contohnya gnp dan gdp. Karena pada nilai tambah bersih telah didistribusikan sebagai pendapatan terhadap pemilik faktor-faktor produksi, GDP merupakan jumlah oleh pendapatan faktor domestik dan konsumsi modal tetap.

Cara menghitung GDP dengan Biaya Faktor = Nilai bersih ditambahkan + Depresiasi.
Cara menghitung PDB pada Faktor Biaya = PDB pada Harga Pasar – Pajak Tidak Langsung + Subsidi.

3. Produk Domestik Bersih (NDP)

NDP merupakan suatu nilai output ekonomi bersih sepanjang tahun. Beberapa peralatan modal pada negara habis digunakan atau menjadi usang pada setiap tahun selama proses produksinya. Nilai oleh konsumsi modal ini yaitu beberapa persentase pada investasi bruto dikurang dengan PDB.

Jadi menghitung Produk Domestik Neto = PDB dengan Biaya Faktor – Penyusutan.

4. Nominal dan GDP Riil

Pada saat GDP diukur berdasarkan harga sekarang, disebut sebagai GDP pada harga sekarang atau PDB nominal. Namun disisi lain, jika PDB dihitung berdasarkan pada harga tetap selama beberapa tahun, disebut yaitu PDB dengan harga konstan atau dengan GDP riil.

GDP Nominal merupakan nilai barang dan jasa yang diproduksi selama setahun kemudian diukur pada bentuk rupee (uang) dengan harga sekarang(pasar). Selama membandingkan satu tahun pada yang lain, dapat dihadapkan dengan masalah bahwa rupee bukan dapat mengukur daya beli yang stabil.

PDB bisa meningkat banyak selama setahun, bukan karena masalah ekonomi yang berkembang pesat tetapi disebabkan oleh kenaikan harga (atau inflasi).

5. Deflator PDB

Deflator PDB merupakan indeks perubahan harga barang dan jasa yang berhubungan pada PDB. Maksudnya indeks harga yang dihitung pada PDB nominal yang dibagi pada tahun tertentu dengan GDP riil pada tahun yang sama dan dikalikan dengan 100.
Cara menghitung GDP Deflator = Nominal (Harga Sekarang) GDP / Real (atau Harga Konstan) GDP x 100

6. Produk Nasional Bruto (GNP)

GNP merupakan ukuran keseluruhan arus barang dan jasa pada nilai pasar yang telah dihasilkan dengan produksi sekarang selama setahun pada suatu negara, termasuk kedalam pendapatan bersih yang ada di luar negeri.

7. GNP dengan Harga Pasar

Jika mengalikan output total keseluruhan yang dihasilkan selama satu tahun dengan harga pasar mereka yang sama selama tahun itu pada suatu negara, bisa mendapatkan Produk Nasional Bruto dengan harga pasar.

Cara menghitung GNP dengan Harga Pasar = PDB pada Harga Pasar + Penghasilan Bersih Yang Diperoleh dari Luar Negeri.

8. NNP dengan Harga Pasar

Produk Nasional Net pada harga pasar merupakan nilai bersih barang dan jasa akhir yang telah dievaluasi dengan harga pasar dalam satu tahun didalam suatu negara. Jika memotong depresiasi pada GNP menggunakan harga pasar, akan mendapatkan NNP dengan harga pasar tersebut.

Cara menghitung NNP dengan Harga Pasar = GNP dengan Harga Pasar-Depresiasi.

9. NNP dengan Biaya Faktor

Produk Nasional Bersih dengan biaya faktor merupakan output bersih yang telah dievaluasi dengan harga faktor tersebut. Termasuk kedalam pendapatan yang diperoleh pada faktor-faktor produksi melalui partisipasi pada proses produksi contohnya yaitu upah dan gaji, sewa, laba, dan lainnya.

Cara menghitung NNP dengan Biaya Faktor = NNP dengan Harga Pasar – Pajak Tidak Langsung + Subsidi.

10. Pendapatan Domestik

Pendapatan yang dihasilkan dari faktor-faktor produksi pada suatu negara dengan sumber dayanya sendiri yaitu pendapatan domestik atau disebut juga produk domestik.

Cara menghitung Pendapatan Domestik = Pendapatan Nasional-Laba Bersih (dari luar negeri).

Demikian pembahasan pengertian, rumus, manfaat dan komponen pendapatan nasional, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Pembangunan Ekonomi – Pembangunan ekonomi adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, tujuan dan perencanaan pembangunan ekonomi secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi merupakan proses suatu kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita yang memperhitungkan pada pertambahan penduduk.
Kemudian disertai pada perubahan fundamental terhadap struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan kepada penduduk suatu negara.

Menurut Para Ahli

1. Menurut Sadono Sukirno (1996)
Pengertian pembangunan ekonomi merupakan upaya untuk meningkatkan pendapatan perkapita pada jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial dengan menjadikan sebagai ekonomi real dalam melakukan penanaman modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, dan lain-lain

2. Menurut Adam Smith
Economic development merupakan suatu proses perpaduan atau kombinasi dengan pertumbuhan penduduk (pendapatan perkapita) kemudian kemajuan teknologi.

3. Menurut Prof. Meier
pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses kenaikan pendapatan riil perkapita dengan jangka waktu panjang.

4. Menurut Schumpeter (Suryana, 2000:5)
Economic development merupakan perubahan pada lapangan industri dan perdagangan yang memiliki kaitan dengan pendapatan perkapita dan pendapatan nasional.

5. Menurut Irawan (2002: 5)
Economic development merupakan suatu usaha yang dilakukan dalam meningkatkan taraf hidup pada suatu negara yang diukur melalui tinggi rendahnya pendapatan riil perkapita.

Tujuan Pembangunan Ekonomi

Ada beberapa tujuan dalam pembangunan ekonomi untuk mencapai suatu kesejahteraan pendapatan perkapita yaitu sebagai berikut:

  1. Dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat pada pemerataan pendapatan.
  2. Meningkatkan kesempatan kerja untuk menambah bidang-bidang kerja yang dapat membuat banyak tenaga kerja.
  3. Memperbaiki kualitas pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
  4. Meningkatkan pemahaman masyarakat untuk budaya nilai – nilai leluhur termasuk nilai sosial, agama dan kultur agar tidak dapat mudah dipengaruhi dengan budaya lain yang tidak sesuai pada norma yang berlaku terhadap suatu negara.
  5. Dapat menghindari suatu inflasi.

Dampak Pembangunan Ekonomi

1. Dampak Positif

  1. Menggunakan pembangunan ekonomi, pelaksanaan pada kegiatan perekonomian akan berjalan semakin maju dan dapat mempercepat proses pertumbuhan ekonomi.
  2. Melalui pembangunan ekonomi dimungkinkan dapat membuat lapangan pekerjaan yang sedang dibutuhkan para masyarakat, dengan begitu akan mengurangi jumlah pengangguran.
  3. Terbentuknya lapangan pekerjaan karena adanya pembangunan ekonomi secara langsung dapat memperbaiki tingkat pendapatan nasional.
  4. Terbentuknya pembangunan ekonomi dimungkinkan adanya perubahan pada struktur perekonomian dengan struktur ekonomi agraris menjadi suatu struktur ekonomi industri, sehingga pada kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh negara akan semakin beragam dan dinamis.
  5. Pembangunan ekonomi membuat peningkatan pada kualitas SDM sehingga dapa memungkinkan ilmu pengetahuan dan teknologi semakinberkembang dengan pesat. Dengan begitu akan manjadi peningkatan pada kesejahteraan masyarakat.

2. Dampak Negatif

  1. Terbentuknya pembangunan ekonomi yang tidak direncanakan dengan baik dapat mengakibatkan adanya kerusakan pada lingkungan hidup.
  2. Industrialisasi dapat mengakibatkan kekurangan lahan pertanian.

Perencanaan Pembangunan Ekonomi

1. Ciri-Ciri Perencanaan Pembangunan Ekonomi

  1. Usaha dalam mencapai perkembangan sosial ekonomi yang maju.
  2. Usaha perluasan didalam kesempatan kerja.
  3. Usaha melakukan perubahan struktur ekonomi.
  4. Usaha pemerataan pada pembangunan yaitu sebagai distributive justice.
  5. Usaha dalam meningkatkan suatu pendapatan perkapita.
  6. Usaha pembinaan lembaga ekonomi masyarakat diutamakan pada kegiatan-kegiatan pembangunan.

2. Unsur-Unsur Perencanaan Pembangunan Ekonomi

  1. Kebijaksanaan pada strategi dasar untuk sebuah rencana pembangunan.
  2. Adanya suatu kerangka rencana dalam makro.
  3. Uraian pada kerangka kebijaksanaan yang lebih konsisten contohnya seperti kebijaksanaan fiskal, moneter, pembangunan, harga dan kebijaksanaan yang lainnya.
  4. Perkiraan sumberdaya dalam pembangunan khusunya pada sumber-sumber pembiayaan pembangunan.
  5. Perencanaan dalam pembangunan merupakan suatu program investasi yang dapat dilakukan secara sektoral. Penyusunan didalam program investasi sektoral dapat dilakukan bersama-sama menggunakan penyusunan rencana sasaran.

3. Tujuan Perencanaan Pembangunan Ekonomi

  1. Memperbaiki pemakaian sumberdaya publik yang telah tersedia.
  2. Mengarahkan suatu kegiatan pencapain tujuan didalam pembangunan.
  3. Memperbaiki kapasitas sektor swasta untuk menghasilkan nilai sumber daya swasta secara lebih bertanggung jawab guna kepentingan pada pembangunan masyarakat secara keseluruhan.
  4. Memberikan kesempatan dalam mengadakan pilihan terbaik.
  5. Adanya perkiraan potensi, prospek perkembangan, hambatan dan resiko untuk dimasa yang akan datang.
  6. Dilakukan penyusunan skala prioritas dari segi pentingnya tujuan.
  7. Digunakan sebagai alat mengukur atau standar dalam pengawasan.

Demikian pembahasan pengertian, tujuan, dan perencanaan pembangunan ekonomi, kemudian dampak positif dan negatif pembangunan ekonomi. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Pengertian Pajak – Pajak adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan materi yang akan dibahas yaitu pengertian pajak, jenis pajak, manfaat pajak dan ciri-ciri pajak beserta penjelasannya secara lengkap, simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pajak

Pajak adalah iuran atau pungutan biaya yang harus wajib bayar oleh rakyat (wajib pajak) kepada negara yang telah ditetapkan berdasarkan undang-undang, uang pajak tersebut akan dipakai dalam kepentingan pemerintah dan kesejahteraan kepada masyarakat umum.

Di Indonesia pajak adalah sumber keuangan negara yang sangat penting untuk digunakan sebesar-besarnya dalam kesejahteraan masyarakat umum. Pajak memiliki sifat paksaan, seperti yang telah ditetapkan pada UUD 1945 pasal 23 ayat 2 yang berbunyi bahwa pajak wajib disetujui dan diterima oleh rakyat bersama dengan pemerintah.

Walaupun pajak sifatnya wajib, para wajib pajak belum mendapatkan balasan/imbalan secara langsung atas pajak yang telah dibayar. Tetapi, pemerintah wajib memberi sebuah imbalan secara tidak langsung untuk rakyat dengan membangun sarana dan prasarana secara keseluruhan untuk tercapainya suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

Leroy Beaulieu
Pajak merupakan bantuan, baik itu secara langsung atau tidak langsung yang dipaksakan pada kekuasaan publik terhadap penduduk atau barang, untuk menutup suatu belanja pemerintah.

P. J. A. Adriani
Pajak merupakan iuran masyarakat kepada negara (yang bisa dipaksakan) yang wajib membayar pajak menurut peraturan-peraturan yang telah ditetapkan (undang-undang) dengan tidak mendapatkan prestasi secara langsung dan berfungsi sebagai membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubungan dengan tugas negara dalam menyelenggarakan pemerintahan.

Prof. Dr. H. Rochmat Soemitro SH
Pajak merupakan iuran rakyat kepada Kas Negara berdasarkan undang-undang yang telah ditetapkan dengan secara langsung tidak mendapat jasa timbal (kontra prestasi) yang ditunjukkan dan yang dipakai dalam membayar pengeluaran umum. Definisi tersebut lalu diperiksa dan berbunyi sebagai berikut: Pajak merupakan peralihan kekayaan kepada pihak rakyat untuk Kas Negara dalam membiayai pengeluaran rutin dan surplusnya dipakai dalam public saving yaitu sumber utama dalam membiayai public investment.

Ray M. Sommerfeld, Herschel M. Anderson, dan Horace R. Brock
Pajak merupakan suatu pengalihan sumber pada sektor swasta ke sektor pemerintah, bukan terhadap pelanggaran hukum, tetapi memang wajib dilaksanakan, berdasarkan sudah ketentuan yang ditetapkan , tanpa mendapatkan sebuah imbalan yang langsung dan proporsional, agar pemerintah bisa melaksanakan tugas-tugasnya dalam menjalankan pemerintahan.

Pajak menurut Pasal 1 angka 1 UU No. 6 Tahun 1983
Undang-undang Nomor 16 Tahun 2009 yang berisikan tentang Ketentuan umum dan tata cara perpajakan yaitu kontribusi wajib terhadap negara yang terutang pada orang pribadi atau badan yang sifatnya memaksa berdasarkan yang telah ditetapkan Undang Undang, namun tidak mendapatkan suatu timbal balik secara langsung dan dipakai dalam keperluan negara untuk sebesar-besarnya yaitu kemakmuran rakyat.

Jenis-Jenis Pajak di Indonesia

Menurut Lembaga penerimaan pajak, ada beberapa jenis-jenis pajak yang diterima oleh pemerintah Indonesia dari orang-orang yang wajib pajak. Berikut dibawah ini beberapa jenis-jenis pajak:

1. Jenis Pajak Berdasarkan Sistem Pemungutan

  1. Pajak Tidak Langsung (Indirect Tax) adalah pajak yang dilaksanakan kepada wajib pajak ketika melakukan suatu tindakan tertentu. Dengan kata lain, jenis pajak ini tidak dipungut secara terus menerus tetapi hanya disaat wajib pajak melakukan pembayaran. Contohnya pada pajak barang mewah, berlaku saat wajib pajak saat menjual barang mewah.
  2. Pajak Langsung (Direct Tax) adalah pajak yang berlaku secara berkala terhadap wajib pajak sesuai pada surat ketetapan pajak yaitu dari kantor pajak. Pada surat tersebut telah dijelaskan bahwa jumlah pajak yang harus dibayarkan pada para wajib pajak. Contohnya pada pajak penghasilan, pajak bumi dan bangunan (PBB).

2. Jenis Pajak Berdasarkan Instansi Pemungut

  1. Pajak Daerah (Lokal) adalah pajak yang dipungut kepada pemerintah daerah dimana wajib pajak terbatas terhadap masyarakat yang ada di daerah tersebut, baik itu yang dipungut pada Pemda Tingkat I atau Pemda Tingkat II. Contohnya pajak hiburan, pajak restauran, pajak hotel, dan pajak lainnya.
  2. Pajak Negara (Pusat) adalah pajak yang dipungut kepada pemerintah pusat lewat instansi tertentu, contohnya Dirjen Pajak, Dirjen Bea dan Cukai, dan lain-lain. Misalnya, pajak penghasilan, bea materai, cukai, bea masuk, pajak bumi dan bangunan, dan pajak lainnya.

3. Jenis Pajak Berdasarkan Sifatnya

  1. Pajak Subjektif adalah pajak yang dipungut berdasarkan pada kondisi wajib pajaknya. Dengan kata lain, besar pada jumlah pajak yang harus dilakukan bergantung dengan kemampuan wajib pajak. Contohnya pajak kekayaan dan pajak penghasilan.
  2. Pajak Objektif adalah pajak yang dipungut berdasarkan pada kondisi objek tanpa melihat kondisi wajib pajak. Contohnya pajak impor, pajak pertambahan nilai, pajak kendaraan bermotor, bea materai, dan pajak lainnya.

Contoh Pajak Langsung dan Tidak Langsung

Jenis pajak yang termasuk ke dalam pajak langsung adalah:

  • Pajak Penghasilan (PPh).
  • Pajak Kendaraan Bermotor.
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Jenis pajak yang termasuk ke dalam pajak tidak langsung adalah:

  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
  • Pajak Bea Masuk.
  • Pajak Ekspor.

Manfaat Pajak

Manfaat pajak bagi masyarakat dan negara yang akan dijelaskan dibawah ini:

Pembangunan Nasional adalah pembangunan yang secara terus-menerus berlangsung dan berkesinambungan untuk bertujuan dalam meningkatkan kesejahteraan kepada rakyat baik secara materiil atau spiritual. Untuk bisa merealisasikan tujuan tersebut, maka dari itu negara harus menggali sumber dana di dalam negeri yaitu berupa pajak.

Pajak merupakan kontribusi yang wajib untuk rakyat kepada negara yang sedang terutang, baik orang pribadi atau badan usaha yang sifatnya yaitu memaksa berdasarkan yang telah ditetapkan undang-undang, dengan belum mendapatkan imbalan secara langsung dan dipakai dalam keperluan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyatnya.

Pembayaran pajak adalah perwujudan kewajiban dan peran yang wajib pajak dalam ikut secara langsung dan bersama-sama melaksanakan pembiayaan negara dan melakukan pembangunan nasional.

Sesuai pada falsafah undang-undang perpajakan, melaksanakan pembayaran pajak bukan merupakan kewajiban saja, tetapi merupakan hak pada setiap warga negara dalam ikut berpartisipasi dan memiliki peran terhadap pembiayaan negara dan pembangunan nasional.

Ciri Ciri Pajak

Ada beberapa ciri ciri pajak pada negara indonesia, yaitu:

  1. Pajak dipungut kepada pemerintah langsung baik itu pada daerah atau pusat.
  2. Pajak dipungut berdasarkan aturan yang telah ditetapkan undang-undang yang berlaku.
  3. Pajak dipungut sesuai pada biayanya dan biaya tersebut akan digunakan pada pengeluaran pemerintah.
  4. Pajak tidak akan membuat kontra prestasi pada pemerintah secara langsung.
  5. Pajak ini fungsinya yaitu sebagai pengatur anggaran pada suatu pemerintahan.
  6. Pajak ini tidak memiliki hasil secara langsung.

Demikian pembahasan tentang pengertian, jenis, contoh, manfaat dan ciri ciri pajak, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Ekonomi Syariah – Ekonomi syariah adalah? sebelum masuk kedalam pembahasan materi inti yang akan dibahas yaitu pengertian ekonomi syariah, prinsip ekonomi syariah, tujuan ekonomi syariah, dan karakteristik ekonomi syariah. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah adalah ilmu pengetahuan sosial yang telah mempelajari masalah-masalah ekonomi pada rakyat yang sudah dilhami dengan nilai-nilai Islam. Ekonomi syariah atau sistem ekonomi koperasi berbeda dengan kapitalisme, sosialisme, atau juga negara kesejahteraan (Welfare State).

Prinsip Ekonomi Syariah

1. Tauhid
Tauhid (keimanan) adalah segala sesuatu yang dilakukan semua manusia merupakan wujud penghambaannya untuk Allah SWT. Begitu juga pada kegiatan perekonomian, baik secara individu atau kelompok, dan juga pelaku ekonomi serta pemerintahan yang harus memegang erat prinsip ini agar kegiatan perekonomian sesuai yang sudah diajarkan dalam agama islam.

Jadi intinya yaitu segala aktivitas perekonomian khususnya pada ekonomi syariah harus mengacu pada ketauhidan Allah SWT. Karena hal ini menujukan pada firman Allah yang ada pada AL-Qur’an yaitu surat Ad-Dzariyat ayat 56, yang berkata:
“dan Aku tidak menciptakan jin dan manusiia melainkan supaya mereka beribadah dan mengabdi kepada-Ku”.

2. Maslahah dan falah
Didalam islam, tujuan pada ekonomi yaitu untuk kemaslahatan umat, jadi adanya suatu ekonomi diharapakan kehidupan pada masyarakat menjadi tentram dan sejahtera.

Kemudian dengan adanya suatu kegiatan perekonomian diharapkan dapat meningkatkan tingkat kehidupan yang lebih tinggi, hal ini biasa disebut sebagai falah.

Untuk maslahat yaitu segala sesuatu yang dapat membawa dan mendatangkan manfaat untuk semua orang. Jadi adanya segala aktivitas perekonomian tidak diperbolehkan dalam mangandung hal-hal yang bisa merugikan orang lain dalam kegiatannya yang sudah diajaran oleh islam.

3. Khalifah
Pastinya hal ini menjadi yang paling utama, dimana semua orang harus menjalankan tugas-tugas sebagai khalifah di dunia ini, dimana semua orang harus tetap menjaga dan memakmurkan bumi.

Jadi kesimpulannya adalah didalam menjalankan roda perekonomian maanusia harus tetap memperhatikan segala sesuatu agar tidak menyimpang pada nilai-nilai islamiyah. Segala bentuk kecurangan dan penipuan atau perbuatan negatif yang lainnya telah dilarang pada ekonomi syariah.

4. Al- amwal (harta)
Didalam ekonomi syariah mungkin kita mengenal dan memahami harta hanya sebatas titipan dari Allah, karena didalam islam harta yang kekal dan abadi hanyalah punya Allah SWT.

Untuk itu didalam ekonomi syariah konsep yang telah diterapkan adalah harta yang berbentuk apapun dan berapapun jumlahnya pada hakikatnya semua itu hanyalah miliki Allah dan semua itu hanya dititipkan saja untuk diberi amanah dari Allah.

5. Adl (keadilan)
Didalam ekonomi syariah, keadilan sudah ditekankan dan telah menjadi suatu kewajiban pada setiap kehidupan semua orang. Maksud dari keadilan dapat diartikan sebagai perilaku untuk menempatkan sesuatu sesuai pada tempatnya.

Prinsip yang ada pada ekonomi harus menerapkan dan melayani semua masyarakat tanpa melihat dari segi apapun mau kaya atau miskin harus mendapatkan pelayanan yang baik. keadilan pada ekonomi syariah sudah diterapkan bertujuan untuk agar semua masyarakat (semua golongan) merasakan suatu kenyamanan dan kesamaan dengan yang lainnya.

Tujuan Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah merupakan sebaik-baiknya sistem ekonomi yang terdapat didalam Islam. Kita sebagai kaum Muslim sudah sepatutnya dalam menjalankan sistem ekonomi ini. Tujuan ekonomi syariah yang harus kita lakukan pada diri kita yaitu:

  1. Penyucian jiwa agar pada setiap muslim dapat menjadi sumber kebajikan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
  2. Tegaknya keadilan didalam masyarakat. Keadilan yang dimaksud adalah mencakup aspek kehidupan pada bidang hukum dan muamalah.
  3. Tercapainya sebuah maslahah. Para ulama telah bersepakat bahwa maslahah yang menjad inti sasaran di atas yang mencakup lima jaminan dasar, yakni:
    1. Keselamatan dalam keyakinan agama (al din),
    2. Kesalamatan pada jiwa (al nafs),
    3. Keselamatan pada akal (al aql),
    4. Reselamatan pada keluarga dan keturunan (al nasl),
    dan keselamatan pada harta benda (al mal).

Karakteristik Ekonomi Syariah

1. Menggunakan Sistem Bagi Hasil
Salah satu prinsip yang ada pada ekonomi syariah yaitu pembagian kepemilikan yang mengutamakan keadilan. Maksudnya adalah keuntungan yang diperoleh pada aktivitas ekonomi harus dibagi secara adil, contohnya didalam perbankan syariah ada bagian keuntungan pada pihak bank atau untuk nasabah bank itu sendiri.

2. Menggabungkan antara Nilai Spiritual dan Material
Ekonomi syariah telah hadir sebagai wujud untuk membantu suatu ekonomi para nasabah dalam mendapatkan keuntungan sesuai yang telah diajarkan Islam. Kekayaan yang didapatkan pada kegiatan ekonomi digunakan untuk berzakat, infaq, dan shodaqah sesuai yang ada pada ajaran Islam.

3. Memberikan Kebebasan sesuai Ajaran Islam
Ekonomi syariah juga memberikan kebebasan terhadap para pelaku ekonomi dalam bertindak sesuai hak dan kewajiban mereka didalam menjalankan perekonomian dan aktifitas yang dilakukan harus bernilai positif sesuai ajaran yang diajarkan islam dan siap bertanggung jawab apa yang telah dilakukan.

4. Mengakui Kepemilikan Multi Jenis
Maksudnya yaitu bahwa kepemilikan dana dan harta pada perekonomian seutuhnya hanya milik Allah semata. Sehingga ketika menjalankan perekonomian harus sesuai pada ajaran islam.

5. Terikat Akidah, Syariah, serta Moral
Semua kegiatan yang ada pada perekonomian berlandasan pada akidah, syariah dan moral untuk menyeimbangkan suatu perekonomian tersebut.

6. Menjaga Keseimbangan Rohani dan Jasmani
Tujuan perekonomian syariah tidak hanya pada keuntungan fisik, tetapi ditujukan dalam mendapatkan keuntungan dan ketenangan batin di dalam hidup kita.

7. Memberikan Ruang pada Negara dan Pemerintah
Perekonomian syariah juga memberikan ruang untuk pemerintah dan negara dalam ikut bercampur tangan terhadap penengah jika terjadi sesuatu permasalahan.

8. Melarang Praktik Riba
Salah satu bentuk riba yaitu menambahkan pembayaran dari orang yang memiliki harta untuk orang yang meminjam harta karena mengundurkan janji pembayaran yang sudah ditentukan. Dalam perekonomian syariah praktik riba merupakan hal yang sangat dilarang sekali.🙂

Artikel Terkait :

Ekonomi Makro – Ekonomi makro adalah? Sebelum masuk kedalam pembahasan materi inti yang akan dibahas yaitu pengertian, contoh, dan ruang lingkup ekonomi makro. Kemudian akan dijelaskan juga tentang permasalahan dan tujuan yang ada dalam ekonomi di makro. Simak penjelasan dibawah ini gaes!

Pengertian

Ekonomi makro atau makro ekonomi adalah sebuah studi tentang ilmu ekonomi secara keseluruhan. Ekonomi pada makro juga menjelaskan tentang perubahan ekonomi yang mempengaruhi jumlah masyakarakat, perusahaan, dan pasar.

Bisa dipakai dalam menganalisis cara terbaik ketika akan memengaruhi target-target kebijaksanaan contohnya :

  • Pertumbuhan ekonomi
  • Stabilitas harga
  • Tenaga kerja
  • Pencapaian keseimbangan neraca

Aspek analisis pada makro ekonomi yaitu:

  • Pendapatan nasional
  • Kesempatan kerja
  • Laju Inflasi
  • Investasi
  • Neraca pembayaran

Point Penting: Tujuan mempelajari ilmu ekonomi makro yaitu untuk bisa memahami/menganalisi peristiwa-peristiwa ekonomi yang ada pada sebuah negara juga memperbaiki kebijakan ekonomi pada negara tersebut.

Contoh

Sebagai contoh ekonomi makro untuk menganalisis kegiatan pembeli yang dianalisis bukanlah perilaku pada seorang pembeli tersebut, namun keseluruhan pembeli yang ada pada perekonomian. Begitu juga ketika menganalisis tingkah laku produsen yang dianalisis bukanlah kegiatan pada seorang produsen namun kegiatan keseluruhan seorang produsen pada perekonomian. Jadi teori ekonomi makro yaitu ilmu yang mempelajari kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

Permasalahan

Permasalahan yang ada beberapa hal, contohnya :

  • Kemiskinanan dan pemerataan
  • Krisis nilai tukar
  • Hutang luar negeri
  • Perbankan, kredit macet
  • Inflasi
  • Pertumbuhan ekonomi
  • Pengangguran

Tujuan

Ada beberapa tujuan yang bisa membantu memahami dan menyelesaikan masalah tentang perekonomian, dan juga sebagai analisis dalam menentukan kebijakan yang ingin diambil.

Berikut contoh tujuan kebijakan makro ekonomi yaitu:

  • Dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi.
  • Dapat membantu meningkatkan kesempatan kerja untuk masyarakat.
  • Dapat mengendalikan laju inflasi yang ada pada suatu negara.
  • Dapat membantu meningkatkan pendapatan nasional.
  • Dapat menjaga kestabilan pada perekonomian.
  • Dapat menyeimbangkan neraca pembayaran diluar negeri.
  • Dapat membantu pemerataan distribusi pendapatan.
  • Dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada suatu negara.

Ruang Lingkup

Teori yang ada pada ekonomi makro membahas tentang beberapa hal yaitu : menentukan kegiatan perekonomian, inflasi, tingkat pengangguran, kebijakan pemerintah, dan hal lainnya yang berhubungan pada perekonomian secara keseluruhan. Berikut contoh ruang lingkup ekonomi makro dibawah ini:

1. Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara
Pada teori akan dijelaskan tentang sejauh mana perekonomian yang bisa menghasilkan produk dan jasa. Analisis makro ekonomi yang akan memberikan rincian pada pengeluaran secara keseluruhan, seperti:

  • Pengeluaran dari rumah tangga
  • Pengeluaran Pemerintah
  • Pengeluaran perusahaan atau investasi
  • Eksport dan import

2. Kebijakan Pemerintah
Perekonomian suatu negara tidak terlepas pada suatu masalah pengangguran dan inflasi. Pemerintah harus dapat melakukan banyak upaya agar mengatasi masalah tersebut dengan suatu kebijakan, seperti kebijakan moneter atau kebijakan fiskal.

  • Kebijakan moneter merupakan kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah dalam mempengaruhi jumlah uang yang sudah beredar pada masyarakat (money suplay) didalam sebuah perekonomian.
  • Kebijakan fiskal merupakan suatu langkah pemerintah untuk mengubah struktur,jumlah pajak dan pengeluaran yang bertujuan pada pengaruh kegiatan perekonomian.

3. Pengeluaran Agregat/ Menyeluruh
Pada pengeluaran keseluruhan tidak dapat mencapai tingkat yang ideal maka akan menjadi sebuah masalah didalam perekonomian. Untuk bisa mewujudkan kesempatan kerja yang lebih maju dan bisa mengontrol laju inflasi, maka idealnya pada pengeluaran harus berada pada tingkat yang akan dibutuhkan.

Walaupun secara teori langkah ini dapat dilakukan, tetapi praktiknya langkah ini sangat sulit untuk direalisasikan.

Demikian pembahasan tentang pengertian, contoh, tujuan, permasalahan dan ruang lingkup yang ada pada ekonomi di makro, semoga bermanfaat 🙂

Artikel Terkait :

Kebijakan Moneter – Kebijakan moneter adalah? sebelum membahas lebih lanjut, materi yang akan dibahas yaitu pengertian kebijakan moneter, contoh kebijakan moneter, fungsi kebijakan moneter dan instrumen kebijakan moneter. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter adalah suatu proses dimana untuk mengatur persediaan uang sebuah negara dalam mencapai tujuan tertentu seperti: menahan inflasi, mencapai suatu pekerja penuh atau menjadi lebih sejahtera. Kebijakan moneter akan bisa melibatkan standar pada bunga pinjaman, kapitalisasi pada bank atau sampai bertindak seperti peminjam usaha terakhir atau melewati persetujuan melalui negosiasi pada pemerintah lain.

Kebijakan moneter pada dasarnya adalah suatu kebijakan yang berlandasan untuk mencapai pada keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta pencapaian pada tujuan ekonomi makro, yaitu menjaga stabilisasi ekonomi yang bisa diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga juga neraca pembayaran internasional yang stabil.

Apabila kestabilan pada suatu kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter bisa dipakai dalam memulihkan keadaan (tindakan stabilisasi). Pengaruh dalam kebijakan moneter yang pertama kali akan dirasakan pada sektor perbankan, lalu akan ditransfer pada sektor riil.

Kebijakan moneter adalah upaya dalam mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih maju secara berkelanjutan dengan tetap akan mempertahankan kestabilan harga.

Pada sebuah proses pencapaian tujuan itu, Perusahaan Bank Sentral atau Otoritas Moneter akan berusaha dalam mengatur keseimbangan persediaan uang dan juga persediaan barang untuk membuat inflasi tetap terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan atau distribusi barang.

Contoh Kebijakan Moneter

1. Kebijakan menetapkan cash ratio
Kebijakan moneter berperan dalam mengatur suatu persentase cadangan minimum yang berada pada bank berdasarkan jumlah uang yang tersebar di masyarakat.

Pemerintah ingin menetapkan rasio presentasi dana cadangan minimum agar penyebaran uang tidak menjadi berlebihan, sehingga tidak mengakibatkan inflasi.

2. Kebijakan suku bunga kredit
Setiap bank pastinya perlu menyediakan layanan kredit untuk masyarakat. Setoran yang telah diberikan perbulan dari sebuah kredit pasti akan ditambah dengan bunga yang berlaku.

Apabila jika bank tidak memiliki suatu kebijakan suku bunga, maka hasilnya perekonomian negara tidak akan menjadi stabil. Untuk itu, kebijakan moneter berfungsi sebagai penetapan suku bunga kredit agar ekonomi tetap stabil.

3. Kebijakan suku bunga deposito
Kebijakan moneter pada suku bunga deposito fungsinya sama pada kebijakan suku bunga kredit. Apabila pemerintah menyatakan pada penyebaran uang bertambah, maka pada suku bunga deposito akan dinaikkan. Apabila pemerintah menyatakan penyebaran uang berkurang, maka pada suku bunga deposito harus diturunkan.

4. Kebijakan Mempertahankan kestabilan harga
Perekonomian pada suatu negara sering sekali tidak stabil, seperti terjadinya inflasi. “inflasi adalah banyaknya uang yang telah beredar sehingga akan membuat harga barang menjadi kenaikan.

Apabila jika pada negara mengalami inflasi, maka kebijakan moneter akan berfungsi dalam mengurangi peredaran uang. Dengan begitu laju pada perekonomian negara akan menjadi stabil kembali.

5. Mengendalikan uang dengan menjual atau membeli surat berharga
Kebijakan moneter disebut juga sebagai operasi pasar terbuka. Apabila jika negara akan menambahkan jumlah uang yang tersebar, maka suatu pemerintah akan membeli sebuah surat berharga pemerintah.

Ketika pemerintah membeli surat tersebut, maka dengan begitu aset negara akan menjadi bertambah dan penyebaran uang dapat diperbanyak. Begitu juga sebaliknya, apabila jika negara akan mengurangi jumlah uang yang telah beredar, maka pemerintah harus menjual surat berharga melalui masyarakat.
Contoh surat berharga pada pemerintah yaitu, “Sertifikat Bank Indonesia atau SBPU “Surat Berharga Pasar Uang”.

6. Memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum
Peran kebijakan moneter dapat disebut juga fasilitas diskonto. Fasilitas akan mengolah peredaran uang untuk meningkatkan suku bunga bank sentral terhadap bank umum.

Biasanya pada bank umum sering mengalami kekurangan uang dan akan meminjam uang terhadap bank sentral. Untuk itu, pada bank sentral akan membuat penurunan suku bunga dan akan menaikkan bunga untuk bank umum. Fasilitas diskonto ini akan membuat nominal uang bertambah, sehingga tidak akan terjadi suatu inflasi.

7. Memainkan jumlah cadangan perbankan
Peran kebijakan moneter dapat disebut juga sebagai rasio cadangan wajib. Fungsi pada kebijakan moneter ini sama halnya dengan mengolah uang, namun melewati jumlah cadangan perbanka yang akan disimpan pada pemerintah.

Ketika suatu negara akan menambah jumlah nominal uang, maka pemerintah akan menurunkan rasio cadangan wajib. &egitu juga sebaliknya, ketika akan mengurangi jumlah nominal uang, pemerintah akan menaikkan rasio cadangan wajib.

Dengan memainkan rasio cadangan wajib didalam perbanka, maka laju perekonomian negara akan kembali menjadi stabil karena perbanka menjadi sebuah lembaga utama pada peredaran keuangan negara.

8. Imbauan moral kepada pelaku ekonomi
Dalam mengatur suatu kestabilan uang, kebijakan moneter tidak hanya bergerak dalam memainkan/mengolah peredaran uang, tetapi dapat menghimbau pada pelaku ekonomi.

Himbauan ini tepatnya diberikan kepada bank. Pemerintah akan menghimbau semua bank-bank agar lebuh berhati-hati ketika memberikan kredit.

Hal itu dalam menjaga suatu peredaran uang tidak bertambah. Selain itu, bank umum telah dihimbau dalam meminjam lebih banyak uang terhadap bank sentral untuk menambah jumlah uang yang beredar pada suatu perekonomian.

9. Kebijakan nilai tukar uang
Kebijakan moneter pada mengatur kestabilan ekonomi akan melakukan suatu kebijakan nilai tukar uang. Nilai tukar itu sendiri sangat berpengaruh terhadap peningkatan harga barang dan jasa, sehingga kebijakan moneter berfungsi memantau nilai tukar.

Bank Indonesia akan melakukan kebijakan nilai tukar dalam mengurangi Volatilitas nilai tukar agar tidak menjadi berlebihan. Bank Indonesia membuat penetapan jumlah nilai tukar pada level tertentu, sehingga peredaran pada uang tidak akan berlebihan.

10. Mengatur persediaan uang dan barang
Kebijakan moneter juga memiliki pengaruh penting terhadap sektor perdagangan. Dalam mengatur sebuah laju perekonomian dengan menstabilkan keuangan, pastinya pemerintah juga perlu memperhatikan pada penyediaan barang.

Ketika pemerintah akan membuat peredaran uang meningkat, maka pemerintah akan meningkatkan jumlah penyediaan barang. Jika pemerintah akan membuat peredaran uang menurun, maka pemerintah juga akan membuat penyediaan barang diturunkan. Dengan begitu perekonomian pada suatu negara akan menjadi stabil melalui kebijakan moneter pada bidang perdagangan.

Instrumen Kebijakan Moneter

1. Kebijakan Operasi Pasar Terbuka
Kebijakan Operasi Pasar Terbuka adalah sebagai salah satu kebijakan yang sudah diputuskan oleh Bank Sentral dalam menambah atau mengurangi jumlah nominal uang yang telah beredar.

kebijakan satu ini dilakukan dengan cara menjual Sertifikat Bank Indonesia Atau membeli sebuah surat-surat berharga yang berada pada pasar modal.

2. Kebijakan Diskonto
Kebijakan Diskonto adalah pengurangan atau penambahan jumlah uang yang sudah beredar pada masyarakat dengan mengubah diskonto Bank Umum. Apabila Bank Sentral telah menghitung jumlah uang yang sudah beredar secara berlebihan yang mengakibatkan gejala Inflasi.

Untuk itu Bank Sentral mengambil kebijakan dalam menaikkan suku bunga. Dengan menaikkan suku bunga akan membuat orang-orang berkeinginan untuk menabung.

3. Kebijakan Cadangan Kas
Bank sentral bisa membuat peraturan dalam menaikkan atau menurunkan sebuah cadangan kas atau cash ratio. Bank umum akan menerima uang dari nasabah kedalam bentuk giro, tabungan, deposito, sertifikat deposito, atau jenis-jenis tabungan lain. Ada persentase yang dilakukan dari uang untuk diserahkan kepada nasabah dan tidak dapat dipinjamkan.

4. Kebijakan Kredit Ketat
Kredit tetap telah diberikan kepada bank umum, tetapi proses memberikannya harus sesuai berdasarkan pada syarat 5C, yaitu Character, Capability, Collateral, Capital, dan Condition of Economy. Dengan kebijakan tersebut, maka jumlah uang yang telah beredar dapat distabilkan kembali. Untuk langkah kebijakan ini biasa dilakukan pada saat ekonomi mengalami suatu gejala inflasi.

5. Kebijakan Dorongan Moral
Bank sentral juga telah mempengaruhi jumlah uang yang beredar seperti pengumuman, pidato, dan edaran yang sudah ditujukan kepada bank umum dan para moneter lainnya.

Isi pengumuman, pidato, dan edaran bisa berisi ajakan atau larangan dalam menahan pinjaman tabungan atau juga melepaskan pinjaman.

Demikian pembahasan tentang pengertian, contoh dan instrumen kebijakan moneter, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan. Semoga bermanfaat🙂

Artikel Terkait :

Rumus Payback Period – Apa yang dimaksud dengan Payback Period?, Dari pertanyaan itulah, kita akan mengulas mengenai tentang Payback Period, mungkin diantara kalian ada yang sudah mengetahui & paham mengenai tentang Payback Period.

tetapi tidak dapat dipungkiri juga masih banyak diantara kalian yang masih belum mengetahui & paham mengenai tentang Payback Period, oleh sebab itu artikel ini dibuat agar kalian yang belum mengetahui & memahami tentang Payback Period.

mari kita simak bersama-sama mengenai tentang Payback Period yang tertera dibawah ini.

Pengertian Payback Period

Paycback Period menurut Para Pakar Ekonomi adalah Pengembalian pada sebuah modal investasi yang telah dikeluarkan melalui keuntungan pada jangka waktu tertentu, yang diperoleh pada suatu proyek yang telah dibuat.

Ada juga seberapa bagian mengartikan payback period merupakan, suatu periode yang diperlukan untuk menutupi kembalinya modal pengeluaran yang dilakukan pada sebuah investasi dengan menggunakan Proceeds atau Aliran Kas Netto.

Pengertian Payback Period Menurut Pakar Ekonomi

1. Pengertian Payback Period menurut Abdul Choliq (2004) adalah Cara untuk mengembalikan suatu modal yang telah dikluarkan pada sebuah perusahaan dalam jangka waktu tertentu, dan dilakukan melalui keuntungan yang diperoleh pada proyek yang telah direncanakan.

2. Pengertian Payback Period menurut Bambang Riyanto (2004) adalah Menutupi kembali pengeluaran modal pada sebuah investasi pada suatu periode tertentu menggunakan Proceeds atau Aliran Kas Netto (Net Cash Flows).

3. Pengertian Payback Period menurut Djarwanto Ps (2003) menyatakan bahwa Payback Period digunakan dalam jangka lama waktu yang diperlukan untuk menutupi kembali pengeluaran modal pada sebuah investasi (Original Cash Outlay).

Cara Menghitung & Rumus Payback Period

Berikut adalah cara menghitung Payback Period beserta dengan Rumus cara berhitungnya :

Cara Menghitung Payback Period

Payback Period (Periode Pengembalian Modal) dapat dihitung melalui dengan cara membagikan nilai investasi (Cost Of Invesment) dengan aliran kas netto yang masuk per tahun (Annual Net Cash Flow).

Rumus Payback Period

Pada sebuah rumus payback period dibagi menjadi 2 macam, berikut adalah penjelasannya :

1. Rumus pengembalian aliran kas per tahun jumlahnya tidak sama.

Payback Period = n + (a-b) /(c-b) x 1 Tahun

n : Tahun terakhir jumlah arus kas belum bisa menutupi modal investasi awal.
a : Jumlah investasi awal.
b : Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke – n
c : Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n + 1

2. Rumus pengembalian aliran kas per tahun jumlahnya sama.

Payback Peiod = (investasi awal) /(arus kas) x 1 tahun

• Periode pengembalian lebih cepat : layak
• Periode pengembalian lebih lama  : tidak layak
• Bila usulan proyek investasi lebih dari satu, maka periode pengembalian yang lebih cepat akan dipilih.

Contoh Soal Payback Period

Setelah kita membahas rumus-rumus pada paybcak period, berikutnya merupakan contoh-contoh soal yang bisa kita pelajari sebagai berikut :

Didalam suatu usulan proyek investasi senilai Rp. 600 juta dengan umur ekonomis 5 tahun, dengan syarat periode pengembalian 2 tahun, tingkat bunga 12% per tahun, & arus kas pertahun adalah :

  • Tahun 1 : RP. 300 juta
  • Tahun 2 : Rp. 250 juta
  • Tahun 3 : Rp. 200 juta
  • Tahun 4 : Rp. 150 juta
  • Tahun 5 : Rp. 100 juta

Arus kas & arus kas kumulatif :

 

 

 

 

Penyelesaian :

 

 

 

 

 

Jawaban :

2,25 tahun atau 2 tahun 3 bulan

Jadi jika kesimpulann periode pengembalian tidak sesuai yang disyaratkan oleh perusahaan, maka usulan proyek investasi ini ditolak.

Contoh Kasus Lainnya :

Suatu usulan sebuah proyek investasi dengan dana Rp. 500 juta (initial investment) & ditargetkan penerimaan dana investasi (cash flow) berbeda setiap tahun.

Pada tahun ke 1 cash flownya Rp. 250 juta, tahun ke 2 Rp. 200 juta, lalu tahun ke 3 Rp. 150 juta, & tahun ke 4 Rp. 100 juta.

Dimana syarat periode pengembalian investasi 4 tahun, berapakah payback periodnya ?

Jawaban

Payback Periodnya yaitu :

= 1 + (500jt-250jt) / (450jt-250jt)
= 2,33 juta

atau juga bisa dihitung dengan cara:

Pada tabel tersebut, investasi Rp. 600 juta terletak di cumulative cash flow ke-3.

Payback periodnya yaitu :

= 2 + Rp. 500 juta – Rp. 450 juta / Rp.600 juta – Rp. 450 juta x 1 tahun
= 2,33 tahun atau 2 tahun 4 bulan

Pada soal diatas, pada Payback periodnya kurang dari syarat periode pengembalian perusahaan, sehingga usulan proyek investasinya diterima.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Payback Period beserta Pengertian, Tokoh, Cara Menghitung, Rumus & juga Contoh Soalnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Return On Investment (ROI)

Rumus Return On Equity

Rumus NPV (Net Present Value) dan Contoh Soalnya

Rumus Anuitas Matematika Keuangan dan Contoh Soal

Rumus Elastisitas Permintaan dan Penawaran + Contoh Soal

Return On Investment (ROI) – Apa yang dimaksud dengan Return On Investment (ROI)?, Dari pertanyaan itulah, kita akan mengulas mengenai tentang Return On Investment (ROI), mungkin diantara kalian ada yang sudah mengetahui & paham mengenai tentang Return On Investment (ROI).

tetapi tidak dapat dipungkiri juga masih banyak diantara kalian yang masih belum mengetahui & paham mengenai tentang Return On Investment (ROI), oleh sebab itu artikel ini dibuat agar kalian yang belum mengetahui & memahami tentang Return On Investment (ROI).

mari kita simak bersama-sama mengenai tentang Return On Investment (ROI) yang tertera dibawah ini.

Pengertian Return On Investment (ROI)

Return On Invesment adalah Merupakan rasio yang menunjukkan sebuah hasil dari sejumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan atau ukuran pada efisiensi manajemen.

Rasio ini menampilkan hasil dari seluruh aktiva yang dikendalikan dengan tidak menghitung pada Sumber Pendanaan pada sebuah perusahaan, rasio ini biasanya diukur dengan persentase(%).

Artinya Return On Investment (ROI) ini berperan penting untuk memberikan informasi mengenai ukuran Profitabilitas bisnis pada sebuah perusahaan dengan jelas, sehingga segala kegiatan operasional dapat dievaluasi dengan tingkat pengembalian investasi pada perusahaan tersebut.

Faktor yang Mempengaruhi ROI

Pada Return On Investment (ROI) memiliki faktor-faktor yang dapat mempengerahi fungsinya.

1. Turnover dari tingkat perputaran aktiva (Operating Assets) yang digunakan dalam kegiatan operasional pada sebuah perusahaan, yaitu kecepatan berputarnya kegiatan operasional pada sebuah perusahaan dalam suatu periode tertentu.

2. Profit Margin merupakan besarnya keuntungan suatu operasional sebuah perusahaan, yang dinyatakan dalam bentuk persentase (%) & jumlah penjualan bersih pada perusahaan tersebut.

Karena profit margin mengukur tingkat keuntungan pada sebuah perusahaan & dihubungkan dengan penjualan bersih pada perusahaan itu.

Return On Invetsment berfungsi sebagai bentuk teknik analisa rasio profitabilitas sangat penting dalam suatu perusahaan, agar pengusaha bisa mengetahui seberapa efisien perusahaan dengan memanfaatkan aktiva sebagai kegiatan operasional & memberikan informasi ukuran profitabilitas pada perusahaan tersebut.

Fungsi Analisis Return On Investment

1. Bila sebuah perusahaan telah menjalankan praktik akuntansi yang baik, maka dalam manajemen menggunakan teknik analisa Return On Investment (ROI) dapat mengukur efisiensi perusahaan dengan penggunaan modal yang bekerja, efisiensi produksi, & efisiensi bagian penjualannya.

2. Bila pada perusahaan mempunyai sebuah data industri sehingga dapat diperoleh dengan rasio industri, maka dengan menggunakan analisa Return On Investment (ROI) bisa dibandingkan dengan efisiensi penggunaan modal pada perusahaannya dengan perusahaan lain yang sejenisnya.

sehingga pemilik perusahaan dapat mengetahui, apakah perusahaannya berada dibawah, sebanding, atau diatas rata-rata dengan perusahaan lainya yang sejenis.

Oleh karena itu pemiliki perusahaan dapat mengetahui, dimana kelemahan & kekuatan perusahaannya dibandingkan dengan perusahaan lainnya yang sejenis.

3. Analisa Return On Investment (ROI) juga digunakan untuk mengukur efisiensi suatu tindakan yang dilakukan oleh masing-masing divisi atau bagian-bagian pada perusahaan tersebut, yaitu dengan cara mengalokasikan semua biaya & modal kedalam bagian yang bersangkutan.

4. Analisa Return On Investment (ROI) dapat mengukur suatu profitabilitas dari masing-masing produk yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan.

5. Analisa Return On Investment (ROI) juga berguna dalam sebuah keperluan perencanaan pada suatu perusahaan. Contohnya Analisa Return On Investment (ROI) digunakan sebagai dasar dalam pengambilan suatu keputusan & mengadakan sebuah ekspansi perusahaan tersebut.

Kelemahan Analisis Return On Investment

1. Kesulitan dalam membandingkan ROI suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya yang sejenis.

Penyebabnya karena terkadang pada penerapan praktik akuntansi yang digunakan oleh masing-masing perusahaan berbeda-beda.

Suatu perbedaan metode dalam penilaian berbagai aktiva antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya dapat memberi gambaran metode yang salah.

2. Kelemahan lain dari Analisa Return On Investment (ROI) adalah terletak pada adanya sebuah fluktuasi nilai dari uang (daya belinya).

Rumus & Cara Menghitung Return On Investment

Return On Investment (ROI) juga dapat diartikan sebagai rasio laba bersih terhadap biaya.

Rumus menghitung Return On Investment (ROI) adalah sebagai berikut:

ROI  (Total Penjualan-Investasi)

                   Investasi x 100%

Contohnya : Apabila investasi pada perusahaan sebesar Rp10.000.000 dan menghasilkan penjualan sebesar Rp15.000.000, berarti sebuah laba yang diperolah pada perusahaan tersebut sebesar Rp5.000.000.

Dan secara sederhana perhitungan Return On Investment (ROI) dalam presentase adalah :

ROI (Rp15.000.000-Rp10.000.000)

                  Rp 10.000.000x 100%

Maka hasil ROI = 50%

Dari hasil perhitungan diatas tingkat ROI adalah sebesar 50%.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Return On Investment (ROI)  beserta Pengertian, Faktor yang mempengaruhi, Fungsi, Kelemahan, Rumus dan Cara menghitungnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Rumus Return On Equity

Rumus NPV (Net Present Value) dan Contoh Soalnya

Rumus Anuitas Matematika Keuangan dan Contoh Soal

Rumus Elastisitas Permintaan dan Penawaran + Contoh Soal

Rumus ROE – Apa yang dimkasud dengan Rumus ROE?, Dari pertanyaan itulah, kita akan mengulas mengenai tentang Rumus ROE, mungkin diantara kalian ada yang sudah mengetahui & paham mengenai tentang Rumus ROE.

tetapi tidak dapat dipungkiri juga masih banyak diantara kalian yang masih belum mengetahui & paham mengenai tentang Rumus ROE, oleh sebab itu artikel ini dibuat agar kalian yang belum mengetahui & memahami tentang Rumus ROE.

mari kita simak bersama-sama mengenai tentang Rumus ROE yang tertera dibawah ini.

Pengertian Rumus ROE

Rumus ROE (Return On Equity) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Resio Pengambilan Ekuitas adalah Rasio Profitabilitas yang mengukur suatu kemampuan pada sebuah perusahaan, untuk menghasilkan laba dari investasi pemegang saham dari perusahaan tersebut.

Dari sisi lain, Rumus ROE ini difungsikan sebagai  seberapa banyak keuntungan yang dapat dihasilkan oleh sebuah perusahaan dari setiap satu Rupiah yang diinvestasikan oleh para pemegang saham pada perusahaan tersebut, dan biasanya ROE dinyatakan dengan persentase (%).

Berarti apabila suatu perusahaan mendapatkan Rp.1.000.000, dari ekuitas pemegang saham, maka dapat menghasilkan Rp.1.000.000 dari laba bersih, tetapi ini terjadi bila ROE dengan rasio 100%.

Return On Equity (ROE) merupakan pengukuran penting bagi calon investor baru, karena investor tersebut dapat mengetahui seberapa efisiennya sebuah perusahaan menggunakan uang yang di investasikan tersebut untuk menghasilkan laba bersih.

ROE (Return On Equity) juga dapat dijadikan sebagai indikator, untuk menilai seberapa efektifnya sebuah perusahaan memanagementkan untuk menggunakan pembiayaan ekuitas untuk mendanai suatu operasional pada perusahaan dalam mensukseskan perusahaannya tersebut.

Cara Menghitung & Rumus ROE

Berikut ini adalah Rumus-rumus ROE berserta kasus-kasus cara menghitung Return On Equity (ROE), yang dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan Rasio Pengembalian Ekuitas.

Rumus ROE (Return On Equity)

Rasio Return On Equity (ROE) dihitung dengan cara membagi laba bersih pada ekuitas pemegang saham tersebut. Berikut adalah Rumus ROE :

Return On Equity (ROE) = Laba bersih setelah Pajak / Ekuitas Pemegang Saham.

Pada umumnya Return on Equity (ROE) ini dihitung sebagai pemegang saham biasa (Common Shareholders).

Pada hal ini Dividen Preferen tidak termasuk dalam perhitungan, karena jenis dividen ini tidak tersedia untuk para pemegang saham biasa, dan dividen preferen dikeluarkan dari perhitungan laba bersih (Net Income).

Contoh Kasus Perhitungan ROE

Sebuah laporan keuangan yang diterbitkan per tanggal 01 Januari 2016, PT. Jaya Abadi yang bergerak di sektor industri memiliki laba bersih setelah pajak sebesar Rp. 500.000.000, total ekuitas para pemegang saham adalah sebanyak Rp. 800.000.000.

Seberapa banyak kah rasio pengembalian ekuitas atau Return of Equity (ROE) pada PT. Jaya Abadi tersebut?

Laba bersih setelah Pajak / Ekuitas Pemegang Saham
Rp. 500.000.000 / Rp. 800.000.000
Hasil ROE pada perusahaan tersebut adalah 62,5%

Jadi hasil Rasio pengembalian ekuitas pada PT. Jaya Abadi pada tahun 2015 adalah sebesar 62,5%.

Mengukur Urgensi Return On Equity (ROE)

Return On Equity (ROE) ini melukiskan dengan baik untuk mengukur sejauh mana sebuah perusahaan dalam menggunakan setiap rupiah yang mereka dapatkan.

Oleh karena itu seorang investor harus selalu menelusuri sebuah pasar perlu untuk mendapatkan perusahaan yang bisa mendulang angka ROE yang baik & masuk akal.

Contohnya apabila ada perusahaan yang mempunyai catatan ROE 7%.

Tentu saja perusahaan dengan ROE 7% ini akan kurang menarik bagi investor, jadi wajar saja karena deposito di Indonesia berada pada kisaran angka tersebut.

Para investor akan berfikir, buat apa memilih sebuah investasi yang beresiko tinggi apabila return yang diperoleh tak lebih baik dari instrument investasi tersebut yaitu Deposito, Sukuk & Obligasi lainnya.

Return On Equity (ROE) & Nilai Book Value

Return On Equity (ROE) & Return On Asset (ROA)

Rumus Elastisitas Permintaan dan Penawaran – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi micro ekonomi yakni tentang elastisitas permintaan dan penawaran. Akan dibahas secara rinci mulai dari pengertian, jenis-jenis, macam-macamnya, konsep, rumus elastisitas permintaan dan penawaran, dan contoh soalnya.

Pengertian Elastisitas

Elastisitas adalah pengaruh perubahan dari harga terhadap jumlah dari barang yang di minta atau permintaan atau bisa juga yang di tawarkan atau penawaran. Dengan kata lain pengertian dari elastisitas yakni tingkat kepekaan (perubahan) terhadap suatu gejala ekonomi dengan perubahan gejala ekonomi yang lain.

Konsep Elastisitas

  • Elastisitas merupakan suatu ukuran derajat kepekaan (response) suatu variabel terhadap perubahan variabel lainnya.
  • Semakin tinggi elastisitas, semakin besar derajat kepekaan variabel tersebut.
  • Elastisitas diukur dari Persentase (%) perubahan suatu variabel akibat perubahan 1% variabel lainnya.

Elastisitas terbagi dalam 3 macam, yaitu sebagai berikut :

  1. Elastisitas harga (price elasticity)

Elastisitas harga (price elasticity) yaitu persentase dari perubahan jumlah permintaan barang atau yang di tawarkan, yang di sebabkan oleh persentase perubahan dari harga barang tersebut.

  1. Elastisitas silang (cross elasticity)

Elastisitas silang (cross elasticity) yakni persentase dari perubahan jumlah permintaan barang, yang di sebabkan oleh persentase perubahan dari harga barang lain.

  1. Elastisitas pendapatan (income elasticity)

Elastisitas pendapatan (income elasticity) yakni persentase dari perubahan permintaan akan sebuah barang yang di akibatkan oleh persentase perubahan pendapatan ( income ) riil konsumen.

Elastisitas Permintaan

Elastisitas permintaan ( elasticity of demand ) ialah pengaruh dari perubahan harga terhadap besar kecil nya jumlah permintaan barang atau tingkat kepekaan dari perubahan jumlah permintaan barang terhadap suatu perubahan dari harga barang.

Sedangkan besar kecil nya suatu perubahan permintaan tersebut di nyatakan dalam koefisien elastisitas atau angka elastisitas yang di simbolkan ( E ), yang dinyatakan dalam rumus berikut ini :

Keterangan :

  • ΔQ = perubahan terhadap jumlah permintaan.
  • ΔP = perubahan dari harga barang.
  • P = harga awal.
  • Q = jumlah permintaan awal.
  • Ed = elastisitas dari permintaan.
  1. Macam – Macam Elastisitas Dari Permintaan :

Elastisitas dari permintaan terdiri atas 5 macam yakni :

  • Permintaan elastis
  • Permintaan inelastis
  • Permintaan uniter (permintaan normal)
  • Permintaan elastis sempurna
  • Permintaan inelastis sempurna.

Dan untuk lebih jelas nya mengenai macam – macam contoh dari permintaan ini, silahkan lihat gambar tabel berikut ini :

Keterangan :

  • % ΔQd = Persentase dari perubahan jumlah permintaan akan barang.
  • % ΔPd = Persentase dari perubahan harga barang.

Dari tabel di atas, bisa dilihat bahwa :

  • Permintaan elastis memiliki rumus E > 1 di mana permintaan ini biasa nya terjadi karna permintaan barang – barang yang mewah.
  • Permintaan inelastis memiliki rumus E < 1 di mana permintaan ini biasa nya terjadi karna kebutuhan permintaan akan barang – barang pokok atau primer.
  • Permintaan uniter ( permintaan normal ) dengan rumus E = 1 di mana permintaan ini terjadi karna permintaan barang – barang kebutuhan sekunder.
  • Pada permintaan elastis sempurna memiliki rumus E = ~ di mana biasa nya ini terjadi karna permintaan barang – barang kebutuhan dunia seperti gandum dan minyak.
  • Permintaan inelastis sempurna dengan rumus E = 0 di mana biasa nya ini terjadi karna permintaan barang – barang kebutuhan seperti tanah dan air minum.
  1. Kurva Elastisitas Dari Permintaan :

Kurva elastisitas dari permintaan terdiri dari :

  • Permintaan elastis.
  • Permintaan inelastis.
  • Permintaan uniter.
  • Permintaan elastis sempurna.
  • Permintaan inelastis sempurna.
  1. Menghitung Elastisitas Dari Permintaan Secara Matematis :

Dari rumus elastistas permintaan di atas :

E = ΔQ/ΔP x P/Q menunjukkan bahwa :

ΔQ/ΔP adalah turunan pertama dari Q atau Q1.

Elastisitas Penawaran

Elastisitas penawaraan (elasticity of supply) ialah pengaruh dari perubahan harga terhadap besar kecil nya jumlah penawaran barang atau tingkat kepekaan terhadap perubahan jumlah penawaran barang terhadap perubahan dari harga barang.

Adapun yang dimaksudkan koefisien elastisitas dari penawaran ialah angka yang menunjukkan perbandingan antara perubahan jumlah penawaran barang dengan perubahan dari harga nya. Besar kecil nya koefisien elastisitas dari penawaran dapat di hitung dengan rumus berikut ini :

Keterangan :

  • ΔQ = perubahan terhadap jumlah penawaran.
  • ΔP = perubahan dari harga barang.
  • P = harga barang awal.
  • Q = jumlah penawaran awal.
  • Es = elastisitas dari penawaran.
  1. Macam – Macam Elastisitas Dari Penawaran :

Seperti hal nya elastisitas dari permintaan, elastisitas dari penawaran juga terdapat 5 macam yakni :

  • penawaran elastis.
  • penawaran inelastis.
  • penawaran uniter ( penawaran normal ).
  • penawaran elastis sempurna.
  • penawaran inelastis sempurna.

Dan untuk lebih jelas nya, silahkan lihat contoh tabel macam – macam penawaran berikut ini :

Keterangan:

  • % ΔQs = Persentase dari perubahan jumlah barang yang di tawarkan atau penawaran.
  • % ΔPs = Persentase dari perubahan harga barang.

Dari tabel di atas, bisa dilihat bahwa :

  • Penawaran elastis memiliki rumus E > 1 di mana penawaran ini biasa nya terjadi karna barang – barang yang mewah.
  • Penawaran inelastis memiliki rumus E < 1 di mana penawaran ini biasa nya terjadi karna kebutuhan akan barang – barang pokok atau primer.
  • Penawaran uniter ( penawaran normal ) dengan rumus E = 1 di mana penawaran ini terjadi karna barang – barang kebutuhan sekunder.
  • Penawaran elastis sempurna memiliki rumus E = ~ di mana biasa nya ini terjadi karna barang – barang kebutuhan dunia seperti gandum dan minyak.
  • Penawaran inelastis sempurna dengan rumus E = 0 di mana biasa nya ini terjadi karna barang – barang kebutuhan seperti tanah dan air minum.
  1. Kurva Elastisitas dari Penawaran :

Cara singkat menentukan besar nya elastisitas dengan tanpa mencari turunan Q atau Q1, yaitu dengan cara :

  • Pertama jika persamaan fungsi nya menunjukkan P = a – bQ ( fungsi permintaan ) dan P = a + bQ ( fungsi Penawaran ), maka rumus elastisitas nya yakni sebagai berikut :

  • Kedua jika persamaan fungsi nya menunjukkan Q = a – bP ( fungsi permintaan ) dan Q = a + bP ( fungsi penawaran ), maka rumus elastisitas nya yakni sebagai berikut :

Itulah penjelasan lengkap tentang  elastisitas beserta dengan pengertian dan rumus nya semoga bermanfaat…

Edu24h.net – Kali ini kita akan membahas materi yang sangat menarik yaitu tentang Bilyet Giro, Kami akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian, Sifat, Bentuk, Syarat, Rekonsiliasi, Beserta Contohnya.

Pengertian

Bilyet giro ialah surat perintah pemindah bukuan dari nasabah suatu bank kepada bank yang bersangkutan untuk memindahkan sejumlah uang dari rekeningnya ke rekening penerima yang namanya disebutkan. yang terdiri dari Nama bank penerima.

Pengertian bilyet atau giro merupakan surat perintah dari nasabah kepada bank yang mengurus rekening giro nasabah tersebut, untuk memindah bukukan sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada pihak penerima yang disebutkan namanya atau nomor rekening pada bank yang sama atau bank yang lain.

Sifat-Sifat

Bilyet atau Giro mempunyai beberapa sifat diantaranya sebagai berikut ini :

  • Bilyet giro tidak bisa dibayar dengan bentuk tunai dan hanya dapat dilakukan melalui pemindah bukuan.
  • Pembayaran bisa dilakukan pada jatuh tempo.
  • Masa berlaku warkatnya ialah 70 hari dari tanggal pembukaan. Bila tidak tercantum tanggal pembukaan, maka tanggal efektif dapat dijadikan sebagai dasar perhitungannya.
  •  BG dapat dibatalkan langsung oleh penarik secara sepihak dengan catatan saldo mencukupi. Pada saat jatuh tempo, tidak dapat lagi dibatalkan apabila saldo tidak cukup untuk menutupi nilai yang tercantum. Pembatalan harus disertai alasan pembatalan yang jelas.

Bentuk

Bilyet atau Giro mempunyai bentuk sebagai berikut ini :

Syarat

Pihak yang Terlibat

  • Penerbit, pihak yang menerbitkan atau disebut yang mengeluarkan Bilyet Giro. Dimana pihak penerbit harus mempunyai rekening giro di suatu bank.
  • Bank tertarik, bank yang menerima perintah pembayaran atau pemindah bukuan atas sejumlah dana dari pemilik rekening dengan memakai cek atau bilyet giro.
  • Pemegang, yakni pihak yang memegang bilyet giro.

Agar dapat disebut Bilyet atau Giro harus memenuhi syarat sebagai berikut ini :

  1. Adanya Nama “Bilyet Giro” dan nomor yang bersangkutan.
  2. Adanya Nama tertarik.
  3. Adanya Perintah yang jelas dan tanpa syarat untuk memindahbukukan dana atas beban rekening penarik.
  4. Adanya Nama dan nomor rekening pemegang.
  5. Adanya Nama bank penerima.
  6. Adanya Jumlah dana yang dipindahkan baik dalam angka maupun dalam huruf selengkap-lengkapnya.
  7. Adanya Tempat dan tanggal penarikan.
  8. Adanya Tanda tangan, nama jelas dan atau dilengkapi dengan cap/stempel dengan persyaratan pembukaan rekening.

Rekonsiliasi

Ketika Kita menerima pembayaran dalam bentuk bilyet giro dan dana tersebut telah dipindahkan ke bank untuk disimpan dalam jangka waktu cukup lama, bank memanfaatkan uang ini untuk hal yang lainnya. Sebagai imbal balik dari penggunaan uang simpanan giro tersebut, bank memberikan jasa giro kepada Kita.

Jumlah jasa giro ini langsung dimasukan kesaldo kas yang ada di bank tanpa sepengetahuan Kita. Akibatnya, pemasukan ini sudah tercatat dikas bank tapi belum ada di kas internal perusahaan. Untuk mencocokannya, pihak perusahaan harus langsung mencatatnya dikas perusahaan.

Proses pencocokan rekening bank dan kas perusahaan ini sering juga disebut dengan proses rekonsiliasi keuangan atau rekonsiliasi bank. Proses ini biasanya dilakukan diakhir periode, dimana seorang akuntan akan mencocokkan saldo pada bank dan saldo yang tercatat pada transaksi bisnis.

Proses rekonsiliasi biasanya bisa menghabiskan banyak waktu, karena seorang akuntan harus mencocokkan data transaksi satu per satu. Tetapi, dengan menggunakan Jurnal, akuntan tidak perlu repot lagi dan dapat menghemat waktu. Jurnal ialah software akuntansi online yang dapat membantu Kita dalam melakukan proses rekonsiliasi dengan mudah dan cepat

Contoh

Inilah tadi pembahasan lengkap mengenai materi giro bilyet, Semoga Bermanfaat…

Baca Juga :

Edu24h.net – Baiklah kali ini kita akan membahas materi yang sangat menarik, yaitu tentang Rumus EOQ (Economic Order Quantity) kami akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian, Rumus, Cara Menghitung, Contoh Soal EOQ Beserta Pembahasannya.

Pengertian EOQ (Economic Order Quantity)

Persediaan ialah sumber daya yang harus disimpan oleh organisasi dalam antisipasinya terhadap pemenuhan permintaan, sumber daya yang dimaksud ini adalah dapat berupa Material (bahan), Mesin, Uang ataupun Tenaga kerja.

Terdapat dua keputusan utama yang berkaitan dengan pengendalian persediaan tersebut ialah berapa banyak sumber daya yang harus dipesan (dibeli atau diproduksi) dan kapan waktunya untuk melakukan suatu pemesanan (pembelian atau produksi) untuk mengurangi biaya-biaya persediaan tersebut.

Economic order quantity merupakan tingkat persediaan yang meminimalkan total biaya menyimpan persediaan dan biaya pemesanan. Ini ialah salah satu model tertua penjadwalan produksi klasik. Kerangka kerja yang dipakai untuk menentukan kuantitas pesanan ini juga dikenal sebagai Wilson EOQ Model atau Wilson Formula.

Kategori Biaya dalam Model EOQ

a. Biaya Pemesanan

Biasa dikenal juga sebagai biaya pembelian atau biaya set up. adalah jumlah biaya tetap yang terjadi setiap kali item dipesan. Biaya tersebut berhubungan dengan aktivitas fisik yang dibutuhkan untuk melanjutkan memproses pesanan. Sifat biaya pemesanan ini konstan, tidak bergantung pada jumlah barang yang dipesan. Adapun yang termasuk dalam biaya pemesanan ini adalah sebagai berikut ini :

  • Biaya persiapan pemesanan.
  • Biaya mengirim atau biaya menugaskan karyawan untuk melakukan pemesanan.
  • Biaya pada saat penerimaan bahan yang dipesan.
  • Biaya penyelesaian untuk pembayaran pemesanan.

b. Biaya Tercatat

Biasa disebut juga biaya penyimpanan, biaya tercatat ialah biaya yang terkait dengan persediaan yang dimiliki di gudang. Halini terdiri dari biaya yang berkaitan dengan investasi persediaan dan biaya penyimpanan. Adapun beberapa hal yang berpengaruh dan masuk dalam biaya tercatat ini ialah bunga, asuransi, pajak, dan biaya penyimpanan seperti biaya sewa gudang, biaya listrik, biaya kerusakan, dan lain sebagainya.

Rumus EOQ

Didalam bukunya Heizer dan Render (2011:323) menyatakan untuk menghitung economic order quantity terlebih dahulu dihitung biaya pesan dan biaya simpan per satu bahan baku dengan rumus antara lain sebagai berikut ini :

1. Rumus Biaya Pemesanan

Total biaya pesan : Frekuensi pemesanan

2. Rumus Biaya Penyimpanan

Total biaya simpan : Total kebutuhan bahan baku

Adapun rumus perhitungan economic order quantity (EOQ) menurut Handoko (2000:340) IALAH dapat diuraikan sebagai berikut ini :

Dimana :
EOQ ialah kuantitas pembelian optimal.
S ialah biaya pemesanan setiap kali pesan.
D ialah penggunaan bahan baku pertahun.
H ialah biaya penyimpanan per-unit.

Cara Menghitung EOQ Secara Matematis

Berikut ialah cara menghitung EOQ secara matematis :TAC : Total biaya persediaan tahunan (Total Annual Inventory Cost)

TOC adalah Total biaya pesan (Total ordering cost)
TCC adalah Total biaya simpan (total carrying cost)
R adalah Jumlah pembelian (permintaan ) selama satu periode
C adalah Biaya simpan tahunan dalam rupiah / unit
S adalah Biaya setiap kali pemesanan
Q adalah kuantitas pemesanan (unit/order)
Q* adalah jumlah pesanan optimum (EOQ)
TC adalah total biaya persediaan minimum (minimum total inventory cost)

Rumus-rumus :
1. TAC adalah TOC + TCC
2. TOC adalah (R/Q)S
3. Frekuensi pemesanan/tahun adalah R/Q
4. Rata-rata persediaan pertahun adalah Q/2 ; TOC = (Q/2)C
5. EOQ=Q*=V(2RS/C) : akar dari (2RS/C)

Menghitung karakteristik lain dari kebijakan persediaan optimum sebagai berikut ini :

  1. Total dari biaya tahunan minimum (TIC) :
               TC=(R/Q*)S + (Q*/2)C
  2.  Total dari biaya pemesanan tahunan (TOC) :
               TOC=(R/Q*)S
  3. Total dari biaya simpan tahunan(TCC) :
               TCC=(Q*/2)C
  4. Frekuensi pemesanan optimum per-tahun (F*) :
               F*=R/Q*
  5.  Jarak Siklus optimum (T*) :
               T=Q*/R

Contoh Soal EOQ Beserta Pembahasannya

PT. SEJAHTERA pada tahun yang akan datang membutuhkan bahan baku sebanyak 240.000 Unit. Harga bahan baku per unit adalah Rp2.000. biaya pesan untuk setiap kali melakukan pemesanan adalah sebesar Rp150.000, sedangkan biaya penyimpanan adalah sebesar 25% dari nilai rata – rata persediaan.

Diminta :

a. Berapa jumlah pemesanan paling ekonomis ( EOQ ) ?
b. Berapa kali pemesanan yang harus dilakukan dalam kurun waktu setahun ?
c. Berapa hari sekali perusahaan harus melakukan pemesanan ( 1 tahun = 360 hari ) ?
d. Apabila waktu yang dibutuhkan dari saat memesan sampai bahan baku tiba di perusahaan
ialah 2 minggu, kapan perusahaan harus melakukan pemesanan kembali (Reorder Point).
Jika diasumsikan 1 tahun = 50 Minggu.

Jawab :

a.

b. Pemesanan yang dilakukan perusahaan dalam setahun = 240.000 / 12.000 = 20 x pemesanan.

c. Jika 1 tahun = 360 hari, maka pemesanan dilakukan perusahaan = 360 / 20 = 18 Hari Sekali

d.

Inilah tadi pembahasan lengkap mengenai materi tentang EOQ (Economic Order Quantity), Semoga Bermanfaat…

Baca Juga :

Edu24h.net – Kali ini kita akan membahas materi yang sangat menarik yaitu tentang Rekonsiliasi Bank, Kami akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian Rekonsiliasi Bank, Bentuk, Penyebab Terjadinya Rekonsiliasi Bank, Beserta Contohnya.

Pengertian Rekonsilasi Bank

Rekonsiliasi bank ialah suatu proses penyesuaian informasi antara catatan kas menurut bank dengan perusahaan. Penyesuaian ini bisa dilakukan dengan cara menyamakan catatan akuntansi milik perusahaan dengan rekening Koran yang dicetak oleh pihak bank.

Rekening koran ini bisa diminta untuk rekening individu maupun atas nama perusahaan. Dalam rekening koran terdapat informasi transaksi lengkap dengan tanggal dan nominal uang masuk dan keluar.

Dengan adanya rekening Koran ini kita juga bisa mengetahui dari mana sumber dana yang masuk dan keluar. Sayangnya rekening koran ini biasanya dikenakan tarif biaya oleh pihak bank. Untuk jumlah nominalnya sendiri beragam dan anda bisa meminta rekening koran untuk periode yang diinginkan nasabahnya.

Bentuk Rekonsilasi Bank

Rekonsilasi Bank memiliki 4 bentuk diantaranya sebagai berikut ini :

1. Bentuk Rekonsiliasi Bank Vertikal (Report Form)

Bentuk vertikal bisa disusun dengan betingkat. Bagian atas untuk rekonsiliasi saldo kas, sedangkan jika bagian bawah untuk rekonsiliasi saldo rekening koran.

Berikut ini adalah contoh rekonsiliasi bank bentuk vertikal :

2. Bentuk Rekonsiliasi Bank Skontro (Account Form)

Bentuk skontro disusun dengan cara sebelah-menyebelah. Sebelah kiri untuk rekonsiliasi saldo kas, sedangkan sebelah kanan digunakan untuk rekonsiliasi saldo rekening koran.

Berikut ini adalah contoh rekonsiliasi bank bentuk skontro :

3. Bentuk Rekonsiliasi Bank 4 Kolom

Rekonsiliasi bank 4 kolom ialah suatu bentuk penyajian rekonsiliasi bank dengan tabel yang sebenarnya terdiri dari 5 kolom, tetapi hanya ada 4 kolom nominal mutasi.

Berikut ini contoh bentuk rekonsiliasi bank 4 kolom :

4. Bentuk Rekonsiliasi Bank 8 Kolom

Rekonsiliasi bank 8 kolom ialah suatu bentuk penyajian rekonsiliasi bank dengan tabel yang sebenarnya terdiri dari 9 kolom, tetapi hanya ada 8 kolom nominal mutasi.

Berikut ini contoh bentuk rekonsiliasi bank 8 kolom :

Penyebab Terjadinya Rekonsiliasi Bank

Penyebab terjadinya rekonsiliasi bank terdiri dari beberapa factor. Beberapa faktor yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Piutang Wesel

Piutang wesel bisa terjadi jika faktor adanya rekonsiliasi bank sebab dana dikirim melalui jasa bank. Piutang wesel adalah hutang klien dengan menggunakan surat perjanjian yang mengikat dan menjamin berupa asset apabila terjadi masalah dalam pembayaran di masa depan. Piutang wesel ini biasanya mempunyai masa perjanjian kurang dari satu tahun.

2. Deposit In Transit

Perbedaan catatan kas perusahaan dengan bank bisa juga bisa dipengaruhi deposit in transit atau setoran dalam perjalanan. Deposit in transit terjadi jika ada setoran dana di akhir bulan yang mana sudah dicatat perusahaan pada bulan tersebut namun dicatat oleh pihak bank di bulan berikutnya.

3. Beban dan Pendapatan Bank

Beban bank juga bisa menyebabkan rekonsiliasi bank seperti beban administrasi, biaya pelayanan maupun penulisan cek dan masih banyak lagi lainnya. Ada juga pendapatan bunga yang belum dicatat oleh perusahaan.

4. Outstanding Check

Outstanding check atau cek yang masih beredar juga bisa menyebabkan suatu rekonsiliasi bank. Outstanding check ini sudah dicatat oleh perusahaan namun belum dicatat oleh pihak bank. Atau bisa juga cek tersebut belum dicairkan ke bank oleh penerima cek.

5. Kesalahan Pencatatan

Selanjutnya, faktor penyebab terjadinya rekonsiliasi bank bisa karena kesalahan yang mungkin terjadi baik perusahaan ataupun dari pihak bank. Bisa juga pegawai perusahaan anda salah mencatat nominal uang yang masuk begitu pula dengan karyawan bank.

6. Kredit Bank

Rekonsiliasi bank juga bisa terjadi karena adanya kredit bank seperti penagihan atau deposito oleh bank. Transaksi seperti ini hanya bisa diketahui jika anda menerima rekening Koran.

7. Nor Sufficient Fund

Cek kosong bisa menyebabkan terjadinya rekonsiliasi bank karena bank tidak dapat mencairkan uang. Hal ini dikarenakan dana setoran perusahaan kurang dan tidak di sadari oleh perusahaan tersebut sehingga tetap dicatat sebagai pengeluaran cek.

Contoh Rekonsilasi Bank Beserta Pembahasannya

Saldo rekening Bank DONI di Buku Besar PT. MARTECH pada tanggal 30 November 2018 menunjukkan jumlah sebesar Rp.185.500. Saldo menurut rekening koran bank pada tanggal tersebut ialah Rp.207.000. Setelah dilakukan pemeriksaan, perbedaan itu disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut ini :

  • Biaya administrasi bank pada bulan November 2018 adalah sebesar Rp.2.800 yang muncul di rekening koran bank belum dicatat oleh perusahaan karena nota debitnya belum sampai.
  • lima lembar cek berjumlah Rp.40.750 yang telah dibayarkan kepada para pemasok (supplier) untuk melunasi utang ternyata masih belum diuangkan.
  • Cek yang ditarik oleh PT. AYU adalah sebesar Rp.15.000 telah salah dibukukan oleh bank ke dalam rekening PT. MARTECH.
  • Kiriman uang dari langganan melalui transfer bank adalah sebesar Rp.3.950 untuk pelunasan utangnya belum dicatat dalam pembukuan perusahaan.
  • Cek nomor SR 5220 adalah sebesar Rp.70.550 dicatat dalam pembukuan PT. MARTECH dengan jumlah Rp.65.150

Diminta :

  1. Buatlah rekonsiliasi bank untuk PT. MARTECH pada tanggal 30 November 2018
  2. Buatlah jurnal penyesuaian yang dibutuhkan.

Inilah tadi pembahasan lengkap mengenai materi tentang Rekonsiliasi Bank, Semoga Bermanfaat…

Baca Juga :

Edu24h.net – Kali ini kita akan membahas materi yang sangat menarik yaitu tentang Rekonsiliasi Fiskal, Kami akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian Rekonsiliasi Fiskal, Jenis-jenis, Penyebab Terjadinya Rekonsiliasi Fiskal, Beserta Contohnya.

Pengertian Rekonsiliasi Fiskal

Rekonsiliasi fiskal ialah proses penyesuaian atas laba komersial yang berbeda dengan ketentuan fiskal untuk menghasilkan penghasilan neto/laba yang sesuai dengan ketentuan pajak. Laporan keuangan fiskal disusun dengan menggunakan ketentuan-ketentuan pajak dalam laporang keuangan bisnis.

Rekonsiliasi fiskal adalah lampiran SPT tahunan PPh badan yang berupa kertas kerja berisi penyesuaian antara laba rugi komersial sebelum pajak dengan laba rugi berdasarkan ketentuan perpajakan. Rekonsiliasi fiskal dilakukan dengan cara seluruh unsur penyusunan laporan laba rugi yang meliputi pendapatan dan beban.

Dalam rekonsiliasi fiskal terdapat beberapa koreksi fiskal positif dan koreksi fiskal negatif yang pengertiannya diurai sebagai dibawah ini :

  • Koreksi fiskal positif adalah koreksi fiskal yang mengakibatkan laba fiskal bertambah atau rugi fiskal berkurang sehingga laba fiskal lebih besar dari laba komersial atau rugi fiskal lebih kecil dari rugi komersial.
  • Koreksi fiskal negatif adalah koreksi fiskal yang mengakibatkan laba fiskal berkurang atau rugi fiskal bertambah sehingga laba fiskal lebih kecil dari laba komersial atau rugi fiskal lebih besar dari rugi komersial.

Jenis-jenis Rekonsiliasi Fiskal

1. Koreksi  Fiskal Positif

Edu24h.net – Kali ini kita akan membahas materi yang sangat menarik yaitu tentang Neraca Saldo, Kami akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian Neraca Saldo, Fungsi, Bentuk, Penyusunan, Beserta Contohnya.

Pengertian Neraca Saldo

Neraca Saldo ialah suatu buku yang mempunyai isi berupa daftar yang menerangkan kumpulan saldo berasal dari data yang dipunyai oleh setiap rekening dari pihak- pihak terkait.

Neraca saldo biasanya memiliki beberapa kolom utama yang digunakan dalam melakukan sautu pendataan. Kolom – kolom tersebut antara lain yakni :

  • Kolom neraca itu sendiri
  • Kolom harga pokok produksi
  • Kolom perkiraan besar kecilnya keuntungan atau kerugian dari suatu transaksi
  • Kolom pembelian serta penjualan

Neraca Saldo pada biasanya dikeluarkan pada saat periode akhir untuk digunakan sebagai bahan evaluasi. Hal ini dikarenakan neraca ini akan menunjukan kesetabilan perekonomian yang didapatkan melalui suatu kegiatan ekonomi yang dijalankan selama prosesnya pada suatu perusahan.

Fungsi Neraca Saldo

Neraca saldo yang berfungsi sebagai bahan evaluasi karena menyajikan ringkasan daftar dari saldo-saldo akun yang berasal dari buku besar (the ledger) mempunyai fungsi sebagai berikut ini :

1. Fungsi persiapan
Neraca saldo memiliki fungsi untuk mempersiapkan pembuatan laporan akhir keuangan pada suatu perusahaan baik perusahaan barang atau jasa.

2. Fungsi pencatatan
Fungsi pencatatan adalah fungsi utama dari penerapan ilmu akuntansi dalam penyajian data pada perusahaan baik perusahaan barang atau jasa. Setiap data-data pada setiap akun rekening akan dibuat catatannya oleh neraca saldo dengan penyajian yang diperingkas.

3. Fungsi koreksi
Neraca saldo ialah laporan keuangan yang berfungsi sebagai bahan evaluasi sebelum pembuatannya hal yang lebih dulu dilakukan yaitu melakukan koreksi terhadap seluruh catatan serta siklus akuntansi. Inilah yang dimaksud fungsi koreksi dari neraca saldo.

4. Fungsi monitoring
Catatan neraca saldo yang berisi tentang ringkasan suatu data pada setiap akun selain berfungsi sebagai informasi juga dapat berfungsi sebagai monitoring keuangan dalam perusahaan baik perusahaan barang atau jasa.

Berdasarkan fungsi dari neraca saldo yang telah dijelaskan diatas, ada beberapa manfaat/ kegunaan neraca saldo baik untuk perusahaan jasa ataupun perusahaan barang, yakni :

  • Sebagai ringkasan dari akun-akun pada buku besar, neraca saldo bermanfaat untuk memberikan informasi yang valid untuk menyusun laba rugi laporan, ekuitas laporan dan neraca.
  • Seperti namanya dalam bahasa Inggris trial balance, neraca saldo bermanfaat untuk menguji keseimbangan jumlah debit dan kredit yang ada dalam buku besar serta membuktikan bahwa akurasi perhitungan dalam sistem pembukuan yang berjalan pada setiap tahunan operasi perusahaan.

Bentuk Neraca Saldo

Bentuk Neraca Saldo sangat sederhana hanya terdiri dari empat kolom yakni terlihat seperti gambar berikut ini :

Keterangan :

  • Kolom Nomer Akun : Kolom ini akan diisi oleh nomor kode akun secara urut (tidak boleh acak).
  • Kolom Nama Akun/Keterangan : Kolom ini akan diisi oleh Nama-nama akun yang ada dalam buku besar perusahaan tersebut dalam periode tertentu.
  • Kolom Debet/Debit : Kolom ini akan diisi dengan saldo debit dari setiap akun yang bersumber dari buku besar perusahaan tertentu dalam periode tertentu.
  • Kolom Kredit : Kolom ini akan diisi dengan saldo kredit dari setiap akun yang bersumber dari buku perusahaan tertentu dalam periode tertentu.

Cara Menyusun Neraca Saldo

Saldo-saldo pada buku besar bersifat sementara dan menjadi dasar penyusunan neraca saldo. Penyusunan neraca saldo biasanya dilakukan pada akhir bulan atau akhir periode akuntansi. Penyusunan neraca saldo bergantung pada bentuk akun dibuku besar.

Jika buku besar berbentuk stafel, neraca saldo dapat disusun dengan cara memasukkan jumlah saldo yang sudah tersedia pada setiap akun dibuku besar. Jika akun buku besar berbentuk skontro atau T, saldo setiap akun di buku besar harus dihitung terlebih dahulu.

Langkah – langkah penyusunan neraca saldo sebagai berikut ini :

a. Menghitung saldo tiap-tiap akun buku besar

  • Menjumlahkan sisi debit dan kredit dari akun buku besar, selanjutnya menentukan saldo tiap-tiap akun.
  • Memindahkan saldo tiap akun buku besar berbentuk stafel sesuai letak debit dan kredit.

b. Menyusun saldo tiap akun buku besar dalam neraca saldo sesuai nomor kode akun dan tingkat liquiditas.

Contoh Neraca Saldo

Berikut contoh adalah prosedur menyusun neraca saldo bentuk staffel (report form) :

Dari bagan diatas dapat diketahui bahwa akun buku besar bentuk staffel (report form) lebih sederhana jika digunakan untuk membuat neraca saldo karena hanya tinggal mengutip saja.

Terdapat sedikit berbeda dengan akun buku besar bentuk skontro atau bentuk akun T yang harus dihitung secara matematis terlebih dahulu sebelum dibuat dalam neraca saldo. Berikut ini adalah siklus akuntansi untuk penyajian neraca saldo bentuk scontro (account form)/ bentuk akun T :

Dari bagan diatas kita dapat buat daftar langkah membuat neraca saldo bentuk scontro (account form)/ bentuk akun T, sebagai berikut ini :

  • Langkah Pertama

Menjumlahkan kolom debit atau kolom kredit yang mempunyai dua atau lebih pendebitan atau pengkreditan. Untuk akun yang jumlah pendebitan atau pengkreditannya hanya 1 maka penjumlahan tidak perlu dilakukan.

  • Langkah Kedua

Untuk menghitung saldo debit/ saldo kredit hal yang dilakukan yakni menghitung selisih antara jumlah debit dengan jumlah kredit.

  • Langkah Ketiga

Memindahkan saldo debit/ saldo kredit ke masing-masing kolom debit atau kolom kredit yang ada pada neraca saldo.

Inilah tadi pembahahasan lengkap mengenai materi tentang Neraca Saldo, Semoga Bermanfaat…

Artikel Terkait :

Edu24h.net – Kali ini kita akan membahas makalah materi tentang PTKP 2019 (Hitungan Pajak), kita akan jabarkan secara detail dan lengkap dari pengertian, macam – macam, materi, cara menghitung penghasilan tidak kena pajak terbaru 2019 beserta pembahasan lainnya.

Pengertian Pajak

Pajak yaitu merupakan pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk sebuah negara dan juga dapat digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Rakyat yang membayar pajak tidak akan merasakan manfaat dari pajak itu secara langsung, karena pajak hanya digunakan untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi.

Pengertian PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) yaitu merupakan besarnya penghasilan yang menjadi batasan tidak kena pajak bagi Wajib Pajak Orang yang Pribadi, dengan kata lain apabila penghasilan neto Wajib Pajak Orang Pribadi yang akan menjalankan usaha atau pekerjaan bebas lainnya maka jumlahnya akan dibawah PTKP tidak akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) dan memiliki Pasal 25/29.

Apabila berstatus sebagai pegawai atau penerima penghasilan sebagai objek PPh Pasal 21, maka penghasilan tersebut tidak akan dapat dilakukan dalam pemotongan PPh Pasal 21.

Materi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak ini tidak sama dari tahun ke tahun. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menetapkan perubahan PTKP berdasarkan sejumlah pertimbangan seperti kondisi perekonomian nasional, pergerakan upah minimum dan biaya hidup manusia.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101/PMK.010/2016 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak, PTKP Indonesia yaitu sebesar Rp 54 juta.

Jika wajib pajak sudah kawin, terdapat tambahan senilai Rp 4,5 juta. Begitu pula jika wajib pajak memiliki tambahan tanggungan untuk setiap anggota keluarga sedarahnya, maka akan dikenai tambahan senilai Rp 4,5 juta.

Berikut ini adalah tabel jumlah PTKP yang berlaku sejak tahun 2019, yaitu antara lain :

Kode PTKPTahun 2016-2019
TK/0Rp 54.000.000
K/0Rp 58.500.000
K/1Rp 63.000.000
K/2Rp 67.500.000
K/3Rp 72.000.000

Macam – Macam Tarif PTKP 2019

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) juga memiliki tiga golongan WP orang pribadi dalam tarif PTKP tahun 2019, yaitu antara lain :

1. Tarif PTKP Tahun 2019 Pria/Wanita Lajang Kode TK (Tidak Kawin)

  • TK/0 adalah Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang tanpa adanya tanggungan atau tanggungan sebesar Rp 54.000.000./tahun.
  • TK/1 adalah Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang dengan adanya 1 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) tanggungan sebesar Rp 58.500.000./tahun.
  • TK/2 adalah Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang dengan adanya 2 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) tanggungan sebesar Rp 63.000.000./tahun.
  • TK/3 adalah Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang dengan adanya 3 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) tanggungan sebesar Rp 67.500.000./tahun.

2. Tarif PTKP Tahun 2019 Pria Kawin Kode K (Kawin)

  • K/0 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin tanpa adanya tanggungan  hanya Pria tersebut dan istrinya sebesar Rp 58.500.000./tahun.
  • K/1 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin mempunyai 1 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) sebesar Rp 63.000.000./tahun.
  • K/2 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin mempunyai 2 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) sebesar Rp 67.500.000./tahun.
  • K/3 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin mempunyai 3 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) sebesar Rp 72.000.000./tahun.

3. Tarif PTKP Tahun 2019 Penghasilan Suami dan Istri Kode KI (Kawin + Istri)

  • KI/0 adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung tanpa tanggungan  hanya Suami  dan istrinya sebesar Rp 112.500.000./tahun.
  • KI/1 adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung dengan 1 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) sebesar Rp 117.000.000./tahun.
  • KI/2 adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung dengan 2 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) sebesar Rp 121.500.000./tahun.
  • KI/3 adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung dengan 3 tanggungan(berupa ibu, bapak, atau anak) sebesar Rp 126.000.000./tahun.

Cara Perhitungan PTKP

Untuk lebih mudah memahami bagaimana cara menghitung PTKP tersebut, kita akan bahas lebih jelas dibawah ini, yaitu antara lain :

Contoh Perhitungan PPh 21 PTKP diatas PTKP :

1. Rama baru saja memperoleh pekerjaan di tempat lain dengan gaji Rp 6.000.000. Maka perhitungannya PTKP nya adalah = …..

Penyelesaian :

  • Gaji : 6.000.000

Komponen Pengurang :

  • Biaya Jabatan(5%) : Rp 300.000
  • Biaya iuran pensiun : Rp 100.000

Total Pengurang : Rp 400.000

Penghasilan netto sebulan : Gaji – Pengurang

  • = Rp 6.000.000 – Rp 400.000
  • = Rp 5.600.000

Penghasilan netto setahun : 5.600.000 x 12

  • = Rp 5.600.000 x 12
  • = Rp 67.200.000

Contoh Perhitungan PTKP  Kode K/0 :

WP pribadi = Rp 54.000.000

K/0 = + Rp 4.500.000

PTKP setahun = Rp 58.500.000

Maka :

  • Rp 67.200.000 – Rp 58.500.000
  • = Rp 8.700.000

Jadi, penghasilan kena pajak setahun PPh 21 yang terutang adalah 5% x Rp 8.700.000 = Rp 435.000

Inilah pembahasan lengkap tentang PTKP (hitungan pajak) beserta macam – macam dan contoh perhitungan dan pembahasannya, semoga bermanfaat…..

Artikel Lainnya :

Edu24h.net – Setelah sebelumnya kita membahas materi tentang Rumus NPV kali ini kita akan membahas materi tentang rumus ROA (Return On Asset), kita akan jabarkan secara detail dan lengkap dari pengertian, rumus, dan contoh soal beserta pembahasannya.

Pengertian ROA

Return on Assets (ROA) merupakan rasio keuangan perusahaan yang terkait dengan potensi keuntungan mengukur kekuatan perusahaan membuahkan keuntungan atau juga laba pada tingkat pendapatan, aset dan juga modal saham spesifik.

Return on Assets atau dalam bahasa Indonesia sering dikenal dengan Tingkat Pengembalian Aset adalah rasio profitabilitas yang menunjukan persentase keuntungan (laba bersih) yang diperoleh perusahaan sehubungan dengan keseluruhan sumber daya atau rata-rata jumlah aset.

Dengan kata lain, Return on Assets atau sering dikenal dengan ROA adalah rasio yang mengukur seberapa efisien suatu perusahaan dalam mengelola asetnya untuk menghasilkan laba selama suatu periode. ROA digambarkan dalam persentase (%).

Dapat dikatakan bahwa satu-satunya tujuan aset perusahaan ialah menghasilkan pendapatan dan tentunya juga menghasilkan keuntungan atau laba bagi perusahaan itu sendiri. Rasio ROA atau Return on Asset ini dapat membantu manajemen dan investor untuk melihat seberapa baik suatu perusahaan mampu mengkonversi investasinya pada aset menjadi keuntungan atau laba (profit).

Tingkat Pengembalian Aset atau Return on Assets ini sebenarnya juga dapat dianggap sebagai imbal hasil investasi (return on investment) bagi suatu perusahaan karena pada dasarnyanya aset modal (capital assets) seringkali merupakan investasi terbesar bagi kebanyakan perusahaan. Dengan demikian, uang atau modal diinvestasikan menjadi aset modal dan tingkat pengembaliannya atau imbal hasilnya diukur dalam bentuk laba atau keuntungan (profit) yang diperolehnya.

Rumus Return on Assets (ROA)

ROA (Return on Asset) atau Tingkat Pengembalian Aset ini dihitung dengan membagi laba bersih perusahaan (biasanya pendapatan tahunan) dengan total asetnya dan ditampilkan dalam bentuk persentase (%). Ada dua cara yang biasa digunakan untuk menghitung dalam menghitung ROA yaitu dengan menghitung total aset pada tanggal tertentu atau dengan menghitung rata-rata total aset (average total assets). Berikut ini merupakan Rumus ROA (Return on Assets) atau Tingkat Pengembalian Aset.

Penilaian dan analisis ROA (Return on Assets)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Rasio Return on Asset ini digunakan untuk mengukur seberapa efisiensinya suatu perusahaan untuk dapat mengubah uang yang digunakan untuk membeli aset menjadi laba bersih.

Rasio yang nilainya lebih tinggi menunjukan bahwa perusahaan tersebut lebih efektif dalam mengelola asetnya untuk menghasilkan jumlah laba bersih yang lebih besar. ROA (Return On Asset) akan sangat bermanfaat apabila dibandingkan dengan perusahaan yang bergerak di industri yang sama, karena industri yang berbeda akan menggunakan aset yang berbeda dalam menjalankan operasionalnya. Misal, perusahaan pertambangan harus menggunakan peralatan yang besar dan mahal, sementara perusahaan perangkat lunak (software house) hanya mengunakan komputer dan server dalam menjalankan bisnisnya.

Contoh Perhitungan ROA (Return On Asset)

Berdasarkan laporan keuangan per tanggal 31-12-2017, Laba bersih atau Net Income PT. Waskita Karya Persero Tbk adalah Rp. 1,713 triliun sedangkan Total Asetnya ialah sebanyak Rp. 61,433 triliun. Berapakah jumlah ROA atau Return on Assets (Tingkat pengembalian aset) PT. Waskita Karya Persero Tbk ?

Jawab :

ROA = Laba bersih setelah Pajak / Total Aset (atau rata-rata Total Aset)
ROA = Rp. 1,713 triliun / Rp. 61,433 triliun
ROA = 2,79%

Maka ROA PT. Waskita Karya Persero Tbk dengan kode emiten WSKT ini ialah sebesar 2,79%.

Inilah tadi pembahasan lengkap mengenai materi tentang Rumus ROA (Return On Asset), Semoga bermanfaat…

Edu24h.net – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang rumus NPV dan pada pembahasan sebelum nya kita telah membahas rumus kombinasi.  Dan di dalam rumus NPV terdapat rumus npv excel, rumus npv manajemen keuangan, rumus npv dan irr, cara menghitung npv dengan tabel, contoh soal npv investasi, cara menghitung npv studi kelayakan bisnis, cara menghitung npv irr payback periode, dan rumus profitability index.

NPV atau Net Present Value ini banyak digunakan dalam sebuah penganggaran modal untuk menganalisa suatu profitabilitas dari sebuah proyek ataupun proyeksi investasi. Dan para pemilik modal ataupun manajemen perusahaan dapat menggunakan perhitungan NPV ini untuk mengevaluasi apakah akan berinvestasi atau tidak berinvestasi karna pada sebuah proyek baru ataupun investasi pada pembelian aset baru. Dalam bahasa Indonesia nya, Net Present Value atau NPV ini disebut juga dengan ( nilai bersih sekarang ) atau ( nilai bersih saat Ini ).

Pengertian Dari NPV (Net Present Value)

Net Present Value atau yang sering di singkat dengan NPV merupakan sebuah selisih antara nilai sekarang dari arus kas yang akan masuk dengan nilai sekarang dari arus kas yang akan keluar pada periode waktu tertentu. Lalu NPV atau Net Present Value ini mengestimasikan nilai sekarang pada sebuah proyek, aset ataupun investasi yang berdasarkan pada arus kas yang akan masuk karna diharapkan pada masa depan dan arus kas yang akan keluar akan disesuaikan dengan suku bunga dan harga pembelian awal.

Dan Net Pressent Value menggunakan harga pembelian awal dan nilai waktu uang (time value of money) untuk menghitung nilai sebuah aset. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa NPV merupakan sebuah nilai sekarang dari aset yang akan dikurangi dengan harga pembelian awal.

Pengertian NPV Menurut Para Ahli

Berikut ini ialah beberapa definisi dan pengertian dari NPV menurut para ahli silahkan di baca :

  1. Pengertian NPV ( Net Present Value ) menurut Dr. Sobarsa Kosasih dalam buku nya yang berjudul “ Manajemen Operasi ( 2009 : 99 ) “, NPV merupakan sebuah Kelebihan Present Value ( PV ) dari cash inflow yang dihasilkan oleh sebuah proyek atas sejumlah investasi awal.
  2. Pengertian NPV ( Net Present Value ) menurut Dian Wijayanto dalam buku nya yang berujudul “ Pengantar Manajemen ( 2012 : 246 ) ”, Net Present Value ( NPV ) ialah sebuah kombinasi antara present value penerimaan dan present value pengeluaran.
  3. Pengertian NPV ( Net Present Value) menurut R. Agus Sartono ( 2010 : 195 ), Net Present Value merupakan sebuah selisih antara present value aliran kas yang bersih atau yang sering disebut juga dengan procceed dengan present value Investasi.
  4. Pengertian NPV ( Net Present Value ) menurut Syafaruddin Alwi ( 2001, 163 ), Net Present Value ialah model yang memperhitungkan suatu pola cash flows yang keseluruhan dari sebuah investasi, dalam kaitan nya dengan waktu, berdasarkan discount rate tertentu.

Rumus NPV

Net Present Value merupakan sebuah rumus yang digunakan untuk menentukan suatu nilai sekarang dari investasi dengan jumlah diskon dari semua arus kas yang diterima dari proyek. Dan berikut ini ialah rumus NPV.

Rumus NPV ini cukup rumit karena rumus nya menambahkan semua arus kas masa depan dari investasi, mendiskon arus kas tersebut dengan tingkat diskon dan mengurangi nya dengan Investasi awal. Persamaan dan rumus dari Net Present Value ( NPV ) ini dapat kawan – kawan lihat di bawah ini :

NPV = ( C1 / 1 + r ) + ( C2 / ( 1 + r )2 ) + ( C3 / (  1 + r )3 ) + … + ( Ct / ( 1 + r )t ) – C0

Atau

Keterangan :

  • NPV = Net Present Value ( dalam rupiah )
  • Ct = Arus kas per tahun pada periode t
  • C0 = Nilai investasi awal pada tahun ke 0 ( dalam rupiah )
  • r = Suku bunga atau discount rate ( dalam % )

Selain rumus NPV di atas, kita juga bisa menggunakan tabel PVIFA ( Present Value Interest Factor for an Annuity ) kemudian masukan hasil nya ke persamaan atau rumus NPV yang terdapat di bawah ini :

NPV = ( Ct x PVIFA ( r ) ( t ) ) – C0

Dan tabel FVIFA dapat kawan – kawan lihat pada gambar di bawah ini :

Contoh Soal NPV

Sebuah Perusahaan X ingin membeli sebuah mesin produksi untuk meningkatkan jumlah produksi produknya. Diperkirakan untuk harga mesin tersebut adalah Rp. 150 juta dengan mengikuti aturan suku bunga pinjaman yakni sebesar 12% per tahun. Untuk Arus Kas yang masuk pada perusahaan itu diestimasikan sekitar Rp. 50 juta per tahun selama 5 tahun. Apakah rencana investasi pada pembelian mesin produksi diatas dapat dilanjutkan?

Penyelesaiannya :
Diketahui :

Ct = Rp. 50 juta
C0 = Rp. 150 juta
r = 12% (0,12)

Jawaban :

NPV = (C1/1+r) + (C2/(1+r)2) + (C3/(1+r)3) + (C3/(1+r)4) + (Ct/(1+r)t) – C0
NPV = ((50/1+0,12) + (50/1+0,12)2 + (50/1+0,12)3 + (50/1+0,12)4 + (50/1+0,12)5) – 150
NPV = (44,64 + 39,86 + 35,59 + 31,78 + 28,37) – 150
NPV = 180,24 – 150
NPV = 30,24

Jadi nilai untuk NPV-nya adalah Rp. 30,24 juta.

Itulah penjelasan lengkap tentang rumus NPV beserta pengertian dan rumus nya semoga bermanfaat…

Edu24h.net – Setelah sebelumnya kita membahas tentang rumus limit matematika kali ini kita akan membahas materi tentang anuitas matematika lengkap, kita akan jabarkan secara detail dan lengkap dari pengertian, materi, sifat – sifat, rumus, dan contoh soal beserta pembahasannya.

Pengertian Anuitas

Anuitas merupakan suatu teori keuangan yang memiliki arti yaitu sebuah rangkaian penerimaan dan pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu. Contohnya seperti sebuah bunga yang diterima dari obligasi atau dividen tunai dari suatu saham preferen.

Jenis – Jenis Anuitas

Anuitas juga memiliki jenis – jenis tertentu, yaitu antara lain :

1. Anuitas Tetap /  Variabel

Anuitas Tetap yaitu juga memiliki tingkat bunga tertentu, mirip dengan bank Sertifikat Deposito (CD). Dalam anuitas tetap, didalam perusahaan asuransi memberikan jaminan pokok dan tingkat bunga minimum. Dengan kata lain, asalkan perusahaan asuransi tersebut bagus secara finansial, uang yang Anda tanamkan dalam anuitas tetap akan tumbuh dan tidak mengalami penurunan nilai.

Anuitas Variabel yaitu jika uang Anda dapat diinvestasikan dalam instrumen investasi tersebut akan bertingkat pengembalian tidak tetap, terutama pada reksadana. Nilai uang Anda dalam anuitas variabel dan jumlah uang yang akan dibayarkan kepada Anda akan tergantung pada kinerja investasinya setelah dikurangi biaya pengelolaan dana itu.

2. Anuitas Tangguhan / Segera

Anuitas Tangguhan yaitu memiliki masa di mana premi dan hasil investasinya akan diakumulasikan sebelum dilakukan pembayaran berkala. Masa akumulasi ini bisa sangat lama, seperti anuitas tangguhan untuk dana pensiun yang berlangsung selama beberapa dekade dan sampai karyawan mencapai usia pensiun.

Anuitas Segera yaitu jika mulai membayarkan pendapatan berkala satu periode setelah anuitas dibeli. Periode itu akan tergantung pada seberapa sering pendapatan akan dibayar. Sebagai contoh, jika pendapatan adalah bulanan, pembayaran pertama dilakukan satu bulan setelah anuitas segera dibeli.

3. Anuitas Periode Tetap, Jumlah Tetap / Seumur Hidup

Anuitas Periode Tetap yaitu jika membayar penghasilan untuk jangka waktu tertentu, misalnya sepuluh tahun. Jumlah penghasilannya yang dibayarkan tidak akan tergantung pada umur atau keberlanjutan hidup dari orang yang membeli anuitas tersebut(disebut anuitan).

Anuitas Seumur Hidup yaitu akan memberikan penghasilan untuk sisa umur anuitan. Sebuah variasi dari anuitas seumur hidup tersebut akan terus memberikan penghasilan sampai dua pasangan anuitan meninggal. Jumlah yang dibayarkannya pun tergantung pada usia anuitan, premi yang dibayarkan ke anuitas, dan pengembalian investasi yang diakumulasikan.

4. Anuitas Premi Tunggal / Premi Fleksibel

Anuitas Premi Tunggal yaitu akan didanai oleh sebuah pembayaran tunggal. Anuitas premi tunggal tersebut dapat bersifat tangguhan atau segera. Kebanyakan anuitas tunggal didanai dari tabungan pensiun yang jatuh tempo pada DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan).

Anuitas Premi Fleksibel yaitu anuitas yang didanai oleh serangkaian pembayaran premi. Anuitas fleksibel juga selalu bersifat tangguhan, yaitu dirancang untuk memiliki jangka waktu yang cukup untuk mengakumulasikan premi dan pendapatan investasi sebelum uang dapat dibayarkan secara berkala.

Rumus Anuitas Matematika Keuangan

Anuitas juga memiliki rumus tertentu, yaitu antara lain :

AN = An + Bn

Keterangan :

  • AN = Anuitas
  • An = Angsuran
  • Bn = Bunga

Contoh Soal Anuitas Matematika

1. Suatu Pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan. Jika besar angsuran Rp.85.000, dan bunganya adalah Rp.315.000,00. Maka tentukanlah jumlah anuitas tersebut !

Penyelesaian :

Diketahui : 

  • An = 85.000
  • Bn = 315.000

Ditanya : AN =…..?

Jawab :

  • AN = An + Bn
  • AN = 85.000 + 315.000
  • AN = 400.000

Jadi, jumlah nilai Anuitasnya adalah = Rp.400.000

2. Suatu Pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan. Jika besarnya anuitas Rp.600.000,00. Maka tentukanlah angsuran ke-5 jika bunga ke-5 adalah Rp.415.000,00 !

Penyelesaian :

Diketahui : 

  • AN = 600.000
  • Bn = 415.000

Ditanya : An =…..?

Jawab :

  • AN = An + Bn
  • 600.000 = An + 415.000
  • An = 600.000 – 415.000
  • An = 185.000

Jadi, jumlah nilai angsurannya adalah = Rp.185.000

Inilah pembahasan lengkap tentang cara menghitung rumus anuitas keuangan matematika beserta contoh soal dan pembahasannya, semoga bermanfaat…

Baca Juga :

 

Edu24h.net – sebelumnya kita sudah membahas mengenai isi trikora dan isi tritura. Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai isi supersemar. Dalam ha ini kertiganya memiliki keterkaitan. Simak penjelasan berikut ini.

Latar Belakang Supersemar

Supersemar yang di kenal dengan surat 11 merat tahun 1966. Presiden pertama Indonesia yaitu Ir Suekarno mengadakan sidang pelantikan kabinet dwikora atau biasa di sebut dengan cabinet 100 mentri.

Tetapi pada saat itu ada yang aneh dan menimbulkan kecurigaan, karena pasukan yang di sebut dengan pasukan liar terdapat anggota yang terlibat pada peristiwa tragis G 30 S PKI. Berdasarkan laporan tersebut presiden dan wakil perdana mentri I, Soebandrio dan Wakil Perdana Menteri III, Chaerul Saleh berangkat ke Bogor.

Kemudian sidang di tutup oleh wakil perdana mentri II, Dr.J Leimena yang menyusul ke istana bogor. Situasi ini lalu dilaporkan kepada Mayor Jendral Soeharto yang pada saat itu menjabat selaku Panglima Angkatan Darat menggantikan Letnan Jendral Ahmad Yani yang gugur akibat peristiwa G-30-S/PKI itu. Mayor Jendral Soeharto saat itu tidak menghadiri sidang kabinet karena sakit.

Pada saat itu Mayor Jendral Sueharto mengutus 3 orang perwira tinggi angkatan darat menuju istana bogor untuk menemui Suekarno. Mereka adalah Brigadir Jenderal M. Jusuf, Brigadir Jenderal Amir Machmud, dan Brigadir Jenderal Basuki Rahmat. Pada malam harinya terjadi pembicaraan antara 3 perwira utusan sueharto dan Presiden Suekarno mengenai situasi yang terjadi. Kemudian 3 perwira tersebut mengatakan bahwa Mayor Jendral Sueharto akan mengatasi dan mengendalikan situasi dan keamanan. Sueharto akan diberikan surat tugas atau surat kuasa yang memberikan kewenangan kepadanya untuk mengambil tindakan. Menurut Jenderal (purn) M. Jusuf, pembicaraan mereka dengan Presiden Soekarno saat itu berlangsung hingga pukul 20.30 malam.

Akhirnya Presiden Suekarno pun setuju dengan usulan yang di buat dikenal dengan surat sebelas maret karena di luncurkannya tanggal 11 maret 1966. Surat ini disebut Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang di berikan jendral Sueharto selaku panglima angkatan darat untuk memulihkan situasai dan keamanan. Surat Supersemar tersebut pun tiba di Jakarta pada tanggal 12 Maret 1966 pukul 01.00 waktu setempat yang dibawa oleh Sekretaris Markas Besar Angkatan Darat, Brigjen Budiono H.

Isi Supersemar

Berikut ini adalah isi surat supersemar:

SURAT PERINTAH

1. Mengingat:

1.1. Tingkatan Revolusi sekarang ini, serta keadaan politik baik nasional maupun Internasional

1.2. Perintah Harian Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Presiden/Panglima Besar Revolusi pada tanggal 8 Maret 1966

2. Menimbang:

2.1. Perlu adanja ketenangan dan kestabilan Pemerintahan dan djalannja Revolusi.

2.2. Perlu adanja djaminan keutuhan Pemimpin Besar Revolusi, ABRI dan Rakjat untuk memelihara kepemimpinan dan kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi serta segala adjaran-adjarannja

III. Memutuskan/Memerintahkan:

Kepada: LETNAN DJENDERAL SOEHARTO, MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT

Untuk: Atas nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi:

  1. Mengambil segala tindakan jang dianggap perlu, untuk terdjaminnja keamanan dan ketenangan serta kestabilan djalannja Pemerintahan dan djalannja Revolusi, serta mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimin Besar revolusi/mandataris M.P.R.S. demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi.
  2. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan-Angkatan lain dengan sebaik-baiknja.
  3. Supaya melaporkan segala sesuatu jang bersangkuta-paut dalam tugas dan tanggung-djawabnja seperti tersebut diatas.
  4. Selesai.

Djakarta, 11 Maret 1966

Tujuan Supersemar

Berikut ini adalah tujuan supersemar antara lain:

  1. Untuk mengatasi situasi buruk akibat pemberontakan G-30S PKI
  2. Situasi dan kondisi negara tengah kacau dan genting
  3. Menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari kehancuran
  4. Mengembalikan kewibawaan pemerintah
  5. Memberikan perintah dari Suekarno kepada Sueharto selaku panglima angkatan darat.

Kontroversi Supersemar

Terkait denga isi dan tujuan di perintahkan surat sebelas maret ternyata supersemar terdapat kontroversi. Seperti yang sebelumnya saya utarakan, ada 2 versi dari supersemar yang hingga saat ini menjadi perdebatan. 2 versi tersebut adalah versi supersemar dari TNI AD, dan versi supersemar dari Versi lainnya.

Berikut ini adalah gambar kedua versinya:

Demikian penjelasan mengenai isi supersemar, latar belakang, pengertian, dan kontroversi. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik disana.

Edu24h.net – pertemuan sebelumnya kita sudah membahas mengenai isi trikora. Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai isi tritura yaitu tri tuntutan rakyat yang di sampaikan mahasiswa kepada pemerintah. Simak penjelasan berikut ini.

Latar Belakang Tritura

Yang melatar belakangi terjadinya tritura berkaitan dengan gerakan 30 September dalangnya adalah PKI. Setelah kejadian gerakan 30 september, banyak ormas-ormas terutama mahasiswa mengadakan demostran besar-besaran menuntut kepada pemerintah beberapa hal. Tuntutan tersebut biasa di sebut dengan Tritura (tri tuntutan rakyat). Salah satu tuntutannya adalah pembubaran PKI terkait tragedy 30 september. Tetapi pemerintah tidak mengambil tindakan dengan tegas terhadap PKI. Selain itu ekonomi semakin memburuk, harga-harga semakin melambung tinggi sehingga menambah keresahan masyarakat.

Pada tanggal 25 Oktober 1965 terbentuklah Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI). Selanjutnya  ikuti oleh kesatuan- kesatuan aksi yang lain, misalnya Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI), Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI), Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI), Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI), Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI), dan Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI).

Organisasi-orgaisasi tersebut melakukan demonstran besar-besaran. Akan tetapi pemerintah tidak segera mengambil tindakan. Pada tanggal 10 januari 1966 KAMI san KAPPI melopori kesatuan aksi dalam Front Pancasila mendatangi DPR-GR menuntut tiga tuntuta rakyat. Berikut ini adalah tiga tuntutan rakyat.

Isi Tritura

  1. Pembubaran PKI (Partai Komunis Indonesia)
  2. Pembersihan kabinet dari unsur-unsur G 30 S / PKI.
  3. Penurunan harga/perbaikan ekonomi.

Tiga tuntutan di atas adalah dasar yang menjadi keresahan masyarakat Indonesia. Selain pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya dan pembersihan cabinet G30 S PKI ada juga tuntutan yaitu mengenai ekonomi. Masyarakat Indonesia menginginkan perubahan ekonomi terutama pada penurunan harga-harga kebutuhan pokok.

Akhirnya, Tujuan dari Tri Tuntutan Rakyat dapat terwujud dengan keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) yang memerintahkan kepada Mayor Jenderal Suharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia dan ormas-ormasnya. Selain itu, Supersemar juga mengamanatkan agar meningkatkan perekonomian Indonesia sehingga dapat terwujud kesejahteraan sosial dan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tujuan Tritura

Seperti sudah di bahas di atas bahwa tujuan utama tritura terletak pada isi tritura itu sendiri. Tujuannya adalah membubarkan PKI (Partai Komunis Indonesia), membersihkan cabinet dari unsur-unsur G 30 S PKI, dan menurunkan harga/perbaikan ekonomi. Tiga hal di atas sengat meresahkan masyarakat Indonesia pada saat itu. Terkait dengan PKI (Partai Komunis Indonesia) yang membunuh beberapa tokoh penting di Indonesia. Hal itu sangat menjadi kejadian sejarah menyedihkan. Penculikan beberapa anggota dan di bunuh oleh PKI meninggalkan sejarah kelam hingga sekarang.

Plopor Tritura

Dibalik demonstran besar-besaran pada tuntutan Tritura pada tanggal 10 januari 1966 ada beberapa plopor yang terlibat di dalamnya. Berikut diantaranya:

  1. Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI)
  2. Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI)
  3. Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI)
  4. Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI)
  5. Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI)
  6. Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI)
  7. Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI)

Baca Juga:

Isi Trikora – Pengertian, Isi, Sejarah, Tujuan, Operasi

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

Demikian penjelasan mengenai isi trikora, tokoh yang terlibat, tujuan, latar belakang dan plopor. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik disana.

Edu24h.net – Tertemuan kali ini kita akan membahas mengenai isi trikora mulai dari pengertian, sejarah dan operasi. Trikora atau bisa disebut dengan tri komando rakyat adalah perselisihan yang berhubungan dengan papua bagian barat. Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Trikora

Operasi Trikora (Tri Komando Rakyat) adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat.

Pada saat itu pemerintahan Indonesia melakukan banyak upaya untuk pengembalian irian barat agar kembali menjadi pulau di Indoensia. Persiapan yang di lakukan pemerintah adalah persiapan militer, melakukan diplomasi, kebijakan ekonomi, dan konfrontasi total.

Militer sendiri Indonesia mencari bantuan senjata dari luar negeri menjelang terjadinya konflik antara Indonesia dan Belanda. Dari segi diplomasi, persiapan Indonesia yaitu mendekati berbagai negara seperti Australia, India, Pakistan, Selandia Baru, Thailand, Jerman, Britania Raya, dan Perancis agar tidak memberi dukungan kepada Belanda jika pecah perang antara Indonesia dan Belanda. Dari segi ekonomi, pada tanggal 27 Desember 1958, presiden Soekarno mengeluarkan undang-undang nomor 86 tahun 1958 tentang nasionalisasi semua perusahaan Belanda di Indonesia.

Sejarah Trikora

Trikora di mulai dari belanda akan menjajah kembali Indonesia dengan tidak menyerahkan irian barat kepada pihak Indonesia. Seperti kita telah ketahui bahwa irian barat merupakan surge alam, bukan hanya keindahan alamnya tetapi irian barat menimbun berlimpah batu barat. Sehingga irian barat digadang-gadang akan menjadi sumber batu bara dan wisata yang sangat menakjupkan.

Belanda memperkuat sistem pertahannya dengan mengirim batalyon angkatan darat mereka terus menerus ke irian barat. Dengan demikian pasukan perang mereka sangat kuat. Akan sulit bagi Indonesia merebut kembali irian barat pada masa itu.

Padar rapat Konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949 Indonesia dan Belanda tidak mencapai kesepakatan, tetapi sepakat masalah ini akan dibicarakan kembali dalam satu tahun kedepan.

Tahun 1950, PBB mengeluarkan keputusan bahwa Papua Barat mempunyai hak merdeka sesuai dengan isi Piagam PBB pasal 73e. Lalu Belanda mengundang Indonesia ke Mahkamah Internasional untuk merampungkan masalah ini, tetapi Indonesia menolaknya.

Belanda melakukan percepatan untuk program pendidikan mempersiapkan kemerdekaan Papua pada bagian barat, persiapannya adalah akademi angkatan laut tahun 1956 dan tentara Papua pada tahun 1957. Indonesia juga tidak mau kalah, yaitu melakukan tindakan pembentukan Provinsi Irian Barat pada tanggal 17 Agustus 1956 dengan Zainal Abidin Syah sebagai gubernur pertamanya.

Amerika serikat khawatir pihak komunis mengambil keuntungan dengan adanya situasi ini, sehingga Amerika serikat mengambil langkah mendesak Belanda untuk berunding kembali dengan Indonesia. 15 Agustus 1962 akhirnya disepakati persetujuan New York Amerika Serikat. Pihak Australia menjadi mendukung papua menjadi bagian Indonesia karena desakkan dari Amerika Serikat

Isi Trikora

Tanggal 19 Desember 1961, Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Kemudian Suekarno dan kawan-kawannya tidak tinggal diam. Suekarno membentuk komando mandala. Mayor jendral soeharto yang di tunjuk dan di angkat sebagai panglima perang untuk melawan belanda merebut irian barat.

Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.

  1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda.

  2. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat, tanah air Indonesia.

  3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa.

Tujuan Trikora

Pada intinya tujuan trikora adalah merebut kembali irian batar dari belanda. Lebih jelasnya lagi ada di dalam isi trikora yaitu menggagalkan pembentukan negara boneka papua buatan belanda. Yang ke dua adalah mengibarkan bendera merah putih di wilayah irian barat yang termasuk tanah air Indonesia. Yang ketiga adalah siap mempertahankan kemerdekaan, kesatuan tanah air Indonesia dan bangsa.

Operasi Trikora

Operasi Trikora pada tahun 1962 pada saat itu pemerintah RI melancarkan operasi militer bersandikan Operasi Trikora. Semua angkatan perang republic Indonesia di kerahkan untuk merebut irian barat.

Ada beberapa pasukan khusus misalnya Komando Pasukan Gerak Tjepat AURI, RPKAD (TNI AD), dan Kopaska (TNI AL) juga perintahkan untuk menyelinap misi penyusupan, sabotase, intelijen, dan melancarkan perang secara gerilya.

Pasukan Kopaska menjadi ujung tombak dalam pertempuran di laut. Pasukan ini dikirim menjadi pasukan yang paling akhir dikirimkan ketika APRI akan melancarkan serangan besar-besaran melalui operasi militer bersandi Jayawijaya.

Pasukan ini berangkat dari Jakarta ke Surabaya dengan misi rahasia. Menuju Gudang senjata PAL yaitu penataran angkatan laut, tetapi saat itu senjata tidak tersedia banyak karena sudah terpakai. Sehingga hanya tersisa saja yang di ambil termasuk bahan peledak.

APRI juga mengerahkan pesawat pembom nuklir Tu-16 buatan Rusia , Belanda akhirnya lebih memilih langkah diplomasi dan menyerahkan Irian Barat ke Indonesia melalui PBB pada 15 Agustus 1962.

Baca Juga:

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

Isi Tritura – Latar Belakang, Tujuan, Plopor

Demikian penjelasan mengenai Isi trikora, pengertian trikora, sejarah trikora, operasi trikora. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik disana.

Persamaan Dasar Akuntansi – Kali ini kita akan membahas materi tentang rumus persamaan dasar akuntansi, kita akan jabarkan secara detail dan lengkap dari pengertian akuntansi, pengertian persamaan dasar akuntansi, unsur – unsur, konsep, dan jenis beserta rumus persamaan dasar akuntansi.

 

Pengertian Akuntansi

Akuntansi yaitu pengukuran, penjabaran, dan pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak maupun pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.

Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi yaitu sebuah hubungan antara harta, hutang, dan modal dari sebuah perusahaan, Karena setiap transaksi bisnis mempengaruhi minimal dua akun perusahaan.

Persamaan Akuntansi akan selalu “Dalam Keseimbangan“, yang berarti sisi kiri harus selalu sama sisi kanan yang artinya setiap terjadi transaksi harus dicatat seimbang dalam dua aspek yaitu sisi kiri (Aktiva) dan (Pasiva).

Transaksi yang merubah aktiva harus juga diimbangi pada kewajiban. Jadi persamaan dasar akuntansi adalah keseimbangan antara sisi kiri (aktiva) dengan sisi kanan (pasiva), perubahan yang timbul akibat kejadian transaksi keuangan maka biar ke-seimbangannya akan selalu dipertahankan.

Unsur – Unsur Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi juga memiliki unsur – unsur tertentu,  yaitu sebagai berikut :

1. Aktiva /Aset (Assets) :

Aset atau aktiva yaitu sumber daya yang dimiliki dan dikuasai suatu perusahaan akibat suatu peristiwa transaksi masa lalu dan harapannya dimasa depan perusahaan akan memperoleh manfaat ekonomi dari sumber tersebut.

2. Kewajiban/ Hutang/ Liabilitas (Liabilities) :

Kewajiban yaitu merupakan tanggung jawab perusahaan akibat peristiwa transaksi dimasa lalu yang harus diselesaikan dengan pengorbanan sumber daya perusahaan.

3. Modal/ Ekuitas (Equity) :

Modal yaitu merupakan sisa kepentingan dalam aktiva perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban.

4. Pendapatan (Revenue) :

Pendapatan yaitu arus masuk atau peningkatan atas aktiva dan penurunan kewajiban yang timbul akibat aktivitas penjualan/penyerahan atau pembuatan barang dan jasa atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama perusahaan.

5. Beban (Expenses) :

Beban yaitu merupakan arus keluar atau penggunaan atas aktiva dan peningkatan kewajiban yang timbul akibat aktivitas penjualan/penyerahan atau pembuatan barang dan jasa atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama perusahaan.

6. Prive (Drawing) :

Prive yaitu bisa diartikan sebagai pengambilan aset (kas) perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi.

Konsep

  • Keseimbangan Harta Dengan Modal : 

Yang pertama kali perlu diketahui yaitu kekayaan perusahaan yang dapat digunakan untuk sumber pembelanjaan kegiatan usaha biasa disebut dengan Harta. Sumber pembelanjaan itu berasal dari pemilik yang biasa disebut dengan Modal / Ekuitas.

RUMUS :

HARTA (ASSETS) = MODAL (EQUITY)

  • Keseimbangan Harta Dengan Hutang Ditambah Modal :

Sumber Modal sendiri terbagi menjadi dua yaitu Modal yang berasal dari kreditur dan Sumber Modal sendiri terbagi menjadi dua yaitu Modal yang berasal dari kreditur kemudian disebut Utang dan Modal dari pemilik sendiri yang disebut dengan Modal itu sendiri.

RUMUS :

HARGA (ASSETS) = HUTANG + MODAL (EQUITY)

 

Kesimpulan :

Dalam operasi usaha dimungkinkan adanya transaksi pendapatan dan beban. Pendapatan yaitu kenaikan harta yang diperoleh melalui hasil penjualan barang atau jasa. Sedangkan beban yaitu penurunan sejumlah harta akibat pengorbanan untuk memperoleh pendapatan. Pendapatan sifatnya menambah modal sedangkan beban sifatnya mengurangi modal. Sehingga diperoleh persamaan dasar akuntansi sebagai berikut :

HARTA = HUTANG + MODAL + PENDAPATAN + BEBAN

Inilah pembahasan lengkap tentang cara menghitung rumus persamaan dasar akuntansi beserta contoh soal dan pembahasannya, semoga bermanfaat …

Baca Juga :

Contoh Daftar Riwayat Hidup (CV) Yang Baik dan Benar Terbaru 2019 – Apakah kalian ingin melamar pekerjaan? salah satu yang harus kalian buat untuk melamar pekerjaan adalah dengan membuat CV (curicullum vitae). Atau nama lainnya daftar riwayat hidup, yang merupakan sebuah dokumen persyaratan untuk melamar pekerjaan. Daftar riwayat hidup ialah data yang berisi tentang data diri kita, seperti identitas pribadi sampai pengalaman kerja yang pernah kita lakukan.

Dokumen ini sangat penting sekali untuk kalian yang ingin melamar pekerjaan. Karena dengan dokumen tersebut akan memberi sebuah gambaran yang luas mengenai diri kita, terhadap perusahaan tempat kerja yang dituju. Mungkin sudah banyak orang yang biasa membuat daftar riwayat hidup atau CV, namun masih banyak juga orang yang belum mengetahui bagaimana cara membuatnya yang baik dan benar agar bisa diterima oleh perusahaan. Berikut ini akan kami ulas beberapa contoh daftar riwayat hidup yang baik dan benar, sebagai berikut!

Data Yang Dicantumkan Pada Daftar Riwayat Hidup

1. Identitas diri
Identitas diri adalah hal yang utama di tuliskan dalam Daftar Riwayat Hidup. Biasanya identitas diri berisikan nama, tempat tanggal lahir, alamat, jenis kelamin, agama, kewarganegaraan, status pernikahan dan nomor telepon.

2. Riwayat pendidikan
Riwayat pendidikan biasanya berisikan tentang pendidikan yang pernah ditempuh. Di mulai dari awal masa pendidikan sampai pendidikan yang terakhir. Dalam hal ini umumnya terdiri dari dua macam yaitu pendidikan formal dan nonformal.

3. Pengalaman kerja
Pengalaman kerja di tuliskan jika si pelamar pernah bekerja pada tempat kerja sebelumnya, untuk meyakinkan perusahaan yang dituju jika kalian mempunyai pengalaman kerja. Tetapi bagi yang belum memiliki pengalaman, data ini tidak perlu dituliskan.

4. Pengalaman organisasi
Maksudnya adalah apabila si pelamar belum pernah mempunyai pengalaman bekerja sama sekali, seperti halnya pada kasus fresh graduate, biasanya pengalaman kerja diganti dengan pengalaman organisasi yang pernah dilakukan.

5. Keahlian khusus
Hal ini sangat penting sekali, terutama jika mencantumkan keahlian yang berhubungan dengan posisi kerja yang dilamar. Keahlian khusus ini yang biasanya menjadi salah satu hal pertimbangkan atau bisa dikatakan menjadi lirikan oleh HRD perusahaan, karena tidak semua pelamar mempunyai keahlian sama dengan posisi bidang pekerjaan perusahaan. Contohnya seperti : Ahli mengoperasikan Ms.Office dan menggunakan komputer dengan baik.

Contoh Daftar Riwayat Hidup Terbaru

Daftar Riwayat Hidup
Curicullum Vitae

BIODATA DIRI

Nama : Syaifullah
Tempat/Tanggal/Lahir : Bogor/20 Juni 1997
Alamat : Jl Agrowisata 1 No.21B Bandar Lampung
No Handphone : 086233322211
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Warga Negara : Indonesia
Status : Belum Menikah
Email :Syaifullah@yahoo.com

PENDIDIKAN FORMAL

  1. SDN 1 Campang Raya Bandar Lampung
  2. SMPN 2 Bandar Lampung
  3. SMAN 7 Bandar Lampung
  4. Universitas Lampung

PENGALAMAN BEKERJA

  1. PT.Indormarco sebagai staff office
  2. Bank BCA sebagai Trainner

Demikianlah daftar riwayat hidup saya yang saya buat dengan sebenar-benarnya.

Hormat saya,

 

Syaifullah

Contoh Daftar Riwayat Hidup Untuk Melamar Kerja

Curriculum Vitae (CV)

DATA PRIBADI

Nama Lengkap : Syaifullah Muhammad
Tempat/Tanggal/Lahir : Bogor/20 Juni 1997
Alamat : Jl Agrowisata 1 No.21B Bandar Lampung
No HP : 086233322211
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Belum Menikah
Email : Syaifullah@gmail.com
Hobi : Belajar dan Membaca

PENDIDIKAN FORMAL

  1. SDN 1 Campang Raya Bandar Lampung, lulus tahun (2006)
  2. SMPN 2 Bandar Lampung, lulus tahun (2011)
  3. SMAN 7 Bandar Lampung, lulus tahun (2015)
  4. Universitas Lampung, lulus tahun (2018)

PENDIDIKAN NON FORMAL

  1. Kursus komputer tahun 2017
  2. Kursus bahasa inggris tahun 2018

PENGALAMAN KERJA

  1. PT.Indormarco sebagai staff office tahun 2015
  2. Bank BCA sebagai Trainner tahun 2017

KEMAMPUAN DAN KEAHLIAN

  1. Berbahasa inggris dengan pasif
  2. Bisa mengoperasikan komputer dengan baik dan lancar
  3. Menguasai internet marketing

Demikianlah daftar riwayat hidup saya yang saya buat dengan sebenar-benarnya.

Hormat saya,

 

Syaifullah Muhammad

Contoh Daftar Riwayat Hidup Bahasa Inggris

Curriculum Vitae

Name : Muhammad Syaifullah
Adress : Agrowisata 1 No.21B Bandar Lampung
Place Date Of Birth : Bogor 20 Juni 1997
Gender : Male
Marital Status : Married
Nationality : Indonesia
Religion : Moslem
Email :Muhammadsyaifullah@gmail.com
Hobby : Singing and Sport

EDUCATION

  1. SDN 1 Campang Raya Bandar Lampung
  2. SMPN 2 Bandar Lampung
  3. SMAN 7 Bandar Lampung
  4. Universitas Lampung

PROFESSIONAL EXPERIENCE

  1. 2010 – State Elementary School – SDN 4 Bandar Lampung
  2. 2015 – programmer at PT Indoress

COMPUTER SKILLS

  1. Web development
  2. Internet Marketing
  3. Web designer
  4. Ms.office

LANGUAGE PROFICIENCY

  1. Indonesian : Native
  2. English : Good at daily conversation

INTEREST

  1. Fishing
  2. Reading
  3. Travelling

So I stated that the curriculum vitae above was made in truth.

Sincerely,

 

Muhammad Syaifullah

Contoh Daftar Riwayat Hidup Lengkap

Demikian penjelasan mengenai Contoh Daftar Riwayat Hidup (CV) Yang Baik dan Benar Terbaru 2019. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Artikel Terkait :

Contoh Daftar Isi Skripsi, Makalah, Laporan Yang baik dan Benar – Jika kalian akan membuat karya ilmiah seperti skripsi, makalah atau proposal pasti memerlukan penyusunan yang terperinci. Seperti adanya daftar isi, karena daftar isi menjadi bagian terpenting sebagai informasi mengenai isi pada setiap halaman hasil karya ilmiah.

Dengan adanya daftar isi, akan lebih memudahkan para pembaca untuk mengetahui isi setiap halaman karya ilmiah. Jika kalian bingung membuat daftar isi untuk skripsi, makalah atau laporan yang kalian buat. Silahkan kalian simak penjelasan lengkapnya dibawah ini!

Pengertian dan Fungsi Daftar Isi

Daftar isi adalah urutan sebuah judul pada setiap bab dan halaman yang berada pada sebuah penulisan makalah, laporan, skripsi, proposal, dan karya ilmiah lainnya yang bisa diartikan juga sebagai lembar halaman yang menjadi petunjuk pokok pada isi buku dan juga nomor halaman pada penulisannya.

Berikut fungsi dari daftar isi dibawah ini :

  1. Membuat Skripsi, makalah, atau laporan menjadi lebih rapih, sehingga pembaca dapat lebih mudah untuk memahami materi apa yang dibahas oleh penulis.
  2. Pembaca menjadi lebih jelas mengetahui maksud dari penulis tentang informasi yang ada pada skripsi, makalah atau laporan yang ditulis.

Pembaca sering sekali mengalami kesulitan apabila harus membaca skripsi atau makalah secara keseluruhan. Tetapi dengan adanya daftar isi, akan lebih memudahkan dan memahami isi materi yang ditulis. Pembaca bisa melihat dari daftar isi, kemudian menuju halaman dan bab berapa yang akan dibaca. Sehingga akan lebih cepat dan pastinya mudah.

Unsur-Unsur Yang Terdapat Pada Daftar Isi

1. Halaman Judul
Halaman judul adalah salah satu unsur daftar isi yang harus terpenuhi, biasanya pada lembar yang berisi judul penulisan karya ilmiah seperti makalah, skripsi, laporan, atau karya ilmiah lainnya. Untuk lembar judul yang baik dan benar harus terdapat judul, logo sekolah/instansi/organisasi (jika ada), nama penyusun, dan nama sekolah/instansi/organisasi kemudian tahun penulisannya.

2. Kata Pengantar
Kata Pengantar adalah sebuah unsur daftar isi yang harus dibuat dan biasanya pada lembar yang berisi kata pengantar berupa ucapan puji syukur, terima kasih, gambaran singkat isi dan harapan penulis pada skripsi atau laporannya.

3. Latar Belakang
Latar belakang adalah lembar yang berisikan halaman pokok yang menjadikan sebab ditulisnya sebuah karya ilmiah tersebut.

4. Batasan Masalah
Batasan masalah adalah halaman atau lembar yang berisikan masalah karya ilmiah yang sudah dipersempit dari latar belakang untuk kedepannya.

5. Rumusan Masalah
Rumusan maslah adalah poin penting masalah pada topik yang dibahas menjadi karya penulisan. Umumnya menulis rumusan masalah yang baik ditulis pada bentuk sebuah pertanyaan.

6. Tujuan
Tujuan merupakan poin yang menjadi tujuan dari si penulis pada penulisan suatu karya ilmiah seperti makalah, laporan, atau skripsi.

7. Manfaat
Manfaat merupakan hal yang akan di dapatkan dari penulisan makalah, laporan, atau skripsi setelah selesai dipublikasikan.

8. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah sebuah pendekatan yang di ambil oleh penulis untuk menganalisa suatu permasalahan yang akan disampaikan dalam materi makalah atau yang berhubungan dengan karya ilmiah.

9. Hipotesis
Hipotesis merupakan dugaan awal yang bersifat subjektif dalam suatu isi dan kesimpulan pada penulisan makalah dan karya ilmiahnya.

10. Simpulan
Simpulan adalah inti dari isi dan pembahasan karya ilmiah skripsi, makalah, laporan, atau karya ilmiah lainnya.

11. Saran
Saran merupakan point yang berisi sebuah saran dari penulis pada karya ilmiahnya untuk si pembaca.

Contoh Daftar Isi Makalah

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ………………………………………………. i
KATA PENGANTAR ……………………………………………… ii
DAFTAR ISI ………………………………………………………… iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ………………………………………………… 2
B. Rumusan Masalah …………………………………………… 2
C. Tujuan Penulisan …………………………………………….. 3
D. Manfaat Penulisan ………………………………………….. 3

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Banjir ……………………………………………. 5
B. Penyebab Banjir ……………………………………………… 6
C. Dampak Banjir ……………………………………………….. 12
D. Contoh Banjir …………………………………………………. 16
E. Cara Mengatasi Banjir ……………………………………… 20
F. Upaya Pencegahan Banjir …………………………………. 25

BAB III PENUTUP

A. Simpulan ………………………………………………………… 30
B. Saran ……………………………………………………………… 31

DAFTAR PUSTAKA

Contoh Daftar Isi Laporan PKL

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL…………………………………………………………… i
ABSTRAK………………………………………………………………………… ii
HALAMAN PERSETUJUAN …………………………………………….. iii
HALAMAN PENGESAHAN………………………………………………. iv
KATA PENGANTAR…………………………………………………………. v
DAFTAR ISI…………………………………………………………………….. vii
DAFTAR GAMBAR…………………………………………………………… ix
DAFTAR TABEL………………………………………………………………. x
DAFTAR LAMPIRAN……………………………………………………….. xi

BAB I    PENDAHULUAN

  • 1.1  Latar Belakang……………………………………………………. 1
  • 1.2  Tujuan dan Manfaat Praktik Kerja Lapangan………… 2
    • 1.2.1 Tujuan Praktik Kerja Lapangan………………….. 2
    • 1.2.2 Manfaat Praktik Kerja Lapangan ……………….. 3
  • 1.3   Ruang Lingkup…………………………………………………… 4
  • 1.4   Metode Pengumpulan Data…………………………………. 4
  • 1.5   Sistematika Penulisan…………………………………………. 5

BAB II   TINJAUAN UMUM ORGANISASI

  • 2.1  Sejarah Singkat Organisasi…………………………………… 6
    • 2.1.1  Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan……… 6
    • 2.1.2  Visi SMK TRI SAKTI ………………………………… 7
    • 2.1.3  Misi SMK TRI SAKTI ……………………………….. 7
  • 2.2  Struktur Organisasi……………………………………………… 8
  • 2.3  Tata Kerja Organisasi…………………………………………… 8
    • 2.3.1 Disiplin Kerja…………………………………………….. 8
    • 2.3.2 Sarana Dan Prasarana………………………………… 9
    • 2.3.3 Data Kepegawaian……………………………………… 10
    • 2.3.4 Uraian Tugas……………………………………………… 11

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

  • 3.1 Hasil……………………………………………………………………… 16
  • 3.2 Pembahasan………………………………………………………….. 16
    • 3.2.1 Input Nilai Raport Siswa………………………………. 17
    • 3.2.2 Input Data Siswa…………………………………………. 17
    • 3.2.3 Cetak Isi Dan Sampul Raport Siswa………………. 18
    • 3.2.4 Fasilitas Pengolahan Data yang Di Guna………… 19

BAB IV KESIMPULAB DAN SARAN

  • 4.1 Kesimpulan……………………………………………………………… 21
  • 4.2 Saran………………………………………………………………………. 21

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Contoh Daftar Isi Skripsi

DAFTAR ISI

Halaman

SAMPUL…………………………………………………………………………… i
JUDUL……………………………………………………………………………… ii
PERSETUJUAN…………………………………………………………………. iii
PENGESAHAN…………………………………………………………………… iv
SURAT PENGESAHAN KEASLIAN……………………………………… v
ABSTRAK………………………………………………………………………….. vi
KATA PENGANTAR…………………………………………………………… vii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………. ix
DAFTAR GAMBAR …………………………………………………………….. xi
DAFTAR TABEL ………………………………………………………………… xii
DAFTAR LAMPIRAN …………………………………………………………. xiii

BAB I PENDAHULUAN

  • 1.1 Latar Belakang ………………………………………………………. 1
  • 1.2 Identifikasi Masalah ………………………………………………. 3
  • 1.3 Batasan Masalah……………………………………………………. 3
  • 1.4 Rumusan Masalah………………………………………………….. 3
  • 1.5 Tujuan Penelitian……………………………………………………. 4
  • 1.6 Kegunaan Penelitian……………………………………………….. 4
  • 1.7 Metode Penelitian…………………………………………………… 4
    • 1.7.1 Studi Literatur……………………………………………… 4
    • 1.7.2 Perancangan………………………………………………… 5
    • 1.7.3 Penulisan Program……………………………………….. 5
    • 1.7.4 Tahap Pengujian…………………………………………… 6

BAB II  LANDASAN TEORI

  • 2.1 Tinjauan Pustaka …………………………………………………….. 7
  • 2.2 Kajian Teori…………………………………………………………….. 9
    • 2.2.1 Pengertian Arduino Mega ……………………………… 9
    • 2.2.2 Pengertian Arduino IDE……………………………….. 10
    • 2.2.3 Pengertian Buzzer ……………………………………….. 13
    • 2.2.4 Pengertian Mikrokontroller…………………………… 14
    • 2.2.5 Pengertian Keamanan ………………………………….. 14
    • 2.2.6 Pengertian Kabel USB…………………………………… 14
    • 2.2.7 Pengertian Sensor PIR…………………………………… 15
    • 2.2.8 Pengertian Magnet Switch…………………………….. 16
    • 2.2.9 SMS Gateway……………………………………………….. 17
    • 2.2.10 Fungsi SMS Gateway…………………………………… 18
    • 2.2.11 Cara Kerja SMS Gateway……………………………… 18
    • 2.2.12 Modul GSM………………………………………………… 20
    • 2.2.13 Beberapa Manfaat Penelitian Studi Kasus……… 20

BAB III ANALISA PERANCANGAN

  • 3.1 Analisa Masalah……………………………………………………….. 22
  • 3.2 Analisa Kebutuhan…………………………………………………… 24
  • 3.3 Perancangan……………………………………………………………. 25
    • 3.3.1 Desain Sistem ………………………………………………. 25
    • 3.3.2 Flowchart Sistem…………………………………………. 26
    • 3.3.3 Flowchart Program………………………………………. 27
    • 3.3.4 Perencanaan Biaya……………………………………….. 28
    • 3.3.5 Rangkaian Alat……………………………………………… 28
    • 3.3.6 Kerangka Pikir……………………………………………… 30

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

  • 4.1 Hasil Penelitian………………………………………………………… 31
  • 4.2 Pembahasan ……………………………………………………………. 32
  • 4.3 Pengujian Pengiriman dan Penerimaan SMS………………. 43

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

  • 5.1 Simpulan …………………………………………………………………. 48
  • 5.2 Saran……………………………………………………………………….. 49

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Demikian penjelasan mengenai Contoh Daftar Isi Skripsi, Makalah, Laporan Yang baik dan Benar, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Artikel Terkait :

Penulisan Daftar Pustaka Yang Benar, Cara Membuat, Contoh – Dalam penulisan sebuah karya ilmiah, kita diharuskan untuk menyajikan suatu informasi dengan disertai sumber yang benar. Tuntutan memberikan informasi dengan sumber yang benar, hal inilah yang membuat penulisan daftar pustaka sangat diperlukan bahkan diwajibkan. Nah, pada pembahasan kali ini materi yang akan dibahas yaitu cara penulisan daftar pustaka yang benar, cara membuat dan contoh daftar pustaka!

Daftar pustaka adalah sebuah daftar yang berisi tentang semua buku atau tulisan yang dijadikan sebagai referensi atau landasan pada suatu penelitian. Terdapat beberapa manfaat mencantuman daftar pustaka atau catatan kaki, baik itu untuk penulis, pembaca atau penyumbang data/sumber yang dijadikan sebagai referensi tersebut, yaitu:

  • Sebagai syarat etika penulisan;
  • Untuk sebuah ucapan terima kasih penulis kepada penyumbang data/sumber;
  • sebagai pendukung ide seorang penulis yang biasanya sumber/referensi yang diambil ditulis oleh seorang pakar yang terkenal dan ahli;
  • sebagai petunjuk untuk mengecek kebenaran sumber/data yang telah diambil;
  • sebagai referensi silang, yang merupakan penunjuk pada halaman atau bagian mana data itu diambil.

Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Buku

Ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan pada penulisan daftar pustaka dari sumber buku. Dalam hal ini, yang paling utama adalah memperhatikan tanda baca dan urutannya. Berikut urutan referensi daftar pustaka dari sumber buku, sebagai berikut:

1. Nama
Nama penulis atau pengarang ditulis paling awal. Perlu diingat bahwa untuk selalu menuliskan nama belakang penulis terlebih dahulu, lalu diberi tanda koma (,) kemudian itu mencantumkan nama depan dan tengah penulis buku tersebut. Jika buku tersebut adalah sebuah karya dari dua penulis atau lebih, hanya penulis yang pertama urutan namanya dibalik. Penulis kedua dan berikutnya berada setelahnya pada urutan yang sesuai dengan nama aslinya. Jika dalam buku tersebut nama penulis dicantumkan lengkap dengan memakai gelar pendidikan atau gelar lain, kalian tidak perlu menuliskan gelar-gelar tersebut.

Jika pada buku yang diambil sebagai referensi itu tercantum nama editor, maka penulisannya dilakukan dengan menambahkan singkatan (Ed.).

Contoh:

1. Mahaso, Ode (Ed.). 1997.

Jika pengarang atau penulis terdiri dari dua atau tiga orang, maka nama penulis dituliskan semuanya dengan ketentuan nama orang yang pertama dibalik sedangkan untuk nama orang kedua dan ketiga tetap sama. Pada referensi tersebut di antara kedua nama pengarang itu memakai kata penghubung “dan”.

Contoh:

1. Sumardjan, Selo dan Marta Susilo.
2. Kusmadi, Ismail. Dini A., dan Eva R.

Jika penulis lebih dari tiga orang, penulisan nama pengarang pertama tetap seperti sebelumnya harus dibalik, kemudian ditambahkan singkatan “dkk” (dan kawan-kawan) atau et all.

Contoh:

1. Kartika, Salma dkk.
2. Susan, Alberta et. all.

2. Tahun Terbit
Jika nama penulis sudah, selanjutnya dengan mencantumkan tahun terbit dari sumber buku yang kalian gunakan sebagai referensi. Jangan percaya dengan angka tahun cetakan awal sebab bisa saja buku yang kalian gunakan adalah cetakan kedua, ketiga, atau yang terakhir.

3. Judul Buku
Kemudian tuliskan judul buku secara lengkap. Perlu diingat! penulisan judul ditulis dengan italic (miring).

4. Kota dan Nama Penerbit
langkah terakhir pada penulisan daftar pustaka dari sebuah sumber buku adalah dengan mencantumkan kota penerbitan dan nama penerbit yang mencetak buku tersebut. Nama kota harus didahulukan, lalu diikuti dengan nama penerbit yang dibatasi menggunakan tanda titik dua (:).

Hal lain yang harus diperhatikan yaitu tanda batas pada setiap urutan. Pastikan kalian memakai tanda titik (.) untuk membatasi sebuah urutan nama, tahun terbit, judul buku, sampai kota dan nama penerbit.

Contoh Daftar Pustaka dari Sumber Buku :

  • Data Buku:
  • Judul : Family Medical Care Volume 4
  • Penulis : Dr. John F. Knight
  • Penerbit : Indonesia Publishing House
  • Kota Penerbit : Bandung
  • Tahun Terbit : 2001

Cara Penulisan:

  • Knight, John F. 2001. Family Medical Care Volume 4. Bandung: Indonesia Publishing House.

Penulisan Daftar Pustaka Dari Jurnal atau Majalah

Tidak berbeda jauh dengan cara penulisan daftar pustaka dari sumber buku, kalian hanya perlu mencantumkan nama penulis, tahun terbit, judul artikel, sampai kota dan nama penerbit. Hanya saja, terdapat beberapa urutan perbedaan penulisannya, sebagai berikut :

1. Nama
Pastikan nama yang kalian tulis pada daftar pustaka tersebut yaitu nama dari penulis artikelnya, bukan editor pada jurnal, koran, atau majalah yang menjadi sumber referensi utamanya.

2. Judul
Kalian harus mendahulukan penulisan judul artikel yang menjadi sumber referensi. Penulisan tidak memakai format italic, melainkan tegak lurus dengan memakai sebuah tanda kutip (“) pembuka dan penutup. Kemudian, lanjutkan pada penulisan sumber jurnal ataupun majalah artikel tersebut. Penulisan nama jurnal, majalah, atau koran baru dicetak miring (italic). Ikutkan di halaman berapa artikel tersebut dimuat yang ditulis pada tanda kurung [(…)].

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Artikel Jurnal :

  • Data Artikel:
  • Judul Jurnal : Sirok Bastra: Jurnal Kebahasaan dan Sastra Indonesia
  • Judul Artikel : Bahasa Indonesia dan Sastra Kota Yogyakarta
  • Penulis : Umar Solikhan
  • Penerbit : Kantor Bahasa Provinsi Malang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Kota Terbit : Yogyakarta
  • Tahun Terbit : 2013

Cara Penulisan:

Solikhan, Umar. 2013. “Bahasa Indonesia dan Sastra Kota Yogyakarta” dalam Sirok Bastra: Jurnal Kebahasaan dan Sastra Indonesia (hlm. 123-129). Yogyakarta: Kantor Bahasa Provinsi Malang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penulisan Daftar Pustaka Skripsi

1. Nama penulis skripsi
Tuliskan nama penulis atau pengarang skripsi, kemudian diakhiri dengan tanda titik.

2. Tahun
Tuliskan tahun skripsi yang dibuat dan akhiri dengan tanda titik.

3. Judul skripsi
Jika sudah menulis tahun, berikutnya dengan menulis judul dan diakhiri dengan tanda titik.

4. Tulis keterangan bahwa itu skripsi
Selanjutnya tuliskan keterangan bahwa itu skripsi dengan memakai huruf italic dan akhiri dengan tanda titik.

5. Nama universitas
Langkah terakhir tuliskan asal universitas atau perguruan tinggi si penulis dan akhiri dengan tanda titik.

Contoh Penulisan :

  • Syaifullah. 2016. Sistem Informasi Geografis. Skripsi. Lampung: Universitas Lampung.
  • Steven. 2014. Perubahan Pola Asuh Masyarakta Bogor. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.

Penulisan Daftar Pustaka dari Website

1. Nama Pengarang
Tuliskan nama pengarang atau penulis dan akhiri dengan tanda titik.

2. Tahun Publikasi
Kemudian tuliskan tahun publikasi tulisan/artikel dan akhiri dengan tanda titik.

3. Judul
Tuliskan judul tulisan / artikel pada website tersebut.

4. Tulis alamat web
Berikutnya cantumkan alamat webisetnya.

5. Tanggal akses
Langkah terakhir cantumkan (tangal dan bulan) kalian mengakses artikel tersebut pada website.

Contoh Penulisan :

  • Syaifullah. 2019. Satelit di https://edu24h.net/link (di akses 21 Mei).
  • Muhammad Ipul. 2019. Masa Order Baru-Pengertian, Latar Belakang, Tujuan, Sejarah, Kebijakan di https://www.rumusrumus.com (di akses 10 April).

Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

1. Nama pengarang
Tuliskan nama pengarang atau penulis yang menulis pada internet itu dan akhiri tanda titik ditambah spasi.

2. Tahun publikasi
Kemudian cantumkan tahun publikasi internet dan akhiri dengan tanda titik ditambah spasi.

3. Judul
Tuliskan judul tulisan dan akhiri dengan tanda titik ditambahkan dengan spasi.

4. Keterangan Internet
Jika sudah kalian harus menulis keterangan dari internet. Tuliskan huruf internet tersebut yang di berikan tanda kurung buka dan kurung tutup [ ] dan akhiri dengan tanda titik.

5. Link url
Langkah terakhir cantumkan alamat atau link url.

Contoh Penulisan :

Data Artikel:
Judul : Inikah Dampak Sinar Inframerah Bagi Kesehatan?
Penulis : Jeko Iqbal Reza
Tanggal Tayang : 29 Agustus 2015
Waktu Akses : 10 Februari 2016, pukul 10.27
URL : http://tekno.liputan6.com/read/2304179/inikah-dampak-mematikan-pemanasan-global

Cara Penulisan:
Reza, Jeko Iqbal. 2015. “Inikah Dampak Sinar Inframerah Bagi Kesehatan”, http://tekno.liputan6.com/read/2304179/inikah-dampak-sinar-inframerah-bagi-kesehatan, diakses pada 10 Februari 2016 pukul 10.27.

Demikian pembahasan mengenai Penulisan Daftar Pustaka Yang Benar, Cara Membuat, Contoh daftar pustaka. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Artikel Terkait :

Contoh Soal Tes Inteligensia Umum ( TIU ) CPNS 2019 – Rangkuman makalah materi tentang contoh soal tiu cpns 2019. Pada kesempatan sebelumnya kita juga telah membahas tentang cara menghitung IPK nah untuk saat ini materi lengkap tentang contoh soal tiu cpns 2019.

Tes Logika Angka

1. Jika x – y = 1. Dan Xy = 64. Mana pernyataan yang benar berikut ini ?
A. x = y -1
B. x = y 64
C. x > y
D. x = 64y
E. y = 1/64x

2. Nilai m = 4 dan n = -4. Jika p = ( -m –n )9 dan q = ( n + n )2 Maka yang benar adalah…
A. p = q
B. p > q
C. p – q = -8
D. q – p = 64
E. q < ( p – 64 )

3. Jika m = ( 7/2 ) p2 + 9. Dan n = ( 5/2 ) p2 + 4. Maka pernyataan yang benar adalah…
A. m > n
B. m < n
C. m – p = n
D. p = m + n
E. m + n + p < 0

4. Jika ( x2/2 ) = 18 dan y = 6. Maka pernyataan yang benar adalah…
A. x = y
B. x < y
C. x dan y tak bisa ditentukan
D. x – y = 1
E. x/y = -1

5. Jika 7 < a < 12 Dan 8 < b < 13 Maka pernyataan yang benar adalah…
A. a dan b tak bisa ditentukan
B. a pasti lebih besar dari b
C. b pasti lebih besar dai a
D. a – b = -1
E. b = a + 1

6. 56. Jika x = 21875 – ( 2/3 ) 21875 Dan y = 21875/3 Maka pernyataan yang benar…
A. x dan y tak bisa ditentukan
B. x – y = 0
C. x > y
D. y > x
E. x/y = 1/3

7. Sebuah bujur sangkar panjang sisinya adalah 8. Jika x = 3/2 keliling. Dan y = 2/3 luas. Maka pernyataan yang benar adalah…
A. y = x
B. y < x
C. x/y = 1/2
D. y – x = bilangan positif
E. x dan y tak bisa ditentukan

8. x adalah 19,95% dari 77. Dan y = 77% dari 19,95. Maka pernyataan yang benar…
A. x dan y nilainya sama
B. x – y = bilangan negatif
C. x /y = 1/77
D. y > x
E. y = x + 1/19,95


Tes Padanan Kata 1

1. Supir : Mobil
A. Pesawat : Pilot
B. Kuda : Pedati
C. Masinis : Kereta Api
D. Delman : Kusir
E. Pilot : Masinis

2. Pikiran : Otak
A. Buku : Printer
B. Kata-kata : Lisan
C. Komputer : Ketikan
D. Awan : Langit
E. Hujan : Uap

3. Dompet : Uang
A. Gunung : Harimau
B. Tas sekolah : Buku
C. Laut : Garam
D. Burung : Sangkar
E. Kandang : Ayam

4. Agama : Atheis
A. Sandal : Sakit kaki
B. Tali : Jatuh
C. Menikah : Bujang
D. Antena : Sinyal
E. Buku : Bodoh

5. Pesawat : Avtur
A. Radio : Listrik
B. Sepeda motor : Bensin
C. Pedati : Kuda
D. Hand phone : Baterai
E. Tape mobil : Accu

6. Pari : Ikan
A. Gandum : Teri
B. Mangga : Manis
C. Jambu : Biji
D. Bayam : Sayur
E. Burung : Ayam

7. Pizza : Gandum
A. Rumah : Tukang
B. Genteng : Tanah liat
C. Patung : Pemahat
D. Gambar : Pelukis
E. Skripsi : Buku

8. Moderen : Tradisional
A. Roket : Rudal Scud
B. Ferrari : Fiat
C. Pesawat : Sepeda motor
D. Mobil : Pedati
E. TV : VCD Player

9. Indonesia : Belanda
A. Malaysia : Inggris
B. India : Spanyol
C. Australia : Selandia Baru
D. Singapura : China
E. Brunei Darussalam : Timor Leste

10. Karnivora : Singa
A. Reptilia : Buaya
B. Manusia : Omnivora
C. Herbivora : Sapi
D. Omnivora : Harimau
E. Herbivora : Omnivora

11. Norwegia : Luxemburg
A. Vietnam : Indonesia
B. Australia : Inggris
C. Brazil : Spanyol
D. Iraq : Australia
E. Chili : China

12. Penyelam laut dalam : Tabung Oksigen
A. Petani : Kerbau
B. Perampok : Topeng muka
C. Penerjun payung : Parasut
D. Polisi : Mobil patroli
E. Burung : Sayap

13. Bodoh : Idiot
A. Pintar : Pandai
B. Pandai : Jenius
C. Dungu : Cerdas
D. Rajin : Pintar
E. Jenius : Cerdas

14. Bola lampu : Thomas A. Edison
A. Mesin uap : James Watt
B. Telepon : Alexander George
C. Pesawat : Copernicus
D. Radio : Pierre Curie
E. Listrik : Michael Moorer

15. Gading : Gajah
A. Taring : Macan
B. Gigi : Singa
C. Kuping : Kelinci
D. Kulit : Ular
E. Hidung : Bekantan

16. Programmer : Software
A. Komputer : Windows XP
B. Sinetron : Artis
C. Ketik : Skripsi
D. Program : Linux
E. Sutradara : Film


Tes Padanan Kata 2

1. Bulan : Bumi                 Bumi :
A. Tata surya
B. Planet
C. Bintang
D. Matahari
E. Bulan

2. Elang : Kelinci                   Ular :
A. Ikan
B. Singa
C. Ulat
D. Tikus
E. Gagak

3. Platina : Logam                    Permata :
A. Intan
B. Batu
C. Emas
D. Safir
E. Akik

4. Manusia : Otak             Komputer :
A. Memori
B. Disket
C. Processor
D. Windows 98
E. Monitor

5. Gandum : Kue Tart           Besi :
A. Paku
B. Pasak
C. Mur
D. Lempengan besi
E. Gerbang rumah

6. Ilmu tentang bumi : Geologi          ilmu tentang penggambaran bumi :
A. Geomorfologi
B. Geodhesi
C. Geografi
D. Demografi
E. Geocon

7. Padi : wereng           Bayam :
A. Kera
B. Ulat
C. Rumput
D. Ular
E. Belatung

8. Soekarno Hatta : Indonesia                          Changi :
A. India
B. Australia
C. Singapura
D. Thailand
E. China

9. Gudeg : Malioboro                   Stadion Manahan :
A. Pasar Beringharjo
B. Indonesia Plaza
C. Stadion Gajayana
D. Rujak Cingur
E. Keraton Solo

10. Thailand : Thai Boxing                          Brazil :
A. Ninjitsu
B. Jitkundo
C. Kempo
D. Brazilia Boxing
E. Cappoeira

11. Pupuk : Petani              Solar :
A. Truk
B. SPBU
C. Rakyat
D. Pengusaha Transportasi
E. Bis kota

12. Indonesia : Soekarno              Amerika Serikat :
A. George Bush
B. Abraham Lincoln
C. John F.Kennedy
D. Uncle Sam
E. George Washington


Tes Aritmatika

1. 8,0049 : 0,0015 =
A. 5336,6
B. 533,66
C. 53,366
D. 53366
E. 533,55

2. Berapakah nilai dari 27,5% dari 200 ?
A. 45
B. 550
C. 55
D. 54
E. 54,5

3. π ( 25/36 x 49/9 ) =
A. 18/35
B. 35/18
C. 35/9
D. 35/54
E. 18/54

4. 0,012 : 3 =
A. 0,04
B. 0,0004
C. 0,4
D. 0,040
E. 0,004

5. 7,95 : 3
A. 3,65
B. 2,65
C. 2,56
D. 1,65
E. 2,66

6. 37,8% =
A. 3,78 . 10-1
B. 3,78 . 101
C. 3,78 . 10-2
D. 3,78 . 102
E. 3,78 . 103

7. 1,79 . 10-4 =
A. 17900
B. 0,00179
C. 0,100079
D. 0,000179
E. 1790

8. 23 + 2 – 3 =
A. 20
B. 21
C. 26
D. 1/64
E. 65/8

9. ( ¾ ) A = 7 + ( 3/2 ) A. Berapakah nilai A ?
A. -12/7
B. 21/4
C. -21/4
D. 28/3
E. -28/3

10. Manakah angka yang paling kecil ?
A. ( π7 )/2
B. 2π7
C. 1/( π7 )
D. π7/π2
E. 1/( 2π7 )

11. ( 15 + 40 ) 2
A. 3052
B. 3025
C. 3005
D. 3225
E. 3325

12. Angka 19 adalah berapa persennya dari 380 ?
A. 0,5%
B. 5%
C. 0,05%
D. 0,15%
E. 5,5%

13. 32/9 : 0,75 =
A. 6/16
B. 3
C. 3,5
D. 16/6
E. 16/5

14. Jika a = 4 dan b = 7 c = ( a2 +3b ) -1. Berapakah ( πc ) / ( b – a )
A. 11
B. 21
C. 12
D. 13
E. 2

15. 0,875 : 5/2 =
A. 0,35
B. 0,55
C. 0,53
D. 0,25
E. 2,65

16. ( 0,31 )2 =
A. 0,0691
B. 0,0661
C. 0,0991
D. 0,0971
E. 0,0961

17. Jika a = 6 b = 5 c = ( 2a – b ) / ( ab ). Berapakah abc ?
A. 8
B. 15
C. 7
D. 6
E. 5

18. π ( 6000 – 959 ) =
A. 61
B. 71
C. 81
D. 91
E. 51

19. 218 / 26 =
A. 23
B. 212
C. 224
D. 2 – 12
E. 2 – 3

20. 3/8 dari 40% adalah ?
A. 0,15
B. 0,11
C. 16 %
D. 15,5%
E. 0,13

21. Angka 54 adalah 27% dari ?
A. 190
B. 210
C. 200
D. 300
E. 127

22. ( 3 x 9/4 ) – ( 1/3 )2 =
A. 6 39/36
B. 7 9/36
C. 6 23/36
D. 6 20/26
E. 6 16/26

23. 2,00486 x 0,5 =
A. 1,000243
B. 1,00243
C. 1,0243
D. 1,00234
E. 1,00253

24. ( π ( 200 – 56 ) ) : 0,5 =
A. 6
B. 12
C. 18
D. 24
E. 60

25. 216 x 0,875 =
A. 188
B. 198
C. 218
D. 209
E. 189


Tes Sinonim

1. Laik
A. Baik
B. Pintar
C. Layak
D. Semakin
E. Buruk

2. Fantastis
A. Ampuh
B. Sakti
C. Bagus
D. Luar biasa
E. Kesenangan

3. Artifisial
A. Alami
B. Campuran
C. Murni
D. Buatan
E. Pabrikan

4. Panorama
A. Penglihatan
B. Pemandangan
C. Melihat
D. Memandang
E. Tontonan

5. Anonim
A. Nama singkat
B. Singakatan
C. Kepanjangan dari
D. Tanpa nama
E. Nama kecil

6. Pandir
A. Agak pintar
B. Bodoh
C. Pandai hadir
D. Tidak Jenius
E. Pemandangan

7. Efektif
A. Manjur
B. Tepat Sasaran
C. Tepat Waktu
D. Hemat
E. Efisien

8. Egaliter
A. Suka memerintah
B. Otoriter
C. Sederajat
D. Militer
E. Tentara

9. Intermediari
A. Sales
B. Tidak susah
C. Cukup
D. Perantara
E. Terus terang

10. Faksi
A. Partai
B. Perpecahan
C. Golongan
D. Pendapat
E. Pandangan

11. Kontribusi
A. Uang
B. Dana
C. Sumbangan
D. Hadiah
E. Pajak

12. Ambigu
A. Mendua
B. Bingung
C. Tidak tentu
D. Tidak ada keputusan
E. Mengambang

13. Komplemen
A. Makanan sehat
B. Bagian
C. Departemen
D. Pelengkap
E. Bahan pengganti

14. Kompleksitas
A. Kerumitan
B. Perumahan berjumlah banyak
C. Keteraturan
D. Susunan
E. Banyak

15. Nomadik
A. Tarzan
B. Tidak punya komunitas
C. Temannya banyak
D. Tinggalnya tidak tetap
E. Orang utan

16. Nomenklatur
A. Nominator
B. Kandidat
C. Tata Nama
D. Ilmu Hewan
E. Dua Nama

17. Adagium
A. Puisi
B. Puisi cinta
C. Pepatah
D. Parabel
E. Jargon

18. Benchmark
A. Tolok ukur
B. Bangku kerja
C. Nilai kerja
D. Diagram
E. Nilai maksimal

19. Mortalitas
A. Tingkat
B. Kelahiran
C. Kematian
D. Pertarungan
E. Level

20. Fusi
A. Energi
B. Gabungan
C. Inti
D. Reaksi
E. Reaktor

21. Assessment
A. Suka
B. Timbang pilih
C. Timbang terima
D. Taksiran
E. Wawancara

22. Domain
A. Internet
B. Website
C. Daerah
D. Situs
E. Tataran


Tes Seri Huruf

1. Seri huruf : e h a j m b selanjutnya…
A. p s
B. p t
C. o q
D. o r
E. o s

2. Suatu seri huruf : z v r selanjutnya…
A. m
B. o
C. t
D. l
E. n

3. Seri huruf : z a h i j z a k l m z a selanjutnya…
A. n o q
B. o p q
C. r s t
D. n o p
E. p o y

4. Seri huruf : m m p p s s v selanjutnya…
A. w
B. v
C. x
D. t
E. u

5. Seri huruf : a c e y f h j y k m selanjutnya…
A. o
B. p
C. q
D. n
E. l

6. Seri huruf : a c f j o selanjutnya adalah …
A. p
B. t
C. v
D. u
E. z

7. Seri huruf : c i o selanjutnya….
A. t
B. v
C. u
D. w
E. h

8. Seri huruf : h m i n j selanjutnya…
A. l p
B. m k
C. o k
D. z a
E. p r


Tes Seri Angka

1. Seri angka : 75 97 60 92 45 selanjutnya…
A. 87
B. 78
C. 102
D. 75
E. 54

2. Seri angka : 17 21 23 27 selanjutnya…
A. 31
B. 33
C. 32
D. 29
E. 25

3. Seri angka : 7 6 7 11 7 16 8 21 8 26 8 selanjutnya…
A. 31 – 8
B. 31 – 9
C. 25 – 8
D. 29 – 7
E. 31 – 7

4. Seri angka : 1 5 9 2 6 10 3 selanjutnya…
A. 6 – 11 – 4
B. 7 – 11 – 4
C. 7 – 12 – 5
D. 6 – 12 – 3
E. 8 – 11 – 5

5. Seri angka : -4 -3 0 5 12 selanjutnya…
A. 21
B. 19
C. 17
D. 15
E. 23

6. Seri angka : 18 16 14 19 17 15 selanjutnya…..
A. 13
B. 11
C. 10
D. 21
E. 20

7. Seri angka : 22 26 23 27 24 selanjutnya…
A. 26
B. 27
C. 28
D. 31
E. 22

8. Seri angka : 80 60 41 24 10 selanjutnya…
A. 8
B. 6
C. 4
D. 2
E. 0

9. Seri angka : 18 16 0 19 17 0 selanjutnya……
A. 20 18
B. 22 20
C. 18 20
D. 21 18
E. 23 19

10. Seri angka : 33 7 10 32 8 12 31 selanjutnya…
A. 9 30
B. 11 30
C. 10 30
D. 9 14
E. 9 13

11. Seri angka : 11 5 6 7 14 7 8 9 17 9 10 selanjutnya…
A. 11 19
B. 11 20
C. 11 18
D. 15 20
E. 15 19

12. Seri angka : 70 51 69 56 68 61 selanjutnya…
A. 57 66
B. 67 66
C. 68 66
D. 67 65
E. 67 67

13. Seri angka : 50 100 67 200 85 400 104 700 selanjutnya…
A. 120
B. 800
C. 1000
D. 124
E. 123

14. Suatu seri angka : 3 8 15 20 27 selanjutnya…
A. 30
B. 33
C. 35
D. 34
E. 32

15. Seri angka : 44 34 15 43 33 15 42 32 15 selanjutnya…
A. 41 30
B. 41 31
C. 31 41
D. 30 40
E. 30 42

16. Seri angka : 1 4 15 2 5 14 3 6 13 selanjutnya…
A. 4 7 12
B. 5 8 13
C. 4 8 12
D. 4 7 11
E. 5 6 13

17. Seri angka : 8 7 7 6 8 8 4 9 9 selanjutnya…
A. 3 11 11
B. 2 10 10
C. 2 10 11
D. 2 11 10
E. 3 11 10


Tes logika Analisa Pernyataan Dan Kesimpulan

Untuk tes logika kali ini, jawablah berdasarkan pilihan di bawah ini :
A. Bila benar
B. Bila salah pada pernyataan pertama
C. Bila salah pada pernyataan kedua
D. Bila pernyataan pertama dan kedua salah
E. Bila salah pada kesimpulan

1. Semua mamalia bernafas dengan paru-paru, Ikan salmon adalah mamalia. Jadi, ikan salmon bernafas dengan paru-paru.

2. Pabrik ”Bangun Jaya” hanya memberikan kenaikan gaji karyawan maksimal 2 kali dalam setahun. Nina adalah staf departemen pemasaran yang sangat berprestasi di Pabrik ”Bangun Jaya”. Jadi, Nina bisa mendapatkan kenaikan gaji lebih dari dua kali dalam setahun.

3. Semua manusia berhati baik Ibu Amanda adalah manusia. Jadi, Ibu Amanda berhati baik.

4. Setiap hari minggu SD Al-Hidayah libur, Hari ini hari minggu. Jadi, hari ini pasti SD Al-Hidayah libur.

5. Semua pejabat Pemda mendapatkan mobil dinas Pak Rahmat adalah mantan pejabat Pemda. Jadi, Pak Rahmat tidak lagi mendapatkan mobil dinas.

6. Ikan adalah binatang yang bernafas dengan insang Paus adalah binatang yang bernafas dengan insang Jadi, Paus adalah ikan.

7. Ukuran bunga tidak lebih besar daripada piring makan, Rafflessia Arnoldi adalah sejenis bunga Rafflessia Arnoldi ukurannya tidak lebih besar daripada piring makan.

8. Segala tentang hewan dapat dipelajari dalam ilmu Animologi. Burhan tertarik mempelajari kehidupan macan, buaya, singa dan hewan lainnya. Burhan harus mempelajari ilmu Animologi.

9. Doni membenci barang asing dan orang asing Membenci barang asing atau orang asing disebut xenophobia. Doni termasuk seorang xenophobi .


Contoh Soal TIU CPNS Tes Logika Diagram

1. Manakah pernyataan yang tidak benar ?
A. Sebagian A adalah juga B
B. Sebagian B juga A
C. Sebagian E adalah B
D. Semua D adalah B
E. Semua E adalah A

2. Manakah pernyataan yang benar ?
A. Semua A juga C
B. A yang juga B adalah C
C. Sebagian D juga B
D. Semua B juga D
E. Sebagian E juga A

3. Manakah yang pernyataan yang benar ?
A. C adalah B yang bukan A
B. E adalah sebagian dari A yang bukan C
C. E adalah A yang bukan C
D. Sebagian D adalah B
E. Sebagian E adalah C


Contoh Soal TIU CPNS Tes Angka Dalam Cerita

1. Jika Doni bisa membaca 2 halaman koran tiap x menit. Maka dalam 7 menit Doni mampu membaca berapa halaman ?
A. 14/2x
B. 14/x
C. x/14
D. 7/2x
E. 7/x

2. Doni mendapat nilai 81 untuk IPA . Nilai 89 untuk IPS. Nilai 78 untuk Bhs Indonesia. Dan nilai 86 untuk Matematika. Bila Doni ingin mendapatkan rata-rata nilainya sebesar 84. Maka berapakah nilai yang harus diperoleh untuk pelajaran Bahasa Inggris ?
A. 88
B. 85
C. 86
D. 84
E. 90

3. Bila membeli baju dengan harga terdiskon 15% dari Rp.80.000,-. Setelah itu karena Bila sedang berulang tahun, dia mendapat diskon tambahan sebesar 25% dari harga awal setelah dikurangi diskon 15% diatas. Berapakah harga yang harus dibayarkan oleh Bila ke kasir ?
A. Rp. 48.000,-
B. Rp. 51.000,-
C. Rp. 50.000,-
D. Rp. 55.000,-
E. Rp. 41.000,-

4. Doni harus mengkredit sebuah laptop dengan lima kali cicilan. Jika uang mukanya sebesar Rp. 1.500.000,- yang merupakan 30% dari harga laptop, berapa rupiahkah yang harus dibayarkan Doni tiap kali cicilan ?
A. Rp. 750.000,-
B. Rp. 800.000,-
C. Rp. 850.000,-
D. Rp. 710.000,-
E. Rp. 700.000,-

5. Doni adalah seorang tukang cat kerajinan papan catur. Dalam 5 menit dia mampu mengecat 25% dari papan berwarna hitam. Berapa lamakah dia mengecat sampai selesai keseluruhan papan catur ? ( Keterangan : sebuah papan catur terdiri dari 64 kotak )
A. 20 menit
B. 40 menit
C. 50 menit
D. 80 menit
E. 30 menit

6. Kakak beradik bernama Nia, Nanik dan Noeng. Nanik 9 tahun lebih tua dari Nia. Nur 2 tahun lebih tua dari Nanik. Dan bila usia mereka dijumlah akan mendapatkan angka 95. Berapakah usia Nia sekarang ?
A. 26
B. 35
C. 15
D. 24
E. 25

7. Jika Rama sang juragan lobster mampu menjual lobsternya seharga Rp. 260.000 per ekor, dia mampu mendapatkan keuntungan sebesar 30% dari harga beli awalnya. Jadi, berapakah harga beli awal lobster Rama tersebut ?
A. Rp. 190.000,-
B. Rp. 200.000,-
C. Rp. 210.000,-
D. Rp. 220.000,-
E. Rp. 230.000,-

8. Doni memiliki 18 kelereng di kantong. 7 warna kuning. 5 warna biru. Dan 6 warna merah. Berapakah jumlah minimum yang harus diambil dani untuk memastikan bahwa dia mendapatkan setidaknya 1 kelereng untuk tiap warna ?
A. 13
B. 12
C. 7
D. 15
E. 14

9. Doni berangkat ke kota Z pukul 15.35 dengan mengendarai sepeda motor. Rata-rata kecepatannya adalah 32 km/ 30 menit. Jarak perjalanan adalah 80 km, Doni tiba di kota Z pukul 17.15. Jadi berapa menitkah Doni berhenti di jalan untuk istirahat ?
A. 25 menit
B. 20 menit
C. 35 menit
D. 10 menit
E. 15 menit

10. Pak Doni mempunyai sejumlah x kelereng dan dibagikan merata kepada n orang. Setiap orang mendapatkan masing-masing 12 kelereng. Bila ada dua orang yang bergabung untuk minta kebagian kelereng, dan kemudian x kelereng tersebut dibagikan merata, maka tiap orang mendapat 8 kelereng saja. Berapa jumlah n (k elompok pertama ) ? Dan berapa pula x ( jumlah kelereng ) ?
A. n = 2 orang x = 48 kelereng
B. n = 8 orang x = 48 kelereng
C. n = 6 orang x = 44 kelereng
D. n = 4 orang x = 48 kelereng
E. n = 5 orang x = 44 kelereng


Contoh Soal TIU CPNS Tes Logika Umum

1. Semua mahasiswa Perguruan Tinggi memiliki Nomor Induk Mahasiswa. Andi seorang mahasiswa. Jadi,
A. Andi mungkin memiliki nomor induk mahasiswa
B. Belum tentu Andi memiliki nomor induk mahasiswa
C. Andi memiliki nomor induk mahasiswa
D. Andi tidak memiliki nomor induk mahasiswa
E. Tidak dapat ditarik kesimpulan

2. Sebagian perajin tempe mengeluhkan harga kedelai naik. Pak Anto seorang perajin tempe.
A. Pak Anto pasti mengeluhkan harga kedelai naik.
B. Pak Anto tidak mengeluhkan harga kedelai naik.
C. Harga kedelai bukanlah keluhan Pak Anto
D. Pak Anto mungkin ikut mengeluhkan harga kedelai naik
E. Harga kedelai naik atau tidak, pak Anto tetap mengeluh

3. Semua pemain sepakbola yang berkebangsaan Italia berwajah tampan. John adalah pemain sepakbola berkebangsaan Inggris.
A. John bukanlah pemain sepakbola yang tampan
B. John adalah pemain sepakbola yang tampan
C. Meskipun bukan berkebangsaan Italia, John pasti berwajah tampan
D. Mustahil John berwajah tampan
E. Tidak dapat ditarik kesimpulan

4. Sebagian orang yang berminat menjadi politikus hanya menginginkan harta dan tahta. Rosyid tidak berminat menjadi politikus.
A. Rosyid tidak menginginkan harta dan tahta.
B. Tahta bukanlah keinginan Rosyid, tapi harta mungkin ya.
C. Rosyid menginginkan tahta tapi tidak berminat menjadi politikus.
D. Rosyid tidak ingin menjadi politikus karena sudah kaya dan punya tahta.
E. Tidak dapat ditarik kesimpulan.

5. Permen yang dibungkus dalam kemasan menarik sangat laris terjual. Permen X dibungkus dalam kemasan berwarna merah menyala. Menurut anakanak, warna merah menyala sangatlah menarik.
A. Permen X kurang laris terjual di kalangan anak – anak
B. Permen X tidak laku terjual di kalangan orang dewasa
C. Permen X laris terjual
D. Permen X laris terjual di kalangan anak – anak
E. Tidak dapat ditarik kesimpulan

6. Mister A adalah seorang yang jenius. Mister A seorang penemu. Semua penemu adalah kreatif. Mister B juga seorang penemu.
A. Mister B seorang yang jenius
B. Mister B belum tentu kreatif
C. Mister A dan Mister B sama-sama jenius dan kreatif
D. Mister B pasti kreatif. Dan belum tentu jenius
E. Mister A pasti jenius dan belum tentu kreatif

7. Ivan lebih ringan beratnya daripada Wawan. Andika lebih berat daripada wawan.
A. Wawan adalah yang paling ringan dari ketiganya
B. Ivan mungkin saja sama beratnya dengan andika
C. Jika wawan memiliki berat 65 Kg. Mustahil andika memiliki berat lebih dari 65 Kg.
D. Jika andika memiliki berat 65 Kg. Mustahil ivan memiliki berat lebih dari 65 Kg.
E. Jika ivan memiliki berat 65Kg. Mungkin saja andika memiliki berat lebih dari 65 Kg.

8. Jika saya tidak punya tugas kuliah maka saya membantu Ibu berjualan pakaian di pasar.
A. Saya saat ini memiliki tugas kuliah dan pasti akan membantu ibu di pasar
B. Sekarang saya tidak punya tugas kuliah, jadi saya tak perlu ke pasar membantu Ibu berjualan pakaian
C. Saya sekarang ada di pasar membantu Ibu berjualan pakaian, karena tidak punya tugas kuliah
D. Saya tidak membantu ibu di pasar karena saya tidak punya tugas kuliah
E. Sebagai anak berbakti, meskipun punya tugas kuliah, saya tetap membantu ibu di pasar

9. Tidak ada ikan lele yang punya sisik. Ikan lele memiliki sungut.
A. Ikan yang tidak bersisik pasti punya sungut
B. Ikan yang bersungut pasti tidak punya sisik
C. Sisik ada hubungannya dengan sungut
D. Andai lele punya sisik, maka tidak akan punya sungut
E. Tidak bisa ditarik kesimpulan

10. Mustahil seorang wanita punya jenggot. Tidak setiap pria punya jenggot. A berada di kamar gelap dan hanya terlihat dagunya yang tidak berjenggot. Maka
A. A bukan pria
B. Mustahil A adalah seorang wanita
C. A pasti seorang pria
D. A pasti seorang wanita
E. A bisa seorang pria dan bisa pula seorang wanita


Contoh Soal TIU CPNS Tes Logika Cerita I

Dodi seorang anak yatim. Dia memiliki kucing kesayangan yang dinamakan didi. Dodi dan didi kemanamana sering berdua. Bagaikan kakak beradik.

Di sekolah Dodi sangat disayangi oleh Bu Rina. Diantara seluruh murid kelas 1 SD, Bu Rina paling menyayangi dodi karena selain sudah yatim, dia juga anak bungsu dan berwajah imut.

Toni adalah teman paling akrab dodi. Meski tidak seangkatan, mereka berdua sangat akrab dan sering bermain di sungai dan sawah bersama. Toni sering mengolok-olok dodi sebagai anak manja, tapi itu hanya gurauan dan dodi menerima hal itu.

Sebab jalan dari rumah Dodi menuju ke sekolah cukup jauh sehingga terkadang dia meminta tolong dibonceng sepeda motor Pak Sobarin, tetangganya yang tempat kerjanya searah dengan arah sekolah Dodi.

1. Berdasarkan cerita diatas hal-hal berikut ini tidaklah mustahil, kecuali ?
A. Hanya sedikit tetangga Dodi yang baik hati
B. Toni punya ayah dan ibu
C. Adik Dodi masih berusia dibawah 7 tahun
D. Teman sekolah Dodi lebih dari 30 anak
E. Didi penggemar berat ikan bandeng

2. Mana yang mungkin terjadi ?
A. Toni dan Dodi sering berkelahi karena toni suka mengolok-olok Dodi
B. Toni suka mengejek Dodi sehingga Dodi sangat membencinya
C. Dodi tidak disukai teman-teman kelasnya karena berwajah galak
D. Rumah Dodi dan Pak Sobarin berada 4 kilometer di sebelah selatan sekolah Dodi. Sedangkan tempat kerja pak Sobarin berada 2 kilometer di sebelah utara sekolah Dodi.
E. Bu Rina lebih menyukai anak sulung, karena anak sulung lebih memiliki tanggungjawab besar daripada anak bungsu.

3. Mana yang mungkin terjadi ?
A. Ibu Dodi sudah meninggal dunia setelah sakit parah dan dirawat di Rumah Sakit selama 2 tahun belakangan ini
B. Toni adalah murid kelas 2 SD di sekolah Dodi
C. Di sekolah, ada teman Dodi bernama Nina dan Dina yang paling disayang Bu Rina karena keduanya adalah anak kembar yang berwajah sangat manis
D. Dodi anak yang sangat manja
E. Dodi tidak suka kakinya terkena lumpur sawah karena susah dibersihkan


Contoh Soal TIU CPNS Tes Logika Cerita II :

Ada 8 kotak peti, masing – masing diberi nomor 1 sampai 7. Buah jambu, melon, semangka, jeruk, mangga dan durian akan dimasukkan ke dalam peti – peti tersebut dengan aturan sebagai berikut :
• Durian harus dimasukkan ke peti nomor 4.
• Semangka tidak boleh diletakkan tepat disamping melon.
• Jeruk harus diletakkan disamping mangga.

1. Jika melon diletakkan di peti nomor 2, maka mana yang tidak boleh dilakukan ?:
A. Semangka diletakkan di nomor 3
B. Jeruk diletakkan di peti nomor 5
C. Mangga diletakkan di peti nomor 7
D. Semangka diletakkan di peti nomor 5
E. Jambu diletakkan di peti nomor 1

2. Jika semangka diletakkan di peti nomor 6, dan jambu diletakkan di peti nomor 7, maka peti mana yang kosong ?
A. Peti nomor 5
B. Peti nomor 1
C. Peti nomor 2
D. Peti nomor 3
E. Peti nomor 4

3. Jika semangka diletakkan di peti nomor 5 dan jambu di nomor 6, dan melon di nomor 7, maka ada berapa kemungkinan pengaturan letak buah sesuai dengan aturan diatas ?
A. 3
B. 5
C. 6
D. 4
E. Hanya 2

4. Jika jambu diletakkan di nomor 1. jeruk di nomor 2, maka manakah yang tidak boleh ?
A. Semangka di nomor 3
B. Mangga di nomor 3
C. Semangka di nomor 5
D. Melon di nomor 7
E. Melon di nomor 5

5. Berapa kemungkinan peletakan buah bila Jeruk diletakkan di nomor 6. Jambu nomor 2.
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 1 saja

Sekian dari penjelasan tentang contoh soal tiu cpns 2019 yang dapat diberikan semoga kedepannya contoh soal tiu cpns ini akan dilengkapi dengan kunci jawabannya dan pembahasannya, semoga bermanfaat…

Baca Juga :

Edu24h.net – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang rumus rubik 3 x 3 dan pada pembahasan sebelum nya kita telah membahas soal rumus rubik 4×4.  Dan di dalam rumus rubik 3×3 ini kita akan membahas secara lengkap dengan mudah, cepat, dan bergambar agar lebih mudah dipahami.

Pengertian Dari Rubik

Pengertian dari rubik sendiri merupakan salah satu permainan yang bisa melatih kecerdasan otak karna dalam memainkan nya membutuhkan trik – trik atau cara yang harus tepat.

Lalu tidak banyak orang yang mampu menyelesaikan permaninan ini, dan malah kebanyakan orang merasa kesulitan dalam menyelesaikan nya permainan satu ini. Padahal rubik terlihat sangat mudah tapi, saat kamu memainkan nya kamu bisa menghabiskan waktu berjam – jam, bahkan mungkin kamu akan menyerah terlebih dahulu karna kesulitan nya.

Nah, kali ini saya akan berbagi beberapa trik cara bermain rubik 3×3. Dan bagi kalian yang masih pemula tidak perlu khawatir karna, tutorial ini saya berikan dengan bahasa yang sederhana dan agar kalian bisa  memahami nya.

Lalu untuk pengenalan rubik 3×3, kita pahami terlebih dahulu istilah – istilah dalam rubik 3 x 3 yang wajib di ketahui oleh kalian para cuber pemula.

Bagian Bagian Dari Rubik

Center Pieces, Corner Pieces, Layer atau Lapisan, dan Edge Pieces

Arah Pergerakan Dari Rubik

  • R ( Right ) = Gerakan memutar dari sisi kanan ke arah kanan searah dengan arah jarum jam.
  • R’ ( R aksen ) = Gerakan memutar dari sisi kanan ke arah kiri dengan berlawanan arah jarum jam.
  • U ( Up ) = Gerakan memutar dari sisi atas ke arah kanan searah dengan jarum jam.
  • U’ ( U aksen ) = Gerakan memutar dari sisi rubik atas ke arah kiri berlawanan dengan arah jarum jam.
  • D ( Down ) = Gerakan memutar dari sisi bawah ke arah kanan searah dengan jarum jam.
  • D’ ( D aksen ) = Gerakan memutar dari sisi bawah ke arah kiri berlawanan dengan arah jarum jam.
  • F ( Front ) = Gerakan memutar dari sisi depan ke arah kanan sesuai dengan arah jarum jam nya.
  • F’ ( F aksen ) = Gerakan memutar dari sisi depan ke arah kiri berlawanan dengan arah jarum jam nya.
  • f ( Front double ) = Gerakan memutar dari sisi F double searah dengan jarum jam.
    f’ ( Front aksen double ) = Gerakan memutar dari sisi F’ double searah dengan jarum jam nya.
  • B ( Back ) = Gerakan memutar dari sisi belakang ke arah kanan sesuai dengan arah jarum jam nya.
  • B’ ( B aksen ) = Gerakan memutar dari sisi belakang ke arah kiri berlawanan dengan arah jarum jam nya.
  • L ( Left ) = Gerakan memutar dari sisi kiri ke arah kanan sesuai dengan arah jarum jam nya.
  • L’ ( L aksen ) = Gerakan memutar dari sisi rubik sebelah kiri ke arah kiri berlawanan dengan arah jarum jam nya.

Keterangan : 

  • 1 gerakan sama saja dengan 1 kali putaran 90°.
  • 2 kali gerakan sama saja dengan 2 kali putaran 90°
  • 1 putaran sama saja dengan 180°.

Rumus Rubik 3×3

Setelah kalian memahami istilah – istilah tadi, sekarang waktu nya kita mencoba untuk menyelesaikan rubik 3×3 dengan rumus rubik 3×3 termudah dan cepat beserta gambarnya dengan langkah – langkah yang di bawah ini :

Langkah 1 :

Pada langkah pertama ini kita akan membuat sebuah tanda plus pada warna putih seperti di bawah ini :

Bagaimana dengan caranya?

Pertama – tama letakkan warna putih nya pada bagian sebelah bawah menjadi seperti ini :

Lalu ikuti rumus di bawah ini agar sesuai dengan kondisi warna yang ada di bawah ini :

 

Langkah 2 :

Pada step ini kita akan membuat semua pojok nya berwarna putih terisi agar sesuai dengan kondisi di bawah ini :

 

 

Lalu bagaimana jika kondisi nya seperti di bawah ini?

Jika kondisi nya seperti itu maka keluarkan dulu bagian tersebut dengan rumus L’ U L. Setelah itu baru lanjutkan dengan rumus di atas sesuai dengan kondisi yang terjadi.

Jika semua pojok nya  berwarna putih telah terisi maka kondisi nya akan menjadi seperti di bawah ini :

Langkah 3 :

Di langkah ketiga ini kita akan mengisi bagian – bagian nya yang masih kosong, pada warna di samping nya menjadi 2 layer ( lapis ) seperti di bawah ini :

Rumus nya ialah sebagai berikut :

 

Lalu bagaimana jika kondisi nya seperti di bawah ini ?

Jika seperti itu maka gunakanlah salah satu rumus yang ada di atas untuk mengeluarkan bagian yang terbalik tersebut ke atas lalu masukkan kembali menggunakan rumus yang di atas sesuai kondisi yang benar.

Langkah 4 :

Jika pada langkah pertama kita telah membuat sebuah tanda plus atau cross pada warna putih, maka pada langkah keempat ini yang kita buat tanda nya plus adalah warna kuning nya.

Seperti inilah rumus nya :

Namun ada saat nya kalian tidak akan menemukan 2 kondisi seperti di atas. Dan solusi nya ialah gunakan salah satu rumus di atas lalu lanjutkan dengan rumus yang sesuai dengan kondisi nya.

Langkah 5 :

Sekarang pada langkah kelima kita akan membuat seluruh nya berwarna kuning. Cara nya ialah dengan memposisikan rubik seperti kondisi di bawah ini :

Penjelasan nya :

  • Pertama warna pojok kuning nya menghadap ke arah atas : kemudian letakkan di sebelah kiri depan.
  • kedua warna pojok kuning nya menghadap ke arah atas : maka warna kuning nya berada di sebelah kiri depan dan menghadap ke arah depan.
  • Ketiga tidak ada warna pojok kuning yang menghadap ke arah atas : maka warna kuning di kiri depan nya menghadap ke arah samping.

Jika sudah di posisikan seperti kondisi yang di atas maka lakukan gerakan :

R U R’ U R U2 R’

Lakukan hal tadi 1 – 3 kali ( sesuai dengan kondisi ) sampai semua warna kuning nya jadi seperti yang di bawah ini :

Langkah 6 :

Pada langkah keenam ini kita akan memperbaiki semua posisi warna – warna nya yang berada pojok. Cara nya ialah pertama kalian cari lah terlebih dahulu 2 warna pinggir yang sama di satu sisi. Contoh nya seperti yang di bawah ini :

Nah jika kalian sudah menemukan nya maka lakukan gerakan dengan rumus nya :

R B’ R F2 R’ B R F2 R2

Tapi bagaimana jika tidak dapat menemukan kondisi seperti di atas ? maka cara nya ialah dengan menggunakan rumus di atas dengan posisi bebas ( warna kuning tetap di atas ). Pasti setelah itu kalian akan dapat menemukan kondisi seperti yang di atas.

Langkah Terakhir :

Kita sampai pada langkah yang terakhir. Dan pada langkah yang terakhir ini kita akan memperbaiki 3 sisa warna yang belum terletak pada tempat nya. Maka lakukan gerakan dengan rumus di bawah ini sesuai dengan kondisi yang ada.

Namun terkadang kalian akan menemukan ada 4 warna yang tersisa. Lalu bagaimana cara menyelesaikan nya ? kalian hanya tinggal menggunakan salah satu dari rumus di atas dan kalian pasti akan menemukan kondisi dimana tinggal tersisa 3 warna.

Rumus Rubik 90 Detik

Jika cara diatas membutuhkan waktu yang sedikit lama, anda juga bisa menggunakan cara menyelesaikan rubik dengan waktu 90 detik dengan rumus sebagai berikut ini :

Itulah penjelasan lengkap tentang rumus cara menyelesaikan rubik 3×3 selamat mencoba dan semoga bermanfaat…

Edu24h.net – sebelumnya kita sudah membahas mengenai fungsi tulang hasta dan tulang atas. Pada kali ini kita akan membahas mengenai fungsi lambungpada tubuh manusia. Simak penjelasan berikut ini

Pengertian Lambung

Lambung adalah bagian dari proses pencernaan makanan yang berfungsi sebagai menyimpan, memecah, membersihkan makanan. Lambung terletak di bagian atas sebelah kiri perut.

Setelah makanan masuk kedalam mulut dan melalui kerongkongan maka selanjutnya akan di proses di dalam lambung. Lambung memiliki peran penting pada pencernaan manusia. Makanan yang masuk kedalam lambung akan mengalami proses kimiawi. Lambung dapat mencerna protein, vitamin, enzim-enzim lainnya.

Lambung manusia tempat penyimpanan, memecah dan membersihkan makanan yang tertelan yang sebelum nya memasuki usus untuk pencernaan dan penyerapan. Fungsi lain dari lambung termasuk menyerap beberapa ion, air, dan beberapa senyawa larut lemak, seperti alkohol, aspirin, dan kafein.

Lambung dapat menyelesaikan tugasnya sekitar satu atau dua jam sebelum masuk kedalam usus untuk proses selanjutnya. lambung melepaskan zat yang disebut asam lambung, yang merupakan campuran dari lendir, asam klorida dan enzim. Zat ini mem-bu-nuh banyak bakteri dalam makanan dan membantu memecah berbagai komponen dalam makanan.

Lambung identik dengan asam lambung yang melilit pada lambung. Penyakit ini merupakan penyakit sederhana tetapi bisa berakibat fatal. Alat pencernaan ini terbuat dari zat protein, sehingga jika tidak dilakukan perlindungan maka getah lambung akan berkembang dan memecah perut. Didalam lambung memiliki lapidan tebal berlendir dengan enzim inhibitor dan bikarbonat untuk memecah asam lambung.

Fungsi Lambung

Berikut ini adalah fungsi lambung pada tubuh manusia khususnya proses pencernaan:

  1. Membantu proses pencernaan makanan tahap dua setelah dari mulut.
  2. Mengubah protein menjadi pepton
  3. Lambung juga mencerna lemak yang masuk kedalam tubuh melalui makanan
  4. Membekukan susu dan mengeluarkan kasein
  5. Makanan yang masuk kedalam lambung akan dicampurkan dengan HCl.
  6. Mengubah makanan menjadi bentuk bubur supaya mudah di cerna
  7. Menyimpan makanan sementara
  8. Memecah molekul-molekul makanan
  9. Menciptakan campuran semicair disebut chyme
  10. Perut bisa memproduksi dan mengeluarkan sekitar 2 sampai 3 liter asam lambung per hari, terutama lambung.
  11. Asam lambung (HCl) didalam lambung berfungsi untuk membunuh bakteri dan kuman yang terdapat dalam makanan yang ada di lambung.

Bagian-bagian Lambung

Didalam lambung ada beberapa bagian lambung. Berikut ini adalah bagian-bagian lambung antara lain:

  1. Kardia adalah pintu masuk makanan yang berasal dari kerongkongan. Kardia terletak di lambung bagian atas.
  2. Fundus adalah daerah lambung bagian tengah yang berbentuk bulat. Fundus merupakan tempat di mana gas-gas terakumulasi. Di dalam fundus pula makanan yang tidak dicerna disimpan selama kurang lebih satu jam.
  3. Pilorus adalah daerah lambung yang berada di bagian bawah. Bagian ini merupakan daerah yang berhubungan langsung dengan usus dua belas jari. Di bagian pilorus inilah proses pencernaan secara kimia terjadi.

Gangguan yang sering terjadi pada lambung adalah maag. Maag ini disebabkan karena lapisan dinding pada lambung rusak atau tipis. Sehingga asam HCL kandungannya berlebih mengakibatkan maag. Rasa maag sangat perih pada lambung dan melilit.

Baca Juga:

7 Fungsi Usus Besar Pada Tubuh Manusia

9 Fungsi Usus Halus Pada Tubuh Manusia

Demikian Pembahasan yang menarik mengenai fungsi lambung pada tubuh manusia. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik disana.

Resensi – Didalam sebuah Buku pada bagian halaman akhir, biasanya terdapat Tulisan secara singkat tentang Materi yang menjadi topik pembahasan, yang disebut sebagai Resensi.

Apa yang dimaksud dengan Resensi? Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahasnya, beserta dengan Struktur-struktur pembuatannya.

Pengertian

Secara bahasa (Etimologi) kata Resensi berasal dari Bahasa Belanda, yaitu Resentie. Dalam Bahasa Latin, yaitu Resencio. Dan dalam Bahasa Inggris, yaitu Review, yang artinya Melihat kembali atau Mengulas ulang.

Menurtu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Resensi adalah Pertimbangan, Pengulasan, atau Pembicaraan tentang sebuah Buku.

Sedangkan pengertian Resensi menurut beberapa Para Ahli, yaitu sebagai berikut ini :

1. WJS. Poerwadarminta (Romli 75 : 2003)

Resensi merupakan suatu Pertimbangan atau Pembicaraan dengan menilai kelebihan dan kekurangan tentang sebuah Buku. Dalam seluruh aspek tentang menarik tidaknya pada Tema, Isi Buku, Kritikan, dan memberi dorongan kepada seluruh Masyarakat.

Dan tentang perlu atau tidaknya Buku tersebut dibaca, dimiliki atau dibeli oleh seluruh Masyarakat. Perbincangan buku tersebut dimuat di surat kabar atau majalah.

2. Panuti Sudjiman (1984)

Resensi adalah Suatu hasil dari Pembahasan dan Penilaian pendek tentang Suatu Karya Tulis. Pada konteks ini memberikan arti dalam Penilaian, Mengungkap dengan sekilas, Membahas, atau Mengkritik sebuah Buku.

3. Saryono (1997 : 56)

Resensi adalah Sebuah tulisan yang terbentuk berupa Esai, dan bukan merupakan bagian dari sebuah ulasan yang lebih besar, mengenai tentang sebuah Buku.

Resensi ini berisikan berupa Laporan, Ulasan, dan Pertimbangan Baik atau Buruk, Kuat atau Lemah, Bermanfaat atau tidak, Benar atau Salah, Argumentatif atau tidak pada sebuah Buku. Tulisan pada sebuah Buku harus didukung dengan Ilustrasi Buku yang telah di Resensi, yaitu berupa Foto Buku atau Sampul Buku.

Struktur Resensi

Sebelum membentuk sebuah Resensi pada sebuah Buku, terdapat beberapa Struktur-struktur yang terkait didalamnya, yaitu sebagai berikut :

Identitas

Identitas pada sebuah Resensi mencakup berupa Judul, Pengarang, Penerbit, Tahun Terbit, Tebal Halaman, dan Ukuran Buku. Identitas ini biasanya tidak dinyatakan secara langsung, seperti yang terlihat pada sebuah Teks Ulasan sebuah Film dan Lagu.

Orientasi

Orientasi ini biasanya terletak pada Paragraf pertama, yaitu Suatu penjelasan tentang kelebihan sebuah Buku yang diresensi, dan pernah mendapatkan sebuah penghargaan.

Sinopsis

Sinopsis merupakan Suatu ringkasan yang menggambarkan pemahaman dari Penulis terhadap Isi Novel.

Analisis

Analisis merupakan Suatu pemaparan tentang keberadaan unsur-unsur pada sebuah Cerita, yaitu seperti Tema, Penokohan, dan Alur Cerita.

Evaluasi

Evaluasi merupakan Suatu pemaparan tentang Kelebihan dan Kekurangan pada suatu karya.

Unsur Unsur

Dalam penulisan sebuah Resensi, terdapat unsur-unsur yang terkait pada penulisannya, yaitu sebagai berikut :

1. Judul

Judul pada sebuah Resensi, mempunyai keterkaitan dengan pembahasan yang terletak dalam Isi Resensi. Judul Resensi yang menarik dapat  memberikan Nilai lebih tersendiri.

2. Susunan Data Buku

Dalam sebuah Resensi memiliki susunan-susunan yang terdapat didalamnya, yaitu sebagai berikut ini :

A. Judul
B. Pengarang
C. Penerbit
D. Tahun terbit beserta cetakannya
E. Dimensi buku
F. Harga

3. Isi

Isi dari Resensi Buku biasanya berisikan mengenai tentang Sinopsis, yaitu Ulasan singkat yang diambil dari dari Pokok Pembahasan pada buku, Keunggulan dan Kelemahan buku, Rumusan Kerangka buku. dan Gaya Bahasa yang digunakan terbentuk berupa kutipan yang singkat.

Penutup

Penutup Resensi yang berada didalam buku, biasanya berisikan mengenai apa alasan buku tersebut ditulis dan kepada siapa buku tersebut diberikan.

Jenis Jenis

Berikut ini merupakan jenis-jenis dari Resensi. Tetapi perlu diingat, bahwa pada Resensi lainnya bersifat tidak baku, karena kemungkinan seluruhnya dapat diterapkan secara bersamaan.

1. Informatif

Suatu Resensi yang hanya menyampaikan semua isi dalam buku.

2. Deskriptif

Suatu Resensi yang membahas dan menyampaikan secara detail, dalam setiap bagian atau bab pada buku.

3. Kritis

Suatu Resensi yang mengulas secara detail dengan menggunakan Metodologi Ilmu Pengetahuan tertentu. Isi dari Resensi ini biasanya bersifat Kritis dan Objektif, pada saat menilai Isi sebuah buku.

Sistematika

  • Mencantumkan terlebih dahulu Tema atau Judul Karya yang akan diresensi.
  • Mencantumkan Nama pengarang, Judul Karya, Penerbit, Tempat Penerbit, Jumlah Bab, dan Jumlah Halaman.
  • Memperlihatkan Sistematika, Bahasa, dan Ringkasan Karya yang akan diresensi.
  • Menjelaskan Kualitas Karya yang akan diresensi, Kekuatan dan Kelemahan, dan Perbedaannya dengan Karya lain-lainnya.
  • Menyampaikan Pendapat dan Kesimpulan dari Penulis secara pribadi.
  • Mencantumkan Identitas Penulis.

Tujuan

  • Membantu pembaca dalam mengetahui Gambaran dan Penilaian secara umum, dari suatu hasil Karya secara ringkas.
  • Membantu untuk mengetahui Kelebihan dan Kelemahan pada Karya.
  • Membantu untuk mengetahui Latar Belakang dan Alasan pada sebuah Karya yang dibuat.
  • Membantu untuk menguji Kualitas sebuah Karya dan Membandingkannya dengan Karya lain-lainnya.
  • Memberikan masukan kepada Pembuat Karya berupa Kritik dan Saran.
  • Mengajak Pembaca dalam mendiskusikan sebuah Karya.
  • Memberikan pemahaman serta Informasi secara Komprehensif kepada Pembaca.

Contoh

  • Meresensi Buku Non Fiksi
  • Meresensi Buku Fiksi
  • Meresensi Buku Ilmu Pengetahuan
  • Meresensi Buku Ilmu Ilmiah
  • Meresensi Buku Cerita
  • Meresensi Buku Dongeng
  • Meresensi Buku Kumpulan Cerpen

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Artikel ini yang meliputi beserta Pengertian, Stuktur, Unsur-unsur, Jenis-jenis, dan Contohnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Edu24h.net – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang rumus rubik 4 x 4 dan pada pembahasan sebelum nya kita telah membahas soal rumus luas selimut tabung. Dan di dalam rumus kubik 4 x 4 terdapat rumus rubik 4×4 pdf, rumus rubik 4×4 parity, rumus rubik 4×4 tercepat beserta gambar lengkap.

Cara bermain rubik 4 x 4 sebenar nya gampang – gampang susah, tapi ada banyak gampang nya dan susah nya sedikit. Karena pada inti nya teknik untuk bermain rubik 4 x 4 ialah sama dengan rubik 3 x 3. Prinsip dasar dari kedua nya adalah sama, mempunyai center, edge dan corner. Soal rumus nya pun bisa di katakan 80% sama, hanya saja nanti nya antara algoritma nya akan ada sedikit perbedaan rumus yang akan gunakan.

Perbedaan ini di sebabkan karena pada kubus rubik 3 x 3 memiliki 3 layer dan 1 titik center sedangkan kubus 4 x 4 memiliki 4 layer dan 4 titik center ( 2 x 2 ).

Nah, oleh karena itu jika kalian ingin bermain rubik 4 x 4, sebelum nya saya sarankan kalian mahir terlebih dahulu rubik 3 x 3, ataupun paling tidak bisa memahami nya di luar kepala. Dan jika belum tidak masalah kalian bisa mempelajari terlebih dahulu.

Jika kalian sudah mahir, barulah kita lanjutkan pada level 4 x 4. Baiklah seperti biasa agar tidak mengalami kebingungan saat mempraktekkan rumus nya, sebelum nya akan saya jelaskan bagian – bagian dari rubik 4 x 4 dan arah pergerakan nya.

Bagian – Bagian dari Rubik 4 x 4

Arah Pergerakan dari Rubik 4 x 4 (4 x 4 notations)

  • U ( Up ) = ialah gerakan memutar sisi atas searah dengan jarum jam.
  • Uw ( U double ) = ialah gerakan memutar 2 sisi atas searah dengan jarum jam.
  • U’ ( U aksen ) = ialah gerakan memutar sisi rubik bagian atas berlawanan dengan arah jarum jam.
  • u ( inner up ) = ialah gerakan memutar sisi atas bagian dalam ( layer ke-2 dari atas kebawah ) searah dengan jarum jam.
  • F ( Front ) = ialah gerakan memutar sisi depan searah dengan jarum jam.
  • Fw ( F double ) = ialah gerakan memutar 2 sisi depan searah dengan jarum jam.
  • F’ ( F aksen ) = ialah gerakan memutar sisi depan berlawanan dengan arah jarum jam.
  • f ( inner front ) = ialah gerakan memutar sisi depan bagian dalam ( layer ke-2 dari depan ) searah dengan jarum jam.
  • L ( Left ) = ialah gerakan memutar sisi kiri searah dengan jarum jam.
  • Lw ( L double ) = ialah gerakan memutar 2 sisi kiri searah dengan jarum jam.
  • L’ ( L aksen ) = ialah gerakan memutar sisi rubik sebelah kiri berlawanan dengan arah jarum jam.
  • l ( inner left ) = ialah gerakan memutar sisi kiri bagian dalam ( layer ke-2 dari pinggir ) searah dengan jarum jam.
  • R ( Right ) = ialah gerakan memutar sisi kanan searah dengan jarum jam.
  • Rw ( R double ) = ialah gerakan memutar 2 sisi kanan searah dengan jarum jam.
  • R’ ( R aksen ) = ialah gerakan memutar sisi kanan berlawanan dengan arah jarum jam.
  • r ( inner right ) = ialah gerakan memutar sisi kanan bagian dalam ( layer ke-2 dari pinggir ) searah dengan jarum jam.
  • B ( Back ) = ialah gerakan memutar sisi belakang searah dengan jarum jam.
  • Bw ( B double ) = ialah gerakan memutar 2 sisi belakang searah dengan jarum jam.
  • B’ ( B aksen ) = ialah gerakan memutar sisi belakang berlawanan dengan arah jarum jam.
  • b ( inner back ) = ialah gerakan memutar sisi belakang bagian dalam ( layer ke-2 dari belakang ) searah dengan jarum jam.
  • D ( Down ) = ialah gerakan memutar sisi bawah searah dengan jarum jam.
    Dw ( D double ) = ialah gerakan memutar 2 sisi bawah searah dengan jarum jam.
  • D’ ( D aksen ) = ialah gerakan memutar sisi bawah berlawanan dengan arah jarum jam.
  • d ( inner down ) = ialah gerakan memutar sisi bawah bagian dalam ( layer ke-2 dari bawah ke atas ) searah dengan jarum jam.

Rumus Rubik 4×4

  • Menyelesaikan Center Nya

Berbeda dengan rubik 3 x 3 yang sudah ada center yang konstan ( tetap ). Center ini tidak akan berubah posisi nya walaupun di putar ke arah manapun. Sedangkan untuk rubik 4 x 4 center nya akan bisa selalu berubah atau berpindah posisi nya.  Dan bagian center rubik 4 x 4 terdiri dari 2 × 2 piece muka kubus, dan inilah yang harus kamu selesaikan satu per satu.

Pada dasar nya posisi center pada rubik 4 x 4 dengan rubik 3 x 3 adalah sama. Kita ambil contoh sisi putih kita letakkan di bagian atas, maka sisi kuning nya akan menjadi berlawanan dengan sisi putih nya. Sisi biru misal nya berada di depan, maka sisi belakang akan nampak warna hijau, dan jika sisi orange berada di sebelah kiri maka sisi merah lah yang akan berada di sebelah kanan. Mudah nya, kita letakkan putih di atas, kuning di bawah, maka sisi samping nya ialah MBOH ( merah, biru, orange, hijau ).

Maka selesaikan lah center masing – masing sisi dengan mengikuti langkah – langkah di bawah ini :

  • Menyamakan 2 Buah Pinggir Yang Bersebelahan

Ada 12 buah pasang pinggir yang harus di samakan. Di rubik 4 x 4 akan ada sepasang pinggir seperti gambar A di bawah ini, dan kita akan menyelesaikan satu per satu pinggir – pinggir nya agar menjadi seperti pada gambar B. Silahkan ikuti langkah nya. Dan kamu bebas bisa mencari kondisi yang sesuai dengan gambar rubik nya.

Ada 12 buah pasang pinggir yang harus di selesaikan. Nah, ketika tersisa 2 buah pasang pinggir, maka gunakan rumus berikut ini. Dan sesuaikan dengan posisi warna nya. Ini adalah penyelesaian double edge ( degde ) yang terakhir.

Jika semua pinggir ( dedge ) sudah bertemu dengan pasangan nya, maka hasil nya akan tampak seperti ini :

Lalu setelah ini, selesaikan langkah nya dengan menggunakan rumus 3 x 3. Pertama membuat 1 buah layer, lalu menyusun layer kedua nya. Ada perbedaan sedikit dengan rubik 3 x 3. Jika rubik 3 x 3 setelah tersusun layer kedua nya, maka langkah selanjut nya ialah kalian bisa langsung membuat palang ( + ), tapi pada rubik 4 x 4 seteah tersusun 2 buah layer nya, sebelum membentuk palang ( + ) kita akan bertemu dengan kondisi seperti gambar di bawah ini. Peluang kondisi ini adalah 50% terjadi ( gambar di bawah nya dengan sisi atas nya kuning ) :

Di samping kondisi yang di atas, ada juga kondisi yang akan sering terjadi ( dengan peluang nya yang sama besar yakni 50%) ialah seperti pada gambar di bawah ini :

Nah, setelah bisa menyelesiakan dengan cara-cara di atas, selebihnya bisa di selesaikan dengan menggunakan rumus-rumus yang ada pada rubik 3x3x3. Seperti menyamakan sisi palang dengan center, Finishing I dan Finishing II. Itulah penjelasan lengkap tentang rumus rubik 4 x4 selamat mencoba dan semoga bermanfaat…

Pariwisata Menurut Para Ahli – Secara Bahasa (Etimologi) Pariwisata berasal dari 2 kata, yaitu Pari yang artinya Banyak atau Berkeliling, sedangkan Wisata yang artinya Pergi.

Pariwisata (Tourisme) adalah Suatu perjalanan yang dilakukan untuk Liburan (Rekreasi) . Menurut Organisasi Parawisata Dunia, yaitu Seseorang yang melakukan perjalanan keluar rumah, dengan jarak paling tidak sejauh 80 km (50 mil), dengan bertujuan untuk Liburan (Rekreasi) disebut dengan Wisatawan (Tourism). 

Dalam Definisi lengkapnya, Pariwisata adalah Suatu indsutri yang menangani sebuah Jasa, yaitu berupa Transportasi, Tempat Tinggal, Makanan, Minuman, Seni Budaya, Petualangan dan Jasa yang bersangkutan lainnya seperti Bank, Asuransi, Keamanan.

Pariwisata Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa Para Ahli dalam mengemukakan Definisi dari Pariwisata, berikut ini adalah penjelasannya :

1. James J.Spillane (1982)

Pariwisata adalah Kegiatan untuk melakukan Sebuah perjalanan dengan tujuan-tujuan tertentu untuk mendapatkan Kenikmatan, Mencari Kepuasan, Memperbaiki Kesehatan, Berolahraga, Menjalankan Tugas, Berziarah, dan Bersilaturahim.

2. Koen Meyers (2009)

Pariwisata merupakan Sebuah aktivitas melakukan perjalanan dengan sementara waktu, yaitu Keluar dari tempat tinggal menuju ke Daerah atau Wilayah tertentu. Dengan alasan tertentu, tidak menetap di Daerah atau Wilayah yang akan menjadi tujuan, atau mencari Kehidupan yang baru. Melainkan hanya bertujuan untuk menghabiskan Waktu senggang atau Liburan, dan tujuan-tujuan lainnya.

3. Kodhyat (1998)

Pariwisata adalah Suatu aktivitas melakukan perjalanan dari suatu tempat menuju tempat-tempat lainnya, bersifat sementara, dengan Seorang diri atau Berkelompok, dan bertujuan untuk mencari Keseimbangan, Keselarasan, serta Kebahagiaan dalam lingkungan dengan dimensi Sosial, Budaya, Alam, dan mencari  Ilmu.

4. Soekadijo (1996)

Pariwisata adalah Gejala yang sering dilakukan dalam Kehidupan bermasyarakat, yang didalamnya terdapat Perhotelan, Rumah makan, Objek wisata, Souvenir, Pramuwisata, Angkutan wisata, Biro perjalanan wisata, dan masih banyak lagi.

5. Kusdianto (1996)

Pariwisata merupakan bentuk susunan dari sebuah Organisasi Pemerintahan atau Swasta, yang terkait dalam Pengembangan, Produksi, dan Pemasaran suatu produk-produk yang dihasilkan, untuk memenuhi kebutuhan pada Seseorang yang sedang melakukan wisata.

Unsur-Unsur Pariwisata

Dalam pembentukan Industri Wisata terdapat beberapa unsur-unsur yang terkait, yaitu sebagai berikut ini :

A. Biro Perjalanan

Badan usaha yang bertujuan untuk melayani seluruh proses perjalanan Pariwisata, dari awal keberangkatan sampai pulang kembali. Sehingga para wisatawan mendapatkan Keamanan dan Kenyamanan, selama perjalanan berlangsung.

B. Akomodasi

Tempat tinggal sementara atau biasa disebut dengan Tempat menginap untuk Para Wisatawan dalam melakukan perjalanan, yaitu berupa Perhotelan, Perkemahan, Kontrakan, Apartemen, Villa, dan memiliki beberapa Fasilitas-fasilitas yang terdapat didalamnya, seperti Restoran, Gym, Ruang Meeting, Kolam Renang, dan lain-lainnya. Karena semakin Berkembangnya zaman dan Teknologi, maka kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh Para Wisatawan semakin banyak dan beranekaragam, untuk mencapai tujuannya dalam melakukan Parawisata.

C. Transportasi

Industri Parawisata yang dilakukan oleh Pemerintahan atau Swasta, dalam menyediakan Jasa Angkutan (Transportasi), yaitu berupa Angkutan Darat, Angkutan Udara, dan Angkutan Laut. Karena Industri Transportasi ini sangat berguna untuk mempermudah Para Wisatawan dalam melakukan perjalanan, sehingga bisa sampai ke Tempat wisata yang menjadi tujuan utamanya.

D. Jasa Boga

Pembuatan Fasilitas yang dilakukan oleh Suatu Organisasi atau Perusahaan, dalam membuat Makanan dan Minuman, yang didistribusikan dalam bentuk Restoran, Warung Makan, Cafe, dan lain-lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan utama Para Wisatawan agar dapat bertahan hidup dari kelaparan, ketika dalam melakukan suatu perjalanan.

E. Money Changer

Fasilitas tempat untuk menukarkan Mata Uang Asing, ketika Para Wistawan mengunjungi Negara lainnya. Tempat penukaran Mata Uang ini bukan hanya di sebuah Bank saja, tetapi juga dapat dilakukan di tempat Perusahaan yang menyediakan jasa penukaran Mata Uang Asing.

F. Atraksi Wisata

Sebuah pertunjukan yang terdapat di Daerah atau Wilayah tertentu, yaitu berupa Seni Tari, Musik Tradisional, Adat Budaya, dan lain-lainnya. Karena rata-rata Para Wisatawan sangat menyukai hal-hal Atraksi Wisata diatas.

G. Cindera Mata

Industri yang menyediakan Cindera Mata pada suatu Daerah, karena setiap Para Wisatawan, pada umumnya selalu membeli Cindera Mata yang akan dibawa pulang ke rumah, yaitu berupa Kerajinan Tangan, Karya Seni, yang memiliki khas tersendiri pada Daerah atau Wilayah tertentu.

Jenis-Jenis Pariwisata

Dalam segi tujuannya, Pariwisata terbagi menjadi beberapa macam jenis-jenisnya, yaitu sebagai berikut :

1. Pariwisata Lokal

Pariwisata Lokal adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang terbatas, atau Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan hanya berkunjung ke suatu Daerah atau Wilayah tertentu, yang masih dalam sekitaran tempat tinggalnya saja.

Contoh : Seorang yang berpergian dari Tanjung Karang menuju Pahoman, dimana antara Tanjung Karang dan Pahoman masih berada didalam wilayah Bandar Lampung.

2. Pariwisata Regional

Pariwisata Regional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang lebih luas, daripada Parawisata Lokal.

Contoh : Seorang yang berpergian dari Kota Bandar Lampung menuju Lampung Utara, dimana antara Bandar Lampung dan Lampung Uatara masih berada didalam wilayah Provinsi Lampung

3. Pariwisata Nasional

Pariwisata Nasional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang sangat luas, yaitu Mencakup satu Negara.

Contoh : Seorang yang berpergian dari Provinsi Lampung menuju Provinsi Jawa, dimana antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa masih berada didalam wilayah Negara Indonesia.

4. Pariwisata Reinternasional

Pariwisata Reinternasional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang lebih luas daripada Pariwisata Nasional, tetapi memiliki batasan-batasan tertentu.

Contoh : Seseorang yang berpergian disekitaran satu Benua saja, misalnya dari Indonesia menuju Jepang, dimana antara Indonesia dan Jepang masih berada dalam wilayah Benua Asia.

5. Pariwisata Internasional

Pariwisata Internasional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup, yaitu Seluruh Negara yang ada di Dunia.

Contoh : Seseorang yang berpergian ke seluruh Negara-negara di Dunia.

Manfaat Pariwisata

Dalam melakukan perjalanan dengan tujuan Berpariwisata atau Liburan, mempunyai manfaat-manfaat sebagai berikut ini :

  • Melakukan sebuah penelitian atau riset Observasi terhadap suatu Objek tertentu, yang belum diketahui Karaktersitiknya (Culcutal Tourism).
  • Menambahkan wawasan sebuah Ilmu Pengetahuan (Discovery Tourism).
  • Meredakan rasa stress yang berlebihan pada diri Seseorang (Refershing).
  • Mendapatkan Kebahagiaan, Kenyamanan, dan Kesenangan tersendiri.
  • Menambahkan sebuah Ilmu Keagamaan (Religion).
  • Mengetahui Adat Budaya dan Karya Seni khas yang terdapat di suatu Daerah atau Wilayah tertentu.
  • Mendapatkan keadaan Situasi yang berbeda dan Pengalaman Baru.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Pariwisata beserta Pengertian Menurut Para Ahli, Unsur-Unsur, Jenis-Jenis, dan Manfaatnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Konsep Geografi Lengkap Dengan Pengertian dan Contoh

Pengertian Teluk Adalah

Teks Laporan Hasil Observasi

Fabel – Sewaktu kecil sering sekali Orang tua kita, menceritakan kisah-kisah tentang Si Kancil, yaitu Hewan cerdik yang sangat suka makan mentimun. Kancil mencuri tanaman mentimun yang ditanam oleh Sang Petani, dengan memperdayai Sang Petani, sehingga Si Kancil berhasil mencuri buah mentimun.

Kisah diatas termasuk kedalam kategori cerita, yang disebut sebagai Fabel. Apa yang dimaksud dengan Fabel?. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Fabel beserta dengan Struktur-struktur yang terkait dalam pembentukan dan penulisannya.

Pengertian

Fabel adalah Cerita Dongeng yang menceritakan tentang Kehidupan suatu Hewan yang berperilaku seperti Manusia, yaitu berupa Akal, Tingkah Laku, Watak dan Cara Berbicaranya. Dalam penulisan jenis cerita ini merupakan khayalan belaka (Imajinasi), yang terkadang memasukkan Manusia sebagai Karakter tambahannya.

Fabel juga sering diartikan sebagai Cerita yang mengandung pesan atau makna, berkaitan dengan Moral yang ada pada dalam diri Manusia, yaitu berupa sifat-sifat buruk yang berada dalam diri Manusia, melalui tokoh-tokoh Hewan agar dapat mempengaruhi Pembaca, untuk mencontoh dan memahami perbuatan yang baik atau tidak baik.

Ciri-Ciri

Fabel ini sangat populer dikalangan Anak-anak, karena itu jenis cerita ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Tema yang akan dijadikan sebagai Fabel harus tentang Hubungan Sosial.
  2. Sebagian besar Tokoh-tokoh yang berperan pada Fabel, yaitu berupa Hewan.
  3. Watak pada Tokoh Hewan yang digambarkan, memiliki Karakter Manusia, yaitu Baik, Buruk, Penyabar, Pemarah, Suka Membantu, Dermawan, Keras Kepala, Cerdik, Egois, dan Lain-lainnya.
  4. Tokoh yang diperankan oleh Hewan dapat Berfikir, Berkomunikasi, dan Bertingkah Laku seperti Manusia.
  5. Sudut pandang yang terdapat dalam pembentukan Fabel adalah Pihak Ketiga.
  6. Jalan Cerita yang digunakan adalah Alur Maju (Beruntun dari Awal sampai Akhir).
  7. Konflik yang terjadi dalam ceritanya, meliputi permasalahan yang terdapat dalam Kehidupan Manusia.
  8. Latar Belakang atau Tempat yang digunakan meliputi Hutan, Sungai, Danau, Gunung, Pepohonan, Bebatuan, Padang Rumput, Gua, dan Lain-lainnya yang terdapat di Alam Bebas.
  9. Memiliki sebuah Latar Waktu, yaitu Pagi, Siang, Sore, dan Malam hari.
  10. Gaya Bahasa yang digunakan bersifat Naratif (Berurutan), yaitu Berupa Dialog dengan Kalimat Langsung, dan menggunakan Bahasa Informal (Bahasa Sehari-hari).
  11. Mengandung Amanat, Pesan, atau Makna yang berharga untuk Pembaca.

Struktur Penulisan

Dalam penulisan Fabel terdapat Struktur-struktur tertentu yang berfungsi pada pembentukannya, yaitu sebagai berikut ini :

1. Orientasi

Orientasi merupakan bagian yang berisikan tentang Pengenalan Para Tokoh, Latar Tempat dan Waktu, dan Awalan Kalimat Masuk kedalam Tahap-tahap selanjutnya.

2. Komplikasi

Komplikasi merupakan bagian Inti yang berisikan tentang Pokok-pokok masalah yang sedang terjadi dan harus dihadapi oleh Tokoh Utama dalam cerita Fabel.

3. Resolusi

Resolusi merupakan bagian kelanjutan dari Komplikasi diatas, yang berisikan tentang Pemecahan masalah atau Solusi dalam mencari jalan keluar dari Permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi, dengan cara yang Kreatif dan Cerdik.

4. Hikmah

Bagian terakhir yang berada dalam Fabel ini berisikan tentang Perubahan yang terjadi dalam diri setiap Tokoh cerita, dan memiliki sebuah kandungan Hikmah atau Pelajaran yang dapat dijadikan sebagai Pedoman.

Macam-macam Bentuk

Bila dilihat dari waktu kemunculannya, Fabel terbagi menjadi 2 macam bentuk, yaitu sebagai berikut ini :

1. Fabel Klasik

Bentuk Fabel pada jenis ini merupakan Sebuah cerita yang sudah ada, pada Zaman dahulu yang tidak diketahui kapan waktu permbuatannya.

Cerita-cerita yang terdapat dalam Fabel Klasik ini, diwariskan atau diceritakan secara Lisan oleh Orang Tua kepada Anak-anaknya, dan terus tersambung hingga Generasi-generasinya secara turun-temurun.

Dalam penulisan cerita pada Fabel Klasik ini biasanya Tokoh yang berperan adalah Kancil, Buaya, Kerbau, dan Rusa.

Ciri-Ciri Fabel Klasik :

  • Penulisan atau Pembuatan menggunakan Cerita yang pendek
  • Pembuatan dilakukan dengan menggunakan Tema yang sederhana
  • Memiliki sebuah Pesan-pesan Moral yang Kental
  • Penggambaran pada Tokoh Hewan masih melekat dengan Sifat-sifat Hewan

2. Fabel Modern

Bentuk Fabel pada jenis ini merupakan Sebuah cerita yang diketahui pembuatannya dalam waktu yang Relatif tidak lama, dan sengaja dibuat oleh Pengarang untuk mengekspresikan Kesastraan. Ada juga yang terbentuk berdasarkan dengan kejadian-kejadian yang sedang terjadi dalam kehidupan Manusia.

Dalam penokohan Fabel Modern ini, memiliki Beranekaragam macam-macam Hewan, yaitu berupa Burung, Ayam, Ular, Ikan, Singa, Gajah, Macan, dan Lain-lainnya.

Ciri-Ciri Fabel Modern :

  • Penulisan atau Pembuatan menggunakan Cerita yang bervariatif (Panjang atau Pendek)
  • Pembuatan dilakukan dengan menggunakan Tema yang tidak sederhana (Rumit)
  • Terkadang dalam Alur Ceritanya berupa Epik atau Saga
  • Karakter yang terdapat didalamnya bermacam-macam Tokoh yang Unik

Contoh Cerita

Setelah kita membahas Struktur-struktur yang terkait dalam penulisan Fabel, berikut ada beberapa contoh cerita yang dapat kita pahami :

1. Cerita Fabel Klasik

2. Cerita Fabel Modern

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Fabel beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Penulisan, Macam-macam Bentuk, dan Contoh Cerita.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Ciri Ciri Puisi

Jenis Jenis Majas

Teks Eksplanasi

Isi Piagam Jakarta adalah Naskah yang disusun pada rapat Panitia Sembilan atau 9 tokoh Indonesia tanggal 22 Juni 1945 da menjadi pembukaan pada UUD 45. Berikut ini akan kami jelaska secara lengkap mengenai piagam jakarta baik yang asli maupun yang palsu beserta latar belakang sejarahnya.

Piagam Jakarta

Dokumen historis yang berupa musyawarah antara pihak golongan Islam dan pihak kebangsaan di dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha untuk Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) guna menjembatani perbedaan dalam agama dan negara.

Isi Piagam Jakarta

Ketika penyusunan UUD pada Sidang Kedua BPUPKI, Piagam Jakarta dijadikan Muqaddimah. Selanjutnya saat pengesahan UUD 45 18 Agustus 1945 oleh PPKI, istilah Muqaddimah diubah menjadi kalimat Pembukaan UUD.

Butir pertama yang berisi kewajiban untuk menjalankan Syariat Islam bagi pemeluknya, diganti hingga menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa oleh Drs. M. Hatta atas usul A.A. Maramis sesudah berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan, Kasman Singodimedjo dan juga Ki Bagus Hadikusumo.

Gambar Piagam Jakarta Asli

Proses terbentuknya Piagam Jakarta

Ketika masa reses, terbentuk Panitia Sembilan yang memiliki anggota 9 orang untuk mengumpulkan gagasan terkait untuk persiapan kemerdekaan Indonesia.

Panitia ini juga yang menyusun naskah teks proklamasi yang menjadi mukadimah atau pembukaan UUD 1945 yang disebut juga sebagai Piagam Jakarta.

Terdapat beberapa rumusan yang diusulkan Ir Soekarno dan Moehamad Yamin sampai tersepakati menjadi sila dasar Pancasila.

Perubahan Piagam Jakarta

Dekret Presiden 5 Juli 1959

Dalam Dekret Presiden yaitu tanggal 5 Juli 1959, Piagam Jakarta dinyatakan Menjiwai UUD 1945 dan merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan Konstitusi. DPR ketika itu menerima hal ini dengan

Ketetapan MPRS Nomor XX/MPRS/1966

Memorandum DPRGR 1966 mengenai sumber tertib Hukum RI ditingkatkan jadi keputusan MPRS Nomor XX/MPRS/1966, di dalam keputusan ini ditegaskan kembali bawasanya Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 menjiwai UUD 1945 dan merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan Konstitusi tersebut.

Demikianlah pembahasan kali ini, Semoga bermanfaat

Baca juga :

Pancasila adalah dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan merupakan semboyan sebagai pemersatu bangsa, Berikut ini akan kami jelaskan mengenai pancasila dengan lengkap yang meliputi Isi, Teks, Dasar, Penjelasan, Makna dan juga lambangnya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan di bawah ini

Pengertian Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang menjadi dasar ideologi pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki ribuan adat dan budaya serta memiliki beragam agama yang di anut oleh bangsa yang besar ini

Bangsa yang besar seperti Indonesia wajib memiliki sebuah pedoman, tujuan, dan cita-cita bersama untuk menjaga kerukunan antar suku dan umat beragama, Sebab bangsa ini memiliki ragam bahasa adat dan budaya yang jauh berbeda dengan bangsa lainya

Teks Pancasila

Teks pancasila sebagai rumusan dalam berbangsa dan bernegara ada lima asas, yaitu

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebjaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Isi Pancasila

Pancasila adalah rumusan, cita-cita, tujuan dan pedoman kehidupan bagi bangsa dan negara seluruh rakyat Indonesia.

Semua itu dirangkum dan tertuang dalam isi pancasila, berikut adalah isi dari pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Adalah bentuk keyakinan yang berasal dari kesadaran manusia sebagai makhluk Tuhan. Agar saling menghargai semua perbedaan sebagai sesama mahkluk Tuhan

  • a. Negara menjamin kebebasan tiap penduduk untuk beribadah menurut kepercayaan dan agama masing-masing, mengembangkan kehidupan toleransi antar umat beragama.
  • b. Warga Indonesia percaya dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan juga kepercayaan masing-masing.
  • c. Mengembangkan toleransi antar umat dalam beragama.
  • d. Tidak memaksakan kehendak dari semua agama dan keyakinan.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Adalah bentuk kesadaran manusia kepada potensi budi nurani di dalam hubungan dan norma-norma kebudayaan.

  • a. Adanya prinsip persamaan harkat dan martabat
  • b. Menjunjung nilai kemanusiaan.
  • c. Berani membela dan juga menegakkan keadilan.

3. Persatuan Indonesia
Persatuan dan kesatuan di dalam arti ideologis ekonomi sosial budaya dan keamanan untuk menghargai keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat.

  • a. Adanya nilai patriotik dan rasa kebangsaan sebagai realitas yang dinamis.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

  • a. Musyawarah adalah cermin sikap dan pandangan hidup bahwa kemauan rakyat merupakan kebenaran dan keabsahan yang tinggi.
  • b. Mendahulukan kepentingan negara dan menghargai kesukarelaan dan kesadaran daripada memaksakan sesuatu kepada orang lain

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  • a. Setiap rakyat Indonesia diperlakukan dengan adil di dalam bidang hukum ekonomi budaya dan sosial tidak ada tirani minoritas dan mayoritas
  • b. Adanya keselarasan, keseimbangan dan keserasian hak serta kewajiban rakyat Indonesia

Makna Lambang Pancasila

Pancasila memiliki 5 lambag yang mempunyai arti berbeda-beda, berikut ini adalah penjelasa lengkapnya

1. Bintang

2. Rantai

3. Pohon beringin

4. Banteng

5. Padi dan kapas

Sejarah Lahirnya Pancasila

Muhammad Yamin mengemukakan bahwa 5 asas bagi negara Indonesia Merdeka, yaitu meliputi kebangsaan, kemanusiaan, ketuhanan, kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

Oleh “Panitia Lima” diragukan kebenarannya. Arsip A. G Pringgodigdo dan Arsip A. K. Pringgodigdo yang sudah ditemukan menunjukkan bahwa Klaim Yamin tidak bisa diterima.

Pada hari keempat, Soekarno mengusulkan bahwa 5 asas yaitu kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau prikemanusiaan, persatuan dan kesatuan, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan yang Maha Esa.

5 asas itu oleh Soekarno dinamakan Pancasila, Pidato Soekarno diterima dengan suara tepuk tangan oleh peserta sidang. Oleh sebab itu, pada tanggal 1 Juni 1945 dikenal dengan hari lahirnya pancasila.

Tanggal 17 Agustus 1945, tepatnya setelah upacara proklamasi kemerdekaan, datang berberapa utusan dari wilayah Indonesia dari Bagian Timur. Berberapa utusan adalah sebagai berikut:

  • Sam Ratulangi, wakil dari Sulawesi
  • Hamidhan, wakil dari Kalimantan
  • I Ketut Pudja, wakil dari Nusa Tenggara
  • Latuharhary, wakil dari Maluku.

Mereka berkeberatan dan mengemukakan pendapat bahwa tentang bagian kalimat dari rancangan Pembukaan UUD.

Kalimat itu juga merupakan sila pertama Pancasila yang sebelumnya, yang berbunyi, “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

Pada Sidang PPKI I pada tanggal 18 Agustus 1945, Bung Hatta memberikan usul mengubah kalimatnya menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Sebelumnya Bung Hatta sudah mengkonsultasikannya kepada beberapa orang tokoh Islam, yaitu diantaranya

  • Kasman Singodimejo
  • Ki Bagus Hadikusumo
  • dan Teuku M. Hasan.

Pada Sidang PPKI I 18 Agustus 1945, bersamaan dengan penetapan rancangan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945, Pancasila ditetapkan menjadi dasar negara Indonesia.

Demikianlah pembahasa mengenai pancasila, Semoga bermanfaat

Baca juga :

Isi Perjanjian Saragosa – Tahukah kalian pada peristiwa Perjanjian Saragosa? Sebuah perjanjian yang dilakukan antara bangsa Spanyol dengan bangsa Portugis, dalam memperebutkan Daerah Kolonial yang berada pada Daerah Maluku.

Perjanjian Saragosa ini merupakan lanjutan dari Perjanjian Tordesillas, dalam membagi pada belahan Bumi bagian barat yang diketuai oleh Paus.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas mengenai tentang Perjanjian Saragosa berserta dengan peristiwa-peristiwa yang terkait didalam sejarahnya.

Latar Belakang

Sejarah Perjanjian Saragosa ini di latar belakangi, karena adanya suatu pertikaian yang dilakukan antara bangsa Spanyol dengan bangsa Portugis dalam keinginan untuk Memonopoli perdagangan rempah-rempah pada wilayah Maluku.

Pada saat itu awalnya bangsa Portugis lebih dahulu tiba di wilayah Maluku, pada tahun 1512 Masehi. Bangsa Portugis disambut hangat oleh Kerajaan Ternate yang pada saat itu, sedang terjadi suatu pertikaian dengan Kerajaan Tidore.

Keadaan semakin menjadi antara Kerajaan Ternate dengan Kerajaan Tidore, dengan terbunuhnya Sultan Hairun, Raja dari Kerajaan Ternate yang dilakukan oleh bangsa Portugis. Pada saat itu Kerajaan Ternate mengira bahwa yang membunuh Raja mereka adalah dari Kerajaan Tidore

Oleh karena itu, Raja dari Kerajaan Ternate meminta bantuan dari bangsa Portugis untuk membuat sebuah Benteng Pertahanan, dan sebagai hadiahnya bangsa Portugis diberikan izin untuk melakukan Monopoli Perdagangan rempah-rempah pada daerah tersebut.

Tetapi pada tahun 1521 Masehi, bangsa Spanyol datang di wilayah Kerajaan Tidore untuk melakukan sebuah Ekspedisi tersembunyi. Tindakan bangsa Portugis pada wilayah Maluku melakukan Memonopoli Perdagangan dengan bertindak sewenang-wenang dan kejam pada Masyarakat dan berniat untuk menguasai wilayah tersebut.

Karena itulah bangsa Portugis menganggap bangsa Spanyol telah melanggar Perjanjian yang sebelumnya pernah terjadi, yaitu Perjanjian Tordesillas yang diketuai oleh Paus. Oleh karena itu kemudian antara bangsa Portugis dan bangsa Spanyol membuat suatu Perjanjian baru yang disebut dengan Perjanjian Saragosa.

Tokoh Perjanjian Saragosa

Pada saat Perjanjian Saragosa ini melibatkan 2 Tokoh, pada masing-masing pihak yang menandatangani isi dari Perjanjian tersebut, yaitu pihak dari bangsa Portugis diwakili oleh Raja John III dan pihak dari bangsa Spanyol diwakili oleh Caesar Charles V. Perjanjian Saragosa ini tanda tangani pada tahun 22 April 1529 Masehi, dan diadakan pada Kota Saragosa, Spanyol.

 Isi Perjanjian Saragosa

  • Bumi terbagi berdasarkan dari 2 pengaruh, yaitu Pengaruh bangsa Spanyol dan Pengaruh bangsa Portugis.
  • Pada wilayah kekuasaan bangsa Spanyol terbentang dari Meksiko bagian barat sampai dengan kepulauan Filipina.
  • Pada wilayah kekuasaan bangsa Portugis terbentang dari Brasil bagian timur sampai dengan kepulauan Maluku.
  • Daerah bagian Barat garis Kota Saragosa adalah Derah kekuasaan Portugis.
  • Dearah bagian Timur garis Kota Saragosa adalah Daerah kekuasaan Spanyol.

Dampak Dari Perjanjian Saragosa

  • Munculnya pemikiran sebagian orang, bahwa Bumi itu bulat bukan datar.
  • Wilayah Maluku menjadi kawasan perdagangan paling terkenal di Dunia.
  • Bangsa Portugis mulai menanamkan kekuasaan di wilayah Maluku, dalam Memonopoli Perdagangan rempah-rempah.
  • Bangsa Spanyol mengklaim Filiphina merupakan Daerah kekuasaannya, karena mereka yang pertama kali menemukannya
  • Rempah-rempah yang terdapat di wilayah Maluku menjadi terkenal di mata Dunia.
  • Kerajaan Ternate di Maluku di ambil alih oleh bangsa Portugis.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Perjanjian Saragosa beserta Latar Belakang, Tokoh Perjanjian Saragosa, Tempat dan Waktu, Isi Perjanjian Saragosa, dan Dampak dari Perjanjian Saragosa.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Isi Perjanjian Renville

Perjanjian Linggarjati

Isi Trikora

Seni Rupa Murni – Seni merupakan Suatu keahlian dalam membuat sebuah Karya yang dilihat dari segi Keindahan, Kehalusan, Bentuk, Fungsi dan bermutu.

Dalam pembentukannya Seni memiliki cabang yang beranekaragam, yaitu diantaranya adalah Seni Rupa Murni. Apa yang dimaksud dengan Seni Rupa Murni?

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Seni Rupa Murni beserta dengan Struktur-struktur yang terkait didalam pembentukannya.

Pengertian

Seni Rupa Murni adalah Suatu bentuk Karya Seni yang hanya menikmati dari keindahannya saja. Karena itu Karya Seni yang diciptakan hanya berfokus pada Nilai Keindahan (Estetis), dan tidak memperdulikan Nilai Fungsi pada pengunaannya.

Seni Rupa Murni ini sudah ada pada zaman Pra Sejarah, yang dalam pembuatannya menggunakan Getah Pohon dengan menempelkannya pada sebuah Batu atau benda-benda yang memiliki permukaan datar lainnya.

Ciri-Ciri

Dalam pembentukan Karya Seni dalam metode ini, terdapat beberapa ciri-ciri yang membedakannya dari Seni Rupa lain-lainnya, yaitu sebagai berikut :

  • Memiliki Nilai Keindahan (Estetika) yang tinggi
  • Tidak memiliki fungsi sebagai Alat dalam kehidupan sehari-hari
  • Menggambarkan suatu Ekspresi dari Pembuat

Unsur-Unsur

Dalam pembentukan suatu Karya Seni dengan metode ini, terdapat unsur-unsur yang menjadi bagian dalam pembuatannya, yaitu sebagai berikut :

1. Garis

Garis merupakan Suatu goresan yang terbentuk, dengan cara menarik dari suatu titik ke titik lainnya menggunakan sebuah Alat Tulis. Garis memiliki macam-macam bentuknya, yaitu Garis Lurus, Garis Melengkung, Garis Putus-putus, Garis Beraturan, dan Lain-lainnya.

2. Bidang

Bidang merupakan Suatu bentuk benda dengan memiliki permukaan yang datar. Bidang ini terbentuk karena suatu Goresan Garis yang pada ujungnya bertemu kembali dengan Pangkal Utama dari Garis tersebut. Bidang memiliki bermacam-macam bentuknya, yaitu Bidang Geometrik (Segitiga, Persegi, Persegi Panjang, dan Lain-lain) dan Bidang Organik (Melengkung Bebas).

3. Warna

Warna merupakan Spektrum tertentu yang terbentuk dalam Cahaya Sempurna (Berwarna Putih). Identitas dari suatu Warna dapat ditentukan pada Gelombang Cahaya Sempurna tersebut. Pada dasarnya Warna utama itu hanya ada 3 macam, yaitu Pink (Magenta), Kuning (Yellow), dan Biru Muda (Cyan), dan dari campuran ketiga Warna itulah dapat tercipta Warna-warna lainnya.

4. Tekstur

 

Tekstur merupakan permukaan yang terdapat pada sebuah benda, permukaan ini memiliki berbagai macam bentuk sifatnya, yaitu ada yang permukaannya Halus, Kasar, Bergelombang, Runcing, dan Lain-lainnya. Permukaan yang Halus biasanya terdapat pada sebuah Kaca, dan Permukaan yang kasar biasanya terdapat pada sebuah Batu.

5. Nada Gelap Dan Terang

Pada sebuah bentuk Karya Seni Rupa Murni 3D memiliki Sisi Terang pada suatu bagian, dan pada bagian lainnya memiliki Sisi Gelap. Karena pada penciptaan suatu Karya Seni Rupa Murni 3D yang baik, harus mampu menempatkan Nada Gelap dan Nada Terang pada bentuknya.

6. Ruang

Ruang terbentuk dari dua atau beberapa Ruang yang berjarak pada Seni Rupa Murni 3D. Ruang ini juga bisa berupa Rongga yang terdapat dalam Seni 3D. Ruang yang berada pada Alam Kehidupan disebut sebagai Ruang Nyata, dan Ruang yang berada pada Gambar disebut sebagai Ruang Khayalan (Imajinasi).

Dasar Pembuatan

Pada pembuatan Seni Rupa Murni terdapat beberapa dasar (Asas-Asas) yang menyangkut berupa Komposisi dan Proporsi, dan berlaku terhadap semua jenis-jenisnya. Berikut adalah penjelasannya :

1. Komposisi

Komposisi adalah Tata Susunan pembentukan pada suatu benda, yang menyangkut Keseimbangan, Irama, Kesatuan, dan Keselarasan, dalam suatu Karya Seni Rupa Murni.

A. Keseimbangan (Balance) : Sebuah kesan yang dapat memberikan Rasa Mapan, yaitu Tidak berat pada salah satu sisi saja. Sehingga tidak terjadi timpang tindih dalam penempatan pada Unsur-unsur Rupa, yaitu Bentuk, Garis, Warna, dan Lain-lainnya.

B. Kesatuan (Unity) Suatu hubungan yang terkait antara Unsur-unsur Rupa dan mengarah pada pusat perhatian. Unsur-unsur yang terdapat pada sebuah Gambar yang baik, akan bersatu padu, tidak terkesan berantakan.

C. Irama (Rhytm) : Suatu penguraian pada kesan gerak yang ditimbulkan oleh Unsur-unsur yang dipadukan secara berdampingan dengan keseluruhannya. Irama dalam Seni Rupa Murni di ibaratkan sebagai Alunan lagu atau Musik, yang diatur dengan demikian rupa sehingga terbentuk suatu Keindahan, sedangkan Irama dalam sebuah Lukisan dapat diwujudkan sebagai pengaturan Warna dan Bidang.

D. Keselarasan (Harmony) Sebuah kesan yang sesuai antara suatu Unsur dengan Unsur-unsur lainnya, dalam suatu Kesatuan pada Penyusunannya. Contohnya pada gambar Buah Apel yang ukuran bentuknya lebih besar daripada Buah Pepaya.

2. Proporsi

Proporsi adalah Sebuah kesan perbandingan yang ideal (Sesuai, Seimbang, dan Benar), antara suatu Unsur dengan Unsur-unsur lainnya yang terbentuk dalam satu kesatuan Unsur Rupa. Karena apabila peng­gambaran pada bentuk Objek yang tidak proporsi, maka akan terlihat aneh. Contoh gambar pada Tangan Manusia yang ukurannya lebih panjang dari ukuran Kakinya.

Contoh Karya Seni

Seni Rupa Murni dapat diciptakan melalui Gagasan, Ekspresi, dan Kreativitas dari Pembuatnya, berikut ini terdapat beberapa contoh-contoh Karya Seninya :

1. Kerajinan Keramik

 

Kerajinan Keramik adalah Suatu karya Seni Rupa Murni 3 Dimensi, yang terbuat dari bahan Tanah Liat yang dibentuk dan kemudian akan dibakar, sehingga mengalami suatu perubahan pada sifat Tanah tersebut. Kerajinan Keramik ini berfungi sebagai Hiasan pada Rumah, Toko, Perusahaan, atau juga bisa dijadikan sebagai bisnis jual beli.

2. Patung

Patung adalah Suatu karya Seni Rupa Murni 3 Dimensi, yang terbuat dengan menggunkan Teknik Cetak, Pahat, atau Butsir, dan Bahan yang digunakan adalah Batu, Logam, Keramik, Tanah Liat dan Kayu. Patung berfungsi sebagai Hiasan atau Lambang dari suatu Daerah.

3. Lukisan

Lukisan adalah Suatu karya Seni Rupa Murni 2 Dimensi atau 3 Dimensi, yang menggunakan Kanvas sebagai medianya, dan ditambahkan Goresan Cat berwarna dengan menggunakan Kuas atau Palet. Lukisan merupakan salah satu Seni Rupa Murni yang paling populer, karena berfungsi sebagai hiasan pada dinding Rumah, Kantor atau Toko.

4. Kaligrafi

Kaligrafi adalah Suatu karya Seni Rupa Murni, yang dibentuk secara Visual berupa Tulisan dengan Desain tertentu. Kaligrafi ini dapat diterapkan pada semua Aksara atau Huruf. Aksara yang biasanya digunakan untuk Kaligrafi adalah Aksara Jepang (Katakana, Hiragana, dan Kanji), Aksara Arab, dan Aksara Mandarin. Kaligrafi berfungsi sebagai hiasan pada dinding.

5. Mosaik

Mosaik adalah Suatu karya Seni Rupa Murni yang terbentuk dengan menyusun potongan-potongan kecil sebuah Kaca atau Batu berwarna dengan Motif dan bentuk tertentu. Mosaik merupakan Karya Seni yang pertama kali ditemukan pada daerah Mesopotamia, pada abad ke 3 SM, dan berfungsi sebagai hiasan pada dinding Gereja atau Masjid.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Seni Rupa Murni beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Unsur-unsur, Dasar Pembuatan, dan Contoh Karya Seninya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Pengertian Seni Rupa

Alat Musik Tradisional

Pengertian Puisi Adalah

Edu24h.net – Sebelumnya kita sudah membahas menganai kingdom animalia. Selanjutnya kita akan membahas kingdom Protista mulai dari pengertian, ciri-ciri, klasifikasi dan contoh kingdom Protista. Berikut adalah pembahasannya.

Pengertian Kingdom Protista

Pengertian kingdom Protista adalah kingdom yang terdiri dari satu sel atau banyak sel dan memiliki membrane inti (organisme eukariot) serta bersel tunggal.

Protista dapat di kelompokkan menjadi tiga bagian yaitu menyerupai hewan (protozoa), menyerupai tumbuhan (Ganggang) dan menyerupai jamur. Sebagian besar Protista hidup di air, karena tidak memiliki pelindung untuk menjaga tubuhnya dari hawa kering.

Kingdom Protista adalah kingdom yang sederhana karena hanya tersusun atas satu sel sehingga dapat di kelompokan dalam kingdom sendiri. Tetapi ada juga yang multiseluler akan tetapi masih sangat sederhana dibandingkan dengan organisme lainnya.

Ciri-Ciri Kingdom Protista

Berikut ini adala ciri-ciri kingdom Protista antara lain:

1.      Mempunyai ukuran Mikroskopis dan makrokopis

Organisme yang berukuran mikroskopis adalah organisme yang berukuran sekitar 5 μm – 3 mm. selain itu juga ada yang berukuran makroskopis dengan ukuran Panjang mencapai 60 meter bahkan lebih.

2.      Umumnya Uniseluler

Kingdom Protista tersusun atas satu sel atau uniseluler. Tetapi ada juga yang multi seluler atau sel banyak. Dalam penelitian kingdom Protista yang bersel banyak atau multiseluler akan hidup secara berkelompok (membentuk Koloni).

3.      Tipe Sel Eukariotik

Protista memiliki membran inti sehingga disebut sebagai sel eukariotik. Sel yang sudah bermembran inti, namun Protista merupakan makhluk hidup prokariotik yang paling sederhana tetapi jauh lebih kompleks dalam hal struktur, fungsi, tingkah laku dan ekologinya bila dibandingkan dengan Archaebacteria dan Eubacteria.

4.      Hidup Bebas atau Simbiosis

Kingdom Protista dapat hidup bebas dengan cara menguntungkan satu sama lain. Tetapi juga dapat bersifat parasite bagi organisme lainnya. Jika bersifat parasite maka akan mengakibatkan banyak penyakit di sekitarnya.

5.      Habitat Umumnya di Tempat Lembab

Seperti sudah di jelaskan diatas bahwa Protista ini hidup di air atau tempat lembab. Bukan hanya di air tawar tetapi di laut juga yang kadar garamnya banyak Protista juga dapat hidup. Protista yang hidup di laut sebagian besar bertindak sebagai fitoplankton yang merupakan kontributor utama dalam penyediaan energi jaring-jaring makanan.

6.      Bersifat Aerob dan Anaerob

Bersifat aerob karena memerlukan oksigen untuk proses respirasi yang bertempat pada mitokondria. Bersifat anaerob karena tidak memerlukan oksigen pada respirasi dengan bersimbiosis bersama bakteri yang bersifat aerob.

7.      Bersifat Heterotrof dan

Bersifat heterotrop karena memperoleh makanan dengan mengabsorsi molekul organik dan sebagian lagi bersifat fotoautotrof karena memiliki kloroplas sebagai tempat untuk menangkap energi matahari.

8.      Bersifat Motil

Ada sebagian Protista yang mempunyai alat gerak seperti flagel atau bulu cambuk, silia atau rambut getar, dan pseudopodia atau kaki semu. Dengan demikian Protista dapat di sebut dengan motil yang bergerak bebas.

Klasifikasi Kingdom Protista

Berikut ini ada tiga klasifikasi kingdom protista yaitu menyerupai hewan, menyerupai tumbuhan dan menyerupai jamur berikut adalah penjelasannya:

1.      Menyerupai Hewan (Protozoa)

Kingdom Protista yang meyerupai hewan disebut dengan protozoa. Protozoa adalah organisme yang bersel pada saat berukuran mikroskopis. Protista menyerupai hewan ini berkembangbiak dengan seksual dan asseksual. Selain berkembangbiak hewan ini juga dapat bergerak aktif. Berdasarkan alat gerak yan dimilikinya filum protozoa digolongkan menjadi empat kelas, yaitu RhizopodA (kaki semu), Ciliata (bulu getar), Flagellata (bulu cambuk), sporozoa (tidak memiliki alat gerak khusus).

2.      Menyerupai Tumbuhan (Algae)

Kingdom Protista yang menyerupai tumbuhan merupakan kelompok Protista fotosintetik. Algae ini tersusun dari satu sel atau berkoloni yang membentuk tubuh multiseluler. Selain itu juga memiliki klirifil seperti tumbuhan pada umumnya. Kelompok algae digolongkan menjadi empat kelas berdasarkan pigmen dominan yang dimilikinya, yaitu Cholophyta (alga hijau), Chrysophyta (alga emas), Phaeophyta (alga coklat), Rhodophyta (alga merah).

3.      Menyerupai jamur

Ada dua jenis jamur Protista yaitu jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota) tetapi bukan jamur sejati. Jamur jenis ini hanya menyerupai berbentuk jamur yang sporangia atau filamen yang menyerupai hifa. Berwarna kuning, putih dan berlendir.

Contoh Kingdom Protista

Berikut ini adalah contoh dari ketiga klasifikasi kingdom Protista beserta gambarnya:

  1. Menyerupai Hewan

  1. Menyerupai Tumbuhan

  1. Menyerupai Jamur

 

 

Baca Juga:

Kingdom Animalia – Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi, Contoh

Demikian pembahasan mengenai pengertian kingdom Protista, ciri-ciri, klasifikasi dan contoh kingdom Protista. Kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Struktur Teks Biografi – Kisah hidup Tokoh-Tokoh terkenal yang berada di Dunia ini, sering sekali dituliskan kembali dalam bentuk Karya Tulis, seperti Buku, Novel, Majalah, Artikel, dan Lain-lainnya, yang meliputi dari segi Sifat, Sikap, Rupa, Aktivitas Sehari-hari, Prestasi-prestasi tertentu, dan masih banyak lagi.

Hal diatas itulah yang biasa disebut sebagai Biografi, apa yang dimaksud dengan Biografi? Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Biografi beserta dengan Struktur-struktur yang terkait dalam pembentukannya.

Pengertian

Secara Etimologis istilah Biografi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu Bios yang artinya Kehidupan, sedangkan Graphien yang artinya Tulisan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, Biografi adalah Suatu tulisan yang membahas mengenai tentang Kehidupan Seseorang.

Secara sederhana Biografi adalah sebuah Karya Tulis yang menceritakan tentang kisah riwayat hidup Seseorang. Bentuk dari Karya Tulis ini dapat berupa beberapa baris kalimat saja dan dapat berupa sebuah Buku.

Ciri-Ciri

Dilihat dari segi pembentukannya Biografi terdapat beberapa ciri-ciri sebagai berikut :

  • Biografi memiliki Struktur Baku dalam pembentukannya, yang meliputi Orientasi, Reorientasi, dan Peristiwa.
  • Isi dari Biografi ditulis berdasarkan Fakta (Faktual), sesuai dengan Kisah Hidup Tokoh yang akan dibahas.
  • Gaya penulisan Biografi tertulis dalam bentuk Narasi, sehingga lebih menarik untuk dibaca.
  • Memiliki hal yang Menarik dan Menginspirasi dalam Kisah Kehidupan Tokoh, sehingga mampu mempengaruhi para pembacanya.
  • Mengandung hal yang dapat memotivasi Pembaca, sehingga dapat dijadikan contoh teladan yang baik.

Struktur Teks

Dalam pembentukan sebuah Biografi, terdiri dari 3 macam Struktur Teks, yaitu sebagai berikut :

1. Struktur Teks Orientasi

Bagian Awal penulisan Biografi yang berisikan tentang Pengenalan Tokoh atau Gambaran Awal yang mengenai Tokoh yang akan dijelaskan.

2. Struktur Teks Peristiwa dan Masalah

Bagian Isi penulisan Biografi yang berisikan mengenai tentang Peristiwa-peristiwa dan Masalah-masalah yang pernah dialami oleh Tokoh, untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

3. Struktur Teks Reorientasi

Bagian Akhir penulisan Biografi yang berisikan tentang Kesimpulan dan Pandangan dari kehidupan Tokoh didalamnya.

Jenis-Jenis

Biografi terbentuk menjadi beberapa jenis-jenis, yang akan diterangkan sebagai berikut ini :

1. Authorized Biography

Penulisan Biografi yang telah mendapatkan perizinan atau diketahui oleh Tokoh yang akan menjadi Objek Utama pada pembentukannya.

Contoh

2. Unauthorized Biography

Penulisan Biografi yang tidak memakai suatu perizinan atau tidak diketahui oleh Tokoh yang akan menjadi Objek Utama pada pembentukannya.

3. Biografi Perjalanan Hidup

Penulisan Biografi yang menceritakan tentang Perjalanan hidup seorang Tokoh secara lengkap, atau menceritakan beberapa bagian penting saja dari perjalanan hidup seorang Tokoh yang berkesan bagus dan baik.

4. Biografi Perjalanan Karir

Penulisan Biografi yang menceritakan tentang Perjalanan jenjang karir seorang Tokoh dalam mencapai kesuksesan dari awal hingga akhir, atau menceritakan tentang Perjalanan jenjang karir seorang Tokoh dalam mencapai kesuksesan tertentu saja.

5. Biografi Politik

Penulisan Biografi yang menceritakan seorang Tokoh dari sudut pandang Politik, walaupun harus menggunakan suatu Penelitian (Research), Biografi Politik mengandung syarat akan kepentingan dari seorang Penulis atau Tokoh yang akan dijelaskan.

6. Biografi Intelektual

Penulisan Biografi yang menceritakan seorang Tokoh Intelektual dari sudut pandang Ilmiah. Biografi Intelektual ini terbentuk dari berbagai Penelitian (Research) yang dilakukan, dan Penulisannya menggunakan Bahasa Ilmiah.

7. Biografi Jurnalistik

Penulisan Biografi yang menceritakan seorang Tokoh dari hasil melakukan wawancara secara langsung.

Contoh Penulisan

Setelah kita membahas tentang Struktur-struktur yang terkait dalam pembentukan Biografi, selanjutnya ada beberapa contoh-contoh penulisannya sebagai berikut :

1. Contoh Penulisan Biografi Tentang Diri Pribadi

2. Contoh Biografi Tentang Pahlawan

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Struktur Teks Biografi beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Teks, dan Contoh Tulisannya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Deskriptif Adalah – Dalam sebuah Koran atau Majalah pasti terdapat beberapa peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi atau yang telah terjadi.

Metode bentuk yang digunakan untuk menulis sebuah berita peristiwa-peristiwa pada sebuah Koran, yaitu menggunakan metode Deskriptif.

Apa yang dimaksud dengan Deskriptif ?, Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Deskriptif beserta dengan struktur-struktur pembuatannya.

Pengertian

Deskriptif merupakan salah satu bentuk Metode Penelitian yang berfungsi untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai Setting Sosial atau untuk Eksplorasi dan Klarifikasi, yang terbentuk dengan cara Mendeskripsikan suatu Fenomena peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia.

Dalam bentuk Metode Penelitian ini, para Peneliti harus memiliki definisi yang jelas tentang Subjek dan Objek dalam penelitiannya, dan menggunakan pertanyaan Who dalam menggali informasi yang akan dibutuhkan.

Pengertian dari Metode Deskriptif ini juga dapat kita pahami, berdasarkan pendapat-pendapat para Tokoh Sastrawan, diantaranya sebagai berikut :

1. Hidayat Syah : Deskriptif merupakan suatu Metode yang berfungsi untuk, menemukan dan memahami pengetahuan seluas-luasnya terhadap Objek penelitian pada suatu masa tertentu.

2. Sukmadinata : Deskriptif merupakan suatu Penelitian yang berfungsi untuk Mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, yaitu Fenomena Alamiah atau Fenomena buatan Manusia, yang berbentuk berupa Aktivitas Karakteristik, Hubungan, Perubahan, Persamaan, dan Perbedaan, antara suatu Fenomena dengan Fenomena lainnya.

3. Sugiyono : Deskriptif merupakan suatu Metode yang berfungsi untuk Menganalisis atau Menggambarkan sebuah hasil Objek penelitian, tetapi tidak digunakan untuk memberikan kesimpulan-kesimpulan yang lebih luas.

4. Whitney : Deskriptif merupakan suatu Metode yang berfungsi untuk Pencarian Fakta dengan Interpretasi yang tepat dan jelas.

Ciri-Ciri Bentuk

Dalam pembentukan Deskriptif memiliki struktur-struktur penulisannya, yaitu sebagai berikut ini :

  1. Memusatkan perhatian dalam permasalahan yang terjadi dan bersifat Aktual, pada saat penelitian akan dilakukan.
  2. Menggambarkan fakta tentang Permasalahan yang akan diteliti sesusai dengan apa yang terjadi, dan diikuti dengan Interpretasi Rasional yang seimbang.
  3. Penelitian dilakukan bukan hanya memberikan Gambaran terhadap fenomena-fenomena yang terjadi saja, tetapi juga memberikan untuk menerangkan suatu Hubungan, Pengujian Hipotesis, membentuk Prediksi, serta memberikan Makna dan Implikasi dari suatu Fenomena yang terjadi.

Bentuk Metode Dan Contoh

Dalam pembentukan Deskriptif ditinjau dari Fenomena peritiwa-peristiwa yang akan diteliti, dengan menggunakan Teknik dan Alat-Alat, Tempat dan Waktu, sehingga Metode ini terbagi menjadi beberapa jenis-jenis pembentukannya, yaitu sebagai berikut ini.

1. Metode Survei

Metode dalam bentuk ini adalah Suatu Penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan fakta dari kejadian sebuah Fenomena, dengan mencari suatu Keterangan secara Faktual, yaitu berupa tentang Institusi Sosial, Politik, Komunikasi, Pendidikan, atau Ekonomi pada suatu tempat tertentu.

Pada dasarnya Metode Survei tidak jauh berbeda dengan dengan Metode Penelitian (Research). Penggunaan pada Kedua istilah ini, sering sekali diartikan hanya bermaksud untuk memberikan Penekanan atau Penegasan mengenai terhadap Ruang Lingkupnya saja.

Metode Penelitian (Research) mempusatkan diri dalam salah satu atau beberapa aspek dari suatu Objek, sedangkan Metode Survei mempusatkan diri secara menyeluruh terhadap aspek dari suatu Objek, dan kemudian akan diteruskan secara khusus apabila pada Studi akan dilanjutkan lebih dalam.

2. Metode Deskriptif Berkelanjutan

Metode dalam bentuk ini adalah Suatu Penelitian yang dilakukan secara terus-menerus pada sebuah Objek Penelitian, sehingga mendapatkan suatu Pengetahuan yang menyeluruh mengenai tentang Fenomena, Masalah, dan Kekuatan Sosial, dengan mengkaji dalam Priode yang lama.

Contoh :

Menganalisa terhadap berbagai bentuk permasalahan yang terjadi pada Penduduk Indonesia, bukan hanya seseorang saja tetapi seluruhnya, sehingga dalam Prosesnya bersifat Berkesinambungan.

3. Metode Penelitian Studi Kasus

Metode dalam bentuk ini adalah Suatu Penelitian yang dilakukan dengan mempusatkan diri secara Intensive terhadap sebuah Objek tertentu, dengan mempelajarinya dalam bentuk Studi Kasus. Dalam Metode ini juga dapat digunakan untuk memberikan Gambaran secara mendetail tentang Sifat-Sifat Karakter, Latar Belakang, atau Status Sosial, yang bersifat umum.

Contoh :

Menganalisa terhadap proses perkembangan pada sebuah kelas yang berada di Sekolah tertentu, dengan menggunakan kajian-kajian yang mendalam.

Metode Studi Kasus ini terbagi menjadi 3 macam, yaitu sebagai berikut :

  • Metode Penelitian Studi Kasus secara mendalam
  • Metode Penelitian Studi Kasus secara Instrumental
  • Metode Penelitian Studi Kasus secara menjamak

Sedangkan dalam langkah-langkah melakukan Metode Studi Kasus dapat dilakukan dengan cara berikut ini :

A. Perancangan Studi Kasus

Sebelum melakukan Penelitian terhadap suatu Objek, maka akan diperlukan rancangan-rancangan dalam pembentukannya yang terbagi menjadi 2 langkah, yaitu memiliki Pembekalan Ilmu Pengetahuan dan memiliki Keterampilan, serta melakukan Pengembangan atau Mengkaji ulang penelitian yang telah dilakukan.

B. Melakukan Penelitian

Setelah melakukan Perancangan Studi Kasus, selanjutnya dalam melakukan Penelitian terhadap suatu Objek, harus melakukan 3 langkah sebagai berikut, yaitu Penentuan Teknik pengumpulan Data, Penyebaran Alat pengumpulan Data, dan Menganalisa bukti Studi Kasus yang telah dikumpulkan.

C. Melakukan Pengembangan, Implikasi, dan Saran

Pada tahap terakhir dalam melakukan Studi Kasus, terhadap Penelitian yang dilakukan pada suatu Objek, harus menyusun dan melaporkan hasil dari Penelitian yang dilakukan secara Implikasi kepada Publik.

4. Metode Penelitian Analisa Aktivitas

Metode dalam bentuk ini adalah Suatu Penelitian yang dilakukan untuk menganalisa Pekerjaan atau Aktivitas manusia, dan hasil dari Penelitian yang dilakukan tersebut akan memberikan suatu Rekomendasi keperluan-keperluan pada masa yang akan datang.

Metode ini juga berfungsi untuk memahami sifat-sifat Karakteristik dari Para Pekerja, Petani, Buruh, Guru, Dokter, dan lain-lainnya, dalam gerak-gerik mereka dalam menjalankan tugasnya masing-masing dan cara mereka dalam menggunakan waktu, secara Effektif dan Effisien.

5. Metode Penelitian Tindakan

Penelitian Tindakan (Action Research) adalah Suatu Penelitian yang dilakukan dengan cara penerapan tindakan langsung. yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dalam memecahkan suatu permasalahan yang terjadi, dan mengamati tingkat keberhasilannya atau dampak dari tindakannya terhadap Objek Penelitian tertentu.

Metode Penelitian Tindakan ini memiliki 2 tujuan utama, yaitu Meningkatkan Perbaikan (Improves) dan Meningkatkan Keterlibatan (Involve), artinya adalah Metode Penelitian Tindakan berfungsi untuk meningkatkan bidang praktikum, meningkatkan pemahaman terhadap praktikum yang dilakukan, dan meningkatkan situasi tempat praktikum dilakukan.

Contoh :

Menganalisa terhadap Konflik Sosial yang terjadi didalam kehidupan bermasyarakat, dengan melakukan kajian-kajian yang mendalam untuk mengetahui tindakan dari Seseorang atau suatu Kelompok tertentu, dan hasil dari Penelitian tersebut akan sesuai terhadap solusi dalam menyelesaikan Konflik Sosial tersebut.

6. Metode Penelitian Perpustakaan

Metode dalam bentuk ini adalah Suatu kegiatan mengamati terhadap berbagai Literatur yang memiliki hubungan dengan pokok permasalahan sebuah Objek tertentu, dan terbentuk menjadi sebuah Tulisan, Buku, Makalah, Majalah atau bentuk-bentuk lainnya bersifat sebagai pedoman pembantu dalam melakukan sebuah Penelitian.

Dalam hal lain Metode Penelitian Perpustakaan ini bertujuan untuk mengumpulkan data-data dan informasi, yang kemudian hasilnya akan dijadikan sebagai Fungsi Dasar dan Alat Utama terhadap Praktik Penelitian Lapangan.

Contoh :

Menganalisa Perubahan Sosial yang mempengaruhi terhadap Globalisasi, karena hubungan Perubahan Sosial dan Globalisasi sangat berkaitan terhadap kehidupan bermasyarakat. Pada metode ini, masyarakat dijadikan sebagai Objek Utama dalam Penelitian.

7. Metode Penelitian Komparatif

Metode dalam bentuk ini adalah Suatu kegiatan perbandingan terhadap suatu Objek tertentu yang akan dijadikan sebagai Penelitian.

Contoh : 

Menganalisa terhadap wilayah Bali sebagai tempat wisata terkenal di Dunia. Perbandingan yang telah terjadi disana, berbeda jauh dengan wilayah-wilayah lainnya yang terdapat di Indonesia.

Metode Penelitian Komparatif ini terdapat kelebihan dan kekurangan sebagai berikut :

A. Kelebihan

  • Metode Penelitian Komparatif ini dapat Mensubtitusikan dari Metode Eksperimental
  • Sangat susah dalam mengontrol terhadap faktor yang akan diketahui atau diteliti antara hubungan sebab akibatnya
  • Teknik yang digunakan untuk Variabel Kontrol dapat menghalangi penampilan dari suatu Fenomena secara normal atau tidak memiliki Interaksi secara normal
  • Pada penggunaan Laboratorium untuk Penelitian yang akan dilakukan dapat memungkinkan, karena terdapat beberapa kendala terhadap Teknik, Keuangan, atau Etika dan Moralitasnya.
  • Dengan penggunaan Teknik Mutakhir dan Alat Statistik yang lebih modern, dapat membuat Penelitian Komparatif bisa mengadakan Estimasi terhadap Parameter Hubungan yang Kausal lebih Effisien dan Efektif.

B. Kekurangan

  • Metode Penelitian Komparatif bersifat Ex Post Facto yang mengakibatkan sebuah Penelitian tidak mampu mengontrol terhadap Variabel Bebas.
  • Sangat susah dalam mendapatkan suatu kepastian, karena Faktor Penyebab terhadap Hubungan Kausal yang diteliti bersifat Relevan.
  • Interaksi antara Faktor Tunggal sebagai sebab akibat terhadap terjadinya sebuah Fenomena, menjadi susah untuk dipahami.
  • Pada dua Faktor atau lebih memperlihatkan adanya suatu hubungan, tetapi hubungan yang diperlihatkan tidak menentu.
  • Subjek yang di Kotomi akan di Ketegorikan dan berfungsi sebagai Perbandingan keputusan dan kesimpulan yang salah, akibatnya Subjek yang di Kategorikan dan di Kotomi mempunyai Sifat Kabur, Bervariasi, Samar-samar, memiliki kehendak Value Judgement dan Tidak Kokoh.

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Deskriptif beserta Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis Bentuknya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Jenis-Jenis Majas

Contoh Surat Resmi

Contoh Karangan Argumentasi

Realisme –  Karya Seni adalah Suatu keahlian dalam membuat sebuah Karya yang bermutu, dilihat dari segi Kehalusannya, Keindahannya, Bentuknya, dan Fungsinya. Seni ini terbuat berdasarkan kegiatan sehari-hari Manusia dalam kehidupannya, yaitu dapat berupa Visual, Audio, atau Pertunjukkan, yang berfungsi untuk mengungkapkan Gagasan, Imajinasi, atau Ide dari Seorang Penciptanya.

Karya Seni memiliki beranekaragam Aliran Seni, salah satunya adalah Aliran Seni Realisme. Apa yang dimaksud dengan Aliran Seni Realisme?

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Aliran Seni Realisme beserta dengan struktur-struktur yang terkait didalam pembentukannya.

Pengertian

Aliran Seni Realisme adalah Salah satu bentuk Karya Seni yang menggambarkan sebuah kejadian-kejadian dalam kehidupan Manusia secara kenyataan, tanpa menambahkan Opini atau Interpretasi tertentu.

Artinya bentuk dari Seni ini berfungsi untuk memperlihatkan suatu Kebenaran tanpa menyembunyikan Kebohongan, pada sebuah kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan Manusia.

Beberapa Ahli Kesenian berpendapat bahwa Aliran Realisme merupakan Gerakan Seni Modern yang pertama. Hal ini terjadi, karena bentuk dari Aliran Seni Realisme bertolak belaka dari bentuk konsep yang telah ditetapkan Karya Seni Tradisional.

Ciri-Ciri Aliran Realisme

Dalam pembentukan Karya Seni Realisme memiliki beberapa ciri-ciri, sebagai berikut :

  • Mengangkat peristiwa yang terjadi dalam kehidupan Manusia secara kenyataan langsung.
  • Menggambarkan kehidupan Manusia dari semua kelas dalam kenyataan situasi dan kondisi.
  • Bertolak belaka terhadap Objek Seni yang dibesar-besarkan secara Dramatis (Romantisisme).
  • Memiliki detail gambar yang menyerupai aslinya (natural) melalui teknik tinggi yang dikuasai oleh pelukisnya.
  • Tidak menutupi Kehidupan Rakyat sederhana yang tidak memiliki rumah mewah atau pakaian mahal, seperti para Kaum Bangsawan.
  • Bersifat objektif terhadap Kaum Bangsawan, maksudnya tidak hanya pada kebaikan saja yang diperlihatkan, tetapi juga mengangkat peristiwa-pristiwa tragisnya peperangan yang dipicu oleh permainan Politik Kaum Bangsawan, melalui pion-pion kecil yang berada dibawahnya.

Sejarah Aliran Realisme

Aliran Karya Seni Realisme ini sebenarnya sudah ada pada abad ke 2400 SM, yang telah ditemukan di Kota Lothal (India). Aliran ini menjadi sangat terkenal pada Gerakan Kebudayaan yang berada di Negara Perancis, pada pertengahan abad ke 19, sebagai reaksi terhadap Aliran Romantisme yeng telah mengakar di Negara itu. Gerakan Kebudayaan ini berhubungan sangat erat dengan Perjuangan Sosial, Reformasi Politik, dan Demokrasi.

Aliran Realisme ini kemudian mendominasi secara Global, sebagai Karya Seni dan Karya Sastra di Negara Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat, pada tahun 1840 hingga 1880.

Tokoh Aliran Realisme

Dalam Aliran Karya Seni Realisme dalam bentuk visualitas, terdapat beberapa Tokoh terkenal, yaitu sebagai berikut ini :

Gustave Courbet

Gustave Courbet merupakan salah satu pencetus Aliran Karya Seni Realisme pada abad ke-19. Beliau menolak Karya Seni Klasik (Tradisional) yang mendominasi Akademi Seni di Negara Perancis. Gustave Courbet sangat terkenal, karena keberaniannya dalam menanggapi terhadap pergolakan Politik yang terjadi pada Negaranya.

Gustave Courbet menggunakan Realisme sebagai sarana untuk memperjuangkan hak-hak pada Kaum Petani dan Rakyat Biasa di Negaranya. Pada penciptaan karya-karyanya berfokus terhadap realitas fisik benda-benda yang telah diamati, meskipun dalam kenyataannya karya-karya yang dibuat oleh Gustave Courbet, tidak bernilai indah dan bermuatan yang dianggap terlalu kontras.

Tetapi para Kritikus menilai karya-karya yang dibuat oleh Gustave Courbet mempunyai pengaruh penting, sebagai pemicu Seniman Modern awal lainnya, yaitu seperti Eudoard Manet dan Claude Monet.

Contoh Lukisan Realisme

Berikut ini ada beberapa contoh Seni Lukisan Realisme, sebagai berikut :

1. Contoh Lukisan Pertama

Pada Lukisan diatas menggunakan metode Karya Seni Aliran Realisme, yang menunjukkan aktivitas-aktivitas antara Pedagang dan Pembeli pada sebuah Pasar.

2. Contoh Lukisan Kedua

Pada Lukisan diatas menggunakan metode Karya Seni Aliran Realisme, yang menunjukkan aktivitas Manusia untuk mencari Emas pada sebuah pertambangan.

Contoh Lukisan Ketiga

Pada Lukisan diatas menggunakan metode Karya Seni Aliran Realisme, yang menunjukkan suatu Peperangan yang sedang berlangsung terjadi pada saat itu.

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Realisme beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Sejarah, Tokoh Sastrawan, dan Contoh Gambarnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Pengertian Seni Rupa

Majas Metafora

Alat Musik Tradisional

Edu24h.net – pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian kingdom animalia, ciri-ciri kingdom animalia, klasifikasi kingdom animalia, contoh kingdom animalia. Simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian Kingdom Animalia

Kingdom Animalia adalah klasifikasi taksonomi organisme yang tidak memiliki dinding sel serta kloroplas dan karena itu tergantung pada organisme lain untuk makanan mereka. Organisme yang tergolong dalam kingdom animalia adalah eukariota.

Kingdom animalia adalah hewan yang bentuk organisme aukariotik yaitu organisme dengan sel komplek yang multiseluler. Sangat berbeda dengan tumbuhan yang melakukan fontosintetis untuk membuat makanan sendiri. Hewan akan mencari makanannya sendiri dan dicerna ke dalam tubuh membutuhkan oksigen dan karbondioksida sebagai zat sisa.

Hewan memiliki banyak sel otot untuk pergerakan dan sel saraf untuk merespon sekitar sehingga hewan tidak memiliki dinding sel.

Organisme multiseluler dalam bentuk dewasa dan memiliki rancangan tubuh komplek sebagai organisme. Kingdom animalia terdiri dari organisme multiseluler, eukariota heterotrofik yang mengasimilasi makanan di luar sel dan nutrisi yang dicerna dan diserap ke dalam tubuh.

Ciri-Ciri Kingdom Animalia

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri kingdom animalia antara lain:

  1. Organisme Multiseluler (banyak sel) atau uniseluler
  2. Memerlukan Oksigen
  3. Tidak bisa memproduksi makanan sendiri (Heterotrof)
  4. Memiliki sel otot untuk penggerak dan sel saraf untuk rangsangan (respon)
  5. Bentuk Dewasanya selalu diploid (2n)
  6. Reproduksi Umumnya Seksual, namun beberapa filum juga menggunakan reproduksi aseksual
  7. Ukuran bervariasi (mikro – makro besar)
  8. Tidak mempunyai dinding sel
  9. Tidak berplastida dan klorofil (heterotrof)
  10. Mahluk eukariotik (inti ditutupi membran)
  11. Sangat bergerak aktif
  12. Merespon rangsangan dengan cepat

Klasifikasi Kingdom Animalia

Adapun klasifikasi kingdom animalia yang vetebrata tidak memiliki tulang belakang dan mempunyai tulang belakang:

1.      Vetebrata

Berikut ini adlah beberapa vetebrata filum yaitu Porifera, Coelenterata, Plathyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda dan Echinodermata.

a. invertebrate

invertebrate adalah hewan h ewan multiseluler dengan tubuh berpori, jaringan yang belum terbentuk, memiliki rangka serta saluran air. Cenderung hewan air laut memperoleh makanannya dari air yang masuk ke pori-pori. Reproduksi secara aseksual dengan pembentukan tunas, gemmule (tunas internal) dan regenerasi. Reproduksi secara seksual dengan pembentukan gamet.

b. Coelenterata

Coelenterate adalah hewan multiseluler diploblastik yang tubuhnya telah terbentuk jaringan, berbentuk polip atau medusa dengan tentakel berpenyengat, memiliki rongga pencernaan, system saraf sederhana dan tidak memiliki system ekskresi. Adanya tentakel yang digunakan untuk menagkap mangsa. Coenlenterata adalah hewan laut dan bereproduksi dengan pembentukan tunas oleh polip (gamet oleh medusa atau polip)

c. Platyhelminthes

Platyhelminthes adalah hewan triploblastik aselomata dengan tubuh simetri bilateral berbentuk pipih, memiliki system saraf, system pencernaan dengan satu lubang, tidak memiliki system sirkulasi, respirasi dan ekskresi. Hidupnya bisa di air tawar dan air laut. Bereproduksi dengan seksual secara sendiri atau silang, reproduksi aseksual dengan fragmentasi yang diikuti regenerasi. Hewan ini adalah hewan parasit.

d. Nemathelminthes

Nemathelminthes adalah hewan triploblastik pseudoselomata, tubuh simetri bilateral berbentuk bulat panjang dilapisi kutikula dengan system pencernaan lengkap, system sirkulasi oleh cairan pseudoselom, tidak memiliki system respirasi dan ekskresi. Hidupnya bebas ata parasit di tanah yang basah, sawah, rawa bahkan bebas di air laut. Hewan ini parasite bagi hewan, manusia atau tumbuhan.

e. Annelida

Annelida adalah hewan triploblastik selomata, tubuh simetri bilateral bersegmen, memiliki otot, system pencernaan lengkap, system sirkulasi, system saraf tangga tali yaitu sistem saraf. Hewan ini yang terdiri dari ganglia otak di depan tubuh dekat dengan faring dan tali saraf yang menembus segmen tubuh serta memiliki system ekskresi. Annelida tidak memiliki system respirasi, bersifat hemafrodit atau gonokoris alat kelamin jantan betina. Hidup pada perairan bebas tawar, laut, lembab, rawa, lembab atau parasit.

f. Mollusca

Mollusca adalah hewantriploblastik selomata dengan simetri bilateral, bertubuh lunak, hidup bebas di laut, air tawar maupun darat. Bercangkang, tubuh terdiri dari kaki, sistem percernaan yang lengkap, respirasi dengan insang atau rongga mantel. Hidup tempat lembab. Memiliki alat kelamin masing-masing jantan dan betina.

2.      Invertebrata

Invertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki vertebrae atau tulang belakang memanjang pada bagian dorsal (punggung) kepala hingga ekor. Berikut ini adalah hewan vetebrata:

a. Pisces

Pieces atau ikan memliki tulang punggung belakang. Pisces dapat bernapas di dalam air berkat insang yang ada pada tubuhnya. Pisces adalah hewan poikiloterm (hewan berdarah dingin) yang dapat menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu air tempat hidupnya. Bagian luar tubuhnya dilindungi oleh eksoskeleton berupa sisik. Ikan bernafas menggunakan insang.

b. Amfibi

Amfibi adalah hewan yang hidup di air maupun di darat. Hewan amfibi adalah katak, yang bernafas menggunakan paru-paru dan kulit. Pada saat menjadi kecebong maka pernafasan menggunakan insang.  Jika hendak bertelur maka katak akan mencari air.

c. Reptilia

Reptil adalah hewan vertebrata pertama yang dapat beradaptasi di daerah kering. Reptile ini misalnya ular, buaya, kadal, kura-kura, cicak. Hewan ini sangat mudah dalam beradaptasi dengan sekitar.

d. Aves

Aver atau burung adalah hewan yang memiliki bulu pada tubuhnya. Adanya sayap untuk berpindah tempat atau terbang.burung adalah contoh hewan berdarah panas. Hewan ini memiliki kantung hawa berfungsi untuk terbang, mengatur keseimbangan.

e. Mammalia

Msmmalia adalah hewan berbulu atau berambut. Mammalia adalah hewan yang berkembang biak dengan melahirkan. Kecuali platypus bertelur.

Contoh Kingdom Animalia

Berikut ini contoh hewan kingdom animalia interbrata dan vetebrata antara lain:

Contoh hewan invertebrata

  • Siput
  • Kecoa
  • Udang
  • Lobster
  • Capung
  • Bintang laut
  • Serangga
  • Ubur-ubur
  • Hydra
  • Cumi-cumi
  • Cacing

Contoh hewan vertebrata

Semua jenis ikan kecuali remang, belut

  • Amfibia, katak, salamander
  • Keluarga burung merpati, kutilang, kelelawar, ayam, itik
  • Hewan repril ular, kadal, cicak, tokek
  • Mamalia atau hewan menyusui kambing, sapi, anjing, kuda, kerbau

Baca Juga:

Kingdom Protista – Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi, Contoh

Pencemaran Air – Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contoh

Demikian pembahasan mengenai pengertian kingdom animalia, ciri-ciri kingdom animalia, klasifikasi kingdom animalia, contoh kingdom animalia. Kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian pencemaran air, penyebab pencemaran air, dampak pencemaran air, dan contoh pencemaran air. Simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian Pencemaan Air

Pengertian Pencemaran air adalah keadaan dimana kandungan zat asing yang masuk kedalam air dan bersifat merusak ekosistem di dalam air, zat tersebut di sebut juga polutan.

Air adalah kebutuhan utama makhluk hidup. Bukan hanya di dalam tubuh saja tetapi kebutuhan sehari-hari juga membutuhkan air. Fungsi air dalam kehidupan sehari-hari seperti minum, mandi, mencucu, bahkan irigasi.

Ironisnya air yang di konsumsi manusia adalah air yang bersih, tidak berwarna dan tidak berbau. Bayangkan jika sumber air sehari-hari sudah tercemar misalnya limbah pabrik. Air tersebut berbau dan berwarna yang aneh, sehingga tidak dapat di konsumsi. Akibatnya akan sulit mencari sumber air yang bersih.

Air yang sudah tercemar akan menimbulkan penyakit misalnya diare, gatal-gatal, pernafasan terganggu dan penyakit lainnya. Jika air limbah pabrik masuk ke dalam ketubuh kita maka tubuh akan mengalami reaksi yang tidak biasa. Dampak yang ringan adalah diare dan dampak yang paling besar adalah kangker karena limbah pabrik adalah bahan kimia.

Pencemaran air menimbulkan 1400 jiwa meningga setiap harinya seluruh dunia. Begitu banyak dalam setiap hari meninggal setiap harinya. Penyebab yang menimbulkan pencemaran banyak ada ulah manusia sendiri ada juga factor alam. Tetapi kebanyakan dalah ulah manusia sendiri yang tidak bias menjaga ekosistem alam.

Penyebab Pencemaran Air

Penyebab pencemaran air ada faktor alam dan ulah manusia sendiri, berikut ini adalah pencemaran air :

1.      Limbah Pabrik

Dalam pabrik tekstil atau produksi lainnya pasti adanya sisa pembuangan terakhir pada proses akhirnya itulah yang di sebut limbah. Limbah pabrik biasanya di tamping dalam wadah yang sangat besar yang di buat sendiri oleh perusahaan. Akan tetapi banyak pabrik yang mengalirinya ke sungai. Apa akibatnya? Ekosistem sungai akan tercemar, ikan-ikan akan mati akibat zat asing yang terkandung dalam air tersebut.

2.      Limbah Pertanian

Menggunakan limbah pertanian sebaiknya secara bijak dan sesuai kadarnya. Pestisida adalah zat kimia yang di gunakan untuk membunuh hama pada tanaman. Tetapi pestisida yang penggunaannya terlalu banyak kadar maka akan mencemarkan air dan ekosistem lainnya.

3.      Limbah Perumahan

Limbah perumahan tidak banyak perngaruh akan pencemaran air. Tetapi limbah pertanian akan sangat berbahaya jika sampah di buang ke sungai. Sisa-sisa makanan, perabotan yang tidak terpakai di buang kesungai akibatnya banyak penumpukan sampah yang dapat mengakibatkan pencemaran air. Lama kelamaan air akan berubah menjadi hitam akibat terlalu banyaknya sampah dan bias di pastikan makhluk hidup di air mati.

4.      Sampah

Masalah sampah adalah penyebab yang tidak akan berujung. Terlalu banyak sampah di sungai, bahkan sekarang bukan hanya di sungai laut pun banyak sampah. Sampah bukan hanya mengakibatkan pencemaran air dan membunuh ikan yang ada disana. Tetapi jika menghalangi irigasi yang di buat untuk mengaliri air ke sawah-sawah penduduk.

5.      Fenomena Alam

Selain penyebabnya manusia itu sendiri ada juga fenomena alam yang terjadi dan mengakibatkan Pencemaran air. Gunung Meletus yang menyemburkan larva akan mengalir ke sungai mengakibatkan ekosistem di dalam air tersebut akan mati.

Dampak Pencemaran Air

Banyak sekali dampak yang di sebabkan oleh pencemaran air, berikut ini di antaranya:

  1. Kehidupan ekosistem di dalam air akan mengalami kerusakan yang besar
  2. Tumbuhnya ganggang dan parasite jahat yang dapat memperkeruh keadaan air
  3. Pendangkalan sungai yang di akibatkan terlalu banyak sampah yang menumpuk
  4. Beresiko kanker dan cacat lahir bagi bayi jika mengkonsumsi air yang tercemar
  5. Penggunaan pestisida terlalu berlebihan akan mengakibatkan ikan dan makhluk lain mati
  6. Ketidakseimbangan rantai makanan, burung dan sepesies pemakan ikan akan sulit mencari makan
  7. Pencemaran air dapat mengakibatkan erosi
  8. Kurangnya sumber air bersih
  9. Salah satu penyebab terjadi tanah longsor
  10. Berbagai jenis penyakit akan timbul

Contoh Pencemaran air

Berikut ini gambar pencemaran air antara lain:

Pencemaran Air sungai terlalu banyak sampah yang menumpuk, akibatnya warna air akan berubah menjadi coklat bahkan hitam. Mengeluarkan bau yang tidak enak serta menimbulkan banyak penyakit. Sifat manusia yang membuang sampah sembarangan terutama ke dalam sungai mengakibatkan kerusakan dan pencemaran air yang tidak kunjung usai.

Limbah pabrik yang di alirkan kesungai. Limbah ini sangat berbahaya sekali untuk kehidupan manusia di sekitar perairan sungai. Nantinya akan banyak penyakit yang di timbulkan misalnya diare, sesak nafas, gatal-gatal, penyakit kulit lainnya serta kanker.

Demikian pembahasan mengenai pengertian pencemaran air, penyebab pencemaran air, dampak pencemaran air, dan contoh pencemaran air. Kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Contoh Catatan Kaki (Foot Note) – Dalam pembuatan suatu Karya Tulis baik berupa tentang Fisika, Perekonomian, Akuntansi, Biologi, Sejarah, Hukum Islam dan Lain-lainnya.

Pada bagian bawah dalam buku biasanya terdapat beberapa tulisan, yang digunakan untuk menjelaskan atau menegaskan dari suatu informasi terdapat pada tulisan dalam buku tersebut, yaitu Catatan Kaki (Foot Note).

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas mengenai tentang Catatan Kaki beserta dengan struktur-struktur pembentukan didalamnya.

Pengertian

Catatan Kaki adalah Suatu tulisan yang dibuat dan ditempatkan pada kaki atau bawah pada halaman atau pada akhir halaman, yang berisikan berupa Keterangan, Penegasan, Sumber Kutipan (Bibliografi) dari sebuah Karya Tulis tertentu.

Sistematika Penulisan

Dalam pembentukan penulisan Catatan Kaki dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.

  1. Berisikan 14 karakter dari Margin sebelah kiri dengan jarak 4 spasi dari sebuah teks
  2. Dapat diketik dengan 1 spasi
  3. Diberikan sebuah nomor yang diketik dengan jarak 6 karakter dari Margin sebelah kiri
  4. Apabila lebih dari 1 baris, maka baris kedua, dan seterusnya dapat dimulai Margin pada teks biasa
  5. Apabila lebih dari 1 jarak, maka antara satu catatan dengan catatan lainnya dapat dilakukan spasi yang sama
  6. Jarak baris terakhir tetap 3 cm, dimulai dari pinggir kertas bagian bawah
  7. Keterangan yang panjang tidak boleh melampaui pada halaman berikutnya
  8. Apabila keterangan memiliki makna yang sama menjadi beurutan, cukup ditulis berupa kata Ibid
  9. Apabila keterangan memiliki makna yang sama tetapi tidak berurutan, cukup ditulis berupa kata Op, Cit, Lih
  10. Apabila keterangan berisikan seperti Op, Cit, Lih, tetapi berisikan tentang artikel, cukup ditulis berupa kata Loc, Cit
  11. Untuk keterangan yang berupa Referensi suatu artikel atau buku tertentu, penulisannya berupa seperti Daftar Pustaka, tetapi nama pengarang tidak boleh dibalik

Fungsi

Catatan Kaki (Foot Note) memiliki beberapa fungsi yang telah tersedia dibawah ini, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Berfungsi untuk memberikan penjelasan atau keterangan tentang Sumber (Referensi) sebagai penyusunan dalam pembentukan suatu Karya Tulis atau Ilmiah, agar dapat di mengerti oleh Pembaca
  • Berfungsi untuk menghargai Sumber Kutipan yang menjadi Referensi pada pembentukan suatu Karya Tulis atau Ilmiah
  • Berfungsi untuk mengetahui lebih jelas, tentang istilah yang digunakan berkutip pada suatu Sumber (Referensi) dalam suatu Karya Tulis atau Ilmiah kepada Pembaca

Contoh Penulisan

Dibawah ini ada beberapa contoh penulisan, yang dapat kita pahami sebelum membuat sebuah Catatan Kaki sebagai berikut.

1. Contoh 1 Sampai 3 Pengarang

Muhammad Chairil Anwar. Deru Campur Debu (Jakarta : Pustaka Indonesia, 1992), Halaman 9.

Abdul Kholik, Bagus Kuncoro, Rapi Armad. Pembelajaran Bahasa Indonesia (Bandar Lampung : Dwi Tunggal, 2010), halaman 11.

2. Contoh 4 Pengarang Atau Lebih

Muhammad Effendi, dkk. Karya Sastra Indonesia (Bandung : Citra Lestari Indah), halaman 20.

3. Contoh Sumber Internet

Vishal Aji Armansyah. 10 Perbedaan Tumbuhan Dikotil dan MonkotilDiakses dari (https://edu24h.net/link, 10 perbedaan tumbuhan dikotil dan monokotil/) pada tanggal 1 April 2019.

4. Contoh Sumber Dari Buku

Angga Murjana, Penyusunan Karya Tulis (Bandar Lampung : Pustaka Tanjung Senang, 2019), halaman 13.

5. Contoh Sumber Hukum Pemerintah

Peraturan Pemerintah UU, Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

6. Contoh Sumber Dari Terbitan Organisasi

Developing & Operating a Records Retention Programmer, ARMA, 1999, halaman 72.

7. Contoh Sumber Melalui Lisan

Wawancara dengan Joko Widodo, Tanggal 21 April 2019 di Istana Negara.

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Catatan Kaki beserta Pengertian, Sistematika Penulisan, Fungsi, dan Contoh Penulisannya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

 

Edu24h.net – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang rumus cairan infus dan pada pembahasan sebelum nya kita telah membahas soal rumus current ratio. Dan di dalam rumus cairan infus terdapat rumus menghitung tetesan infus, cara menghitung tetesan infus pump, contoh soal menghitung tetesan infus pada anak, cara menghitung tetesan infus 20 tpm, cara menghitung tetesan infus berdasarkan berat badan, cara menghitung tetesan infus. 1 botol infus habis berapa lama, cara menghitung infus habis berapa jam.

Setiap ahli medis memang harus tahu bagaimana cara menghitung tetesan infus dengan tepat dan akurat. Karna untuk menghitung tetesan infus tidak lah boleh di lakukan dengan sembarangan karena bisa sangat berbahaya karena ada cairan yang di masukkan ke dalam tubuh pasien.

Tujuan dari penggunaan infus tersebut iyalah agar supaya cairan pada tubuh seseorang bisa tetap normal, namun tentu saja ada tata cara penggunaan nya dan anda sebagai seseorang yang terjun di dunia kesehatan harus tahu bagaimana cara menghitung tetesan infus dengan benar.

Jika pasien kehilangan cairan maka bisa di perbaiki dalam 2 hari, untuk hari pertama bisa di masukkan melalui mulut dan anus per infus. Jika di berikan infus dengan tetesan yang terlalu cepat maka akan cukup berbahaya karena bisa menyebabkan keracunan dan kejang – kejang. Untuk itulah kita harus benar – benar teliti dalam memberikan nya.

Istilah yang sering digunakan dalam pemasangan infus

  • gtt                       = makro tetes
  • mgtt                   = mikro tetes
  • jumlah tetesan = banyak nya tetesan dalam 1 menit

Rumus tetap tetesan infus

  • 1 gtt               = 3 mgtt
  •  1 cc               = 20 gtt
  • 1 cc                = 60 mgtt
  • 1 kolf             = 1 labu = 500 cc
  • 1 cc                = 1 mL
  • mggt/menit = cc/jam
  • konversi dari gtt ke mgtt kali ( x ) 3
  • konversi dari mgtt ke gtt bagi ( : ) 3
  • 1 kolf atau 500 cc/ 24 jam = 7 gtt
  • 1 kolf atau 500 cc/24 jam  = 21 mgtt
  • volume tetesan infus yang masuk per jam infus set mikro iyalah = jumlah tetesan x 1
  • volume tetesan infus yang masuk per jam infus set makro iyalah = jumlah tetesan x 3

Rumus dasar dalam hitungan menit

Jumlah tetesan per menit nya = jumlah kebutuhan cairan x faktor tetes / waktu ( menit )

Rumus dasar dalam jam

Jumlah tetesan per menit = jumlah kebutuhan cairan x faktor tetes / waktu ( jam ) x 60 menit

Faktor tetes rumus dewasa

Biasa nya faktor tetes untuk orang dewasa : 20
Faktor tetes untuk anak : 60

Anak-anak ( drip mikro )

Seperti orang dewasa, anak dengan berat badan yang kurang dari 7 kg membutuhkan infus set dengan tetes faktor yang berbeda.
Tetes mikro, faktor tetes:
1 ml ( cc ) = 60 tetes / cc

Cara Menghitung Tetesan Infus 

Menurut Purohito, cara menghitung tetesan infus per menit ( TPM ) secara sederhana adalah :

Tetes per menit = Jumlah cairan infus ( ml )
( Makro ) Lama nya infus ( jam ) x 3

Tetes per menit = Jumlah cairan infus ( ml )
( Mikro ) Lama nya infus ( jam )

Kegagalan Pemberian Cairan Infus

Biasa nya cara menghitung tetesan infus yang salah dapat mengakibatkan kegagalan dalam pemberian terapi cairan per infus. Dan kegagalan lain yang dapat terjadi dalam pemberian cairan infus iyalah :

  • Jarum tidak masuk ke dalam pembuluh darah balik atau yang di sebut dengan vena.
  • Jarum infus dan vena terjepit karena posisi tempat masuk nya jarum menekuk.
  • Pipa penghubung udara nya tidak berfungsi.
  • Pipa infus nya terjepit atau terlipat.

Itulah penjelasan lengkap tentang rumus cairan infus beserta pengertian dan rumus nya semoga bermanfaat…

Rumus Lainnya :

Teks Laporan Hasil Observasi – Dalam melakukan penelitian pengamatan (Observasi) terhadap suatu Objek, dengan mengumpulkan data-data yang akan menjadi kesimpulan atau hasil akhir dari penelitian dan kita dapat mengetahui karakteristik dari Objek tersebut.

Data-data yang telah dikumpulkan tersebut itu, akan dituangkan atau dituliskan dalam pembentukan sebuah Teks, yang biasa disebut sebagai Teks Laporan Hasil Observasi.

Oleh karena itu untuk membantu bagi Para Pecinta Penelitian yang mungkin sebagiannya belum mengetahui, apa yang dimaksud dengan Teks Laporan Hasil Observasi.

Maka pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama membahas tentang Teks Observasi beserta dengan struktur-struktur yang terkait dalam pembentukannya.

Pengertian

Teks Laporan Hasil Observasi adalah Teks yang berisikan tentang sebuah data-data yang telah ditentukan dari hasil pengamatan atau hasil penelitian pada suatu Objek tertentu, yang akan menjadi kesimpulan atau hasil akhir untuk mengetahui karakteristik Objek tersebut.

Pada jenis Teks ini juga biasa disebut sebagai Teks Klasifikasi yang berisikan tentang karakteristik pada suatu Objek yang belum diketahui dengan jelas. Teks Laporan Hasil Observasi ini juga memiliki sifat yang faktual atau berdasarkan dengan kenyataan fakta yang sebenarnya terjadi.

Teks Laporan Hasil Observasi ini dengan Teks Deskripsi hampir mempunyai suatu kesamaan atau persamaan diantara keduanya. Persamaannya adalah Dalam menyampaikan atau menyimpulkan terhadap suatu Objek berdasarkan dengan fakta yang sebenernya terjadi.

Jenis Teks ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut :

  • Bersifat Informatif
  • Bersifat Komunikatif
  • Bersifat Objektif

Ciri Ciri

Dalam pembentukan jenis Teks ini terdapat bentuk-bentuk yang menjadi perbedaan dari jenis-jenis Teks lainnya, berikut dibawah ini telah tersedia penjelasannya :

  • Mempunyai sifat yang objektif, global, dan universal
  • Memiliki suatu objek yang akan menjadi pembahasan atau pembicaraan berupa objek tunggal
  • Tertulis dengan secara lengkap dan sempurna
  • Tertulis berdasarkan fakta yang sebenernya dari hasil pengamatan
  • Mempunyai informasi teks hasil dari penelitian terkini yang telah terbukti kebenarannya
  • Tidak mengandung prasangka, pemihakan, pendugaan yang menyimpang atau tidak sesuai dengan kenyataan
  • Memiliki suatu keterkaitan pada hubungan yang saling terkait, antara kelas dan subkelas suatu objek

Baca Juga Artikel Lainnya :

Teks Eksplanasi

Teks Negosiasi

Majas Paradoks

Struktur Struktur

Pada pembentukan Teks Laporan Hasil Observasi terdapat struktur-struktur sebagai berikut :

1. Kalimat Pembukaan

Kalimat pembuka atau pengantar yang mengenai Klasifikasi pada suatu Objek tertentu, yang akan menjadi pembahasan dalam pembentukan isi dari Teks Laporan Hasil Observasi.

2. Pembahasan Atau Isi

Kalimat isi atau inti utama dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap suatu karakteristik Klasifikasi pada suatu Objek tertentu, sesuai dengan fakta hasil dari penelitian tersebut.

3. Kalimat Penutup

Kalimat penutup atau akhir kata mengenai telah selesainya pembahasan yang telah dilakukan, terhadap penelitian pada suatu karakteritik Objek tertentu.

Fungsi Dan Tujuan

  • Bertanggung jawab terhadap hasil dari penelitian yang dilakukan
  • Pemecahan masalah berdasarkan penyusunan, kebijaksanaan dan penyusunan terhadap hasil penelitian
  • Pembaharuan sumber informasi terhadap karakteristik objek yang belum diketahui
  • Sebagai bahan yang digunakan dalam bentuk dokumentasi
  • Pengambil suatu keputusan yang lebih efektif
  • Kemajuan pengetahuan baru yang belum diketahui karakteristik suatu objek

Contoh Hasil

Komodo

Komodo (Varanus Komodoensis) meupakan Hewan melata terbesar di Dunia, yang terdapat di Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia. Hewan ini memiliki berat tubuh dengan bobot sebesar 166 Kg atau lebih, dengan panjang mencapai 3 Meter.

Bentuk tubuhnya yang besar dan karakteristiknya yang mengerikan dalam memburu mangsanya, membuat jenis hewan ini menjadi populer di kalangan Para Ilmuwan Dunia dan menjadi Puncak Utama pemangsa dari Klasifikasi jenis hewan ini.

Komodo memiliki ciri-ciri tubuh dengan warna kulit dari abu-abu gelap sampai merah tua, memiliki ekor yang sama panjang dengan tubuhnya, memiliki sekitar 60 buah gigi yang tajam dengan ukuran 2,5 cm, dengan lidah yang panjang, dan yang paling terkenal, yaitu air liurnya terdapat Bakteri beracun yang mampu membunuh seekor Kerbau hanya dalam hitungan menit.

Tetapi pada saat ini popularitas dari habitat Komodo mengalami penurunan dan terancam punah, akibat perburuan liatroleh karena itu Lembaga IUCN memasukkan Komodo kedalam kategori hewan yang terancam punah keberadannya.

Demikianlah penjelasan Materi mengenai tentang Teks Laporan Hasil Observasi beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Fungsi dan Tujuan, dan Contohnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Teks Eksposisi – Dalam penggunaan kaidah penulisan Karya Satra Bahasa Indonesia, ada beberapa teks yang memiliki Isi dan Fungsi yang berbeda-beda dalam setiap bentuk kalimatnya.

Dalam berbagai macam bentuk Teks, salah satunya yaitu Teks Eksposisi. Apa yang dimaksud dengan Teks Eksposisi?

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas Teks Eksposisi beserta dengan struktur-struktur yang terkait dalam pembentukannya.

Pengertian Teks Eksposisi

Secara Etimologis (Bahasa) istilah Teks Eksposisi berasal dari Bahasa Indonesia, yaitu Teks yang berarti Kumpulan kata-kata yang terbentuk menjadi sebuah Kalimat, sedangkan Eksposisi yang berarti Suatu jenis pengembangan paragraf dalam sebuah penulisan.

Teks Eksposisi secara Umum adalah Suatu kumpulan kata-kata yang terbentuk menjadi sebuah Kalimat, dengan pengembangan Paragraf yang dimana isinya bertujuan untuk memberikan atau menjelaskan, dengan gaya penulisan yang Padat, Singkat, dan Akurat.

Struktur & Contoh Teks Eksposisi

Dalam pembentukan sebuah Teks Eksposisi, terdapat struktur-struktur yang terkait dalam pembuatannya. Berikut dibawah ini merupakan penjelasannya :

1. Tesis (Pernyataan)

Tesis merupakan suatu Paragraf yang berisi tentang sudut pandang dari Seorang Penulis mengenai pernyataan dari suatu Objek yang akan menjadi topik pembahasannya.

Contoh Kalimat : 

Ekonomi masyarakat Indonesia adalah “Kegiatan Ekonomi Petani, Perternak, atau Nelayan”

2. Argumentasi (Penjelasan)

Argumentasi merupakan suatu Paragraf yang berisi tentang penjelasan dari sudut pandang Seorang Penulis mengenai suatu Objek yang menjadi topik pembahasannya.

Contoh Kalimat :

Ekonomi masyarakat Indonesia dengan menggunakan Perspektif Jargon adalah “Ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”.

A. Dari Rakyat

Berarti kegiatan ekonomi berkaitan dengan aksebilitas rakyat dan penguasaan terhadap sumber daya ekonomi. Disini rakyat memiliki Hak penuh terhadap sumber daya untuk mendukung kegiatan Produktif dan Konsumtifnya.

B. Oleh Rakyat

Berarti proses kegiatan produksi dan konsumsi yang diputuskan dan dilakukan oleh rakyat. Dalam hal ini, rakyat memiliki Hak penuh atas pengelolaan proses terhdapat Produktif dan Konsumtifnya.

C. Untuk Rakyat

Berarti kegiatan produksi yang dilakukan dengan memanfaatkan hasilnya oleh rakyat. Dalam hal ini, rakyat memiliki Hak penuh atas pemanfaatan hasil dari pengelolaan proses Produktif dan Konsumtifnya.

3. Penegasan Ulang (Penguatan)

Penegasan Ulang merupakan suatu Paragraf yang berisi tentang penguatan atas suatu pendapat dalam Tesis dan berdasarkan Argumentasi yang telah disampaikan sebelumnya.

Contoh Kalimat : 

Pada dasarnya semua Sumber Daya Ekonomi yang terdapat di Indonesia ini, adalah milik semua rakyat Indonesia yang memiliki Hak penuh atas dasarnya.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Pada bentuk Teks Eksposisi memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan bentuk-bentuk Teks lainnya. Berikut dibawah ini merupakan penjelasannya :

  • Teks Eksposisi menggunakan bahasa yang formal
  • Teks Eksposisi menggunakan kalimat yang padat, jelas dan mudah dipahami
  • Teks Eksposisi menggunakan gaya bahasa yang bersifat persuasif
  • Teks Eksposisi memiliki isi teks yang bersifat netral dan obyektif
  • Teks Eksposisi tidak memihak dan memaksakan kehendak pada para pembaca
  • Teks Eksposisi bersifat fakta dan ilmiah
  • Teks Eksposisi memiliki data dari sumber yang valid dan kredibel
  • Teks Eksposisi menyajikan sumber fakta yang valid sebagai alat konkritasi dan kontribusi
  • Teks Eksposisi memiliki isi yang menjawab pertanyaan siapa, apa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana
  • Teks Eksposisi memiliki isi penjelasan informasi dan ilmu pengetahuan

Baca Juga Artikel Lainnya :

Teks Eksplanasi

Teks Negosiasi

Majas Paradoks

Jenis-Jenis Bentuk Teks Eksposisi

Pada jenis bentuk Teks Eksposisi ini memiliki banyak jenis-jenis bentuknya, yaitu dibawah ini yang telah tersedia sebagai penjelasannya :

1. Teks Eksposisi Definisi

Pada bentuk Teks ini merupakan Suatu jenis Paragraf Eksposisi yang berfungsi hanya untuk menjelaskan pengertian atau definisi pada sebuah Objek tertentu menjadi Topik Utama yang akan menjadi pembahasan.

2. Teks Eksposisi Proses

Pada bentuk Teks ini merupakan Suatu jenis Paragraf Eksposisi yang berfungsi untuk memberikan langkah-langkah atau cara dalam melakukan sesuatu secara urutan dari awal hingga akhir.

3. Teks Eksposisi Ilustrasi

Pada bentuk Teks ini merupakan Suatu jenis Paragraf Eksposisi yang berfungsi untuk memberikan informasi atau pembahasan-pembahasan pada sebuah Objek, yang akan menjadi Topik pembahasan dengan menampilkan kedalam metode gambaran dan menjelaskannya.

4. Teks Eksposisi Laporan

Pada bentuk Teks ini merupakan Suatu jenis Paragraf Eksposisi yang berfungsi untuk menjelaskan laporan pada sebuah peristiwa-peristiwa yang menjadi penelitian.

5. Teks Eksposisi Perbandingan

Pada bentuk Teks ini merupakan Suatu jenis Paragraf Eksposisi yang berfungsi untuk menjelaskan ide ataupun gagasan dengan metode perbandingan pada sebuah Objek tertentu dengan Objek lainnya.

6. Teks Eksposisi Pertentangan

Pada bentuk Teks ini merupakan Suatu jenis Paragraf Eksposisi yang berfungsi untuk menjelaskan ide ataupun gagasan yang bertentangan dengan sebuah Objek tertentu dalam topik pembahasan.

 

Demikianlah penjelasan Materi mengenai tentang Teks Eksposisi beserta Pengertian, Struktur-Struktur, Ciri-Ciri, Jenis Bentuk dan Contoh Kalimatnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

 

Majas Paradoks – Dalam suatu Karya Sastra penggunaan Gaya Bahasa yang digunakan oleh Seorang Penulis untuk menyampaikan sebuah pesan secara Kiasan (Imajinatif). Hal ini bertujuan untuk membuat Para Pembaca mendapatkan efek tertentu dari sebuah Karya Sastra yang menggunakan Gaya Bahasa tersebut cenderung ke arah emosional, yang disebut sebagai Majas.

Majas sendiri memiliki beraneka ragam macam bentuk, salah satunya adalah Majas Paradoks. Apa yang dimaksud dengan Majas Paradoks?

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Majas Paradoks beserta dengan Struktur-Struktur yang terkait didalamnya.

Pengertian Majas Paradoks

Secara Etimologis (Bahasa) istilah Majas Paradoks berasal dari Bahasa Yunani Kuno, yaitu Paradox yang memiliki arti Pernyataan yang bertentangan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) istilah Majas Paradoks memiliki arti Sebuah pernyataan yang bertentangan dengan pendapat umum, tetapi mengandung kebenaran yang terdapat didalamnya.

Sedangkan Majas Paradoks secara Umum, yaitu Majas yang menerangkan suatu pernyataan dengan tampak bertentangan, padahal kenyataannya tidak bertentangan. Majas paradoks bertentangan pada suatu dua objek berbeda yang tertulis dalam satu baris kalimat.

Ciri-Ciri Majas Paradoks

Dalam bentuk Majas Paradoks memiliki 2 macam jenis ciri khas yang berbeda diantaranya, yang akan dijelaskan pada ulasan yang telah tersedia dibawah ini :

1. Dua Kontek Berbeda Dalam Satu Kalimat

Pada jenis Majas Paradoks ini memiliki dua komponen yang bersifat berlawanan. Apabila hanya membaca deskripsi sebuah tulisan akan menjadi sulit untuk mengkategorikan sebuah kalimat yang akan dimasukkan kedalam Majas Paradoks.

Contoh Kalimat : Cuaca boleh panas, tetapi akal pikiran harus tetap dingin.

Pada contoh kalimat diatas, terdapat 2 kata yang bertentangan (tidak memenuhi syarat kalimat pararel), yaitu Panas dan Dingin.

2. Dua Konteks Berbeda Mengarah Satu Kalimat Kebenaran

Pada jenis Majas Paradoks ini untuk dapat membentuk sebuah kalimat, harus memiliki keselarasan kombinasi antar kata untuk mendapatkan satu kalimat sama yang memiliki makna kebenaran.

Contoh Kalimat : Merasa kesendirian ditengah-tengah keramaian penduduk kota.

Pada contoh kalimat diatas, terdapat 2 kata yang saling bertentangan, tetapi mengandung satu arti yang bisa didapatkan, yaitu Berada ditengah keramaian penduduk kota, tetapi tidak semua orang yang merasa kenal dengan penduduk kota lainnya.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Majas Personifikasi

Majas Hiperbola

Puisi Kontemporer

Contoh Prosa

Tujuan Penggunaan Majas Paradoks

Adapun tujuan dibentuknya Majas Paradoks memiliki beberapa fungsi sebagai berikut ini :

  • Majas Paradoks digunakan sebagai untuk mengutarakan opini terhadap sesuatu yang tidak disukai.
  • Majas Paradoks digunakan sebagai untuk menegur lawan bicara tanpa memberikan kesan lancang.
  • Gaya Bahasa pada Majas Paradoks biasanya kebanyakan digunakan pada Media Cetak seperti Tabloid, Majalah dan Koran.
  • Majas Paradoks digunakan sebagai untuk menyatakan sebuah Argumen.
  • Majas Paradoks digunakan sebagai untuk memberikan kesan dramatis bagi para pembaca.

Contoh Kalimat Paradoks

Pada pembahasan selanjutnya terdapat beberapa contoh kalimat Paradoks, yang telah tersedia dibawah ini :

Contoh Pertama

 

Contoh Kedua

 

Contoh Ketiga

 

Demikianlah penjelasan Materi mengenai tentang Majas Paradoks beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, dan Contoh Kalimatnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Edu24h.net – Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang baik. berikut ini kita akan membahas mengenai pengertian Asmaul Husna beserta artinya. Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Asmaul Husna

Kata Asmaul Husna berasal dari bahasa arab yang merupakan gabungan dari dua kata yaitu al-Asma’ dan al-Husna. Al- Asma’ adalah bentuk jama’ dari ismun yang berarti nama. Sedangkan al-Husna adalah bentuk mashdar dari al-Ahsan yang berarti baik, bagus.

Menurut M. Ali Chasan Umar, pengertian Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang terbaik dan yang agung, yang sesuai dengan sifatsifat Allah yang jumlahnya ada 99 nama.

Asmaul Husna merujuk kepada nama-nama, sebutan, gelar, sekaligus sifat-sifat Allah SWT yang indah dan baik. Istilah Asmaul Husna juga dikemukakan oleh Allah SWT dalam Surat Thaha:8 yang artinya:

“Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai asmaa’ul husna (nama-nama yang baik)” (Q.S. Thaha:8).

Allah SWT juga berfirman dalam Surat Al-Baqara:31 dan Al-Ar’raaf:130, sebagai berikut:

“Milik Allahlah nama-nama yang indah, dan mohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama tersebut” (Al-A’raaf:180)

“Dia telah mengajari Adam seluruh nama” (Q.S Al-Baqarah:31)

99 Asmaul Husna

Berikut ini adalah 99 asmaul husna beserta artinya:

  1. Ar Rahman = الرحمن = Yang Maha Pengasih
  2. Ar Rahiim الرحيم = Yang Maha Penya= Yang
  3. Al Malik الملك = Yang Maha Merajai/Memerintah
  4. Al Quddus القدوس = Yang Maha Suci
  5. As Salaam السلام = Yang Maha Memberi Kesejahteraan
  6. Al Mu`min المؤمن = Yang Maha Memberi Keamanan
  7. Al Muhaimin المهيمن = Yang Maha Pemelihara
  8. Al `Aziiz العزيز = Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
  9. Al Jabbar الجبار = Yang Maha Perkasa
  10. Al Mutakabbir المتكبر = Yang Maha Megah, = Yang Memiliki Kebesaran
  11. Al Khaliq الخالق = = Yang Maha Pencipta
  12. Al Baari` البارئ = Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
  13. Al Mushawwir المصور = Yang Maha Membentuk Rupa (makhluknya)
  14. Al Ghaffaar الغفار = Yang Maha Pengampun
  15. Al Qahhaar القهار = Yang Maha Memaksa
  16. Al Wahhaab الوهاب = Yang Maha Pemberi Karunia
  17. Ar Razzaaq الرزاق = Yang Maha Pemberi Rejeki
  18. Al Fattaah الفتاح = Yang Maha Pembuka Rahmat
  19. Al `Aliim العليم = Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
  20. Al Qaabidh القابض = Yang Maha Menyempitkan (makhluknya)
  21. Al Baasith الباسط = Yang Maha Melapangkan (makhluknya)
  22. Al Khaafidh الخافض = Yang Maha Merendahkan (makhluknya)
  23. Ar Raafi` الرافع = Yang Maha Meninggikan (makhluknya)
  24. Al Mu`izz المعز = Yang Maha Memuliakan (makhluknya)
  25. Al Mudzil المذل = Yang Maha Menghinakan (makhluknya)
  26. Al Samii` السميع = Yang Maha Mendengar
  27. Al Bashiir البصير = Yang Maha Melihat
  28. Al Hakam الحكم = Yang Maha Menetapkan
  29. Al `Adl العدل = Yang Maha Adil
  30. Al Lathiif اللطيف = Yang Maha Lembut
  31. Al Khabiir الخبير = Yang Maha Mengenal
  32. Al Haliim الحليم = Yang Maha Penyantun
  33. Al `Azhiim العظيم = Yang Maha Agung
  34. Al Ghafuur الغفور = Yang Maha Pengampun
  35. As Syakuur الشكور = Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
  36. Al `Aliy العلى = Yang Maha Tinggi
  37. Al Kabiir الكبير = Yang Maha Besar
  38. Al Hafizh الحفيظ = Yang Maha Memelihara
  39. Al Muqiit المقيت = Yang Maha Pemberi Kecukupan
  40. Al Hasiib الحسيب = Yang Maha Membuat Perhitungan
  41. Al Jaliil الجليل = Yang Maha Mulia
  42. Al Kariim الكريم = Yang Maha Mulia
  43. Ar Raqiib الرقيب = Yang Maha Mengawasi
  44. Al Mujiib المجيب = Yang Maha Mengabulkan
  45. Al Waasi` الواسع = Yang Maha Luas
  46. Al Hakiim الحكيم = Yang Maha Maka Bijaksana
  47. Al Waduud الودود = Yang Maha Mengasihi
  48. Al Majiid المجيد = Yang Maha Mulia
  49. Al Baa`its الباعث = Yang Maha Membangkitkan
  50. As Syahiid الشهيد = Yang Maha Menyaksikan
  51. Al Haqq الحق = Yang Maha Benar
  52. Al Wakiil الوكيل = Yang Maha Memelihara
  53. Al Qawiyyu القوى = Yang Maha Kuat
  54. Al Matiin المتين = Yang Maha Kokoh
  55. Al Waliyy الولى = Yang Maha Melindungi
  56. Al Hamiid الحميد = Yang Maha Terpuji
  57. Al Muhshii المحصى = Yang Maha Mengkalkulasi
  58. Al Mubdi` المبدئ = Yang Maha Memulai
  59. Al Mu`iid المعيد = Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
  60. Al Muhyii المحيى = Yang Maha Menghidupkan
  61. Al Mumiitu المميت = Yang Maha Mematikan
  62. Al Hayyu الحي = Yang Maha Hidup
  63. Al Qayyuum القيوم = Yang Maha Mandiri
  64. Al Waajid الواجد = Yang Maha Penemu
  65. Al Maajid الماجد = Yang Maha Mulia
  66. Al Wahiid الواحد = Yang Maha Tunggal
  67. Al Ahad الاحد = Yang Maha Esa
  68. As Shamad الصمد = Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
  69. Al Qaadir القادر = Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
  70. Al Muqtadir المقتدر = Yang Maha Berkuasa
  71. Al Muqaddim المقدم = Yang Maha Mendahulukan
  72. Al Mu`akkhir المؤخر = Yang Maha Mengakhirkan
  73. Al Awwal الأول = Yang Maha Awal
  74. Al Aakhir الأخر = Yang Maha Akhir
  75. Az Zhaahir الظاهر = Yang Maha Nyata
  76. Al Baathin الباطن = Yang Maha Ghaib
  77. Al Waali الوالي = Yang Maha Memerintah
  78. Al Muta`aalii المتعالي = Yang Maha Tinggi
  79. Al Barri البر = Yang Maha Penderma
  80. At Tawwaab التواب = Yang Maha Penerima Tobat
  81. Al Muntaqim المنتقم = Yang Maha Pemberi Balasan
  82. Al Afuww العفو = Yang Maha Pemaaf
  83. Ar Ra`uuf الرؤوف = Yang Maha Pengasuh
  84. Malikul Mulk مالك الملك = Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
  85. Dzul Jalaali Wal Ikraam ذو الجلال و الإكرام = Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
  86. Al Muqsith المقسط = Yang Maha Pemberi Keadilan
  87. Al Jamii` الجامع = Yang Maha Mengumpulkan
  88. Al Ghaniyy الغنى = Yang Maha Kaya
  89. Al Mughnii المغنى = Yang Maha Pemberi Kekayaan
  90. Al Maani المانع = Yang Maha Mencegah
  91. Ad Dhaar الضار = Yang Maha Penimpa Kemudharatan
  92. An Nafii` النافع = Yang Maha Memberi Manfaat
  93. An Nuur النور = Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
  94. Al Haadii الهادئ = Yang Maha Pemberi Petunjuk
  95. Al Baadii البديع = Yang Indah Tidak Mempunyai Banding
  96. Al Baaqii الباقي = Yang Maha Kekal
  97. Al Waarits الوارث = Yang Maha Pewaris
  98. Ar Rasyiid الرشيد = Yang Maha Pandai
  99. As Shabuur الصبور = Yang Maha Sabar

Baca Juga:

Macam-Macam dan Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Asmaul Husna dan Artinya. Kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik dan bermanfaat untuk anda.

Lambang ASEAN – Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (PERBARA) adalah sebutan lama dari Association Of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan suatu Organisasi Geo-Politik dan Ekonomi yang meliputi semua negara-negara diseluruh bagian Asia Tenggara.

Organisasi ASEAN ini didirikan melalui Deklarasi Bangkok oleh Negara Indonesia, Malaysia, Filiphina, Singapura, dan Thailand, pada tanggal 8 Agustus 1967 yang didirikan di Negara Thailand, Bangkok.

Tujuan didirikannya Organisasi ASEAN ini untuk meningkatkan Perkembangan Ekonomi, Kemajuan Sosial, dan Perkembangan Kebudayaan, serta Meningkatkan Perdamaian pada tingkat regional yang meliputi negara-negara yang terkait didalamnya.

Pendiri, Semboyan Serta Prinsip ASEAN

Negara Pendiri ASEAN

Pertama kali Organisasi ASEAN ini didirikan oleh 5 Negara saja, yaitu : Negara Indonesia, Malaysia, Filiphina, Singapura dan Thailand. Negara-negara inilah yang memprakarsai berdirinya Organisasi ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967.

Tetapi pada saat ini jumlah anggota dari Organisasi ASEAN sudah memiliki banyak tambahan, sehingga menjadi 10 Anggota Negara. Berikut ini merupakan 10 Anggota Negara pada Organisasi ASEAN :

Organisasi Association Of Southeast Asian Nations (ASEAN)
NegaraIbu Kota
IndonesiaKota Jakarta
MalaysiaKota Kuala Lumpur
ThailandKota Bangkok
FiliphinaKota Manila
SingapuraKota Singapura
Brunei DarusallamKota Bandar Seri Begawan
VietnamKota Hanoi
KambojaKota Phnom Phen
LaosKota Vientiane
MyanmarKota Naypyidaw

Semboyan ASEAN

Dalam suatu organisasi yang terbentuk atau didirikan pasti memiliki sebuah semboyan yang berfungsi untuk mengingatkan tujuan dari organisasi yang didirikan tersebut, termasuk dalam halnya organisasi ASEAN yang memiliki semboyan sebagai berikut ini :

“Satu visi, Satu Komunitas, dan Satu Identitas (One Vision, One Community, One Identity)

Prinsip Organisasi ASEAN

Anggota-anggota Negara yang terkait dengan Organisasi ASEAN mengadakan rapat umum pada setiap bulan November, dan mempunyai prinsip-prinsip utama yang harus diterapkan oleh seluruh anggota. Berikut ini adalah prinsip-prinsipnya :

  1. Menghormati dan menghargai Kemerdekaan, Kedaulatan, Persamaan, Integritas Wilayah Nasional, dan Identitas Nasional, yang dimiliki seluruh Anggota Negara ASEAN.
  2. Setiap Anggota Negara ASEAN memiliki Hak untuk memimpin yang bebas dari Subversif atau Campur Tangan oleh pihak luar.
  3. Tidak ikut mencampuri urusan dalam Negeri pada sesama Anggota Negara ASEAN.
  4. Menterapkan suatu penyelesaian mengenai Perbedaan atau Perdebatan dengan cara yang damai.
  5. Menolak menggunakan kekuatan Senjata Militer yang mematikan.
  6. Memiliki kerjasama yang Efektif antar sesama Anggota Negara ASEAN.

Lambang ASEAN Beserta Artinya

 

Pada gambar diatas merupakan Lambang atau Logo dari Organisasi ASEAN (Association Of Southeast Asian Nations) yang diresmikan pada bulan Juli 1997 bersama dengan Bendera ASEAN.

Walaupun lambang ASEAN ini sudah digunakan selama bertahun-tahun, panduan resmi dan arti lambang ini ditetapkan pada pertemuan ke-6 Dewan Koordinasi ASEAN (ASEAN Coordinating Council/ACC) pada tanggal 8 April 2010, yang bertempatkan di Hanoi, Vietnam.

Berikut ini merupakan arti dari Lambang ASEAN :

  1. Biru memiliki arti Perdamaian dan Stabilitas
  2. Merah memiliki arti Semangat dan Kedinamisan
  3. Putih memiliki arti Kesucian
  4. Kuning memiliki arti Kemakmuran
  5. Ikatan Rumpun Padi memiliki arti Persahabatan dan Kesetiakawanan Sosial
  6. Lingkaran memiliki arti Kesatuan

Tujuan Organisasi ASEAN

Pada peristiwa Deklarasi ASEAN (Association Of Southeast Asian Nations) yang dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Kota Bangkok, Thailand. Organisasi ini memiliki tujuan-tujuan utama yang menjadi alasan didirikannya Organisasi ASEAN, sebagai berikut ini :

  1. Mempercepat perkembangan Ekonomi, Kemajuan Sosial, serta Perkembangan Kebudayaan yang dimiliki seluruh Negara pada wilayah Asia Tenggara. Dalam tujuan tersebut dilakukan melalui usaha yang dilakukan bersama-sama dengan semangat persamaan serta semangat persahabatan, untuk memperkuat landasan bangsa-bangsa seluruh Negara yang berada diwilayah Asia Tenggara untuk mencapai perdamaian dan kesejahteraaan.
  2. Meningkatkan sebuah Perdamaian serta Stabilitas Regional yang dilakukan dengan cara Saling Menghormati, Keadilan, dan Tertib Hukum yang telah disepakati bersama dalam hubungan antar Negara-negara kawasan Asia Tenggara, serta mematuhi prinsip-prinsip yang tercantum pada Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar tidak terjadinya penyalahgunaan suatu wewenang yang dimiliki.
  3. Meningkatkan kerjasama yang aktif dengan cara saling membantu antar Anggota Negara ASEAN dalam memecahkan suatu masalah-masalah yang berkaitan untuk kepentingan bersama, yang mencakup Bidang Ekonomi, Sosial, Budaya, Ilmu Pengetahuan, Administrasi, serta Teknik Teknologi.
  4. Menjalin kerjasama yang lebih Efektif untuk meningkatkan hasil Pertanian, Industri, Perluasan Perdagangan Komoditi Internasional, Perbaikan Sarana dan Prasarana Teknologi dan Komunikasi, serta Meningkatkan Taraf Hidup Rakyat dari Anggota Negara ASEAN.

Demikianlah penjelasan Materi mengenai tentang Organisasi ASEAN beserta Pengertian, Pendiri, Semboyan, Prinsip, Lambang beserta Artinya, dan Tujuan.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Edu24h.net – Pertemuan kali kita akan membahas mengenai rumusan BPUPKI pada sidang Pertama dan Kedua.dalam sidang BPUPKI berkaitan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia. Simak penjelasan berikut ini.

Rumusan BPUPKI

BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang di bentuk jepang seperti janjinya pada tanggal 1 Maret 1945. Radjiman Wedyodiningrat, dari golongan nasionalis tua, ditunjuk menjadi ketua BPUPKI dengan didampingi oleh dua orang ketua muda (wakil ketua), yaitu Raden Pandji Soeroso dan Ichibangase Yosio (orang Jepang).

Rumusan BPUPKI di lakukan sidnag tiga kali dalam masanya sebelum di gantikan PPKI. Dalam sidangnya salah satunya merumuskan dasar negara Indonesia.

Pada tanggal 28 Mei 1945 dilakukan pelantikan pembukaan sidang BPUPKI yang pertama. Tempat di adakan di Gedung Chuo Sangi In (Dewan Rakyat) kini Gedung tersebut di kenal dengan gedung pancasila di jalan pejambon 6 – Jakarta.

Anggota BPUPKI

Berikut ini adalah angota BPUPKI yang terlibat dalam persidangan untuk kemerdekaan Indoneisa antara lain:

  • R.T. Radjiman Wedyodiningrat (ketua)
  • P. Soeroso (Wakil Ketua)
  • Ichibangse Yoshio (Wakil Ketua), orang jepang
  • Soekarno
  • Moh. Hatta
  • Muhammad Yamin
  • Dr. Mr. Soepomo
  • Wachid Hasyim
  • Abdoel Kahar Muzakir
  • A.A. Maramis
  • Abikoesno Tjokrosoejo
  • Agoes Salim
  • Achmad Soebardjo
  • Dr. P.A.A. Hoesein Djajadiningrat
  • Ki Bagoes Hadikusumo
  • R. Baswedan
  • Soekiman
  • Abdoel Kaffar
  • A.A. Poerbonegoro Soemitro Kolopaking
  • H. Ahmad Sanusi
  • H. Abdul Salim
  • Liem Koen Hian
  • Tang Eng Hoa
  • Oey Tiang Tjoe
  • Oey Tjong Hauw
  • Yap Tjwan Bing

Sidang Pertama BPUPKI

Setelah pelantikan keesokan harinya tanggal 19 Mei 1945 mengadakan sidang pertama BPUPKI membahas dasar negara Indonesia. Pada sidang pertamanya Mr Muhamad Yamin, Prof Dr Mr Suepomo dan Ir Suekarno merumuskan lima dasar negara Indonesia.

Berikut ini Mr Muhamad Yamin mengemukaan lima dasar negara Indoneisa:

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Berikut ini Prof Dr Mr Suepomo mengemukaan lima dasar negara Indoneisa tanggal 31 Mei 1945:

  1. Persatuan
  2. Mufakat dan Demokrasi
  3. Keadilan Sosial
  4. Kekeluargaan
  5. Musyawarah

Berikut ini Ir Suekarno mengemukaan lima dasar negara Indoneisa pada tanggal 1 Juni 1945, setelah itu tanggal tersebut di jadikan hari lahirnya pancasila:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme dan Peri Kemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa

Tanggal 22 Juni 1945, BPUPKI membentuk panitia kecil yang disebut panitia Sembilan. Berikut ini adalah anggota panitia sembilan:

  1. Soekarno
  2. Moch. Hatta
  3. Achmad Soebardjo
  4. Muhammad Yamin
  5. Wachid Hasyim
  6. Abdul Kahar Muzakir
  7. Abikoesno Tjokrosoejoso
  8. Agus Salim
  9. A.A. Maramis

Pada sidangnya panitia Sembilan menghasilkan rumusan piagam Jakarta yang pada alinea keempat terdapat dasar negara yang di rumuskan. Berikut adalah teks piagam Jakarta:

Sidang kedua BPUPKI

Sidang kedua BPUPKI berlangsung pada tanggal 10 -17 Juli 1945 membahas mengenai bentuk Negara, wilayah Negara, kewarganegaraan, rancangan Undang-Undang Dasar, ekonomi dan keuangan, pembelaan Negara, pendidikan serta pengajaran.

Panitia dalam sidang ke dua beranganggota 19 orang, ketua Ir Suekarno. Dalam hal ini panitia tersebut memiliki tugas menyusun dan menyemurnakan UUD, mengelola tata Bahasa undang-undang dasar. Hasil dari persidangannya 3 hal yaitu pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia, pembukaan UUD, dan isi (batang tubuh) UUD.

Baca Juga:

Rumusan Asas Dasar Negara RI Dikemukakan Oleh

Fungsi dan Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli

Demikian pembahasan mengenai Rumusan Bpupki pada Sidang Pertama dan Kedua. Terima kasih sudah mengunjungi Edu24h.net, banyak artikel yang rekomen untuk anda baca dan bermanfaat.

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) fungsi PKBM dan rumusan capaian pembelajaran PKBM. Simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian PKBM

Pengertian PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) adalah suatu wadah yang menampung seluruh kegiatan belajar masyarakat. Tujuan PKBM adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat, keahlian dan keterampilan yang di kelolah masyarakat dan di hasilkan masyarakat.

Dengan adanya PKBM maysrakat dapat lebih mandiri dalam sosialnya dan memenuhu kebutuhan hidup. Pknm dimaksudkan agar mayarakat mempunyai pendapatan sendiri terkait dengan keterampilan yang di milikinya.

Masyarakat yang dapat mengikuti PKBM adalah masyarakat yang terbuka akan pengetahuan, serta kaingintahuan yang tinggi. Dalam setiap pembelajaran ada manfaat yang dapat bias di ambil. PKBM terus disempurnakan terutama dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan lembaga, sasaran, kondisi daerah serta model pengelolaan.

PKMB merupakan Lembaga di luar sistem Pendidikan formal, tetapi Lembaga Pendidikan yang di kembangkan oleh masyarakat, dikelola masyarakat dan untuk masyarakat. Sistem PKBN perlu di kembangkan di pedesaandan perkotaan untuk mendongkrak perekonomian.

Pembelajaran PKBM berperan dalam pembelajaran masyarakat dalam pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan sarana dan prasarana potensi sekitar. Pemanfaatan sumberdaya di sekitar dengan baik dan menghasilkan produk atau jasa yang menghasilkan nilai yang tinggi.

Ibu rumah tangga perlu dengan PKBM untuk mengisi waktu luar dan dapat bersosialisasi dengan ibu rumah tangga yang lain. Pemanfaatakn PKBM dapat menjadi penambah penghasilan bagi kehidupan mereka.

Rumusan Capaian Pembelajaran PKBM

Berikut ini adalah capaian pembelajaran PKBM antara lain:

1.      Program keaksaraan fungsional

Indonesia terdapat 5,2 juta orang usia 10 sampai 44 tahun yang masih buta huruf, apabila ditambah dengan anak yang putus sekolah (drop out) maka jumlah tersebut akan mencapai 6 juta orang (Depdiknas, 2006). Tujuan dalam pembelajaran ini meningkatkan keaksaraan dasar warga masyarakat yang belum bias baca tulis. Pengembangan dan pembelajaran tergantung dalam kebutuhan dan mata pencaharian masyarakat.

2.      Pengembangan anak dini usia (early childhood)

PKBM bukan hanya untuk orang dewasa tetapi juga adan pembelajaran untuk anak usia dini. Program ini dikembangkan di PKBM diperhatikan anak pada usia dini. Rendahnya kualitas hasil pendidikan di Indonesia selama ini cerminan rendahnya kualitas SDM Indonesia. Sehingga anak usia dini harus mengikuti PKBM yang di kembangkan. Anak dini tersebut akan terlatih menjadi anak yang produktif.

3.      Program kesetaraan (equivalency education)

Terlalu tinggi angka putus sekolah mengakibatkan seteraan ini memiliki range yang jauh. Peran PKBM sebagai pusat pembelajaran masyarakat memiliki peran dalam penambahan program-program pembelajaran masyarakat. Program kesetaraan melingkupi program Kelompok Belajar paket A setara SD/MI, Kelompok Belajar Paket B setara SMP/MTs dan Kelompok Belajar Paket C SMA/MA.

4.      Kelompok belajar usaha

Selain belajar mengenai pengetahuan dan aksara di PKBM ini juga belajar berusaha. Dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada menciptakan produk dan jasa yang memiliki daya jual di pasaran. Diberikannya pelatihan dalam berwirausaha.

5.      Pengembangan program magang pada PKBM

Magang jiga bias dilakukan masyarakat jika ingin lebih mengenai pembelajaran PKBM.

Salah satu program yang teridentifikasi dikembangkan PKBM adalah program magang. Dalam PKBM magang dibagi dalam dua kegiatan ada magang individual dan ada magang kelompok. Magang individual adalah magang yang dilakukan oleh satu orang warga belajar pada kegiatan-kegiatan pelatihan atau keterampilan tertentu. Sedangkan magang kelompok adalah pemagangnya lebih dari 1 orang biasanya 2 sampai dengan 5 orang. Jenis keterampilan yang dimagangkan sangat bervariasi dan tergantung kebutuhan dan kesiapan warga belajar serta kesiapan PKBM dalam meyiapkan program-program yang sesuai dengan dunia industri. Sasaran magang adalah warga belajar yang minimal sudah terbebas dari buta huruf atau telah menyelesaikan pendidikan dasar (Paket A dan B, SD/MI, SMP/MTs) serta memiliki dasar keterampilan tertentu.

Fungsi PKBM

Berikut ini adalah fungsi PKBM antara lain:

1.      Tempat Masyarakat Belajar

Tempat masyarakat belajar (learning society) dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan pelatihan. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan kemampuan dan keterampilan dengan baik menghasilkan nilai rupiah.

2.      Tempat Tukar Belajar

Tempat tukar belajar (learning exchange) sebagai tempat bertukar informasi, keterampilan dan pengetahuan. Dalam perkumpulan PKBM dapat terjadi komunikasi atau pembelajaran yang di lakukan. Saling belajar dan saling berbagi ilmu untuk tujuan yang sama.

3.      Pusat Pengetahuan dan Informasi

Pusat pengetahuan dan informasi masyarakat yang berkumpul bertukar informasi. PKBM dapat menjadi perpustakaan masyarakat yang menyediakan informasi pengetahuan. Selain itu PKBM dapat menjadi pengembang pengetahuan.

4.      Sentra Pertemuan Berbagai Lapisan Masyarakat

Tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kelangan. Masyarakat biasa saja hingga yang bertitle tinggi. Mereka saling bertukar informasi masing-masing tergantung pengalaman mereka. Berkumpulan dari berbagai lapisan masyarakat berbagai bidang kemudian saling bertukar infromasi.

5.      Pusat Penelitian Masyarakat

Tempat pusat penelitian masyarakat yang sedang melakukan penelitian. Dalam hal ini masyarakat menjadi objek utama dalam penelitian. Studi kasus dalam suatu daerah yang dapat mengembangkan potensi dan keterampilan. Didalam PKBM banyak peneliti atau mahasiswa yang sedang melakukan penelitian dalam lingkup masyarakat.

6.      Kursus keterampilan

Salah satu keterampilan yang di ajarkan PKBM adalah keterampilan computer (software dan Hardware), keterampilan bahasa inggris, tata busana dan lain-lain. Program-program tersebut dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mendukung profesi (profesional).

Baca Juga:

Rumusan Asas Dasar Negara RI Dikemukakan Oleh

Rumusan Apa Yang Dihasilkan Panitia Sembilan

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian, Fungsi, dan Rumusan Capaian Pembelajaran PKBM. Terima kasih sudah mengunjungi rumus.co.id, kunjungi terus akan ada artikel menarik dan bermanfaat.

Edu24h.net – Sebelumnya kita sudah membahas mengenai dasar negara dalam piagam Jakarta dan dasar negara di dalam pembukaan UUD 1945. Kali ini kita akan membahas menganai rumusan asas dasar negara RI di kemukaan oleh berbagai versi sampai terbentuknya dasar negara Pancasila sampai sekarang.

Rumusan Asas Dasar Negara RI Dikemukakan Oleh

rumusan asas dasar negara RI dikemukaan oleh beberapa tokoh dan pada beberapa sidang. Dasar Negara RI adalah Pancasila. Pancasila adalah dasar yang di miliki bangsa Indonesia yang di jadikan perjanjian luhur serta di patuhi seluruh warga Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945, keesokan harinya Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan rapat untuk melengkapi alat-alat perlengkapan negara selayaknya negara yang sudah merdeka. Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat menyempurnakan dan mengasahkan Undang-Undang Dasar sekarang di sebutnya Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

Berikut ini adalah rumusan asas dasar negara RI dikemukaan oleh beberapa antara lain:

Rumusan Dasar Negara Ir Suekarno

Rumusan dasar negara Ir Suekarno pada saat itu di jadikan hari Pancasila yaitu tanggal 1 Juni 1945. Dalam rumusannya Ir suekarno menyebutkan 5 dasar negara Indonesia antara lain sebagai berikut:

  • Kebangsaan Indonesia
  • Internasionalisme atau peri kemanusiaan
  • Mufakat atau demokrasi
  • Kesejahteraan sosial
  • Ketuhanan yang berkebudayaan

Rumusan Dasar Negara Muh Yamin

Rumusan dasar negara Muh Yamin ada dua pernyataan yaitu lisan dan tertulis. Berikut ini adalah rumusan dasar negara yang diajukan oleh Muhammad Yamin yang diajukan secara lisan pada tanggal 29 Mei 1945.

  1. Peri kebangsaan
  2. Peri kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri kerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat

Rumusan dasar Negara yang diajukan oleh Muh. Yamin  yang diajukan secara tertulis:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
  3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rumusan Dasar Negara Mr Suepomo

Rumusan dasar negara Mr Suepomo pada tanggal 31 Meni 1945 berikut adalah rumusannya:

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat

Rumusan Dasar dalam Naskah Piagam Jakarta

Rumusan dasar dalam piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945:

  1. Ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan / perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Rumusan Dasar dalam Pembukaan UUD 1945

Rumusan dasar dalam Pembukaan UUD 1945 yang sah sebagai dasar negara Indonesia:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Anda juga bisa membaca penjelasan lengkapnya pada artikel terkait dibawah ini:

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

Demikian pembahasan mengenai rumusan asas dasar negara RI tersebut dikemukakan oleh beberapa versi. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Contoh Surat Izin Sekolah – Pada pembahasan sebelumnya kita sudah membahas tentang pengertian dari surat-surat lainnya, seperti Surat Lamaran Kerja pada penulisan artikel sebelumnya. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas Surat Izin sekolah.

Ketika semasa kita masih menggenakan pakaian merah putih (SD), Putih Biru (SMP, Putih Abu-abu (SMA), bahkan Perkuliahan. Kita pasti mengalami suatu kondisi  tertentu, yang membuat tidak dapat mengikuti pembelajaran seperti biasanya dalam sehari-hari.

Dalam kasus pembuatan surat izin ini, yaitu supaya kita tidak tercatat buruk pada sebuah absensi sekolah pada masing-masing mata pelajaran di kelas atau mendapatkan tugas dari kepala sekolah untuk mengikuti kegiatan tertentu, kita pasti akan membuat sebuah surat yang biasa disebut sebagai surat izin sekolah.

Pengertian Surat Izin Sekolah

Surat Izin Sekolah adalah Suatu hak izin yang tertulis pada sebuah surat, yang digunakan sebagai syarat keterangan atau permohonan karna tidak bisa mengikuti kegiatan pembelajaran disekolah seperti biasanya.

Dalam kasus pembuatan surat izin sekolah ini, biasanya terjadi karena sakit atau suatu aktivitas yang wajib kita hadiri, agar catatan absensi tidak tercatat buruk pada sekolah dan masing-masing mata pelajaran di kelas.

Dalam kasus lainnya, biasanya pembuatan surat izin sekolah, terjadi karena adanya tugas yang diperintahkan oleh Kepala Sekolah diluar kegiatan pembelajaran disekolah, seperti adanya perlombaan yang wajib kita ikuti karna diperintahkan oleh Kepala Sekolah.

Dalam pembuatan Surat Izin Sekolah menggunakan bahasa yang baku & bahasa Indonesia yang baik, karna surat ini akan ditujukan kepada sebuah lembaga, yaitu berupa sekolah tempat dimana kita menimba ilmu.

Cara Penulisan Surat Izin Sekolah

Dalam pembuatan surat izin sekolah ini ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan. Agar pembuatan surat izin sekolah menjadi baik dan benar, dimata pihak yang akan kita kirimkan surat izin.

Berikut ini adalah cara penulisan surat izin yang baik dan benar :

  • Pada penulisan pertama surat izin sekolah ini : harus memiliki tanggal & tujuan tempat kita dalam mengirimkan surat.
  • Pada penulisan kedua surat izin sekolah ini : harus memiliki salam pembuka, yaitu kalimat yang menunjukkan sikap sopan kepada yang akan dikirimkan.
  • Pada penulisan ketiga surat izin sekolah ini : harus memiliki biodata dari pengirim surat, yaitu berupa Nama, Alamat, Kelas, Jurusan.
  • Pada penulisan keempat surat izin sekolah ini : harus memiliki isi surat atau tujuan utama dari pengirim surat
  • Pada penulisan kelima surat izin sekolah ini : harus memiliki kata penutup pada surat, yaitu berupa ucapan terimakasih kepada pihak yang dikirimkan surat.
  • Pada penulisan keenam surat izin sekolah ini : harus memiliki salam penutup pada surat, yaitu berupa kalimat yang menunjukkan sikap sopan juga.

Unsur-Unsur Surat Izin Sekolah

Surat Izin Sekolah merupakan termasuk Surat Resmi (Official Letter) oleh karena itu dalam pembuatan surat izin sekolah harus menggunakan unsur-unsur sistematis standar surat resmi.

Berikut ini adalah unsur-unsur yang harus kita perhatikan dalam pembuatan surat izin sekolah :

1.  Tanggal & Alamat Tujuan

Contoh : 

Bandar Lampung, 20 Februari 2018

2. Nama Tujuan

Contoh : 

Kepada

Yth. Bapak/Ibu Guru (Wali Kelas XII A IPA) MAN 1 Bandar Lampung

3. Salam Pembuka

Contoh :

Dengan Hormat,

Saya Orang tua dari siswa yang bernama :

4. Biodata Pengirim Yang Izin

Contoh :

Nama : Wisnu Marta

Kelas : XII A Ilmu Pengetahuan Alam, MAN 1 Bandar Lampung

Alamat : Jln.Kelapa Warna, No 07, Tanjung Senang, Bandar Lampung

5. Isi Surat

Contoh :

Memberitahukan bahwa anak kami tersebut tidak dapat hadir seperti biasanya, untuk mengikuti pembelajaran disekolah pada hari ini, dikarenakan adanya keperluan yang tidak dapat di tinggalkan berada diluar kota. Kemudian saya selaku orang tua memohon Bapak/Ibu guru untuk memberikan izin kepada anak saya.

6. Kalimat Penutup

Contoh :

Demikianlah surat ini saya buat, atas perhatian Bapak/Ibu guru saya ucapkan terima kasih.

7. Nama Pengirim

Contoh :

Hormat Saya

Maya Risdiana

Contoh-Contoh Surat Izin Sekolah

Pada berikut ini adalah contoh-contoh surat izin sekolah :

1. Surat Izin Sekolah karena sakit

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Surat Izin Sekolah beserta Pengertian, Cara Penulisan, Unsur-Unsur, dan Contoh surat izin sekolah.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Edu24h.net – pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai rumusan yang dihasilkan panitian Sembilan pada tanggal 22 juni 1945. Simak penjelasan berikut ini.

Rumusan Apa Yang Dihasilkan Panitia Sembilan

Rumusan yang di hasilkan panitia Sembilan pada tanggal 22 juni 1945 adalah rumusan piagam Jakarta. Piagam Jakarta yang berisi dasar negara Indonesia.

Piagam Jakarta adalah naskah yang di susun oleh panitia Sembilan yang terdiri dari Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Mr A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdoel Kahar Moezakir, H. Agoes Salim, Mr Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mr Moehammad Yamin.

Panitia Sembilan adalah anggota BPUPKI yang di lantik pada tanggal 28 Mei 1945 . BPUPKI adalah badan yang di bentuk jepang sebagai janjinya untuk memerdekaakan Inonesia. Dalam persidangan yang di selenggarakan pertama kali pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Pada saat itu ada tugas penting dari panitia Sembilan untuk membentuk rumusan gagasan tentang dasar Negara Republik Indoneisa.

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

Rumusan Rumusan Apa Yang Dihasilkan Panitia Sembilan pada tanggal 22 Juni 1945:

  1. Ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan / perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Naskah Piagam Jakarta

Berikut ini adalah naskah piagam Jakarta yang di bentuk oleh panitia Sembilan pada sidangnya:

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemaknusiaan dan peri-keadilan.

Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat jang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan Rakjat Indonesia ke-depan pintu-gerbang Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur, soepaja berkehidoepan kebangsaan jang bebas, maka Rakjat Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaannja.

Kemoedian daripada itoe, oentoek membentoek soeatoe Pemerintah Negara Indonesia jang melindoengi segenap Bangsa Indonesia dan seloeroeh toempah darah Indonesia, dan oentoek memadjoekan kesedjahteraan oemoem, mentjerdaskan kehidoepan bangsa, dan ikoet melaksanakan ketertiban doenia jang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disoesoenlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itoe dalam suatu Hoekoem Dasar Negara Indonesia, jang terbentoek dalam soeatoe soesoenan negara Repoeblik Indonesia jang berkedaaulatan Rakjat, dengan berdasar kepada:

  1. Ketoehanan, dengan kewajiban mendjalankan sjariat Islam bagi pemeloek-pemeloeknja
  2. Kemanoesiaan jang adil dan beradab
  3. Persatoean Indonesia
  4. Kerakjatan jang dipimpin oleh hikmat, kebidjaksanaan dalam permoesjawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seloeroeh Rakjat Indonesia.

Djakarta, 22-6-1945

Panitian Sembilan

Baca Juga:

Fungsi dan Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli

5 Rumusan Dasar Negara Ir Suekarno, M Yamin, Suepomo

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

Demikian penjelasan Rumusan Apa Yang Dihasilkan Panitia Sembilan pada Tanggal 22 Juni 1945, kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel-artikel menarik dan bermanfaat.

 

Contoh Surat Pribadi – Pada kehidupan sekitar tahun 90 an ke bawah, dalam melakukan kegiatan berkomunikasi masih menggunakan Surat Pribadi (Personal Letter), yang berisikan tentang kabar suatu kondisi, keterangan, harapan atau permohonan pada suatu organisasi, perusahaan atau pun per orangan.

Tetapi pada zaman milenial ini sudah sangat jarang sekali menggunakan surat pribadi, karena semakin berkembang pesatnya sebuah teknologi untuk memberikan suatu kondisi, keterangan, harapan atau permohonan sudah menjadi lebih praktis, dengan menggunakan aplikasi-aplikasi sosial media yang sudah tersedia.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama membahas tentang surat pribadi beserta dengan struktur-struktur yang berada disekitarnya. Simaklah ulasan-ulasan yang tersedia dibawah ini.

Pengertian Surat Pribadi

Surat Pribadi (Personal Letter) adalah Salah satu jenis surat yang digunakan untuk suatu kepentingan pribadi yang ditujukan kepada pihak lainnya seperti sebuah organisasi, instansi, atau pun perorangan.

Dalam pembuatan surat pribadi boleh menggunakan bahasa yang baku atau bahasa yang tidak baku, tetapi dalam penggunaan kalimatnya harus beretika baik dan juga sopan.

Dalam hal ini surat pribadi terbagi menjadi 2 bentuk, yaitu :

Surat pribadi bersifat resmi : Surat pribadi yang ditulis oleh seseorang secara pribadi yang ditujukan kepada Pemerintahan, Organisasi atau Perusahaan. Dalam pemakaian bahasa pada bentuk Surat pribadi ini harus menggunakan bahasa yang baku dengan aturan-aturan yang sudah ditentukan.

Surat pribadi bersifat tidak resmi : Surat pribadi yang ditulis oleh seseorang secara pribadi yang ditujukan kepada Kerabat, Keluarga, Teman, atau Pacar. Dalam penggunaaan bahasa pada bentuk Surat Pribadi ini boleh menggunakan bahasa yang tidak baku, tetapi penggunaan kalimatnya harus memperhatikan kesopanan dalam berkomunikasi.

Ciri-Ciri Surat Pribadi

Untuk mengenali surat pribadi ini terdapat ciri-ciri yang menjadi pembeda dari surat lainnya, berikut adalah ciri-ciri surat pribadi :

  • Surat Pribadi tidak dilengkapi dengan kepala surat (kop surat)
  • Surat Pribadi tidak mempunyai nomor surat
  • Salam pembuka & penutup dalam surat pribadi bersifat Non Formal
  • Penggunaan bahasa sesuai dengan bentuk surat, jika surat pribadi bersifat resmi harus menggunakan bahasa yang baku, tetapi jika surat pribadi bersifat tidak resmi boleh menggunakan bahasa yang tidak baku
  • Surat Pribadi pada umumnya format penulisan surat pribadi lebih bebas

Struktur-Struktur Surat Pribadi

Pada pembahasan berikut ini merupakan struktur bagian-bagian dari cara pembuatan surat pribadi :

1. Tempat & Tanggal Surat, yaitu Bagian surat pribadi yang berisikan tentang tempat dimana penulisan surat dilakukan & tanggal berapa penulisan surat itu dilakukan.

2. Nama Penerima Surat & Tempat, taitu Bagian surat pribadi yang berisikan tentang penerima surat yang dikirimkan & tempat tinggalnya.

3. Salam Pembuka, yaitu Bagian surat pribadi pada paragraf utama yang berisikan tentang kalimat pembukaan atau salam pembuka, biasanya berupa pertanyaan mengenai kabar kondisi pada diri penerima surat.

4. Kalimat Pembuka, yaitu Bagian surat pribadi pada paragraf kedua yang berisikan tentang kalimat yang berupa menanyakan suatu keadaan atau kondisi pada diri penerima surat.

5. Isi Surat, yaitu Bagian surat pribadi pada paragraf ketiga yang berisikan tentang kalimat inti utama atau tujuan utama dari surat pribadi.

6. Kalimat Penutup, yaitu Bagian surat pribadi pada paragraf keempat yang berisikan tentang kalimat yang berupa tanda berakhirnya inti utama surat.

7. Salam Penutup, yaitu Bagian surat pribadi yang berisikan tentang salam penutup, sebagai tanda akhir dari surat yang dikirimkan.

8. Nama Pengirim, Bagian surat pribadi yang berisikan tentang nama yang mengirimkan surat.

9. Tanda Tangan Pengirim, yaitu Bagian surat pribadi yang berisikan berupa tanda tangan yang membuat & mengirimkan surat.

Contoh Surat Pribadi

Setelah kita memahami struktur bagian-bagian dari surat pribadi, selanjutnya dibawah ini tertera beberapa contoh-contoh surat pribadi untuk guru, teman, orang tua, dan keluarga :

Contoh Surat Pribadi Untuk Teman

 

Contoh Surat Pribadi Untuk Keluarga

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Surat Pribadi beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Bagian, dan Contoh Surat Pribadi.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai fungsi dan pertengirtian dasar negara menurut para ahli. Dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Pancasila yang berarti lima dasar yang menjadi pedoman leluhur bangsa Indonesia. Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli

Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Ir suekarno lah yang memberikan nama yang berarti lima dasar. Dasar negara Indonesia dilambangkan dengan burung garuda, pada sayap, ekor, leher serta ada lima dasar Pancasila.

Dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Sebelum naskah Pancasila sekarang ada beberapa yang mengusulkan. Misalnya Ir Suekarno, Muh Yamin, dan Mr Suepomo. Pancasila di sepakati besama dengan pendiri bangsa kemudian sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia. Sebelum Pancasila sudah resmi ada rumusan-rumusan Pancasila dari berbagai macam rumusan yaitu dalam piagam Jakarta, pembukaan UUD1945, Mukaddimah KRIS 1949, dan Mukaddimah UUDS 1950.

Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli Karl Marx,

Dasar negara merupakan suatu peringkat yang mempunyai kekuasaan dalam menjalankan eksploitasi atau penindasan kepada kelas yang lain.

Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli George Jellinek,

Dasar negara merupakan sebuah organisasi dengan kekuasan suatu kelompok orang yang bertempat di suatu wilayah tertentu.

Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli J. J. Rousseau,

Dasar negara merupakan suatu alat yang mempunyai fungsi dalam menjaga kemerdekaan setiap individu & ketertiban hidup rakyat negaranya.

Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli Robert M. Mac. Iver,

Dasar negara merupakan bentuk asosiasi yang mempunyai peran dalam melindungi atau menjaga ketertiban bermasyarakat sesuai dengan sistem hukum yang berlaku & dijalankan pemerintah yang berkuasa memberi tekanan maupun memaksa.

Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Keesokan hari setelah merdeka yakni tanggal 18 Agustus 1945 mengadakan rapat PPKI untuk membentuk dasar negara Indonesia. Maka terbentuklah Pancasila yang sah dan terdapat pada pembukaan Undang-undang dasar 1945 alinea ke empat dan kalimat terakhir.

Fungsi Dasar Negara

Berikut ini adalah fungsi dasar negara antara lain:

1.      Sebagai Dasar Beridirinya Suatu Negara

Pancasila sebagai dasar berdirinya suatu negara saat negara tersebut didirikan atau merdeka. Untuk memenuhi syarat terbentuknya suatu negara maka harus dibentuklah dasar negara serta unsur konstitutif dandeklaratif.

2.      Sebagai Dasar Kegiatan Penyelenggaraan Negara

Pancasila sebagai dasar kegiatan penyelenggara negara terwujudnya cita-cita dan tujuan suatu bangsa. Agar negara tersebut bisa mewujudkan tujuan bangsa maka harus bedasarkan dasar negara.

3.      Dasar Pratisipasi Warga Negara

Setiap warga negara wajib berpedoman kepasa dasar negara. Masyarakat mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk mempertahankan dan berpartisipasi dalam mencapai tujuan bangsa.

4.      Dasar Pergaulan Antara Warga Negara

Selain menjadi dasar perhubungan antara warga negara dengan negara dasar negara juga menjadi dasar hubungan antar warga negara

5.      Dasar dan Sumber hukum nasional

Hukum yang berlaku adalah pengendalian warga negara dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian peraturan perundang-undangan yang di bentuk harus di dasari pada dasar negara.

Berikut ini adalah ertikel yang berhubungan dengan dasar negara negara Indonesia:

Rumusan Akhir Pancasila

5 Rumusan Dasar Negara Ir Suekarno, M Yamin, Suepomo

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

Demikian penjelasan mengenai fungsi dan pengertian dasar negara menurut para ahli. Kunjungi terus rumus.co.id banyak sekali artikel-artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Edu24h.net – sebelumnya kuta sudah membahas mengenai rumusan dasar negara yang outentik dan rumusan dasar negara suekarno, M yamin dan suepomo. Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai rumusan akhir Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rumusan Akhir Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia berarti lima dasar yang dapat di jadikan dasar dan perjanjian luhur bangsa Indonesia. Ada beberapa tokoh yang membuat dasar negara Indonesia dengan berbagai versi. Tokoh-tokoh tersebut adalah Ir Suekarno, Muh Yamin dan Mr Suepomo.

Dr suepomo dalam perumusan dasar negara yang terdiri dari persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir dan batin, musyawarah, keadilan rakyat.

Muh yamin dalam perumusan dasar negara yang terdiri dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kebangsaan Persatuan Indonesia, Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ir Suekarno dalam perumusan dasar negara yang terdiri dari Kebangsaan Indonesia atau nasionalisme, Internasionalisme atau peri kemanusiaan, Mufakat atau demokrasi, Kesejahteraan social, Ketuhanan. Rumusan yang di sampaikan suekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dikenal sebagai lahirnya Pancasila. Ir suekarno juga yang memberinama Pancasila yang berarti lima dasar untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rumusan Akhir Pancasila pada Pembukaan UUD 1945

Rumusan akhir terdapat pada pembukaan Undang Undang Dasar 1945 pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Rumusan yang sebelumnya dibuat oleh panitian Sembilan pada piagam Jakarta yang di bentuk eleh BPUPKI.

Pada tanggal 18 Agustus 1945 secara resmi memutuskan dan mengesahkan bahwa sadar negara Indonesia adalah Pancasila yang berisi 5 dasar. Dalam hal ini di sebutkan juga pada Undang-undang Dasar 1945 pada alinea ke empat dan kalimat terakhir. Pada saat itulah 5 dasar Pancasila sebagai pedoman bangsa Indonesia sampai sekarang.

Dalam UUD 1945 yang sudah di sahkan oleh PPKI terdapat dua bagian yaitu pembukaan dan bagian batang tubuh UUD yang berisi 37 Pasal, 1 aturan peralihan terdiri 4 pasal, 1 aturan tambahan terdiri 2 ayat. UUD 1945 ada 4 alinea dan alinea ke empat berisikan rumusan Pancasila.

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang sah sebagai dasar negara Indonesia:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

5 rumusan ini benar karena mempunyai kedudukan konstitusional dan juga di sahkan mewakili seluruh rakyat Indonesia yaitu PPKI dan si sepakati oleh seluruh bangsa Indonesia.

Rumusan akhir Pancasila di sebar luaskan agar bangsa Indonesia mengetahui bahwa Indonesia sudah merdeka. Kemerdekaan Indonesia di siarkan di berbagai radio dalam negeri hingga luar negeri. Setalah Indonesia merdeka, Indonesia mengalami fase orde baru yang menggantikan orde lama.

Berikut ini adalah artikel yang berkaitan dengan dasar negara Indonesia:

Rumusan Dasar Negara yang Otentik Terdapat pada

5 Rumusan Dasar Negara Ir Suekarno, M Yamin, Suepomo

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

Demikian pembahasan mengenai rumusan akhir Pancasila. Kunjungi terus rumus.co.id banyak sekali artikel-artikel menarik dan tentunya bermanfaat.

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan memebahas mengenai fungsi, bidang dan pengertian akuntansi menurut para ahli. Akuntansi adalah bidang yang berhubungan dengan transaksi keuangan. Dalam transaksinya terdapat beberapa nominal uang dan angka.

Pengertian Akuntansi

Akuntansi adalah proses yang terdiri dari tiga kegiatan ialah identifikasi, pencatatan dan pengkomunikasikan peristiwa ekonomi suatu perusahaan atau organisasi kepada pihak yang berkepentingan.

Kebijakan dalam penggunaan uang dalam oprasional tentu sangat hati-hati. Karena berhubungan dengan uang, kebijakan dalam pengambilan keputusan sangat perlu di terapkan dalam hal ini. Pengelolaan dan pencatatan agenda seluruh uang masuk dan keluar akan di tuangkan dalam laporan keuangan.

Laporan keuangan adalah data yang bersifat valit yang di gunakan sebagai informasi. Berdasarkan laporan keuangan tersebut berbagai devisi akan mengambil kebijakan sesuai dengan semestinya.

Pengertian Akuntansi Menururt Para Ahli Hans Kartikahadi, dkk. (2016:3),

Akuntansi adalah suatu sistem informasi keuangan, yang bertujuan untuk menghasilkan dan melaporkan informasi yang relevan bagi berbagai pihak yang berkepentingan.

Pengertian Akuntansi Menururt Para Ahli James  M. Reeve,  et  al  (2009:09),

Akuntansi merupakan  sistem  informasi  yang  menyediakan  laporan  untuk  para  pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Pengertian Akuntansi Menururt Para Ahli Azhar  Susanto(2013:64),

Akuntansi  sebagai  sistem  informasi  yang  menghasilkan informasi  atau  laporan  untuk  berbagai  kepentingan  baik  individu  atau  kelompok tentang aktivitas / operasi / peristiwa ekonomi atau keuangan suatu organisasi.

Tujuan Akuntansi

Berikut ini adalah tujuan akuntansi antara lain:

  1. Memberikan data dan informasi yang dapat di percaya.
  2. Memberikan informasi mengenai perubahan yang terjadi pada sumber-sumber ekonomi.
  3. Meberikan informasi keuangan yang bisa di gunakan memprediksi potensi perusahaan mendapatkan laba.
  4. Menyajikan informasi keuangan sedalam mungkin yang berkaitan dengan laporan keuangan sehingga relevan untuk digunakan oleh para pengguna laporan keuangan.

Bidang-Bidang Ekonomi

Berikut ini adalah beberapapa bidang akuntansi antara lain:

1.      Akuntansi Manajemen

Akuntansi menajemen adalah bidang yang menyediakan data dan informasi untuk pengambilan keputusan manajemen menyangkut operasi harian dan perencanaan operasi di masa depan. Contohnya adalah menyediakan data biaya guna penentuan harga jual produk tertentu dan pertimbangan terkait.

2.      Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya adalah bidang yang menjalankan keseluruhan proses akuntansi sehingga dapat menghasilkan informasi keuangan bagi pihak eksternal. Contohnya adalah laporan laba rugi, laporan perubahan laba di tahan, laporan seluruh transaksi.

3.      Auditing

Auditing adalah bidang akuntansi yang bertugas memerikasa laporan keuangan. Pemeriksaan dilakukan staf perusahaan maka disebut dengan audit internal. Hasil pemeriksaan akan di gunakan untuk kepentingan internal perusahaan. Contohnya audit laporan keuangan dan laporan transaksi.

4.      Akuntansi Pajak

Akuntansi pajak adalah bidang yang mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan perpajakan. Setiap transaksi mencakup aktivitas pajak, dan perhitungan pengembalian pajak (retitusi pajak) yang menjadi hak perusahaan.

5.      Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi adalah bagian yang menangani sistem yang berjalan berkaitan dengan keuangan. Segala sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas sistem akuntansi adalah asset perusahaan. Sistem akuntansi akan mengamankan data-data penting perusahaan yang berkaitan dengan pendapatan perusahaan dan yang lainya.

6.      Akuntansi anggaran

Akuntansi anggaran adalah bidang yang berfokus pada pembuatan rancangan kerja perusahaan di masa depan. Rancangan tersebut sebagai kerangka kerja kedepannya akan mengerjakan project. Akuntansi anggaran juga berfungsi sebagai pengendalian rencana tersebut.

7.      Akuntansi Internasional

Akuntansi internasional adalah bidang yang transaksi-transaksi yang berkaitan dengan internasional. Transaksi yang berkaitan dengan ekspor impor antar negara atau transaksi perpajakan setiap negara.

8.      Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi sector publik adalah bidang yang berhubungan dengan pemerintahan dan organisasi nirlaba. Hal  ini  diperlukan  karena  organisasi  nirlaba adalah organisasi yang didirikan dengan tujuan bukan menghasilkan laba usaha,  sebagaimana perusahaan konmersial lainnya. Contohnya adalah intstansi  pemerintahan, rumah sakit, yayasan sosial, panti jompo, dan sebagainya.

Baca Juga:

Fungsi, Unsur, Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Demikianlah penjelasan mengenai Tujuan, Bidang dan Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli. Kunjugi terus rumus.co.id banyak artikel-artikel menarik dan bermanfaat.

 

Contoh Surat Resmi – Dalam kehidupan sehari-hari tentu saja kita pernah menghadapi kegiatan-kegiatan yang bersifat resmi. seperti kegiatan sebuah perlombaan yang diadakan organisasi ekstrakulikuler di sekolah, yang dimana sebelum mereka mengadakan perlombaan, harus memiliki surat resmi yang akan diajukan kepada kepala sekolah sebagai permohonan dan menerangkan, bahwa organisasi tersebut ingin mengadakan suatu perlombaan yang mencakup tingkat antar sekolah, kabupaten, provinsi atau nasional.

Dan apabila organisasi ekstrakulikuler mengadakan perlombaan tanpa sebuah izin dari kepala sekolah, maka perlombaan tersebut tidak akan dapat berjalan.Karena tidak ada surat resmi yang diajukan kepada kepala sekolah untuk membuat suatu perlombaan.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, saya akan membahas bagaimana cara membuat surat resmi yang benar?, dengan memahami bagian-bagian penting yang terdapat pada surat resmi tersebut.

Pengertian Surat Resmi

Surat Resmi (Official Letter) adalah Sebuah surat yang digunakan untuk keperluan atau kegiatan Formal/Resmi oleh pihak-pihak tertentu, seperti sebuah Lembaga, Organisasi, Perorangan atau Instansi tertentu untuk saling berkomunikasi satu sama lain secara resmi.

Dalam pembuatan sebuah surat resmi harus menggunakan kaidah dan aturan-aturan yang telah ditentukan, seperti menggunakan bahasa baku, isi surat harus efektif, & dibuat dengan cermat sesuai keperluannya.

Meskipun biasanya surat resmi sering digunakan untuk keperluan pribadi, tetapi tetap harus sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dalam pembuatan surat resmi tersebut, salah satu contoh surat resmi yang biasa digunakan secara pribadi adalah Surat Undangan Pernikahan.

Fungsi Surat Resmi

Setelah kita memahami pengertian dari surat resmi pada pembahasan diatas, terlihat jelas bahwa surat resmi mempunyai suatu fungsi dalam suatu kegiatan yang bersifat formal. Berikut adalah fungsi-fungsi pada surat resmi :

  • Surat resmi berfungsi sebagai sarana informasi atau pemberitahuan mengenai keterangan, gagasan, kegiatan dan hal-hal tertentu yang disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lainnya.
  • Surat resmi berfungsi sebagai bukti tertulis (Otentik) dalam bentuk dokumen dimana isinya dapat di percaya dan di pertanggung jawabkan.
  • Surat resmi berfungsi sebagai pedoman kerja dalam melakukan suatu kegiatan atau aktivitas, karena berisi tentang langkah-langkah kerja untuk pekerjaan tertentu.
  • Surat resmi befungsi sabagai memori pengingat bagi pihak yang menerima surat, seperti perorangan, organisasi, atau lembaga. Oleh karena itu surat resmi dijadikan dokumentasi agar dapat digunakan kembali, sebagai data pada kemudian hari.
  • Surat resmi berfungsi sebagai bukti historis dan bukti kronologis pada suatu kegiatan atau hal-hal tertentu.

Walaupun pada saat ini telah banyak Fasilitas Teknologi Media seperti Email (Surat Elektronik) atau lain-lainnya, tetapi fungsi surat resmi dalam bentuk print out, masih tetap digunakan untuk keperluan atau kegiatan tertentu, seperti Keperluan Bisnis, Berniaga, Pemberitahuan, atau Keperluan lainnya.

Ciri-Ciri Surat Resmi

Surat resmi memiliki suatu ciri-ciri yang membedakan dengan surat lainnya seperti Surat Lamaran Kerja, Surat Pengunduran Diri, Surat Izin atau Surat lainnya. Berikut ini adalah ciri-ciri surat resmi :

  • Surat resmi menggunakan Bahasa Baku dan sesuai kaidah Bahasa Indonesia dengan ejaan yang disempurnakan (EYD) berupa kosa kata, frasa, hingga tata bahasa yang dipakai.
  • Dalam pembuatan surat resmi menggunakan Bahasa yang singkat, padat, efektif, sehingga mudah dimengerti maksud dan isinya.
  • Dalam pembuatan surat resmi tidak menggunakan Bahasa Implisit, tetapi menggunakan Bahasa Eksplisit.
  • Dalam pembuatan surat resmi membentuk Full Block, Semi Block atau Intended Block.
  • Dalam pembuatan surat resmi terdapat kop surat yang menyebutkan pihak yang terkait, dengan mengeluarkan surat resmi tersebut.
  • Dalam pembuatan surat resmi selalu dicantumkan nomor surat, perihal, tanggal, alamat tujuan, & lampiran bila ada.
  • Dalam pembuatan surat resmi membutuhkan stempel atau cap khusus dalam kondisi tertentu.
  • Dalam pembuatan surat resmi bentuknya sistematis & menggunakan sesuai dengan aturan yang baku.

Jenis-Jenis Surat Resmi

Setelah kita membahas tentang pengertian, fungsi dan juga ciri-ciri dari surat resmi, dan berikutnya kita akan membahas jenis-jenis dari surat resmi, sebagai berikut ini :

1. Surat Keputusan

Pada jenis surat resmi ini berfungsi untuk menyampaikan keputusan dari Pimpinan, mengenai hal-hal yang selama ini tidak terselesaikan. Biasanya jenis surat resmi ini berhubungan dengan suatu perusahaan atau lembaga.

Contoh : Surat keputusan yang dibuat oleh Pimpinan sebagai pengangkatan pegawai pada perusahaannya.

2. Surat Permohonan

Pada jenis surat resmi ini digunakan sebagai surat permohonan yang digunakan oleh suatu pihak untuk menyampaikan suatu permohonan kepada pihak lain.

Contoh : Surat yang dibuat sebagai permohonan bantuan dana, surat permohonan perceraian, dan lain-lain.

3. Surat Perintah

Pada jenis surat resmi ini berfungsi sebagai surat yang berisi untuk memberikan instruksi-intruksi kepada bawahannya.

Contoh : Surat perintah yang dibuat oleh pemerintah digunakan sebagai surat jalan dinas, surat perintah untuk lembur, dan lain-lain.

4. Surat Kuasa

Pada jenis surat resmi ini berfungsi untuk memberikan suatu kuasa atau wewenang kepada pihak lain yang menjadi bahawannya.

Contoh :  Surat kuasa untuk pembayaran pajak, pengambilan uang di bank, dan lain-lain.

5. Surat Panggilan/Undangan

Pada jenis surat resmi ini berfungsi untuk memanggil atau mengundang pihak tertentu untuk keperluan pribadi tertentu.

Contoh : Surat panggilan kerja, panggilan kepolisian, undangan pernikahan, dan lain-lain.

6. Surat Edaran

Pada jenis surat resmi ini berfungsi untuk memberitahukan kegiatan-kegiatan tertentu yang diadakan oleh suatu pihak kepada pihak-pihak lainnya.

Contoh : Surat edaran suatu perlombaan yang diadakan oleh sebuah organisasi ekstrakulikuler disebuah sekolahan.

Struktur Pembuatan Surat Resmi

Ketika dalam pembuatan surat resmi kita harus memahami apa saja struktur-struktur yang ada pada surat resmi.Berikut adalah ini adalah struktur-struktur surat resmi :

1. Kepala Surat (Kop Surat)

Kepala Surat (Kop Surat) terdiri dari:

  • Logo instansi/ lembaga
  • Nama instansi/ lembaga
  • Alamat, No. Telephone/ fax, dan email instansi/ lembaga

2. Nomor Surat

Pada suatu perusahaan/lembaga yang akan mengirimkan surat resmi, pasti dilengkapi dengan nomor surat. Dengan dicantumkannya nomor surat tersebut, akan mudah untuk mengetahui berapa jumlah surat yang telah dikirimkan dalam satu bulan.

3. Tanggal Surat

Pada surat resmi pasti dilengkapi dengan tanggal pembuatan surat. Yang berguna untuk menerangkan waktu, kapan dibuatnya surat tersebut.

4. Lampiran atau Hal

Didalam bagian surat resmi biasanya dilengkapi dengan sebuah lampiran berkas, yaitu berupa dokumen lain sebagai pendukung surat resmi tersebut.

5. Alamat Tujuan

Pada bagian surat resmi dicantumkan alamat tujuan yang akan dikirimkan, dan penulisan pada alamat tujuan ditulis secara singkat saja. Karena pada alamat lengkap tujuan surat biasanya dicantumkan pada sampul surat.

6. Salam Pembuka

Didalam bagian surat resmi terdapat kata pembuka, dimana penggunaan bentuk kalimatnya bersifat baku dan formal dengan bahasa yang sopan.

7. Isi Surat

Isi surat adalah inti utama dari terbuatnya surat resmi. Berupa informasi-informasi yang termuat pada bagian isi harus dibuat dengan singkat, padat, & jelas, dengan menggunakan bahasa baku dan bahasa Indonesia yang baik.

8. Salam Penutup

Salam penutup pada surat resmi ini, berfungsi untuk menunjukkan kesopanan dalam berkomunikasi melalui surat resmi.

9. Tanda Tangan Pengirim Surat

Pada bagian surat resmi ini harus tercantumkan nama & tanda tangan dari pengirim surat .

10 Tembusan

Tembusan dapat dibuat apabila surat resmi yang akan digunakan perlu diketahui oleh pihak lain.

Contoh Surat Resmi

1. Contoh Surat Keputusan

 

2. Contoh Surat Permohonan

 

3. Contoh Surat Perintah

 

 

5. Contoh Surat Panggilan/Undangan

 

6. Contoh Surat Edaran

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Surat Resmi beserta Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, Struktur-Struktur surat resmi yang baik dan benar, dan Contoh surat resmi.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Contoh Cv – Pada seorang yang ingin membentuk suatu organisasi atau perusahaan pasti tidak asing mendengar kalimat Cv (Commanditaire Vennootschap), karena hal ini sangat berkaitan.

Apa yang  dimaksud dengan Cv (Commanditaire Vennootschap)

Pada kesempatan ini lah kita akan membahas tentang Cv (Commanditaire Vennootschap) beserta dengan komponen-komponennya, agar kita bisa memahami apa itu Cv (Commanditaire Vennootschap).

Pengertian Cv (Commanditaire Vennootschap)

Cv (Commanditaire Vennootschap) adalah Suatu bentuk usaha persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih, yang dimana beberapa anggotnya memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas dan beberapa sebagian anggota yang memiliki tanggung jawab yang terbatas.

Pada pembentukan Cv (Commanditaire Vennootschap) harus memiliki Akta yang harus didaftarkan, apabila suatu badan usaha yang dibentuk belum memiliki badan hukum.

Di Negara Indonesia sendiri memiliki suatu hukum yang mengenai tentang Badan Usaha yang dibentuk belum memiliki Badan Hukum.

Diatur dalam Undang-Undang Hukum Perdagangan pada pasal ke 16-35 yang berbunyi :

(“Apabila persekutuan yang dibentuk dengan meminjam uang, atau disebut juga dengan persekutuan komanditer, diadakan antara seorang sekutu atau lebih, dan bertanggung jawab secara pribadi seluruhnya dengan seorang atau lebih sebagai peminjam uang”).

Pada pemilik modal suatu Cv (Commanditaire Vennootschap) atau persekutuan Komanditer, dibedakan menjadi 2 jenis bagian, yaitu Sekutu Aktif & Sekutu Pasif.

Sekutu Aktif (Komplementer) : Seorang sekutu yang menjalankan perusahaan yang memiliki hak melakukan perjanjian dengan pihak ketiga.

Sekutu Pasif (Komanditer) Seorang sekutu yang hanya menyerahkan berupa modal dalam suatu persekutuan & tidak ikut turut campur dalam kepengurusan, ataupun kegiatan pada sebuah perusahaan.

Ciri Ciri Cv (Commanditaire Vennootschap)

Untuk dapat mengenali suatu badan usaha yaitu persekutuan Komanditer Cv (Commanditaire Vennootschap) dapat dilihat dari karakteristiknya. Berikut ini adalah Ciri-Ciri Cv (Commanditaire Vennootschap) :

  • Pada Cv (Commanditaire Vennootschap) terdapat 2 jenis bagian keanggotaan, yaitu Sekutu Aktif & Sekutu Pasif.
  • Pada jenis Sekutu aktif merupakan Suatu anggota yang berperan menjalankan perusahaan.
  • Pada jenis Sekutu pasif merupakan Suatu anggota yang hanya menanamkan modal pada usaha tanpa turut serta dalam menjalankan perusahaan.
  • Pada jenis Sekutu aktif memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas pada perusahaan.
  • Pada jenis Sekutu pasif memiliki tanggung jawab hanya menanamkan modal pada perusahaan.

Jenis Jenis Cv (Commanditaire Vennootschap)

Pada Persekutuan Cv (Commanditaire Vennootschap) dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :

1. Persekutuan Komanditer Murni

Persekutuan Komanditer Murni adalah Suatu bentuk persekutuan komanditer yang dimana pada dalamnya hanya memiliki 1 sekutu komplementer, sedangkan pada sekutu lainnya merupakan sekutu komanditer.

2. Persekutuan Komanditer Campuran

Persekutuan Koamnditer Campuran adalah Suatu bentuk persekutuan komanditer yang berasal dari bentuk firma. Apabila firma memerlukan modal tambahan, sekutu firma dapat menjadi sekutu komplementer, sedangkan pada sekutu lainnya merupakan sekutu komanditer.

3. Persekutuan Komanditer Bersaham

Persekutuan Komanditer Bersaham adalah Suatu bentuk persekutuan komanditer yang mengeluarkan saham pada perusahaan, dan tidak bisa digunakan dalam perjual belikan. Karena sekutu komplementer & sekutu komanditer dapat mengambil satu saham atau lebih.

Kelebihan & Kekurangan Cv

Sebuah badan usaha yang berbentuk Cv (Commanditaire Vennootschap) memiliki suatu kelebihan & kekurangan tersendiri. Berikut adalah Kelebihan & Kekurangan pada Cv (Commanditaire Vennootschap) :

Kelebihan Cv

  • Pada proses pendirian Cv (Commanditaire Vennootschap) tergolong mudah.
  • Pada kemampuan manajemen badan usaha dalam bentuk CV (Commanditaire Vennootschap) umumnya lebih besar.
  • Pada bentuk usaha CV (Commanditaire Vennootschap) cenderung lebih mudah untuk mendapatkan sebuah modal dari Bank, karena lebih terpercaya.
  • Pada bentuk usaha CV (Commanditaire Vennootschap) lebih mudah berkembang, karena manajemennya dapat dikerjakan dengan profesional sehingga pengelolaan manajemennya lebih baik.
  • Pada bentuk usaha CV (Commanditaire Vennootschap) resiko perusahaan dapat ditanggung secara bersama-sama oleh sekutu yang terkait.

Kekurangan Cv

  • Pada operasional Cv (Commanditaire Vennootschap) tergantung dengan sekutu aktif yang bertindak sebagai pemimpin sekutu, sehingga perkembangan pada perusahaan tidak menentu.
  • Pada modal yang telah diserahkan kepada perusahaan sangat sulit untuk ditarik kembali.
  • Sering terjadi konflik antara sekutu pengusaha yang berada didalam Cv (Commanditaire Vennootschap).

Contoh-Contoh CV

Setelah kita membahas dan mehami apa saja yang menjadi komponen-komponen pada Cv (Commanditaire Vennootschap), Berikut adalah Contoh-Contoh Cv (Commanditaire Vennootschap) :

Contoh Cv Pertama

 

Contoh Cv Kedua

 

Contoh Cv Ketiga

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Cv (Commanditaire Vennootschap) beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, Kelebihan & Kekurangan, dan Contoh Cv.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Contoh Teks Eksplanasi – Dalam kehidupan didunia ini, sering sekali kita mendengarkan atau menyaksikan secara langsung peristiwa Fenomena Alam, Bencana Alam ataupun Peristiwa Sosial yang terjadi pada daerah atau wilayah tertentu.

Pada umumnya Teks Eksplanasi ini sering digunakan dalam pembawaan acara-acara berita yang berada di stasiun televisi tertentu, yang menginformasikan suatu peristiwa fenomena alam, bencana alam, ataupun kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang apa itu Teks Eksplanasi berserta dengan Struktur Komponen-Komponen yang berada pada Teks Eksplanasi.

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks Eksplanasi adalah Suatu Teks yang menjelaskan suatu peristiwa Fenomena Alam, Bencana Alam atau Kejadian-Kejadian Sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat pada suatu daerah atau wilayah tertentu.

Seperti kejadian bencana alam Tsunami yang menerjang daerah Aceh Darusallam pada tahun 2004 yang lalu. Pada kejadian bencana alam tersebut banyak sekali masyarakat yang menjadi korban dari bencana alam tsunami tersebut.

Pada peristiwa tersebut Tsunami dengan Gempa berkekuatan 9.1 – 9,3 skala Ritcher, mengguncang dasar lautan sumatera bagian barat daya, sekitar 20 – 25 kilometer bagian lepas pantai Aceh Darusallam.

Pada 27 Desember 2004, Persirakatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa Peristiwa Tsunami ini merupakan peristiwa bencana alam terbesar yang pernah terjadi dalam kehidupan manusia. Karena bencana alam tsunami ini bukan hanya menerjang kawasan Aceh Darusallam saja, tetapi bencana alam ini juga menerjang kawan Khao Lak di Thailand, Sri Lanka, dan juga Negara India.

Struktur Teks Eksplanasi

1. Pernyataan Umum

Pada struktur umum teks eksplanasi ini, berisi berupa penjelasan umum tentang suatu kejadian Fenomena Alam, Bencana Alam, atau Kejadian-Kejadian Sosial yang akan menjadi topik pembahasan, yaitu berupa pengenalan dari Suatu Fenomena Alam, Bencana Alam, atau Kejadian-Kejadian Sosial tersebut atau penjelasannya.

Pada contoh teks di atas tersebut, penjelasan umum yang disampaikan dalam teks ini, berupa gambaran secara detail tentang Fenomena Alam, Bencana Alam, atau Kejadian-Kejadian Sosial, mengapa Fenomena Alam, Bencana Alam, atau Kejadian-Kejadian Sosial itu terjadi, dan bagaimana proses peristiwa-peristiwa tersebut bisa terjadi.

2. Deretan Penjelasan

Pada struktur umum teks eksplanasi ini, berisi tentang proses penjelasan, mengapa kejadian Fenomena Alam, Bencana Alam, atau Kejadian-Kejadian Sosial tersebut bisa terjadi.

Pada teks deretan penjelas eksplanasi ini terdiri lebih dari satu paragraf.

3. Interpretasi (Kesimpulan)

Pada struktur umum teks eksplanasi ini, berisi tentang teks penutup yang bersifat pilihan, dan bukan suatu keharusan.

Teks Interpretasi yang dimaksud ini adalah merupakan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi dan deretan penjelasan dari peristiwa yang terjadi tersebut.

Opsionalnya dapat berupa tanggapan, kritik ataupun sebagai kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks tersebut.

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Pada Teks Eksplanasi ini memiliki karakteristik yang membedakannya pada teks-teks lainnya. Berikut adalah ciri-ciri teks eksplanasi :

  • Pada Teks Eksplanasi ini seluruh informasi yang akan disampaikan pada dalam teks, berdasarkan fakta yang sesuai dengan suatu kejadian yang telah terjadi, tanpa adanya tambahan informasi opini dari penulis.
  • Pada Teks Eksplanasi ini memiliki topik yang akan dibahas merupakan fenomena alam yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan atau bersifat ilmiah.
  • Pada Teks Eksplanasi ini meiliki jenis teks yang bersifat informatif & tidak mempengaruhi para pembaca untuk mempercayai hal-hal yang akan dibahas.
  • Pada Teks Ekspalani ini memiliki struktur teks yang terdiri dari 3 jenis, yaitu : Pernyataan Umum, Deretan Penjelasan atau Sebab Akibat, & Interpretasi.
  • Pada Teks Ekspalani ini memiliki penjelasan teks yang menggunakan Sequence Markers, seperti : Pertama, Kedua, Ketiga, & Seterusnya.

Tujuan Teks Eksplanasi

Secara umum tujuan dari teks eksplanasi memiliki 2 tujuan, yaitu sebagai berikut :

1. Menjelaskan secara detail suatu peristiwa Fenomena Alam, Bencana Alam atau Kejadian-Kejadian Sosial yang terjadi dan memberikan informasi sebab akibat mengapa peristiwa tersebut dapat terjadi, kepada masyarakat pada daerah atau wilayah yang tertentu.

2. Memberitahukan apa yang harus dilakukan oleh masyarakat pada daerah atau wilayah tertentu dalam menghadapi peristiwa yang telah terjadi tersebut.

Contoh Teks Eksplanasi

Setelah kita memahami pengertian, struktur, ciri-ciri dan juga tujuan teks eksplanasi, berikut adalah contoh-contoh teks eksplanasi :

Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam Tsunami

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Teks Eksplanasi beserta Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Tujuan, dan Contoh Teks Eksplanasi.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

 

Contoh Teks Eksposisi – Dalam kehidupan sehari-hari tentu saja kita sering sekali membaca suatu surat kabar, majalah, koran atau artikel-artikel yang terdapat di media cetak atau media elektronik. Pada informasi yang kita baca pada media-media diatas merupakan termasuk ke dalam Teks Eksposisi.

Bukan hanya itu saja, apabila kita membahas suatu informasi kepada teman-teman juga termasuk kedalam Teks Eksposisi, karena bertujuan untuk memberikan sebuah informasi atau ilmu pengetahuan yang belum kita pahami.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas tentang Teks Eksposisi beserta struktur-struktur yang terdapat didalamnya

Pengertian Teks Eksposisi

Teks Eksposisi adalah Sebuah teks berisikan yang berupa gagasan pendapat dan fakta yang bertujuan untuk memberikan suatu informasi atau pengetahuan suatu hal kepada orang lain.

Pada penulisan atau penyampaian teks eksposisi harus sesuai berdasarkan fakta yang sebenarnya terjadi pada suatu hal sebagai informasi atau pengetahuan yang akan disampaikan kepada orang lain.

Dan penulisannya harus menggunakan bahasa kalimat yang mudah dipahami oleh orang lain, agar tidak terjadinya suatu kesalahan pehaman pada diri orang lain yang akan kita berikan.

Struktur Teks Eksposisi

Dalam penulisan teks eksposisi memiliki 3 penyusun, yaitu sebagai berikut :

Pernyataan Pendapat (Tesis) : Bagian teks eksposisi yang berisikan berupa pernyataan pendapat (Tesis) seorang penulis, atau disebut juga sebagai bagian pembuka.

Argumentasi : Bagian teks eksposisi yang berisikan berupa memuat suatu alasan yang bisa menjadi suatu alasan sebuah argumen seorang penulis dalam memperkuat ataupun menolak suatu gagasannya.

Penegasan Ulang Pendapat (Reiteration) : Bagian teks eksposisi yang berisikan berupa penegasan ulang suatu gagasan pendapat seorang penulis.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Adapun dalam penulisan teks eksposisi, terdapat ciri-ciri yang membedakan dengan teks lainnya, berikut adalah Ciri-Ciri Teks Eksposisi :

  • Teks Eksposisi menjelaskan atau menyampaikan informasi-informasi pengetahuan
  • Teks Eksposisi harus memakai gaya informasi yang dibentuk dapat mengajak orang lain
  • Teks Eksposisi biasanya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, dimana, mengapa, bagaimana
  • Teks Eksposisi berusaha menjelaskan tentang sesuatu hal yang dibahas
  • Teks Eksposisi bersifat informatif
  • Teks Eksposisi berupa fakta yang dipakai sebagai alat kontribusi
  • Penulisan teks eksposisi harus Singkat, Padat, dan Akurat
  • Penulisan teks eksposisi berupa fakta yang dipakai sebagai alat konkritasi
  • Penyampaian penulisan teks eksposisi harus secara lugas serta memakai bahasa baku
  • Penyampaian teks eksposisi harus tidak memihak siapa pun
  • Paragraf penulisan teks eksposisi pada umumnya menjawab tentang askadimega

Jenis-Jenis & Contoh Teks Eksposisi

Setelah kita membahas tentang Pengertian teks eksposisi, Struktur-struktur, serta Ciri-cirinya, berikut ini adalah Jenis-Jenis Teks Eksposisi beserta dengan Contoh :

1.  Teks Eksposisi Ilustrasi

Teks Eksposisi Ilustrasi merupakan Sebuah teks yang menggunakan suatu gambaran sederhana atau bentuk konkret untuk menyampaikan suatu informasi atau gagasan. Dalam mengilustrasikan sesuatu hal yang mempunyai kesamaan sifat dan menggunakan frasa penghubung.

Contoh : 

Dalam kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah seringkali membuat masyarakyat di kalangan menengah kebawah menjadi kesusahan, dalam memenuhi kebutuhan pangan pakan dikehidupan sehari-hari.

Seperti kasus kebijakan pemerintah dalam kenaikan harga BBM, yang sangat membuat rakyat menengah kebawah merasa gelisah.

Karena kenaikan harga BBm yang diterapkan oleh pemerintah akan membuat harga jasa dan juga barang menjadi semakin mahal, dan dalam keadaan seperti ini lah akan membuat rakyat untuk memutar otak mereka agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

2. Teks Eksposisi Berita

Teks Eksposisi Berita merupakan Sebuah teks yang memberikan suatu informasi dari sebuah kejadian tertentu, yang sering kita jumpai dalam berita, koran atau surat kabar.

Contoh :

Cuaca curah hujan yang terjadi di Indonesia kini semakin ekstrem, beberapa kota besar di Indonesia seringkali terjadi banjir dengan kedalaman air yang sangat tinggi, khususnya salah satu kota terbesar di Indonesia, yaitu Jakarta.

Pada saat ini  beberapa wilayah yang berada di Ibu Kota Jakarta mulai tergenang banjir saat hujan deras terus melanda. Padahal puncak musim hujan baru akan terjadi pada bulan Februari 2016, namun hingga saat ini warga Jakarta harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan besar banjir susulan yang akan terjadi.

Berdasarkan dari Data Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 134 LK/RW yang harus waspada terhadap banjir susulan yang akan terjadi.

Seluruh wilayah yang akan terkena banjir susulan tersebut tersebar pada 29 Kelurahan yang berada di Jakarta, yaitu yang paling banyak tersebar berada pada bagian Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, seperti Kelurahan Cipinang Melayu, Kelurahan Kampung Melayu, Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Cawang, Kelurahan Pondok Labu, Kelurahan Srengseng Sawah, Kelurahan Rajawati dan Kelurahan Bukit Duri.

Pada Data Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tercatat bahwa saat hujan deras berlangsung pada Minggu 14 Februari 2016, pada wilayah ini terendam banjir setinggi 10-50 cm.

3. Teks Eksposisi Perbandingan

Teks Eksposisi Perbandingan adalah Sebuah teks yang menerangkan suatu gagasan pada kalimat utama dengan menggunakan metode perbandingan.

Contoh : 

Metode Pertanian pada umumnya mempunyai 2 macam, yaitu metode pertanian Konvensional & metode pertanian Modern. Pada kedua metode pertanian ini, dan setiap masing-masing metode memberikan sebuah pengaruh yang berbeda terhadap produktivitas hasil pertanian.

Pada kedua metode pertanian ini perbedaannya terletak pada konsep yang diterapakan, alat-alat pertanian yang digunakan, dan sifat ketahanan hasil panen.

Metode Pertanian Konvensional :

Metode pertanian ini banyak diberlakukan pada Negara-negara berkembang daripada Negara-negara maju. Dan alat pertanian yang digunakan, masih menggunakan alat-alat tradisional, seperti Tenaga Manusia untuk menanam bibit, memanen hasil pertanian, dan mengolah hasil-hasil pertanian.

Dalam membajak sawah masih menggunakan tenaga hewan seperti kerbau atau sapi, cangkul, dan sabit. Pertanian konvensional pada umumnya menerapkan konsep pertanian Non Organik, yaitu Konsep pertanian yang lebih mengandalkan penggunaan Bahan Kimia, seperti Pestisida yang digunakan untuk menjaga tanaman dari parasit dan menggunakan Pupuk Kimia untuk mempercepat perkembangan tanaman.

Dalam menggunakan Bahan Kimia pada konsep pertanian konvensional berdampak pada ketahanan dari hasil panen yang tidak bertahan lama atau bersifat jangka pendek.

Akibat dari penggunaan Bahan Kimia ini, Negara yang menerapkan sistem pertanian konvensional ini, lebih bergantung pada hasil pertanian import, karena ketersediaan hasil pertanian sangat terbatas.

Metode Pertanian Modern :

Metode pertanian ini banyak diberlakukan pada Negara-negara maju daripada Negara-negara berkembang. Dan alat pertanian yang digunakan, menggunakan alat yang jauh lebih modern, seperti menerapkan Sistem Robot dalam merawat tanaman, Sensor Suhu dan Kelembaban Udara, serta Teknologi GPS.

Pada konsep pertanian modern yang diterapkan dengan mengandalkan penggunaan Bahan Alami atau Bahan Organik, dan sangat melarang keras untuk menggunakan Bahan Kimia dalam proses penanaman, perawatan, memanen, hingga pengelolaan hasil pertanian.

Dalam menggunakan Bahan Alami atau Bahan Organik membuat sifat ketahanan hasil dari pertanian, bersifat jangka panjang atau lebih tahan lama serta kestabilan dapat terjaga.

4. Teks Eksposisi Proses

Teks Eksposisi Proses adalah Sebuah teks yang berisi mengenai suatu panduan atau tata cara dalam membuat sesuatu.

Contoh : 

Cara Membuat Kue Cucur

Kue Cucur merupakan makanan khas tradisional yang ada di Indonesia. Kue ini hampir terdapat di seluruh wilayah yang berada di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandar Lampung, Bandung, Dll.

Dalam proses pembuatan kue ini terbilang cukup sederhana dan mudah untuk pembuatannya. Berikut adalah cara pembuatan Kue Cucur :

Bahan-Bahan:

  • 450 ml Air.
  • 150 gram Gula Merah yang disisir secara halus.
  • 100 gram Gula Pasir.
  • 300 gram Tepung Beras.
  • 30 gram Tepung Terigu.
  • Minyak Goreng secukupnya.

Cara Pembuatan :

  • Pertama rebuslah Air, Gula Merah, & Gula Pasir sampai mendidih. Setelah mendidih, Air, Gula Merah, & Gula Pasir, tersebut disaring dengan menggunakan saringan.
  • Kedua tuangkan Air, Gula Merah, & Gula Pasir, ke dalam baskom yang berisi Tepung Beras & Tepung Terigu lalu di aduk secara merata, selama kurang lebih 15 menit.
  • Setelah di aduk sacara merata, lalu adonan yang telah dicampurkan, tersebut di kocok-kocok dengan menggunakan sendok sayur selama kurang lebih 20 menit.
  • Setelah di kocok menggunakan sendok sayur, lalu diamkan adonan selama 2 jam.
  • Sembari mendiamkan adonan yang telah dicampurkan, panaskan minyak goreng ke dalam wajan kecil dengan suhu api yang sedang, lalu tuangkan satu sendok sayur adonan kue cucur ke dalam wajan kecil tersebut.
  • Selama adonan berada di dalam wajan, siramkan minyak makan ke dalam adonan kue cucur, lalu adonan tersebut, ditusuk menggunakan tusuk sate, pada bagian tengah adonan kue cucur, tunggu sampai adonan tersebut menjadi kering.
  • Selanjutnya angkat adonan kue cucur yang sudah kering, dan kemudian ditiriskan kedalam wadah kue.
  • Dan kue cucur pun siap di hidangkan untuk di nikmati.

5. Teks Eksposisi Definisi

Teks Eksposisi Definisi adalah Sebuah teks yang berisikan tentang pengertian dari suatu obyek tertentu.

Contoh :

Menurut sebagian Ilmuwan yang meneliti makhluk hidup. Hewan kucing di kelompokkan sebagai hewan Karnivora yang berasal dari keluarga Felidae. Karena itu sebagian besar Ilmuwan memberi nama ilmiah dari kucing itu sendiri, yaitu Felis Silvestris Catus atau Felis Catus.

Hewan ini sendiri telah lama berbaur dalam kehidupan manusia, sejak 6000 tahun yang lalu sebelum Masehi. Penelitian tersebut merujuk dari adanya penemuan kerangka kucing di pulau Siprus.

Sampai saat ini kucing telah menjadi salah satu jenis hewan peliharaan, yang paling pouler di kalangan masyarakat seluruh Dunia, selain anjing, kelinci, atau hamster.

Pada jenis hewan kucing ini yang paling banyak jumlah populasinya di dunia adalah Kucing keturunan campuran yang biasa kita sebut sebagai kucing liar atau kucing kampung. Karena jenis kucing ini populasinya di dunia telah mencapai 90 %, lebih banyak daripada jumlah populasi jenis kucing lainnya yang ada di dunia. Jenis-jenis Ras kucing lainnya memiliki populasi hanya sebesar 1% saja, dan diantara beberapa jenis Ras kucing tersebut, antara lain Persia, Siam, Manx, & Spinx.

 6. Teks Eksposisi Pertentangan

Teks Eksposisi Pertentangan adalah Sebuah teks yang berisikan pertentangan antara suatu obyek dengan obyek lainnya. Pada jenis teks eksposisi ini juga biasa menggunakan Frasa kata penghubung, seperti Meskipun begitu, Akan tetapi, atau Sebaliknya.

Contoh : 

Kedua Orang tua Nadia ingin menjadikan anaknya sebagai seorang Dokter. Maka tidak heran, apabila saat sekolah SMA, Nadia dipaksa oleh kedua orang tuanya untuk masuk ke dalam jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), supaya nanti Nadia bisa mengambil Jurusan Kedokteran saat masuk Perkuliahan nanti.

Tetapi sebaliknya, Nadia justru tidak ingin mengikuti keinginan dari kedua Orang tuanya itu. Karena Nadia sendiri sangat suka, pada Jurusan Desain Grafis, supaya Nadia bisa mengambil Jurusan Desain Grafis saat masuk Perkuliahaan nanti.

Karena pertentangan antara keinginan Nadia dengan kedua Orang tuanya ini, membuat Nadia sering terjadi konflik dengan kedua Orang tuanya.

7. Teks Eksposisi Analisis

Teks Eksposisi Analisis adalah Sebuah teks yang berisikan suatu proses memisahkan suatu masalah pada gagasan utama dan terbagi menjadi beberapa sub-bagian, lalu kemudian dilakukan pengembangan yang secara berurutan.

Contoh : 

Dalam proses turunnya hujan terbagi menjadi beberapa macam proses, diantaranya adalah :

  1. Panas Matahari membuat Air Laut/Air Danau terjadi penguapan.
  2. Uap Air yang terkumpul di Udara membentuk berupa Awan.
  3. Awan yang terbentuk lama-kelamaan menjadi semakin besar.
  4. Awan yang semakin besar mengakibatkan keberatan dalam menampung Uap Air
  5. Maka terbentuk Butiran-butiran Air yang akan terjatuh ke permukaan Bumi.
  6. Lalu Butiran-butiran Air yang terjatuh semakin banyak, maka inilah yang disebut sebagai Hujan.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Teks Eksposisi beserta Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis dan Contoh Teks Eksposisi.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Edu24h.net – Pertemuan sebelumnya kita sudah membahas mengenai 5 rumusan dasar negara dalam piagam Jakarta dan 5 rumusan negara dalam pembukaan UUD 1945. Kali ini kita akan membahas mengenai rumusan dasar negara yang otentik terdapat pada UUD 1945 alinea ke empat. Simak penjelasan di bawah ini.

Rumusan Dasar Negara yang Otentik Terdapat pada

Rumusan dasar negara yang otentik terdapat pada pembukaan Undang Undang Dasar tahun 1945 alinea ke empat. Rumusan yang terakhir yang buat oleh PPKI adalah dasar negara yang sah dan disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan di pakai sampai sekarang.

Dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Sebelum naskah Pancasila sekarang ada beberapa yang mengusulkan. Misalnya Ir Suekarno, Muh Yamin, dan Mr Suepomo. Pancasila di sepakati besama dengan pendiri bangsa kemudian sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia. Sebelum Pancasila sudah resmi ada rumusan-rumusan Pancasila dari berbagai macam rumusan yaitu dalam piagam Jakarta, pembukaan UUD1945, Mukaddimah KRIS 1949, dan Mukaddimah UUDS 1950.

Keesokan hari setelah hari kemerdekaan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan rapat untuk membahas dasar negara Indonesia. Setelah rapat menghasilkan 5 dasar negara dan pada saat itu juga di sahkan.

Dalam UUD 1945 yang sudah di sahkan oleh PPKI terdapat dua bagian yaitu pembukaan dan bagian batang tubuh UUD yang berisi 37 Pasal, 1 aturan peralihan terdiri 4 pasal, 1 aturan tambahan terdiri 2 ayat. Di dalam UUD 1945 ada 4 alinea dan alinea ke empat berisikan rumusan Pancasila.

Naskah Dasar Negara yang Otentik

Naskah dasar negara yang otentik terdapat di alinea ke empat undang dasar tahun 1945 berikut ini adalah teks nya:

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Teks di atas adalah pembukaan Undang Undang Dasar tahun 1945 alinea ke empat dan Pancasila terdapat pada kalimat terahir. Di kalimat terakhir di sebutkan Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Artikel yang sangat merekomendasi untuk anda terkait dengan rumusan dasar negara:

5 Rumusan Dasar Negara Ir Suekarno, M Yamin, Suepomo

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

Demikianlah pembahasan mengenai Rumusan dasar negara yang otentik terdapat pada pembukaan Undang Undang Dasar tahun 1945 alinea ke empat. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Konsep Adalah – Apa yang dimaksud dengan Konsep?. Pada kehidupan sehari-hari sebelum melakukan atau membuat suatu kegiatan aktivitas, kita memerlukan sebuah konsep untuk melakukannya, agar kegiatan aktivitas yang akan kita jalani dapat terurut secara baik.

Contoh seperti seseorang yang ingin membuat suatu bangunan berupa Rumah, Gedung, atau Taman, pasti memerlukan suatu konsep yang menggambarkan bentuk atau rupa dari bangunan yang diinginkan.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama membahas dan memahami tentang Konsep beserta Komponen-komponen yang terkait didalamnya.

Pengertian Konsep

Konsep Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia

Konsep adalah Abstrak, Entitas mental yang mencakup Universal merujuk pada Kategori Kelas dari sebuah Entitas, Kejadian atau Hubungan.

Konsep merupakan sebuah Abstraksi dari suatu Ide atau Gambaran Mental, yang dinyatakan dalam Suatu Kata atau Simbol-Simbol. Konsep juga dinyatakan sebagai bagian dari Ilmu Pengetahuan yang dibangun dari berbagai macam karakteristik.

Konsep Menurut Bahasa

Sedangkan menurut Bahasa Latin istilah Konsep yang berarti Conceptum adalah Sesuatu yang akan dipahami.

Konsep dalam Bahasa Jerman dengan istilah “Hund”, dalam Bahasa Perancis “chien”, dalam bahasa Spanyol “Perro”.

Konsep Menurut Ilmuwan

Aristoteles dalam bukunya yang berjudul “The Classical Theory Of Concepts”, menyatakan bahwa Konsep merupakan Penyusunan utama dalam pembentukan pengetahuan Ilmiah dan Filsafat dalam pemikiran Manusia.

Soedjadi menyatakan bahwa Konsep merupakan Sebuah Ide Abstrak yang dapat digunakan dalam melakukan Klasifikasi atau Penggolongan. Pada umumnya konsep dinyatakan sebagai suatu Istilah atau Rangkaian kata (Lambang Bahasa).

Woodruff menyatakan bahwa Konsep terbagi menjadi 3 bagian, yaitu :

  • Konsep dapat didefinisikan sebagai Suatu gagasan atau Ide yang  Bermakna & Sempurna.
  • Konsep merupakan sebuah pengertian tentang suatu objek.
  • Konsep adalah Sebuah Produk Subjektif yang bersumber, dari cara seseorang membuat pengertian terhadap objek-objek atau benda-benda melalui pengalaman pribadi (Setelah melakukan suatu Persepsi terhadap objek/ benda).

Fungsi-Fungsi Konsep

Secara garis besar Konsep berfungsi sebagai untuk memberikan suatu gambaran besar sebagai penjelasan dari suatu objek tertentu. Berikut ini adalah Fungsi-Fungsi Konsep secara detail :

1. Fungsi Konsep Kognitif

Konsep Kognitif adalah Suatu kemampuan manusia dalam berfikir secara optimal, dengan membentuk sebuah konsep agar dalam kehidupannya sehari-hari menjadi lebih baik (Teratur).

2. Fungsi Konsep Evaluatif

Konsep Evaluatif adalah Suatu kemampuan manusia dalam meneliti dan menentukan nilai dari sebuah objek tertentu. Dan menjadi Ilmu Pengetahuan yang baru dalam kehidupan sehari-harinya.

3. Fungsi Konsep Operasional

Konsep Operasional adalah Suatu kemampuan manusia dalam melaksanakan proses suatu penelitin pada objek tertentu, dengan menggunakan sebuah konsep agar menjadi lebih effektif dan Effisien.

4. Fungsi Konsep Komunikasi 

Konsep Komunikasi adalah Suatu kemampuan manusia dalam menjelaskan suatu ide atau gagasan atas suatu objek dan peristiwa.

Unsur-Unsur Dalam Konsep

Dalam pembuatan suatu Konsep terdapat beberapa Unsur-Unsur yang berada didalamnya. Berikut ini adalah Unsur-Unsur yang berada didalam sebuah Konsep :

Nama

Dalam menjelaskan suatu ide atau gagasan, terdapat satu kalimat sebagai Inti Pembahasan dari suatu objek.

Contoh : Kalimat “Buah Apel” mewakili dari sebuah tanaman yang berbuah.

Contoh Positif & Negatif

Dalam menjelaskan suatu ide atau gagasan, terdapat perbandingan analisis dari suatu objek yang memiliki sisi positif atau negatif dalam karakteristiknya.

Contoh : Kalimat Rumah Ibadat, Contoh Positif : Masjid, Gereja, Wihara atau Kuil. Contoh Negatif : Gadang, Joglo, atau Bubungan Tinggi.

Karakteristik Pokok

Karakteristik Pokok berfungsi sebagai untuk menciptakan sebuah aturan dan menentukan suatu contoh objek, termasuk dalam sebuah Konsep atau Bukan Konsep.

Contoh : Karakteristik dari Rumah yaitu Mempunyai Atap Rumah, Pilar Rumah, Dinding Rumah dan Lantai Rumah.

Rentangan Karakteristik

Rentangan Karakteristik berfungsi sebagai untuk membatasi suatu Konsep pada sebuah objek tertentu, yaitu diantaranya :

 A. Superordinat : Suatu konsep yang dihubungkan dengan konsep lainnya yang lebih luas.

Contoh : Kalimat “Tempat Tinggal” merupakan bagian dari Kalimat “Rumah”.

B. Koordinat : Suatu konsep yang saling berkaitan dengan konsep-konsep lainnya.

Contoh : Kalimat “Rumah Kontrakan” setara dengan Kalimat “Rumah Dinas”.

C. Subordinat : Suatu konsep yang dihubungkan dengan konsep lainnya yang lebih kecil.

Contoh : Kalimat “Rumah” merupakan bagian kecil dari Kalimat “Tempat Tinggal”.

Karakteristik Konsep

Setiap suatu konsep memiliki suatu karakteristik tertentu yang dapat kita kenali. Berikut ini adalah ciri-ciri karakteristik dari konsep :

  • Konsep memiliki krakteristik yang bersifat Abstrak, yaitu Merupakan suatu gambaran mental mengenai sebuah benda, kegiatan, atau peristiwa.
  • Secara umum konsep merupakan suatu kumpulan berbagai objek atau benda dengan karakteristik dan kualitas tertentu.
  • Konsep memiliki karakteristik yang bersifat personal, yaitu Sebuah pemahaman pada diri seseorang tentang suatu hal dapat berbeda dari pemahaman orang lain dalam mengenai suatu hal tersebut.
  • Karakteristik konsep dapat diketahui melalui proses belajar seseorang dan pengalaman seseorang itu sendiri.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Konsep beserta Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis dan Contoh Konsep.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai 6 rumus konsep pendapatan nasional dan rumusnya. Simak penjelasan di bawah ini dengan baik agar mendapatkan wawasan.

6 Rumus Konsep Pendapatan Nasional

Berikut ini 6 rumus konsep pendapatan nasional beserta rumusnya dan penjelasnnya:

1.      Produk Domestik Bruto

Produk domestic bruto (Gross Domestic Product = GDP) atau PDB adalah sebagai total nilai barang atau jasa akhir yang dapat di hasilkan pada suatu perusahaan atau perekonomian yang di hutung pada periode nilai pasar. PDB berbeda dengan produk nasional bruto karena perhitungannya memesukkan pendapatan factor dari luar negeri yang bekerja di negara tersebut. Oleh karena itu PDB hanya menghitung total produksi dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan dengan memakai faktor produksi dalam negeri atau tidak. Sedangkan PNB memperhatikan asal usul faktor produksi yang digunakan. PDB Nominal merujuk kepada  nilai PDB  tanpa  memperhatikan   pengaruh harga. Sedangkan PDB Riil atau disebut PDB Atas Dasar Harga Konstan mengoreksi angka PDB nominal dengan memasukkan pengaruh dari harga. Ada dua pendekatan jika menghitung PDB yaitu pendekatan pengeluaran dan pendekatan pendapatan.

Rumus umum untuk PDB dengan pendekatan pengeluaran adalah:

PDB = konsumsi + investasi + pengeluaran pemerintah + (ekspor – impor)

Keterangan:

  • Konsumsi adalah pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga,
  • Investasi oleh sektor usaha, pengeluaran pemerintah oleh pemerintah,
  • Ekspor dan impormelibatkan sektor luar negeri.

Pendekatan pendapatan menghitung pendapatan yang diterima faktor produksi:

PDB = sewa + upah + bunga + laba

Keterangan:

  • Sewa adalah pendapatan pemilik faktor produksi tetap seperti tanah,
  • Upah untuk tenaga kerja,
  • Bunga untuk pemilik modal,
  • Laba untuk pengusahan

2.      Produk Nasional Bruto (PNB)

Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB mencangkup nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama periode satu tahun. Dalam hal ini termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.

PNB = GDP – Produk neto terhadap luar negeri

3.      Pendapatan Nasional Neto

Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima olehmasyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan dan pajak hadiah.

PNN = PNB – (penyusutan = replacement)

4.      Pendapatan Nasional (PN)

Pendapatan nasional atau Nasional Income (NI) adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.

NI = NNP – Pajak tidak langsung

5.      Pendapatan Perseorangan (PI)

Pendapatan perseorangan (Personal Income) adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh   setiap   orang   dalam   masyarakat, pendapatan yang diperoleh   tanpa melakukan   kegiatan  apapun.   PI   juga   menghitung  pembayaran transfer (transfer payment).  Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan,  tunjangan sosial bagi para pengangguran,   bekas   pejuang, bunga  utang   pemerintah, dan sebagainya.

PI = NNI – (laba di tahan 1 tahun = jaminan social) + transfer Payment

6.      Pendapatan Yang Siap Dibelanjakan (DI)

Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi. Selebihnya menjadi tabungan   yang   disalurkan   menjadi   investasi. DI diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya   tidak   dapat  dialihkan kepada pihak   lain,   artinya   harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.

DI = PI – Pajak langsung

Baca Juga:

Pengertian Ilmu Ekonomi, Konsep Dasar, Ruang Lingkup

Demikian pembahasan mengenai 6 rumus konsep pendapatan nasional dan rumusnya.Terima kasih sudah mengunjungi rumus.co.id, kunjungi terus rumus.co.id banyak sekali artikel-artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

 

Edu24h.net – Sebelumnya kita sudah membahas mengenai 5 dasar negara dalam piagam Jakarta dan 5 dasar negara dalam pembukaan UUD 1945. Kali ini kita akan membahas mengenai 5 rumusan dasar negara yang sah, menurut Ir Suekarno, Muh Yamin, dan Mr Suepomo. Berikut adalah penjelasannya dan naskah rumusan dasar negara.

5 rumusan dasar negara

Dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Ada beberapa tokoh dan naskah yang berpendapat untuk merumuskan isi dari Pancasila. Rumusan yang di sampaikan secara lisan maupun tulisan pada beberapa kali sadang. Pancasila adalah lima dasar yang di jadikan perjanjian luhur dan di sepakati oleh pendiri bangsa Indonesia.

Dalam piagam Jakarta ada dasar negara yang di letakkan pada alinea ke empat. Rumusan dasar negara dalam piagam Jakarta yang di susun oleh panitia Sembilan pada sidang 22 Juni 1945. Sedangkan rumusan dasar negara dalam pembukaan UUD 1945 terletak pada alinea ke empat. Pancasila yang sah di sebutkan dalam UUD 1945 yang di buat tanggal 18 Agustus 1945 keesokan harinya setelah merdeka.

Rumusan Dasar Negara Ir Suekarno

Rumusan dasar negara Ir Suekarno pada saat itu di jadikan hari Pancasila yaitu tanggal 1 Juni 1945. Dalam rumusannya Ir suekarno menyebutkan 5 dasar negara Indonesia antara lain sebagai berikut:

  • Kebangsaan Indonesia
  • Internasionalisme atau peri kemanusiaan
  • Mufakat atau demokrasi
  • Kesejahteraan sosial
  • Ketuhanan yang berkebudayaan

Rumusan Dasar Negara Muh Yamin

Rumusan dasar negara Muh Yamin ada dua pernyataan yaitu lisan dan tertulis. Berikut ini adalah rumusan dasar negara yang diajukan oleh Muhammad Yamin yang diajukan secara lisan pada tanggal 29 Mei 1945.

  1. Peri kebangsaan
  2. Peri kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri kerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat

Rumusan dasar Negara yang diajukan oleh Muh. Yamin  yang diajukan secara tertulis:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
  3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rumusan Dasar Negara Mr Suepomo

Rumusan dasar negara Mr Suepomo pada tanggal 31 Meni 1945 berikut adalah rumusannya:

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat

Tiga pendapat di atas merupakan dasar dan bahan untuk merumuskan dasar negara. Kemudian BPUPKI mengadakan rapat pada tanggal 29 Meni – 1 Juni 1945 untuk membahas mengenai dasar negara yang dihasilkan piagam Jakarta. Dalam piagam Jakarta pada alinea ke empat dasar negara di sebutkan. Tetapi naskah piagam Jakarta belum fiks untuk dasar negara Indonesia.

Selanjutnya PPKI tanggal 18 Agustus 1945 mengadakan rapat untuk membahas mengenai dasar negara Indonesia, dalam hal ini dasar negara Indonesia akan di sebutkan pada pembukaan UUD 1945 pada alinea ke empat. Pada saat itu di sahkan dan di jadikan dasar negara hingga sekarang.

Rumusan Dasar Negara Pancasila yang Sah

Rumusan yang sah berdasarkan sistematis yang benar terdapat pada UUD 1945 dan di sahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan Instruksi No. 12/1968 pada 13 April 1968. Dalam Instruksi tersebut ditegaskan bahwa tata urutan (sistematika) dan rumusan Pancasila sebagai berikut.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga:

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

Demikian pembahasan mengenai 5 rumusan dasar negara yang sah, menurut Ir Suekarno, Muh Yamin, dan Mr Suepomo.Terima kasih sudah mengunjungi rumus.co.id, kunjungi terus rumus.co.id banyak sekali artikel-artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Contoh Surat Pengunduran Diri – Pada suatu perusahaan pasti pernah terjadi berhentinya seorang pegawai dari perusahaan tersebut. Atau yang disebut dengan pengunduran diri (Resignation).

Apabila seorang pegawai ingin mengundurkan diri dari suatu perusahaan, akan melewati prosedur-prosedur yang telah ditentukan dalam pengunduran diri dari perusahaan, salah satunya adalah dengan membuat surat pengunduran diri bahwa seorang pegawai tersebut benar-benar ingin berhenti bekerja pada perusahaan tersebut.

Oleh karna itu pada kesempatan ini, saya akan memberikan informasi tentang komponen-komponen yang berada pada surat pengunduran diri, serta cara membuat surat pengunduran diri yang baik dan benar, dan juga contoh-contoh surat pengunduran diri.

Pengertian Surat Pengunduran Diri

Surat Pengunduran Diri (Resign Letter) adalah Jenis surat yang dibuat dan digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang ingin berhenti bekerja dari tempat dia bekerja.

Surat pengunduran diri ini juga merupakan suatu bentuk kedisiplinan administrasi yang secara etika memperlihatkan bahwa seseorang yang membuat pernyataan pengunduran diri, masih ingin menjaga hubungan yang baik dengan suatu perusahaan atau instansi lainnya, walaupun sudah tidak ada hubungan kerja lagi pada tempat tersebut.

Surat pengunduran diri ini digunakan bukan hanya untuk seorang pegawai yang bekerja pada perusahaan swasta atau kantor pemerintahan saja, tetapi juga digunakan segala aspek kehidupan tempat kita menjalankan suatu kegiatan rutin.

Contoh : Surat pengunduran diri seorang mahasiswa yang ingin berhenti untuk tidak melanjutkan perkuliahannya pada suatu universitas tempat dia menimba ilmu tertentu.

Manfaat Surat Pengunduran Diri

Surat pengunduran diri adalah sebuah hak pada setiap pegawai yang bekerja pada suatu perusahaan dan mempunyai manfaat-manfaat yang bisa didapatkan oleh seseorang, walaupun dia tidak lagi bekerja pada perusahaan tersebut. berikut ini adalah manfaat-manfaat dari surat pengunduran diri :

1. Terlihat terhormat & profesional 

Manfaat pertama dari surat pengunduran diri adalah setiap keputusan yang diambil oleh seorang pegawai harus dibarengi dengan etika-etika yang sopan.

Karena itu ketika kita ingin berhenti bekerja pada suatu perusahaan dengan membuat surat pengunduran diri, maka perusahaan akan memandang kita sebagai pribadi yang bertanggung jawab, bertetika, terhormat dan suatu waktu kita masih mempunyai peluang untuk bisa menjadi pegawai pada perusahaan itu kembali.

Beda dengan halnya apabila kita berhenti bekerja dengan cara yang tidak jelas, maka perusahaan tersebut pun akan menilai kita sebagai pribadi yang tidak bertanggung jawab, tidak memiliki etika, dan suatu waktu tidak mempunyai peluang untuk bisa menjadi pegawai pada perusahaan itu kembali.

2. Perusahaan bisa mencari pegawai baru pada posisi yang ditinggalkan

Manfaat kedua dari surat pengunduran diri adalah apabila seorang pegawai ingin berhenti bekerja pada sebuah perusahaan. Berfungsi agar perusahaan yang ditinggalkan oleh pegawai tersebut bisa segera mencari pengganti lainnya untuk menempati posisi dari karyawan yang telah berhenti.

Oleh karna itu ketika kita ingin behenti bekerja pada suatu perusahaan, pastikan kita membuat surat pengunduran diri terlebih dahulu sebelum kita benar-benar tidak lagi bekerja pada perusahaan tersebut.

Agar perusahaan tersebut tidak kelabakan karna kosongnya posisi yang kita tinggalkan, dan segera mencarikan pegawai baru yang akan mengisi posisi yang kosong tersebut.

Format Penulisan Surat Pengunduran Diri

Pada pembuatan surat pengunduran diri memiliki format-format penulisan yang harus diperhatikan kita, agar pada penulisan surat tidak ada kesalahan-kesalahan yang berada didalamnya.

Berikut ini adalah format-format pada penulisan surat pengunduran diri :

1. Nama Kota & Tanggal

Dalam surat pengunduran diri biasanya tercantum Nama Kota & Tanggal pembuatan surat, dengan format penulisan, yaitu diawali huruf kapital, pemisah nama kota dan tanggal berupa tanda koma dan diakhir tanpa menggunakan titik dibelakangnya.

Penulisan ini diletakkan pada pojok kanan atas surat.

Contoh : Bandar lampung, 20 Januari 2019 / Bandar Lampung, 20-01-2019

2. Nama Perusahaan & Alamat Perusahaan

Dalam surat pengunduran diri juga biasanya tercantum Nama Perusahaan & Alamat Perusahaan, dengan format penulisan, yaitu diawali huruf kapital, pemisah nama dan keterangan berupa tanda titik dua dan diakhir tanpa menggunakan titik dibelakangnya.

Penulisan ini diletakkan pada pojok kiri atas setelah nama kota & tanggal pembuatan.

Contoh :

Kepada
Pimpinan Perusahaan
PT. Pesona Nusantara Jaya
Jalan Z.A. Pagar Alam No. 45 Kedaton
Bandar Lampung

3. Salam Pembuka

Dalam surat pengunduran diri juga terdapat kalimat sebagai salam pembuka, agar terlihat lebih sopan dan bertetika ketika kita berhenti bekerja pada suatu perusahaan.

Contoh : Hormat saya, Assalamualaikum, Salam sejahtera, Selamat pagi dan Lain-lainnya

4. Alasan Pengunduran Diri

Pada bagian surat pengunduran diri inilah yang paling sulit untuk kita tulis, tetapi alasan ini harus ditulis sejujur mungkin agar pimpinan pada perusahaan tersebut memaklumi kita yang ingin mengundurkan diri.

Apabila alasan ini tidak ditulis kedalam surat, maka pimpinan dari perusahaan tersebut akan menolak surat pengunduran diri yang kita ajukan.

Contoh : Dengan surat ini secara resmi saya ingin keluar dari perusahaan PT. Pesona Nusantara Jaya, dengan alasan pindah rumah diluar kota.

5. Menuliskan Tanggal Pengunduran Diri

Bagian surat pengunduran diri ini juga, kita harus menerangkan dan menegaskan yang berupa tanggal pengunduran diri dan benar-benar akan keluar dari perusahaan.

Contoh : Secara resmi terhitung dari tanggal 30 Oktober 2019 menegaskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan PT. Pesona Nusantara Jaya dengan jabatan sebagai Kepala Produktifitas.

6. Ucapan Terimakasih & Permohonan Maaf

Pada bagian sebelum akhir surat pengunduran diri berikanlah kalimat sebagai ucapan terimakasih atas kerja sama nya pada suatu perusahaan, dan permohonan maaf karena secara sadar atau tidak sadar telah melakukan sebuah kesalahan-kesalahan.

Contoh : Demikin saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, karena selama ini telah mau menjadikan saya bagian dari perusahaan PT. Pesona Nusantara Jaya, dan memohon maaf apabila selama bekerja diperusahaan ini terdapat kesalahan-kesalahan yang secara sadar atau tidak sadar telah saya lakukan.

7. Salam Penutup & Tanda Tangan

Bagian inilah yang dicantumkan pada bagian akhir surat yang berada pada pojok kiri bawah, yang tertulis sebagai salam penutup dan juga tanda tangan kita, sebagai tanda resmi kita berhenti bekerja dari perusahaan tersebut.

Contoh : 

Hormat saya

Kepala Produktifitas

(Tanda Tangan)

Wisnu Marta

Contoh Surat Pengunduran Diri

Berikut ini adalah contoh – contoh surat pengunduran diri kerja yang baik dan sopan :

Contoh Pertama

 

Contoh Kedua

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Surat Pengunduran Diri beserta Pengertian, Manfaat-manfaat, Format penulisan, dan Contoh surat pengunduran diri.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Contoh Surat Izin – Ketika kita menjalani suatu kegiatan yang dilakukan didalam sebuah tempat kerja, sekolah, universitas, dan lain-lainnya. Pasti dalam suatu waktu, dimana kita akan memiliki masa-masa kesibukan lain.

Sehingga kita tidak bisa untuk mengikuti kegiatan-kegiatan seperti biasanya di tempat yang telah disebutkan sebelumnya.

Ketika kita tidak bisa mengikuti kegiatan-kegiatan seperti biasanya, akan memerlukan sebuah Surat Izin untuk menerangkan atau menjelaskan kepada pihak-pihak yang memimpin.

Pada suatu tempat kita bekerja di suatu perusahaan, tempat kita sekolah, tempat kita melakukan kegiatan perkuliahan pada sebuah universitas, atau tempat lain-lainnya.

Oleh karna itu dalam pembuatan Surat Izin kita harus memahami komponen-komponen yang berada didalamnya, agar dalam pembuatan surat izin yang kita buat menjadi baik dan benar.

Dan pada kesempatan kali ini, kita akan membahas apa saja yang menjadi komponen penting dalam pembuatan surat izin, bagaimana cara membuat surat izin yang baik, dan contoh-contoh surat izin yang dapat kita jadikan sebuah contoh dalam pembuatannya.

Pengertian Surat Izin

Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) Departemen Pendidikan, Surat adalah sebuah informasi berupa tulisan yang menerangkan suatu maksud tertentu, sedangkan Izin adalah sebuah pernyataan atau permohonan suatu bantuan dalam kondisi tertentu.

Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa Surat Izin adalah Sebuah informasi mengenai seseorang yang terikat kegiatan rutin pada suatu tempat dan dibuat berupa tulisan tangan yang menerangkan suatu permohonan bantuan karena kondisi tertentu pada diri seseorang sehingga tidak dapat mengikuti kegiatan rutin seperti biasanya.

Bentuk-Bentuk Surat Izin

Penggunaan surat izin mempunyai 2 bentuk yang berbeda yaitu Penggunaan surat izin menggunakan kop surat dan penggunaan surat izin tidak menggunakan kop surat.

1. Surat izin tidak menggunakan Kop Surat adalah sebuah surat izin yang dibuat sebagai permohonan berdasarkan suatu kepentingan pribadi seseorang, karena tidak bisa mengikuti kegiatan rutin yang dilakukan seperti biasanya pada tempat tersebut.

Contoh : Surat izin yang ditulis oleh wali murid yang menerangkan bahwa anaknya tidak bisa mengikuti kegiatan pembelajaran pada sebuah sekolahan, karena suatu halangan tertentu seperti sakit atau mempunyai acara lain yang harus wajib di ikuti.

2. Surat izin menggunakan Kop Surat adalah sebuah surat izin yang dibuat sebagai permohonan untuk mengadakan suatu kegiatan, acara, usaha, dan lain-lainnya.

Contoh : Surat izin yang ditulis oleh sebuah organisasi tertentu pada sekolah untuk mengadakan suatu acara pada organisasi tersebut, seperti mengadakan lomba pada organisasi, diklat organisasi dan lain-lainnya.

Penulisan Surat Izin

Pada pembuatan surat izin sering sekali terjadinya keselahan dalam penulisannya, oleh karena itu dalam pembuatan surat izin ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, supaya pembuatan surat izin yang kita lakukan menjadi baik dan benar.

berikut adalah cara membuat surat izin yang baik dan benar :

1. Gaya Bahasa

Surat izin termasuk kedalam surat resmi, yang ditujukan kepada pihak-pihak tertentu yang terkait seperti, perusahaan, sekolah, universitas, dan lain-lainnya.

Dimana dalam pembuatan surat izin harus menggunakan bahasa yang baku dan efektif, dan hindari penggunaan bahasa yang bertele-tele dan tidak efektif.

2. Tanda Baca

Penggunaan tanda baca dalam pembuatan surat izin, memang sepertinya hal ini sangat sepele tetapi pada dasarnya penggunaan tanda baca sangatlah penting.

Karena penggunaan tanda baca yang tepat, pada kalimat yang ditulis dalam pembuatan surat izin lebih mudah dibaca dan dipahami.

3. Kerapihan Kalimat

Kerapihan setiap kalimat pada pembuatan surat izin, merupakan hal yang penting agar surat yang dibuat lebih enak dipandang, maka dari itu usahakan dalam pembuatan surat izin sebisa mungkin tidak ada coret-coretan.

karena apabila ada coret-coretan dalam pembuatan surat izin menjadi tidak enak untuk dilihat dan dibaca, lebih baik tulis ulang surat izin tersebut pada kertas yang baru.

Bagian-Bagian Surat Izin

Dalam surat izin memiliki bagian-bagian tertentu yang sangat penting dalam pembuatannya.Berikut adalah bagian-bagian yang berada disurat izin :

1. Tempat & tanggal Surat

Pada bagian surat izin memiliki suatu Tempat pembuatan & Tanggal pembuatan surat, yang biasanya ditulis yang berada pada pojok kanan surat.

Contoh : ” Bandar Lampung, 20 Januari 2018

2. Tertuju Kepada

Ketika kita membuat surat izin pastinya memiliki tujuan kepada siapa kita membuat surat tersebut, yang biasanya ditulis yang berada pada pojok kanan surat bersama tempat & tanggal surat.

Contoh : ” Kepada Yth.Bapak/Ibu Dosen Universitas DCC

3. Salam Pembuka

Dalam kalimat surat izin terdapat salam pembuka yang berada bagian surat tersebut, agar terkesan sopan dan beretika, terkait kepada yang bertanggung jawab atas izin yang diajukan. Berada pada paragraf ketiga sebelah kiri surat

Contoh : ” Dengan hormat ”

4. Kalimat Pembuka

Pada surat izin memiliki suatu kalimat pembuka yang menunjukkan suatu maksud pembuatan surat izin tersebut, dan memberikan beberapa kata-kata sopan kepada pihak yang tertuju. Berada pada paragraf keempat sebelah kiri surat.

Contoh : ” Saya yang bertanda tangan dibawah ini , bermaksud memberitahukan kepada Yth Bapak/Ibu Guru bahwasanya anak kami yang bernama….”

5. Isi Surat

Sebuah surat izin pasti memiliki sebuah isi surat yang menunjukkan keterangan inti dari pembuatan surat tersebut. Berada pada paragraf kelima di tengah-tengah surat.

Contoh : ” Tidak bisa mengikuti kegiatan pembelajaran seperti biasanya, dikarenakan sedang sakit ”

6. Penutup Surat

Pada akhiran surat izin terdapat sebuah penutup surat yang berisikan, tanda tangan, permintaan maaf, segala kekurangan dalam pembuatan surat tersebut, baik dari pencantuman tempat & tanggal, pengucapan nama dan gelar, isi surat, dan lain-lainn.

Contoh : ” Atas perhatian Bapak/Ibu Guru, saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, dan mohon maaf apabila pada penulisan surat yang saya buat ini masih terdapat kesalahan-kesalahannya. Demikian Wassalammu’alaikum…”

Contoh Surat Izin

Setelah kita memahami komponen-komponen dan cara-cara yang berada pada sebuah surat izin, selanjutnya adalah contoh-contoh surat izin :

1. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Karena Sakit

2. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Surat Izin beserta Pengertian, Bentuk-bentuk, Cara penulisan surat izin yang baik dan benar, dan Contoh surat izin.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Edu24h.net – Sebelumya kita sudah membahas mengenai 5 rumusan pancasila dalam pembukaan UUD negara republik indonesia tahun 1945. Sekarang kita akan membahas mengenai 5 rumusan pancasila dalam naskah piagam Jakarta. Perhatikan dengan baik berikut ini adalah pembahasannya.

Piagam Jakarta

Pancasila merupakan dasar filsafat Negara Republik Indonesia. Pancasila adalah hasil kesepakatan bersama dengan pendiri bangsa kemudian dijadikan perjanjian yang luhur bagi bangsa Indonesia. Sebelum Pancasila sudah resmi ada rumusan-rumusan Pancasila dari berbagai macam rumusan yaitu dalam piagam Jakarta, pembukaan UUD1945, Mukaddimah KRIS 1949, dan Mukaddimah UUDS 1950.

Piagam Jakarta adalah naskah yang di susun oleh panitia Sembilan yang terdiri dari Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Mr A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdoel Kahar Moezakir, H. Agoes Salim, Mr Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mr Moehammad Yamin.

Panitia Sembilan adalah anggota BPUPKI yang di lantik pada tanggal 28 Mei 1945 . BPUPKI adalah badan yang di bentuk jepang sebagai janjinya untuk memerdekaakan Inonesia. Dalam persidangan yang di selenggarakan pertama kali pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Pada saat itu ada tugas penting dari panitia Sembilan untuk membentuk rumusan gagasan tentang dasar Negara Republik Indoneisa. Selain itu panitia ini menyusun naskah yang semula dimaksudkan sebagai teks proklamasi kemerdekaan, namun akhirnya dijadikan Pembukaan atau Mukadimah dalam UUD 1945. Naskah ini lah yang disebut Piagam Jakarta.

Pada dasarnya isi dari piagam Jakarta adalah garis-garis pemberontakan melawan imperialism, kapitalisme dan fasisme. Selain itu memulai dasar pembentukan Negara Republik Indonesia. Piagam Jakarta ialah naskah paling tua di bandingkan dengan perdamaian San Francisco dan Kapitulasi Tokyo (15 Agustus 1945). Piagam Jakarta merupakan sumber berdaulat yang memancarkan Proklamasi Kemerdekaan dan Konstitusi Republik Indonesia.

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

Rumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara Yang Tercantum Dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945:

  1. Ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan / perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Naskah Piagam Jakarta

Berikut ini adalah naskah piagam Jakarta yang di bentuk oleh panitia Sembilan pada sidangnya:

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemaknusiaan dan peri-keadilan.

Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat jang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan Rakjat Indonesia ke-depan pintu-gerbang Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur, soepaja berkehidoepan kebangsaan jang bebas, maka Rakjat Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaannja.

Kemoedian daripada itoe, oentoek membentoek soeatoe Pemerintah Negara Indonesia jang melindoengi segenap Bangsa Indonesia dan seloeroeh toempah darah Indonesia, dan oentoek memadjoekan kesedjahteraan oemoem, mentjerdaskan kehidoepan bangsa, dan ikoet melaksanakan ketertiban doenia jang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disoesoenlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itoe dalam suatu Hoekoem Dasar Negara Indonesia, jang terbentoek dalam soeatoe soesoenan negara Repoeblik Indonesia jang berkedaaulatan Rakjat, dengan berdasar kepada:

  1. Ketoehanan, dengan kewajiban mendjalankan sjariat Islam bagi pemeloek-pemeloeknja
  2. Kemanoesiaan jang adil dan beradab
  3. Persatoean Indonesia
  4. Kerakjatan jang dipimpin oleh hikmat, kebidjaksanaan dalam permoesjawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seloeroeh Rakjat Indonesia.

Djakarta, 22-6-1945

Panitian Sembilan

Baca Juga:

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

Demikian penjelasan 5 rumusan pancasila dalam naskah piagam Jakarta, kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel-artikel menarik dan bermanfaat.

 

Lompat Tinggi – Kali ini kita akan membahas materi tentang definisi dan pengertian olahraga lompat tinggi beserta sejarah, teknik dasar, peraturan, bentuk lapangan, cara melakukannya, dan macam-macam gaya lompat tinggi.

Pengertian

Lompat Tinggi yaitu merupakan salah satu jenis olahraga cabang atletik dimana sang atlet harus melakukan lompatan setinggi – tingginya supaya bisa melewati mistar tanpa bantuan alat apapun dan juga dengan berbagai jenis gaya yang diperbolehkan (gaya gunting, guling sisi, guling straddle, dan flop) atau gaya baru yang tidak bertentangan dengan aturan internasional.

Dari keempat gaya tersebut, semuanya cenderung dapat membuat atlet lompat tinggi dengan melompat dari sisi sebelah kiri atau kanan untuk dapat meloloskan kaki dari halangan mistar tersebut.

Teknik Dasar

Berikut ini beberapa teknik dasar yang harus dilakukan sebelum melakukan lompat tinggi, yaitu antara lain :

1. Teknik Awalan 

Teknik Awalan adalah suatu teknik lompat tinggi untuk atlet dalam melakukan awalan, namun demikian sebagian besar atlet lompat tinggi melakukan awalan dengan cara berlari. Dimulai dari lari dengan kecepatan rendah hingga kecepatan tertentu sesuai dengan strateginya untuk melakukan ancang – ancang dalam melompat dengan baik.

2. Teknik Tolakan 

Teknik Tolakan adalah gerakan yang dilakukan dengan menggunakan kaki terkuat agar seluruh tubuh terangkat hingga menuju dan dapat melewati mistar. Tugas kaki tak hanya melakukan tolakan (dengan kaki terkuat) akan tetapi juga melakukan ayunan (dengan kaki satunya) sehingga lompatan ini berhasil dilakukan untuk melewati mistar sebagaimana lompat dan mengayun ini dilakukan dalam permainan lompat tali.

3. Teknik Melayang

Teknik Melayang adalah suatu gerakan yang dalam hal ini merupakan kondisi ketika tubuh atlet mulai terangkat untuk melewati sebuah mistar. Pada tahap ini, atlet juga bisa melakukan teknik tertentu sesuai dengan gaya yang atlet tersebut gunakan dalam lompat tinggi.

4. Teknik Mendarat

Teknik Mendarat adalah suatu teknik dimana momen ketika tubuh telah melewati tiang mistar dan jatuh ke matras. Ada dua bentuk pendaratan yang paling umum, yaitu mendarat dengan menggunakan kedua kaki atau mendarat dengan menggunakan tubuhnya.

Jenis – Jenis Gaya Lompat Tinggi

Berikut ini macam – macam dan jenis beberapa gaya – gaya yang menarik, yaitu antara lain :

1. Gaya Guling (Teknik Straddle)

Gaya Guling (straddle) adalah gaya dimana badan kita melewati tiang dengan cara diputar dan dibalikkan lagi, sehingga sikap badan kita saat di atas mistar tertelungkup. Teknik ini dapat dilakukan dengan mengambil jarak awalan dari samping antara 4, 6, 8 atau 10 langkah tergantung pada ketinggian target yang akan kita lewati

2. Gaya Gunting

Gaya Gunting ini di temukan oleh Sweney, gaya gunting ini juga sering disebut dengan Gaya Sweney. Sebelumnya di tahun 1880, Mr. Swenwy tersebut menggunakan gaya jongkok, namun ia merasa gaya tersebut kurang tepat hingga akhirnya beliau mengubah gaya tersebut menjadi Gaya gunting. Selanjutnya pada tahun 1895 Sweney menciptakan gaya lompat tinggi lainnya yaitu “gaya gunting samping”.

3. Gaya Guling Sisi (Western Roll)

Gaya Guling Sisi ini di ciptakan oleh G. Horin yang berasal dari amerika pada tahun 1912, namun sangat di sayangkan karena pada gaya ini tidak dapat berkembang, karena ada benturan peraturan yang berlaku. Lompat tinggi menggunakan Gaya guling sisi, saat kita melewati mistar, posisi kepala kita cenderung lebih rendah dari pinggul kita, sehingga hal ini tidak sah. Karena itu gaya ini tidak pernah digunakan dalam lompat tinggi.

4. Gaya Flop

Gaya Flop ini diciptakan oleh Dick Ricarod Fosbury. Beliau adalah seorang pelompat tinggi yang berasal dari Amerika Serikat. Dalam olimpiade Mexico yang diadakan pada tahun 1968. Mr Fosbury menggunakan gaya tersebut dan berhasil menjadi juara pertama lompat tinggi.

Cara melampaui mistar dengan teknik ini yaitu kebalikan dari teknik straddle. Jika pada lompatan straddle berguling di atas mistar dengan posisi perut menghadap ke bawah (dari arah mistar). Sebaliknya jika teknik flop yaitu dengan menggunakan punggung yang menghadap ke bagian bawah arah agak serong ke kiri, tidak lagi tegak lurus pada mistar.

Sejarah

Telah tercatat pada pertama kali diadakan pada olimpiade di Skotlandia pada abad ke 19. Pada saat itu lompat tinggi telah tercatat lompatan tertinggi yang dilakukan oleh atlet adalah 1,68 meter. Gaya lompat pada masa itu adalah gaya gunting.

Kemudian pada sekitar abad ke 20, gaya lompat tinggi telah dimodernisasi oleh seorang warga Irlandia – Amerika yang bernama Michael Sweeney. Pada tahun 1895 tersebut, Michael Sweeney telah berhasil melakukan lompatan setinggi 1,97 meter gaya eastern cut-off, dimana mengambil off seperti gunting, tapi memperpanjang punggungnya dan mendatar di atas bar.

Meskipun event lompat tinggi diikut sertakan dalam kompetisi pada ollmpiade kuno, kompetisi lompat tinggi ini tercatat berlangsung pada awal abad ke-19 tepatnya di Skotlandia dengan ketinggian 1,68 meter. Pada masa itu peserta menggunakan metode pendekatan langsung atau teknik gunting. Lompat tinggi tidak dilakukan secara sembarangan.

Ada gaya – gaya tertentu yang harus dikuasai agar peserta terhindar dari kecelakaan.Pada abad ke-19 peserta lompat tinggi mendarat dan jatuh di atas tanah yang berumput dengan gaya gunting, yaitu dengan cara membelakangi. Gaya ternyata banyak mengakibatkan cedera bagi para peserta. Sementara kini, lompat tinggi dilakukan dengan mendarat di atas matras sehingga kecelakaan dapat di minimalisir. Atlet lompat tinggi sekarang banyak menggunakan teknik fosbury flop.

Peraturan

Dalam pertandingan olahraga High Jump, mistar akan terus dinaikkan setelah peserta lompat tinggi berhasil melewati ketinggian mistar. Peserta mestilah akan melonjak dengan sebelah kaki, Peserta juga boleh mulai melompat di mana ketinggian permulaan yang disukainya.

Lompatan atlet lompat tinggi akan dinyatakan batal jika peserta menyentuh palang dan tidak melompat. Menjatuhkan palang pada saat membuat lompatan atau menyentuh kawasan mendarat apabila tidak berjaya melompat.

Peserta yang gagal melompat ke melintasi palang sebanyak tiga kali bertutrut – turut (tanpa di ambil kira di aras mana kegagalan itu berlaku) akan dikeluarkan dari pertandingan. Seseorang peserta lompat berhak meneruskan lompatan (walaupun semua peserta lain gagal) akan tetapi dia tidak dapat meneruskannya lagi mengikuti peraturan.

Inilah pembahasan lengkap tentang sejarah dan teknik dasar pada lompat tinggi beserta peraturannya, semoga bermanfaat …..

Baca Juga :

Edu24h.net – Sebelumya kita sudah membahas mengenai 5 rumusan pancasila dalam piagam Jakarta.  Sekarang kita akan membahas mengenai 5 rumusan pancasila dalam pembukaan UUD 1945 Negara Republik Indonesia tahun 1945. Sebagaimana sudah kita ketahui dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Pancasila adalah pemersatu bangsa dari berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Perhatikan dengan baik berikut ini adalah pembahasannya.

Undang-Undang Dasar 1945

Pancasila merupakan dasar filsafat Negara Republik Indonesia. Pancasila adalah hasil kesepakatan bersama dengan pendiri bangsa kemudia dijadikan perjanjian yang luhur bagi bangsa Indonesia. Sebelum Pancasila sudah resmi ada rumusan-rumusan Pancasila dari berbagai macam rumusan yaitu dalam piagam Jakarta, pembukaan UUD1945, Mukaddimah KRIS 1949, dan Mukaddimah UUDS 1950.

Setelah Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945, keesokan harinya Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan rapat untuk melengkapi alat-alat perlengkapan negara selayaknya negara yang sudah merdeka. Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat menyempurnakan dan mengasahkan Undang-Undang Dasar sekarang di sebutnya Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

Dalam UUD 1945 yang sudah di sahkan oleh PPKI terdapat dua bagian yaitu pembukaan dan bagian batang tubuh UUD yang berisi 37 Pasal, 1 aturan peralihan terdiri 4 pasal, 1 aturan tambahan terdiri 2 ayat. Di dalam UUD 1945 ada 4 alinea dan alinea ke empat berisikan rumusan Pancasila.

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang sah sebagai dasar negara Indonesia:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

5 rumusan di atas adalah dasar negara Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yang sah dan di akui. 5 rumusan ini benar karena mempunyai kedudukan konstitusional dan juga di sahkan mewakili seluruh rakyat Indonesia yaitu PPKI dan si sepakati oleh seluruh bangsa Indonesia.

Sebelumnya ada beberapa tokoh juga yang mempunyai penapat mengenai rumusan Pancasila. Tokoh tokoh tersebut di antaranya Dr Suepomo, Muh yamin dan Ir Suekarno.

Dr suepomo dalam perumusan dasar negara yang terdiri dari persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir dan batin, musyawarah, keadilan rakyat.

Muh yamin dalam perumusan dasar negara yang terdiri dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kebangsaan Persatuan Indonesia, Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Rumusan ini hamper sama dengan Pancasila sekarang.

Ir Suekarno dalam perumusan dasar negara yang terdiri dari Kebangsaan Indonesia atau nasionalisme, Internasionalisme atau peri kemanusiaan, Mufakat atau demokrasi, Kesejahteraan social, Ketuhanan. Rumusan yang di sampaikan suekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dikenal sebagai lahirnya Pancasila. Ir suekarno juga yang memberinama Pancasila yang berarti lima dasar untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga:

5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

Demikian pembahasan mengenai 5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.Terima kasih sudah mengunjungi rumus.co.id, kunjungi terus rumus.co.id banyak sekali artikel-artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

 

Edu24h.net – Manusia hidup di dalam ruang dan di antarruang. Perpindahan seseorang dari ruang satu keruang lain adalah interaksi interaksi antarruang. Berikut ini kita akan membahas mengenai pengertian ruang dan interaksi antarruang. Selain itu kita juga akan membahas mengenai bentuk interaksi antarruang dan syarat-syarat terjadinya interaksi antarruang.

Pengertian Ruang dan Interaksi Antarruang

Pengertian ruang adalah wadah dari semua aktivitas manusa, hewan, tumbuhan yang ada di permukaan bumi. Manusia hidup di dalam ruang permukaan bumi yang terdiri dari banyak ruang hampa. Manusia bernafas dengan udara oksigen, tetapi udara yang paling banyak di bumi bukan oksigen.

Pengertian antarruang adalah interaksi proses yang timbal balik dan mempunyai pengaruh terhadap tingkah laku, sifat dan aktivitas baik langsung maupun tidak langsung. Interaksi misalnya seseorang datang ketempat lain, bisa disebut interaksi antarruang.

Interaksi antarruang adanya beberapa ruangan dimana aktivitas manusia mencangkup ruang-ruang tersebut. Misalnya kantor, rumah, apartemen. Pergerakan manusia dari suang satu ke ruangan lainnya bisa dikatakan interaksi antarruang.

Kandungan udara kering bumi adalah 78,09% nitrogen, 20,95% oksigen, 0,93% argon, 0,04% karbon dioksida. Ada gas-gas lain yaitu neon, helium, metana, kripton, hidrogen, xenon, ozon, radon. Sehingga nitrogen lah udara yang paling banyak di bumi bukan oksigen.

Ruang yang digunakan  lebih dari satu fungsi dan aktifitas di sebut multifungsi. Ruang yang digunakan untuk mewadahi fungsi dan aktifitas yang berlawanan atau berbeda disebut ruang relatif.

Bentuk Interaksi Antarruang

Berikut ini adalah bentuk interaksi antarruang dan penjelasannya:

1.      Mobilitas Penduduk

Mobilitas penduduk adalah bentuk interaksi antarruang perpindahan dan gerakan manusia. Perpindahan manusia dari ruang saru ke ruang lainnya. Misalnya transmigrasi, imigrasi, urbanisasi, pidah rumah, berwisata, bersekolah dan bekerja.

2.      Komunikasi

Komunikasi adalah bentuk interaksi antarruang perpindahan ide atau gagasan, informasi, visi misi, cita-cita. Komunikasi ini di ibaratkan televisi, karena televisi merupakan penyampaian informasi atau berita-berita secara bergantian. Contohnya televisi, radio, surat kabar, dan internet.

3.      Transportasi

Transportasi adalah bentuk interaksi antarruang perpindahan barang. Perpindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain. Contohnya pindahan rumah, produk-produk perusahaan.

Syarat-syarat Terjadi Interaksi Antarruang

Berikut ini adalah syarat-syarat terjadi interaksi antarruang antara lain:

1.      Saling Melengkapi

Saling melengkapi (complementarity atau Regional Complementary) adalah syarat pertama dalam interaksi antarruang. Dalam suatu daerah dengan daerah lain salaing membutuhkan sehingga saling melengkapi. Misalnya daerah A penghasil beras dan daerah B penghasil sayuran. Meraka bisa saling melengkapi dengan bertukar penghasilan.

2.      Kesempatan Antara

Kesempatan antara (Intervening Opportunity) maksudnya adalah penewaran alternatif. Sebagai contoh misalnya daerah A penghasil Beras dan ada seseorang ingin membeli beras. Kemudia orang tersebut mendapat informasi bahwa daerah B penghasil beras juga. Berdasarkan pertimbangan daerah B lebih  dekat jaraknya dan harganya lebih murah. Maka orang tersebut memilih membeli beras di daerah B.

3.      Kemudahan Transfer

Kemudahan transfer (transfer ability) adalah syarat interaksi antarruang yang memerlukan biaya. Banyak pilihan untuk misalnya akan pergi kesuat tempat menggunakan transortasi bus atau pesawat. Maka akan di perhitungkan biaya yang pailing murah yaitu naik bus.tetapi jika kebutuhannya ingin sampai dengan cepat pilihannya naik pesawat.

Demikian pembahasan mengenai Pengertian Ruang dan Interaksi Antarruang, bentuk interaksi antarruang dan syarat-syarat interaksi antarruang.Terima kasih sudah mengunjungi rumus.co.id, kunjungi terus rumus.co.id banyak sekali artikel-artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Contoh Surat Lamaran Kerja 2019 Terbaru – Bagi seseorang yang ingin bekerja pada suatu perusahaan, pasti akan mendaftarkan diri dengan membuat persyaratan tertentu agar kemungkinan besar diterima pada perusahaan tersebut, yang salah satunya adalah Surat Lamaran Kerja.

Tetapi banyak sekali diantara kita yang tidak tahu bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik, agar kemungkinan besar suatu perusahaan menerima kita menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

Oleh karna itu pada kesempatan yang baik ini, saya akan mengulas bagaimana cara membuat sebuah surat lamaran kerja yang baik. Tetapi sebelum kita membahas cara membuat lamaran kerja, kita akan memahami terlebih dahulu komponen-komponen cara membuat lamaran kerja yang baik.

Simaklah pembahasan-pembahasan yang berada dibawah ini dengan cermat agar kita bisa memahaminya.

Pengertian Surat Lamaran Kerja

Surat Lamaran Kerja adalah Sebuah surat berisikan tentang informasi dari seorang pelamar kerja & permohonan untuk menempati suatu posisi tertentu pada suatu perusahaan.

Surat Lamaran Kerja juga dibuat satu halaman penuh, dan biasanya surat lamaran kerja ini dikirim beserta surat keterangan riwayat seorang pelamar.

Penulisan Surat Lamaran Kerja Terdapat 3 Paragraf :

Dalam penulisan surat lamaran kerja tulis tangan dan bentuk umum terdapat 3 paragraf penting, yang harus kita perhatikan agar penulisan pada surat lamaran kerja menjadi bagus & baik. Berikut adalah penjelasannya :

Paragraf Pertama :

Pada paragraf pertama dalam penulisan surat lamaran kerja berisi tentang, bagaimana cara kita mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan pada sebuah perusahaan, posisi apa yang ingin kita tempati & apa alasannya kita menginginkan posisi tersebut.

Paragraf Kedua :

Pada paragraf kedua dalam penulisan surat lamaran kerja berisi tentang, pendidikan terakhir, pengalaman kerja, prestasi yang telah kita raih atau sesuatu yang berkaitan dengan kelebihan kita sendiri dan yang berkaitan pada lowongan kerja pada perusahaan tersebut. 

Paragraf Ketiga :

Pada paragraf ketiga penulisan surat lamaran kerja berisi tentang, tulisan berupa sebuah perasaan kita apabila diundang untuk tes wawancara dan pastikan kita dapat dihubungi kapanpun untuk memastikan waktu & tempat untuk mengikuti tes wawancara yang diadakan oleh perusahaan tersebut.

Bagian-Bagian Surat Lamaran Kerja

Dalam penulisan sebuah surat lamaran kerja, terdapat bagian-bagian surat lamaran kerja agar penulisan kita tidak salah dan tidak membingungkan pihak perusahaan tertentu.

Berikut adalah bagian-bagian yang berada pada surat lamaran kerja :

Contoh Kata Pengantar – Bagi seseorang yang hobi dalam membuat suatu Karya Tulis, pastilah terdapat sebuah kata pengantar pada awal kalimat sebuah karya tulis tersebut.

Tetapi banyak juga sebagian orang yang hobi dalam membuat suatu karya tulis, kesusahan dalam membuat sebuah kata pengantar pada karya tulisnya.

Oleh karna itu pada kesempatan yang baik ini, saya akan memberikan beberapa contoh kata pengantar dalam membuat sebuah karya tulis.

Tetapi sebelum kita memasuki contoh-contoh kata pengantar dalam karya tulis, alangkah baiknya kita harus memahami, apa yang dimaksud dengan kata pengantar beserta komponen-komponen yang berkaitan dengannya?

Pengertian Kata Pengantar

Pertama kita pahami dahulu apa yang dimaksud dengan karya tulis?, Karya Tulis terdiri dari 2 kata, yaitu Karya & Tulis.

Didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kata Karya adalah Pekerjaan, Hasil Perbuatan, Buatan, Ciptaan, Karangan (Hasil Karangan). Sedangkan Kata Tulis adalah Sebuah huruf atau angka terbuat menggunakan pena (pensil, cat, dan lain-lainnya), bersurat (sudah disetujui), & hasil tulisannya ada.

Dari pengertian menurut KBBI diatas dapat kita simpulkan bahwa, Karya Tulis merupakan hasil yang sengaja dibuat oleh seseorang.

kedalam bentuk tulisan ataupun karangan hasil dari pikiran seseorang tersebut, yaitu berupa pengamatan & tinjauan dalam bidang tertentu yang disusun secara sistematis.

Dalam sebuah Karya Tulis tentu saja terdapat sebuah Kata Pengantar yang menjadi bagian dari karya tulis tersebut, karena tanpa adanya kata pengantar pada suatu karya tulis, maka akan terasa kurang baik & kurang sempurna (Perfect).

Berikut adalah pengertian Kata Pengantar :

Kata Pengantar adalah Halaman yang terdapat disuatu karya tulis, berisikan ungkapan kata-kata dari Seorang Penulis atas selesainya pembuatan sebuah karya tulis.

Yaitu berupa tentang ucapan rasa syukur, ucapan rasa terima kasih, tujuan atau manfaat penulisan, serta kritik & saran yang membangun.

Kata Pengantar terbagi menjadi 3 bagian, yaitu : Pembukaan tulisan, Isi tulisan & Penutup tulisan.

Unsur-Unsur Kata Pengantar

Dalam sebuah Kata Pengantar terdapat unsur-unsur penting, agar kata pengantar yang kita gunakan menjadi baik bagi yang membaca karya tulis kita.

Berikut adalah unsur-unsur kata pengantar yang dapat kita terapkan :

  1. Berisikan ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Penjelasan mengenai adanya pembuatan penulisan suatu karya ilmiah.
  3. Penjelasan tentang pelaksanaan pada penulisan suatu karya ilmiah.
  4. Penjelasan adanya bantuan, bimbingan atau arahan dari pihak-pihak yang membantu pembuatan suatu karya tulis.
  5. Ucapan terima kasih kepada seseorang/lembaga yang membantu pembuatan suatu karya tulis.
  6. Penyebutan nama kota, tanggal, bulan, tahun & nama lengkap penulis tanpa dibubuhi tanda tangan.
  7. Harapan penulis atas karya tulis tersebut.
  8. Manfaat bagi pembaca serta kesediaan menerima kritik & saran pada karya tulis.

Penulisan Yang Baik Secara Unsur-Unsur Kata Pengantar & Contoh :

1. Berisi ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa

Cara membuat kata pengantar pertama yang baik adalah dengan ungkapan kata rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa pada paragraf pertama.

Contoh Kalimat :

” Alhamdulillah Puji syukur penulis panjatkan dengan menyebut Asma Alloh yang Maha Besar & Maha Penyayang, penulis bersyukur dengan Bimbingan Karunia & Rahmat Nya, penulis berhasil dalam menyusun karya tulis ini dengan judul (…..) “.

2. Penjelasan mengenai tujuan pembuatan penulisan suatu karya ilmiah.

Kedua yaitu samapaikan atau uraikan maksud tujuan penulis dalam membuat suatu karya tulis didalam paragraf kedua.

Contoh Kalimat :

” Tujuan penulis membuat makalah ini semata-mata, untuk memenuhi suatu kewajiban sebagai syarat dalam menyelesaikan tugas mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ”

3. Penjelasan tentang pelaksanaan penulisan suatu karya tulis

Ketiga penulis harus menerangkan berapa lamanya waktu, dalam pembuatan suatu karya tulis pada paragraf ketiga.

Contoh Kalimat :

” Alhamdulillah makalah ini penulis dapat menyelesaikannya dalam waktu yang tidak lama ”

4. Penjelasan adanya bantuan bimbingan dari pihak-pihak pada suatu karya tulis

Keempat penulis harus menjelaskan & menerangkan adanya suatu dukungan atau bimbingan dari pihak-pihak tertentu dalam penulisan sebuah karya tulis, pada paragraf ke empat.

Contoh Kalimat :

” Dalam penyusunan Buku Fikih ini, penulis mendapatkan bimbingan dari Ustad Angga Murjana ”

5. Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak tertentu yang membantu pembuatan suatu karya tulis

Kelima penulis harus menulis ungkapan rasa terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyelesaian suatu karya tulis, pada paragraf ke empat (disertai dengan penjelasan adanya bimbingan dalam pembuatan sebuah karya tulis).

Contoh Kalimat :

” Dengan selesainya pada penulisan makalah ini, penulis sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, telah berkenan membantu dalam proses penyusunan hingga makalah ini berhasil diselesaikan ”

6. Penyebutan nama kota, tanggal, bulan, tahun & nama lengkap penulis

Keenam dalam membuat karya tulis, Penulis harus menyebutkan nama kota, tanggal, bulan, tahun atau nama lengkap penulis, pada paragraf terakhir.

Contoh Kalimat :

” Bandar Lampung, 08 April 2005, Angga Murjana ”

7. Penjelasan tentang harapan penulis atas selesainya sebuah karya tulis 

Ketujuh dalam sebuah karya tulis, penulis harus menyampaikan suatu harapan pada karya tulisnya tersebut, pada paragraf ketujuh.

Contoh Kalimat :

” Dengan selesainya Novel ini, penulis berharap agar Novel ini bisa menjadi suatu pelajaran bagi kita semua dalam bersikap baik kepada semua makhluk hidup ”

8. Ketersediaan menerima kritik & saran pada karya tulis

Kedelapan dalam sebuah karya tulis, penulis harus bersedia dalam menerima kritik dan juga saran dari para pembaca, pada paragraf kedelapan.

Contoh Kalimat :

” Penulis menyadari bahwa makalah yang telah disusun ini, masih mempunyai banyak kekurangan, baik dalam gaya bahasa ataupun teknik penulisan. Oleh karena itu, penulis sangat senang agar para pembaca mau memberikan kritik & saran, agar karya tulis ini dapat diperbaiki dengan sempurna ”

9. Kata penutup pada karya tulis

Diakhir penulisan suatu karya tulis, terdapat kalimat yang digunakan sebagai kata penutup.

Contoh kalimat :

” Penulis berharap semoga novel ini bisa mengajarkan kita agar peduli terhadap sesama makhluk hidup ”

Contoh-Contoh Kata Pengantar

Setelah kita memahami tentang, bagaimana cara penulisan kata pengantar yang baik & benar, pada suatu karya tulis yang akan dibuat.

Selanjutnya perhatikanlah contoh-contoh kata pengantar sebuah karya tulis :

Contoh Kata Pengantar Makalah :

Kata Pengantar

Alhamdulillah atas segala Nikmat dan Karunia Alloh SWT yang diberikan kepada kita semua, dengan selesainya penulisan makalah ini, yang semoga berguna untuk membantu para Mahasiswa dalam memperluas wawasan Ilmu Management Informatika dan mampu memahami semua materi yang berada pada makalah ini.

Tidak luput juga penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak, yang telah bersedia mau membantu dalam penulisan makalah ini kepada para pembaca.

Penulis sadar bahwa pada makalah ini masih memiliki banyak kekurangannya dalam hal penyampaian, gaya bahasa, dan penulisannya masih banyak kesalahan. Penulis sangat berterimakasih, sekiranya para pembaca mau memberikan dan menyampaikan kritik serta saran, agar makalah ini dapat diperbaiki sebaik mungkin.

Akhir kata penulis berharap semoga selesainya makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, Amin Ya Robbal ‘Alamin.

Bandar Lampung, 08 April 2005

Angga Murjana

Contoh Kata Pengantar Novel

Kata Pengantar

Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh Swt Yang Maha Pengasih, karena tanpa limpahan karunia-Nya, kami tidak akan mampu untuk dapat menyelesaikan penulisan Novel yang berjudul Ikatan Cinta 2 Negara.

Dalam pembuatan novel Ikatan Cinta 2 Negara ini penulis telah mengusahakan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan penulis. Namun penulis hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan & kekhilafan dalam penulisan novel ini, dari segi tekhnik penulisan ataupun gaya bahasa.

Kami menyadari tanpa adanya bimbingan dan arahan dari Guru Pembimbing dan juga masukan -masukan dari berbagai pihak yang terkait dalam pembentukan novel Ikatan Cinta 2 Negara.

Novel ini dibuat dengan tujuan semata-mata untuk meningkatkan minat baca pada semua orang, karena masyarakat Indonesia mempunyai kualitas rendah dalam minat membaca. Dan penulis juga mengucapkan sangat berterimakasih kepada semua saudara-saudara yang terlibat dalam pembuatan novel Ikatan Cinta 2 Negara ini.

Akhir kata semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi penulis dan juga para pembaca pada umumnya.

Bandar Lampung, 10 April 2003

Wisnu Marta

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Kata Pengantar beserta Pengertian, Bentuk-Bentuk, Unsur-Unsur, dan juga Contoh penulisan kata pengantar yang baik dan benar.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Puisi Kontemporer – Pengertian, Tokoh, Sejarah, Ciri, Jenis, Contoh

Contoh Prosa – Pengertian, Manfaat, Ciri, Jenis, Perbedaan

Contoh Karangan Persuasi Tema Propaganda, Kesehatan dan Politik

Contoh Karangan Argumentasi Beserta Ciri, Jenis dan Cara Membuat

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian COC (Cash On Delivery), kelebihan dan kekurangannya. Pernahkah anda berbelanja online? Ada macam-macam pembayaran salah satunya yaitu COD (cash On Delivery), keuntungan dan kekurangan apa sajakah yang didapatkan berikut penjelasannya.

Pengertian COD

Pengertian COD (Cash On Deliveri adalah salah satu sistem pembayaran dalam perjanjian pembayaran ketika barang sudah di tangan pembeli atau sampai ketempat pengiriman. Dalam transaksi lain COD adalah transaksi jual beli dimana pihak pembeli bersedia membayar jika penjual mengantarkan barang ke alamat pembeli tanpa biaya tambahan.

Jika melalui jasa pengiriman, proses COD pembeli bersedia membayar ongkos pengiriman terlebih dahulu sampai barang itu sampai kepada pembeli dan di bayar. Salah satu alasan besar seseorang memilih transaksi pembayaran COD adalah ketidak percayaan dan memastikan apakah barangnya sesuai dengan iklan.

Pelayanan pembayaran COD adalah salah satu strategi penjual. Karena banyak orang yang ingin menerima barangnya terlebih dahulu lalu membayarnya. Tetapi tidak semua barang bisa menggunakan transaksi COD. Hanya produk-produk tertentu misalnya jam tangan, kosmetik, gelang, dan mouse.

Pembayaran COD dapat menjadi rekomendasi jika ingin memastikan apakah barang yang di pesan sesuai dengan deskripsi barang atau tidak. Selai itu ketidak percayaan penjual mengirim barang tersebut. Sehingga pembeli tidak merasakan kerugian dalam hal apapun dalam transaksi COD. Jika barang tidak dikirim atau tidak sampai pada pihak penerima maka pembeli tidak perlu membayar barang tersebut.

Kelebihan COD

Diatas sudah di singgung kelebihan COD, berikut ini ada beberapa kelebihan COD antara lain:

  • Pembeli dapat memerikasa barang apakah sesuai dengan barang yang di beli
  • Jika barang tidak sesuai maka pembeli dapat complain langsung atau membatalkan transaksi
  • Terhindar dari penipuan (barang tidak di kirim)
  • Pembeli tidak menanggung jasa pengiriman atau pengantaran
  • Menjadi jaminan bahwa toko online shop tidak tipu-tipu
  • Lebih banyak mendatangkan pembeli 20%

Kekurangan COD

Selain dengan kelebihan yang banyak tapi ada juga kekurangan COD bagi pembeli dan penjual. Berikut ini adalah kekurangan COD antara lain:

  • Ketika barang sudah sampai terkadang banyak pembeli yang sedang di luar rumah, beresiko barang tidak sampai kepada pemesan
  • Area jangkauan terbatas
  • Jenis barangnya terbatas, tidak semua bisa menggunakan jasa layanan COD
  • Penjual harus siap dengan pembatalan atau complain dari pembeli

Jika anda ingin membeli barang online pastikan terlebih dahulu apakah took tersebut dapat di percaya. Lihat gambar produk, alamat took dan yang paling penting adalah testimony yaitu komentar orang-orang yang pernah berbelanja disana. Jika ada komentar yang misalnya barang tidak sesuai atau barang tidak di kirim disarankan cari took lain. Banyak sekali took online sekarang dan menjual produknya beragam. Banyak juga akun online shop yang bodong, mereka tidak mengirimkan barang dan hanya menerima transferannya saja. Jangan sampai anda tertipu dalam pembelian barang lewat online. Karena membeli barang di online shop modal utama adalah percaya.

Baca Juga:

Pengertian Kewirausahaan, Tujuan dan Ciri-Ciri Kewirausahaan

Pengertian Ilmu Ekonomi, Konsep Dasar, Ruang Lingkup

Demikian pembahasan mengenai Pengertian COC (Cash On Delivery), Kelebihan dan Kekurangannya. Anda tertarik menggunakan jasa transakai COD? Terima kasih sudah mengunjungi rumus.co.id, kunjungi terus rumus.co.id banyak sekali artikel-artikel menarik dan bermanfaat tentunya.

Edu24h.net – Pernahkah anda melihat penyitaan barang? Mengapa tidak memperbolehkan membawa barang tersebut? Karena orang tersebut tidak bisa menunjukkan surat bahwa barang tesebut miliknya. Berikut ini kita akan membahas mengenai pengertian B/L (Bill Of Lading) jenis, fungsinya.

Pengertian B/L

Pengertian B/L (Bill Of Lading) adalah surat tanda terima barang kepada kapal laut atau bukti kepemilikan barang yang berisi perjanjian pengangkutan barang. B/L digunakan untuk khususnya kapal laut yang mengangkut ekspor impor barang. Ketika barang ada surat B/L (Bill Of Lading) maka barang tersebut akan diberikan jaminan dan pengamanan yang ketat.

Bukan hanya pengiriman yang membutuhkan B/L (Bill Of Lading), tetapi penerimaan juga perlu B/L (Bill Of Lading). Mengapa demikian? Jika barang memiliki surat resmi kepemilikan berarti barang tersebut tidak ilegal. Barang ilegal tidak diizinkan di pasarkan dan si konsumsi public.

Pengambilan barang atau penjemputan barang juga harus menunjukkan surat B/L (Bill Of Lading) yang sudah dibuat. Jadi sangat penting sekali surat B/L (Bill Of Lading) bagi ekspor impor barang di Indonesia.

Fungsi B/L

Berikut ini beberapa fungsi B/L (Bill Of Lading) antara lain:

  • Bukti Perjanjian pengangkutan dan penyerahan barang kepada pengangkut
  • Bukti kepemilikan barang secara resmi
  • Bukti penerimaan dan pengiriman barang
  • Asuransi barang
  • Penjagaan barang
  • Sebagai pelantara antara pemilik dan penerima
  • Sebagai bentuk kerjasama antara pemilik, pengangkur, dan penerima

Pihak-Pihak yang Terlibat B/L (Bill Of Lading)

Berikut ini adalah pihak-pihak yang terlibat B/L (Bill of Lading) dalam ekspor dan impor barang:

  • Shipper adalah pihak yang bertindak sebagai beneficiary
  • Carrier adalah pihak pengangkutan atau perusahaan pelayaran
  • Notify Party adalah pihak yang ditetapkan dalam Letter Of Credit (L/C)
  • Consignee adalah pihak yang diberitahukan tentang jadwal kedatangan barang

Jenis B/L (Bill Of Lading)

Berikut ini adalah jenis B/L (Bill Of Lading) antara lain:

  1. Charter Party B/L

Charter Party B/L digunakan jika pengangkutan barang menggunakan “charter”. Jenis B/L ini adalah sewa borongan sebagian kapal atau seluruh kapal.

  1. Combined Transport B/L

Combined Transport B/L digunakan jika terjadi transhipment yang kemudian dilanjutkan dengan pengangkutan darat. Setelah pengangkutan laut ada pengangkutan kembali pada pihak darat.

  1. Liner B/L

Liner B/L digunakan untuk pengangkutan barang dengan kapal yang telah memiliki jalur perjalanan serta persinggahan yang telah terjadwal.

  1. Long Form B/L

Long Form B/L yang memuat seluruh syarat-syarat pengangkutan secara terperinci. Dalam pengiriman barang banyak sekali syarat yang harus di penuhi terlebih dahulu.

  1. Received for Shipment B/L

Received for Shipment B/L digunakan untuk menunjukan bahwa barangyang di angkut telah diterima oleh perusahaan pelayaran tetapi belum dimuat sampai batas waktu yang ditetapkan dalam L/C. Resiko yang mungkin terjadi pada B/L jenis ini, yaitu :

  • Kemungkinan barang akan dimuat dengan kapal lain
  • Apabila terjadi pemogokan, barang-barang tersebut kemungkinan terbengkalai atau rusak
  • Adanya kemungkinan penambahan ongkos atau biaya lain seperti sewa gudang dan yang lainnya
  1. Shipped on Bord B/L

Shipped on Bord B/L dikeluarkan apabila perusahaan perkapalan yang bersangkutan mengakui bahwa barang-barang yang akan dikirim benar-benar telah berada atau dimuat di atas kapal

  1. Short Form B/L

Short Form B/L adalah surat yang bersikan sederhana. Misalnya nama barang dan kepemilikan barang.

  1. Throught B/L

Throught B/L yang dikeluarkan apabila terjadi transhipment akibat dari tidak tersedianya jasa langsung ke pelabuhan tujuan.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Ilmu Ekonomi, Konsep Dasar, Tujuan dan Ruang Lingkup. Semoga anda mendapatkan apa yang anda mau pada artikel ini. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel menarik dan bermanfaat.

Baca Juga :

Piramida Penduduk – Apa yang dimaksud dengan Piramida Penduduk?, Dari pertanyaan itulah, kita akan mengulas mengenai tentang Piramida Penduduk, mungkin diantara kalian ada yang sudah mengetahui & paham mengenai tentang Piramida Penduduk.

Tetapi tidak dapat dipungkiri juga masih banyak diantara kalian yang masih belum mengetahui & paham mengenai tentang Piramida Penduduk, oleh sebab itu artikel ini dibuat agar kalian yang belum mengetahui & memahami tentang Piramida Penduduk.

mari kita simak bersama-sama mengenai tentang Logika Informatika yang tertera dibawah ini.

Pengertian Piramida Penduduk

Piramida Penduduk adalah Sebuah Grafik Mendatar yang menggambarkan Data Kependudukan dalam bentuk Diagram Batang yang menunjukkan suatu Komposisi Penduduk menurut Umur & Jenis Kelamin.

Piramida Penduduk tersusun dari Garis Atau Koordinat Vertikal yang digunakan untuk menyatakan Golongan Umur.

Dimulai dari Umur 0–4, 5–9, & seterusnya hingga sampai Usia Maksimal Penduduk di Suatu Wilayah.

Pada gambar Diagram Batang diatas, Golongan jenis kelamin laki-laki berada pada sebelah kiri, Sedangkan golongan perempuan berada pada sebelah kanan.

Sedangkan Garis Horizontal digunakan untuk menunjukkan suatu Jumlah (Biasanya dalam Jutaan), Tetapi tergantung pada Kuantitas Penduduk.

Fungsi Piramida Penduduk

Berdasarkan pengertian Piramida Penduduk di atas, maka fungsi piramida penduduk adalah :

1. Untuk mengetahui suatu data yang sebenarnya jumlah komposisi penduduk disuatu Wilayah/Negara tertentu.

2. Untuk menentukan arah kebijakan yang dilakukan pemerintah, dalam pembangunan sebuah Negara bagi kehidupan masyarakat.

3. Untuk memberikan pelajaran & wawasan dalam mengetahui tata cara ilmiah membaca piramida penduduk.

4. Untuk memberikan sebuah gambaran secara singkat tentang suatu kondisi kependudukan pada Wilayah/ Negara.

5. Untuk menjelasakan tentang pentingnya data kependudukan dalam pembangunan suatu Negara.

Macam-Macam Bentuk Piramida Penduduk

Bentuk Piramida Penduduk biasanya berbeda-beda pada Setiap Wilayah atau Negara. Walaupun bentuknya berbeda-beda, tetapi pada dasarnya bentuk piramida penduduk dikelompokkan menjadi 3 bagian.

Karena masing-masing bentuknya mencerminkan Karakteristik Penduduknya. Berikut adalah macam-macam bentuk piramida :

1. Piramida Penduduk Muda (Expansif)

Piramida Penduduk Muda adalah Suatu wilayah yang mempunyai Angka Kelahiran Yang Tinggi & Angka Kematian Yang Rendah, sehingga wilayah ini mengalami Pertumbuhan Penduduk yang cepat.

Ciri-ciri Piramida Penduduk Muda ini sebagian besar penduduk pada wilayah ini, masuk kedalam Kelompok Umur Muda.

Contoh Piramida Penduduk Muda adalah Negara-negara yang Sedang Berkembang yaitu : Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia & India.

Ciri-Ciri Piramida Penduduk Muda (Expansif) :

Berikut ini adalah Ciri-ciri Piramida Penduduk Muda

  • Jumlah Usia Muda Penduduk (0–19 Tahun) rata-rata sangat besar, sedangkan Penduduk Usia Tua sangat sedikit.
  • Angka kelahiran jauh lebih tinggi, sedangkan angka kematian sangat rendah.
  • Pertumbuhan penduduk cepat & relatif tinggi.
  • Rata-rata terdapat di Negara Berkembang yaitu : Indonesia, Thailand, Malaysia , Philipina, dll.

2. Piramida Penduduk Stasioner

Piramida Penduduk Stasioner adalah Suatu wilayah yang mempunyai Angka Kelahiran & Angka Kematian hampir sama (Seimbang) atau bersifat Stasioner.

Pada Piramida Penduduk Stasioner ini pertumbuhan penduduk Cenderung Tetap, karena piramida ini menunjukkan jumlah Penduduk Muda, Dewasa & Tua hampir sama (Seimbang).

Contoh Piramida Penduduk Stasioner adalah Negara yang tergolong maju yaitu : Jepang, Singapura, China.

Ciri-Ciri Piramida Penduduk Stasioner

  • Perbandingan angka pada penduduk Usia Muda, Dewasa, & Tua relatif sama (Seimbang).
  • Tingkat angka Kelahiran pada wilayahnya tidak begitu tinggi & Angka Kematian relatif rendah.
  • Pertumbuhan Penduduk tidak begitu cepat.
  • Rata-rata terdapat pada Negara Maju yaitu Jepang, Singapura, China.

3. Piramida Penduduk Tua (Konstruktif)

Piramida Penduduk Tua adalah Suatu wilayah yang mempunyai Angka Kelahiran Yang Rendah & Angka Kematian Yang Tinggi atau disebut dengan Konstruktif.

Pada bentuk piramida ini, sebuah angka tingkat kelahirannya menurun sangat tajam & sedangkan angka tingkat kematiannya naik sangat tinggi.

Sehingga pertumbuhan penduduk pada wilayah ini mengalami penurunan drastis. Piramida Penduduk Tua Ini mempunyai tingkat Umur Median (Pertengahan) yang sangat tinggi.

Contoh Piramida Penduduk Tua adalah Negara Jerman, Belgia & Swiss.

Ciri-Ciri Piramida Penduduk Tua (Konstruktif)

  • Angka penduduk Usia Muda (0–19 tahun) & Usia Tua (di Atas usia 64 tahun) sangat kecil.
  • Jumlah penduduk yang tinggi terdapat pada Usia Dewasa.
  • Jumlah angka kelahiran sangat rendah & angka kematian
  • Pertumbuhan pada penduduknya sangat rendah bahkan mendekati tingkat negatif.
  • Jumlah angka pada penduduk cenderung berkurang dari tahun ke tahun.
  • Negara yang berada pada Fase ini, yaitu Swedia, Jerman, & Belgia.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Piramida Penduduk beserta Pengertian, Macam-Macam Bentuk Piramida, Fungsi Piramida & Ciri-Ciri Piramida Penduduk.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Pengertian Teluk Adalah : Manfaat, Ciri-ciri, dan Contoh

Pengertian Selat Adalah : Manfaat, Ciri-ciri, dan Contoh

Pendekatan Geografi : Spasial, Ekologi, Regional dan Contohnya

Konsep Geografi Lengkap Dengan Pengertian dan Contoh

Prinsip Geografi – Persebaran, Interelasi, Deskripsi, dan Korologi

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai Fungsi, Unsur, Ciri, Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli. Berikut ini pengertian administrasi menurut para ahli William Leffingwell dan Edwin Robinson, dan Ulbert,Arthur Grager. Anda juga bisa membaca mengenai pengertian administrasi kepegawaian yang berhubungan dengan perekrutan dan penenpatan karyawan.

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Administrasi adalah aktivitas yang mencangkup pencatatan, surat-menyurat, pembukuan, kegiatan yang bersifat teknis dalam tatausaha. Administrasi di butuhkan dua atau lebih orang untuk menjalankan taget dan memanfaatkan sarana dan prasarana tertentu sebagai tepat guna.

Adminstrasi merupakan perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian yang dilakukan perusahaan atau perusahaan untuk suatu tujuan goal tertentu. Dalam hal ini tentunya banyak sumberdaya yang terlibat. Tetapi yang paling di utamakan adalah komunikasi antar perorangan.

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli William Leffingwell dan Edwin Robinson,

Pengertian administrasi adalah cabang ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran secara efisien, kapan, dan dimana pekerjaan tersebut harus dilakukan.

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli Ulbert,

Administrasi adalah penyusunan dan pencatatan data/ informasi secara sistematis, baik internal maupun eksternal sebagai upaya untuk menyediakan keterangan serta memudahkan untuk mendapatkannya kembali, baik itu sebagian ataupun seluruhnya. Sedangkan defenisi administrasi dalam arti sempit dikenal dengan istilah tata usaha.

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli Arthur Grager,

Pengertian administrasi menurut Arthur grager adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan warkat suatu organisasi.

Fungsi Administrasi

Berikut ini adalah fungsi administrasi dan penjelasannya antar lain:

  1. Planning (Perencanaan)

Planning atau perencanaan adalah gambaran bagaimana sebuah aktivitas administrai, mulai dari pengumpulan data, pengelolahan, hungga penyusunan. Planning di gunakan untuk awal mula melakukan tindakan dalam proses administrasi.

  1. Organizing (Penyusunan)

Organizing adalah fungsi penyusunan komunikasi antar seseorang dalam pekerjaan. Angota di dalamnya wajib berkomunikasi satu sama lain untuk mendiskusikan masalah. Demi tercapaianya tujuan administrasi perlu fungsi organizing atau penyusunan.

  1. Coordinating (Kordinasi)

Coordinating adalah fungsi mengkonfirmasikan seluruh manajemen adminstrasi yang berkaitan dengan sistem proses. Fungsi ini bertujuan untuk mengatasi benturan, kesalahan, penggadaan data (rangkap), kekosongan sehingga tidak ada waktu dan tenaga yang terbuang sia-sia.

  1. Reporting (Laporan)

Reporting adalah penyampaian laporan yang berkaitan dengan proses adminstratasi sebagai hasil akhir pengukuran. Bentuk laporan ada dua masam yaitu laoran lisan dan tulisan. Lisan di sampaikan dalam keadaan tidak berangka dan hanya perintah. Sedangkan tulisan berkaitan dengan angka, kesimpulan, dan hasil.

  1. Budgeting (Penyusunan Anggaran)

Budgeting adalah fungsi yang berkaitan dengan anggaran. Pengelolaan uang dilakukan dengan bijaksana agar tidak terjadi penyalahgunaan atau pemborosan anggaran. Perlu adanga pengkontrolan dalam fungsi budgeting.

  1. Staffing (Penempatan)

Staffing adalah fungsi administrasi yang berhubungan dengan sumberdaya manusia. Penempatan karyawan adalah hal yang penting. Karena kemampuan dan keahlian sesorang datat menentukan posisi dan pekerjaan.

  1. Directing (Pengarahan atau Bimbingan)

Directing adalah fungsi administrasi yang berkaitan dengan interaksi organisasi delam hubungan, perintah, saran, dan pengecekan. Bimbingan dilakukan olah manajer kepada karyawan untuk mengarahkan pekerjaannya.

Unsur-Unsur administrasi

Berikut ini adalah unsur-unsur administrasi antara lain:

  1. Organisasi

Organisasi adalah unsur administrasi dilakukan dalam bisnis dan kerjasama yang diwadahi dalam suatu organisasi. Orang-orangnya tergambung dalam suatu komunitas.

  1. Manajemen

Manajemen adalah alat utama pelaksanaan adminstrasi. Dalam menejemen terdapat 3 kelompok yaitu top manajemen, middle manajemen dan low manajemen. Dalam manajemen ada yang mengatur, penggerak, seorang manajer, dan oprasional dalam satu kesatuan.

  1. Komunikasi

Komunikasi adalah unsur administrasi yang mengatur komunikasi dua arah. Tanpa komunikasi maka adminstrasi tidak akan berjalan dengan baik. Sebisa mungkin harus menjalankan komunikasi dua arah agar terciptanya kerjasama yang diharapkan. Misalnya surat menyurat.

  1. Kepegawaian

Kepagawaian adalah unsur administrasi yang berhubungan dengan tenaga kerja atau karyawan. Dalam administrasi kepegawaian yaitu penerimaan, penempatan, dan pemberhentian.

  1. Keuangan

Keuangna adalah unsur administrasi yang berhubungan dengan keuangan. Pembiayaan dan kebijakan penggunaan uang kerjasama hingga tanggung jawab.

  1. Perbekalan

Pembekalan adalah pengedaan barang, penyimpanan dan penyingkiran barang yang tidak terpakai. Menentukan alat dan barang untuk bekerja itu sangat penting dan membuang/menyingkirkan alat yang tidak perlu.

  1. Tata usaha

Tata usaha adalah unsur administrasi yang berkaitan dengan pencatatan, penyimpanan dan pengiriman, misalnya surat menyurat.

  1. Public Relation

Public relation adalah unsur yang berhubungan dengan konsumen dengan perusahaan. Menjalin kerjasama yang baik dengan masyarak adalah bentuk customer relationship manajemen (CRM).

Ciri-Ciri Administrasi

Berikut ini adalah ciri-ciri administrasi antara lain:

  • Administrasi memiliki tujuan yang jelas
  • Terdiri dua atau lebih
  • Administrasi bekaitan dengan kerjasama
  • Adanya proses kerja dan usaha
  • Didalam administrasi terdapat kepemimpinan, bimbingan dan pengawasan atau pengendalian

Demikian penjelasan mengenai Fungsi, Unsur, Ciri, Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli. Semoga anda mendapatkan apa yang anda mau pada artikel ini. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel menarik dan bermanfaat.

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian b/c ratio dan cara menghitungnya. Pernahkah anda mendengar b/c ratio dalam bidang usaha yang berkaitan dengan keuntungan? Berikut ini adalah pembahasan secara lengkap.

Pengertian b/c Ratio

Pengertian b/c ratio adalah cara mengetahuan apakah suatu usaha menguntungkan, tidak menguntungkan atau merugi. Perhitungan b/c ratio sangat penting dalam perhitungan usaha untuk mengetaui keuntungan.

Pengertian b/c ratio merupakan ukuran perbandingan antara pendapatan dengan Total Biaya produksi (Cost = C). B yang artinya Benefit, sedangkan C berarti cost. Perhitungan b/c ratio ini dihitung dan dilihat dari tingkat suku bunga.

b/c ratio akan menunjukkan berapa keuntungan berlipat dari biaya yang di keluarkan. Jika hasil perhitungan b/c ratio lebih dari > 1 maka usaha tersebut di katakana layak dan dilanjutkan. Dan sebaliknya jika hasil perhitungan b/c kurang dari <1 maka usa tersebut tidak layak dan perlu di tinjau kembali.

Mempunyai usaha tentu tidak ingin usahanya merugi, maka anda perlu menerapkan perhitungan b/c ratio. Perhitungan ini akan menentukan ketidaklayakan usaha anda. Dalam hal ini usaha anda akan ditentukan di lankutkan, tidak di lanjutkan atau perlu perbaikan.

Untuk menghitung b/c ratio hanya perlu data biaya pertahun dan pendapatn pertahun. Setelah anda sudah mengetahui datanya maka anda bias menghitungnya. Pelajari cara menghitung b/c ratio di bawah ini agar anda bisa menghitung b/c ratio sendiri pada usaha anda.

Rumus b/c Ratio

Berikut ini adalah rumus dan penjelasan b/c rasio:

Bt= Manfaat (Benefit) pada tahun ke-t

Ct= Biaya (Cost) pada tahun ke-t

i= Discount Factor

t= Umur proyek

Indikator NET B/C Ratio adalah :

– Jika Net B/C < 1 , maka proyek tdk layak (not go) untuk dilaksanakan

– Jika Net B/C > 1, maka proyek layak (go) untuk dilaksanakan

Cara Mengitung b/c Ratio

Sebagai contoh diketahui suatu proyek besar menghasilkan estimasi biaya dan manfaat sebagai berikut :

– Umur proyek 6 tahun

– Tingkat DF yang berlaku 10 %

– Biaya Investasi yang dikeluarkan pada tahun ke-1 dan ke-2 masing-masing sebesar Rp 500 jt dan Rp 400 jt kemudian biaya operasioanal tiap tahunnya sebesar Rp 50 jt.

– Manfaat yang diterima mulai tahun ke-2 sampai tahun ke-6 masing-masing sebesar Rp 100 jt, Rp 200 jt, Rp 300 jt, Rp 400 jt, dan Rp 500 jt.

TahunCostBenefitNetbenefitDF 10%PV
1500(500)0.909(454.5)
2400100(300)0.826(427.8)
3502001500.751150.2
4503002500.683204,9
5504003500.620248
6505004500.564282

Hasil pehitungannya adalah 1,074 > 1 maka usaha tersebut dinyatakan layak dan dilanjutkan.

Kelebihan dan kekurangan b/c Ratio

Kelebihan menerapkan perhitungan b/c ratio dalam menganalisa suatu usaha adalah berapa rasio keuntungan yang di dapatkan dapat di ukur karena dapat mengurangi dengan biaya. Metode ini telah memperhitungkan aliran kas selama umur proyek investasi.

Sedangkan kekurangannya adalah proses penghitungannya lama jarena mengidentifikasi terlebih dulu semua biaya. Mengurangkannya dengan manfaat untuk setiap tahun selama umur proyek.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian b/c Ratio dan Cara Menghitungnya. Semoga anda mendapatkan apa yang anda mau pada artikel ini. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel menarik dan bermanfaat.

Baca Juga :

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian ilmu ekonomi, konsep Dasar, tujuan dan ruang Lingkup. Ilmu ekonomi adalah salah satu bidang ilmu yang berkaitan seluruh sumber daya. Berikut ini adalah pembahasan secara lengkap.

Pengertian Ilmu Ekonomi

Pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan serta pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya yang berharga. Ilmu ekonomi menyangkut ekonomi mikro dan ekonomi makro. Di bawah ini kita akan membahas mengenai ekonomi makro dan ekonomi mikro.

Ekonomi adalah salah satu bidang ilmu yang berhubungan dengan keuangan. Hal yang peling sederhana berkaitan dengan ekonomi di kehidupan sehari-hari misalnya beras, telur, daging, ayam dan bahan pokok lainnya.

Ilmu ekonomi mempelajari perilaku manusia dalam menciptakan kemakmuran. Dalam masalah ekonomi saat ini adalah ketidakseimbangnya antara kebutuhan manusia yang banyak dengan pemuas kebutuhan yang terbatas.

Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli Adam Smith,

Ilmu ekonomi merupakan ilmu secara sistematis memprlajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber-sumber daya yang terbatas guna mencapai tujuan tertentu.

Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli Case and Fair,

Ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana individu dan masyarakat mengambil pilihan untuk menggunakan sumber daya yang langka yang telah disediakan oleh alam dengan generasi sebelumnya.

Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli M. Manullang,

Ilmu ekonomi merupakan suatu ilmu yang mempelajari masysrakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran (kemakmuran suatu keadaan dimana manusia dapat memenuhi kebutuhannya, baik yang berupa barang-barang maupun jasa).

Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

Berikut ini ada beberapa konsep dasar ilmu ekonomi, simak penjelasannya di bawah ini:

1.      Kegiatan Ekonomi

Berikut ini kegiatan ekonomi yang ada di ilmu ekonomi:

  1. Produksi

Produksi adalah aktivitas karyawan yang menciptakan produk atau pelayanan jasa yang mengumpulkan sumber daya, modal dan keahlian tertentu. Produksi adalah penentu kualitas produk di terima pasaran luas.

  1. Konsumsi

Konsumsi adalah aktivitas penggunaan produk atau pelayanan jasa. Biasanya mereka membelinya karena butuh dan bermanfaat bagi hidupnya. Hal ini juga ditentukan dengan tingkat penhasilannya.

  1. Distribusi

Distribusi adalah aktivitas yang berkaitan dengan penyebaran barang/ jasa yang diproduksi. Penyebaran yang merata akan menambah omset penjualan barang. Sebisa mengkin distribusi secara luas agar produk dapat di terima masyarakat.

2.      Tindakan Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah usaha yang di lakukan manusia dalam memperolah keberhasilan dan keuntungan. Tindakan ini berdasarkan 2 aspek yaitu tindakan rasional dan irasional, berikut penjelasannya.

  1. Tindakan Rasional adalah usaha manusia untuk pemilihan barang terbaik. Mereka akan membandingkan dengan took sebelah dari mulaih harga, pelayanan, kualitas dan rasa.
  2. Tindakan Irasional adalah usaha manusia untuk memilih yang terbaik dan mengunungkan. Tetapi mereka kerap menyesal karena telah membelinya. Setelah mereka gunakan barang tersebut tidak sesuai dengan ekspetasi.

3.      Motif Ekonomi

Ada dua macam motif ekonomi yaitu intriksik dan motif ekstrinsik, berikut adalah penjelasnya:

  1. Motif Intrinsik adalah kebutuhan dan keharusan, biasanya pelaku ekonomi membelinya karena kebutuhan sehari-hari. Ketergantungan seperti ini lah yang diharapkan perusahaan, menjadi pelanggan setia.
  2. Motif Ekstrinsik adalah keinginan seseorang. Pelaku ekonomi melakukan karena pihak eksternal yang mengharuskan mereka membeli dan mengkonsumsi.

4.      Metodologi Ilmu Ekonomi

Ada dua metode ilmu ekonomi yaitu metode induksi dan metode deduksi, berikut penjelasannya:

  1. Metode Induksi adalah metode yang dilakukan berdasarkan berbagai kejadian ekonomi yang disusun secara sistematis sehingga mendapatkan kesimpulan secara umum.
  2. Metode Deduksi adalah metode yang dilakukan berdasarkan teori ekonomi yang dianalisis dan dipelajari untuk mendapatkan kesimpulan khusus.

Tujuan Ilmu Ekonomi

Berikut ini adalah tujuan ilmu ekonomi antaralain:

  • Dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan
  • Membantu pelaku ekonomi untuk menganalisis pola perilaku konsumtif masyarakat
  • Memberikan pengertian tentang potensi dan keterbatasan suatu kebijakan ekonomi
  • Menumbuhkan kepekaan tentang ekonomi global terhadap masyarakat

Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi

Ada dua macam ruang lingkup ekonomi yaitu makro dan mikro, berikut penjelasannya:

1.      Ekonomi Makro (macroeconomic)

Ekonomi makro adalah ilmu ekonomi yang mempelajari mengenai keseluruhan perilaku ekonomi dari pemakaian efisien dan berbagai factor produksi dengan tujuan kemakmuran masyarakay yang maksumum. Ekonomi makro dapat di ukur melalui tingkat pendepatan konsumen. Hal ini sangat menjadi alasan mengapa makroekonomi sebagai teori pendapatan.

2.      Ekonomi Mikro (microeconomic)

Ekonomi mikro adalah ilmu ekonomi yang membepajari aspek individual dari suatu ekonomi. Analisis yang perlu adalah analisis produsen dan analisis konsumen untuk suatu pasar tertentu. Ekonomi mikro adalah penentuan harga itu karena mikroekonomi menjadi teori harga.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Ilmu Ekonomi, Konsep Dasar, Tujuan dan Ruang Lingkup. Semoga anda mendapatkan apa yang anda mau pada artikel ini. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel menarik dan bermanfaat.

Baca Juga :

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas pengertian kewirausahaan, tujuan dan ciri-ciri kewirausahaan. Wirausaha adalah pelaku utama dalam pembangunan ekonomi.

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah perilaku dan kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang bisa bermanfaat dan memiliki nilau jual. seorang yang memiliki semangat, sikap perilaku dan kemampuan kewirausahaan disebut dengan wirausaha.

Seseorang yang berani mendirikan usaha adalah orang yang mengerahkan sumber daya. Upaya untuk memaksimalkan sumberdaya tersebut adanya rancangan, ide, inovasi, proses, pengendalian dan  tujuan. Peluang usaha sangat banyak tergantung bidang apa yang ingin di tekuni. Mendirikan usaha juga ada resiko yang perlu di pertimbangkan dengan baik. Kerena itu akan menjadi ancaman bagi mereka pengusaha.

Seseorang yang memiliki sifat kewirausahaan adalah orang-orang yang berjiwa dagang. Memiliki kemampuan mengelolah uang dan memutar uang untuk memperbesar usahanya. Seorang wirausaha juga harus bersifat kreatif dan inovatif yang bisa di tuangkan dalam memenejemen usahanya.

Kewirausahaan adalah jiwa keberanian untuk memulai dari 0. Memulai adalah hal yang mudah tetapi bertahan dan berkembang lebih besar itulah yang sulit. Usaha pasti ada pasang surutnya sehingga seorang wirausaha di tuntut agar bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang ada.

Usaha adalah kebebasan, banyak  orang yang berbondong-bondong mendirikan usaha untuk memperbaiki perekonomian mereka. memiliki udah tidak perlu berpendidikan tinggi hanya perlu berlajar teori dan mempraktekannya.

Usaha apa yang bagus? Usaha yang di jalankan dengan niat dan tekun. Mendirikan usaha perlu modal yang cukup untuk bisa mendirikan toko. Seiring waktu maka akan bertambah cabang dan menghasilkan keuntungan yang besar.

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli S. Wijandi,

Menurut S. Wijandi, Kewirausahaan adalah suatu sifat keberanian, keutamaan dalam keteladanan dalam mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri.

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli Thomas W Zimmerer,

Kewirausahaan adalah penerapan keinovasian dan kreativitas untuk pemecahan masalah & memanfaatkan berbagai peluang yang dihadapi orang lain setiap hari.

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli Robbin & Coulter

Kewirausahaan merupakan suatu proses dimana seseorang ataupun suatu kelompok individu menggunakan upaya yang terorganisir & sarana untuk mencari sebuah peluang dan menciptakan suatu nilai yang tumbuh dengan memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui sebuah inovasi & keunikan, tidak mempedulikan apapun sumber daya yang digunakan pada saat ini.

Ciri-Ciri Kewirausahaan

Ciri-ciri kewirausahaan yang handal dan dapat bersaing di pasaran:

  • Yakin dengan kualitas produk yang di miliki
  • Mengetahui informasi produk
  • Tidak akan memaksa konsumen untuk membeli
  • Komunikatif dan negosiasi ramah dalam pelayanan
  • Memberikan pelayanan yang baik
  • Jujur adalah kunci utama usaha
  • Transaksi yang bersifat transparan
  • Mampu bersaing di pasaran global
  • Selalu ada ide dan inovasi
  • Mampu menanggulangi masalah yang ada

Tujuan Berwirausaha

Tujuan berwirausaha dibawah ini harus di tanamkan dalam diri pengusaha sukses:

  • Niat dan tekat yang bulat. Membangun bisnis pada awal mula adalah niat mendirikan usaha dan berjanji akan menjalankan dengan sebaik mungkin.
  • Ikut dalam seminar kewirausahaan untuk menambah ilmu dalam bisang usaha.
  • Ikut serta pelatihan kemampuan wirausaha guna meningkatkan kesejahteraaan masyarakat.
  • Menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kewirausahaan yang kokoh.
  • Berbagi ilmu dan informasi apapun yang berkaitan dengan kewirausahaan.
  • Ide-ide dan inovasi untuk meningkatkan usaha.

Sekian pembahasan kami mengenai Pengertian Kewirausahaan, Tujuan dan Ciri-Ciri Kewirausahaan. Semoga anda mendapatkan apa yang anda mau pada artikel ini. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel-artikel yang menarik dan tentunya bermanfaat.

Termometer – Apa itu termometer ? Sebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian termometer , fungsi termometer  dan jenis-jenis termometer beserta gambar termometer. Simak penjelasan dibawah ini gaes!

Pengertian Termometer

Termometer adalah alat yang dapat digunakan dalam mengukur suhu atau temperatur pada perubahan suhu. Istilah pada termometer berasal dari bahasa Latin yang berarti thermo, artinya panas dan meter artinya untuk mengukur.

Jenis dan Fungsi Termometer

1. Termometer Zat Cair

Termometer ini merupakan sebuah pipa kaca sempit yang tertutup berisi zat cair dan memiliki sebuah skala. Cara kerja termometer ini pada pengaruh perubahan suhu dengan perubahan volumenya. Coba anda perhatikan pada volume air yang telah dipanaskan. Pada saat air dipanaskan, maka suhu air meningkat.

kemudian yang akan terjadi adalah volume air itu akan meningkat juga. Begitu juga sebaliknya, ketika air didinginkan maka volume air akan menurun. Selain dengan air, dapat terjadi dengan zat lain, yaitu raksa dan alkohol yang dapat digunakan untuk bahan termometer.

Contoh termometer ini yaitu berskala celcius, fahrenheit, reamur, kelvin, termometer badan, termometer ruangan dan juga termometer maksimum-minimum.

2. Termometer Hambatan Listrik

Termometer Hambatan Listrik bisa disebut dengan nama lain yaitu termometer platina. Cara kerja termometer ini yaitu ketika suhu naik, maka hambatan listrik platina akan naik.

Bahan penghantar listrik termometer ini terbuat dari platina sehingga tahan dari panas. Apabila jika suatu suhu semakin besar, maka pada harga takaran juga semakin besar sehingga membuat daya hantar listrik menjadi berkurang.

Keuntungan termometer ini yaitu dapat membuat jangkauan suhunya sangat lebar, sekitar –250°C sampai 1500°C, sehingga termometer platina ini sangat banyak digunakan oleh industri-industri. Tetapi kekurangannya adalah suhu tidak dapat langsung terbaca, pembacaannya sangat lambat sehingga tidak sesuai dalam mengukur suhu yang berubah.

3. Termokopel

Termometer ini terbuat dari dua kawat yang bahannya dari logam, jenisnya ini berbeda dan dihubungkan pada sebuah amperemeter. Cara kerjanya yaitu ketika suhu berbeda maka akan mengeluarkan arus listrik yang berbeda juga.

Keuntungan pad termokopel yaitu pada jangkauan suhu luas dari –100°C sampai 1500°C, selain memiliki jangkauan yang luas, termometer termokopel ini bisa juga mengukur suatu suhu dengan cepat dan bisa dihubungkan pada rangkaian lain seperti komputer.

4. Termometer Gas

Termometer gas seperti bola kaca dan berisi sebuah gas yang disambungkan pada manometer. Cara kerjanya yaitu ketika bola gas terkena panas maka gas yang berada di dalam tabung kaca akan terurai dan menekan zat cair yang terdapat pada mano-meter.

Kenaikan zat cair itu dipakai dalam mengetahui suhu yang ada di sekitar bola kaca.
Termometer gas berfungsi berdasarkan pada sifat pemuaian gas. Contoh gas yang dapat dipakai yaitu gas hidrogen dan helium yang memiliki tekanan yang rendah, jika gas itu terkena panas maka volume gas akan bertambah.

keuntungan pada termometer gas yaitu lebih teliti dibanding termometer cairan. Termometer gas bisa digunakan dalam mengukur suatu suhu yang sangat tinggi dan mengukur suhu yang sangat rendah, yang lebar jangkauannya yaitu sekitar –250°C sampai 1500°C.

5. Termometer Klinis

Termometer klinis atau nama lain termometer badan. Termometer ini sering sekali dipakai oleh para dokter dan perawat pada rumah sakit untuk mengukur suhu badan manusia atau demam.

Cairan yang dipakai dalam mengisi termometer klinis yaitu air raksa. Skala pada termometer ini sekitar 35°C sampai 42°C. Cara menggunakannya, termometer ini diletakkan pada ketiak atau mulut sekitar 2 menit.

6. Termometer Dinding

Termometer dinding atau nama lain termometer ruangan. Pada umumnya, termometer dinding ini diletakan tegak pada dinding sebuah ruangan dan pemakaiannya untuk mengukur suhu pada ruang.

Angka-angka yang berada pada skala termometer dinding yaitu mencakup suhu di atas dan di bawah pada ruangan dalam bentuk derajat Celcius atau Fahrenheit. jangkauannya sekitar -30°C sampai 50°C.

7. Termometer Maksimum dan Minimum

Termometer satu ini sering dipakai pada pengamat cuaca dalam mengetahui suhu tertinggi dan suhu terendah di jangka waktu tertentu. Termometer maksimum dan minimum terdiri dari pipa U yang masing-masing bagian terisi alkohol dan air raksa.

Termometer maksimum-minimum mempunyai 2 skala yakni skala minimum di kolom bagian kiri dan skala maksimum di kolom bagian kanan sehingga suhu akan terbaca sesuai pada ketinggian kolom raksa.

Termometer ini bisa juga dipakai dalam mengukur suhu pada sebuah rumah kaca, maksudnya rumah yang dipakai pada tanaman sebagai bahan penelitian. Suhu minimum terjadi di malam hari dan suhu maksimum terjadi di siang hari.

8. Termometer Optik (Pyrometer)

Termometer optik adalah termometer yang fungsinya berdasarkan spektrum cahaya seperti perubahan warna logam yang diakibatkan pada perubahan suhu.

Termometer optik atau juga pirometer sering digunakan dalam mengukur suhu yang sangat tinggi sekiar 1000°C keatas. Cara kerja termometer optik ini mengukur suhu tetapi tidak menyentuh benda secara langsung.

Contohnya mengukur suhu bintang atau mengukur pada suhu tungku pengecoran logam. Pada spektrum berwarna biru artinya lebih panas daripada spektrum yang berwarna merah.

9. Termometer Bimetal

Termometer bimetal yaitu termometer yang dapat memanfaatkan perbedaan pemuaian pada dua jenis logam. Termometer ini seperti dua buah keping logam yang fungsi pemuaiannya berbeda, sehingga jika terkena perubahan suhu maka termometer bimetal akan terjadi pelengkungan menuju arah tertentu.

Pada suhu yang meningkat, maka keping termometer bimetal akan melengkung pada arah logam yang mempunyai koefisien muai lebih rendah.

Tetapi jika suhu menurun, maka keping termometer bimetal akan melengkung pada arah logam yang mendapati koefisien muai lebih tinggi. Termometer bimetal ini dipakai dalam mengukur suhu oven kompor, termostat, pemanggang, atau circuit breakers.

10. Termometer Termistor

termometer satu ini memakai termistor untuk sensornya. Termistor merupakan suatu alat atau komponen sensor elektronika yang digunakan dalam mengukur suhu.

Jika perubahan suhu naik, maka hambatan pada termistor akan turun. Hambatan listrik diukur pada rangkaian skala didalam derajat suhu. Kelebihannya bisa dihubungkan pada komputer. Kekurangannya yaitu jangkauan suhunya sangat terbatas sekitar -25°C sampai 180°C.

Demikian pembahasan pengertian, fungsi, jenis termometer. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan, semoga bermanfaat🙂

Artikel Lainnya :

Edu24h.net – Pertemuan kali ini kita akan membahas pengertian teks prosedur, tujuan, contoh, macam teks prosedur dengan lengkap. Pernahkah anda membuat kopi atau nasi goreng? Jika di ditulis step by step maka akan menjadi teks prosedur.

Pengertian Teks Prosedur

Pengertian teks prosedur adalah suatu rangkaian atau susunan yang berurutan untuk menjelaskan kejadian. Teks prosedur sangat berkaitan dengan tata cara atau step by step. Step yang di lakukan secara berurutan dan tidak boleh didahului.

Cara membuat kopi adalah prosedur yang sederhana untuk menggambarkan teks prosedur. Teks prosedur sangat membantu bagi mahasiswa yang ingin melihat informasi. Dengan adanya teks prosedur mahasiswa dapat mengikuti langkah demi langkah yang sudah di rancang pihak kampus.

Dalam perusahaan produksi prosedur pembuatan produk juga sangat penting dan membantu. Selain adanya teks prosedur biasanya ada standar kualifikasi yang menjadi acuan kualitas produk. Dengan adanya prosedur maka karyawan mempermudah karyawan mengejakan pekerjaannya.

Pengertian Teks Prosedur Menurut Para Ahli Ismail masya (1994 : 74),

Prosedur adalah suatu rangkaian tugas-tugas yang saling berhubungan yang merupakan urutan-urutan menurut waktu dan tata cara tertentu untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang dilaksanakan berulang-ulang.

Pengertian Teks Prosedur Menurut Para Ahli Muhammad Ali (2000 : 325),

“Prosedur adalah tata cara kerja atau cara menjalankan suatu pekerjaan”

Pengertian Teks Prosedur Menurut Para Ahli Menurut Amin Widjaja (1995 : 83),

Prosedur adalah sekumpulan bagian yang saling berkaitan misalnya : orang, jaringan gudang yang harus dilayani dengan cara yang tertentu oleh sejumlah pabrik dan pada gilirannya akan mengirimkan pelanggan menurut proses tertentu.

Tujuan Teks Prosedur

Berikut ini adalah tujuan teks prosedur antara lain:

  • Supaya berurutan dan step by step
  • Agar tersusun sesuai ketentuan
  • Tidak mendahului step selanjutnya ( ketika stepnya belum selesai)
  • Terselesaikan tepat waktu sesuai rencana
  • Memberikan petunjuk sesuatu
  • Mengetahui kebutuhan yang di perlukan sebelumnya sebelum memulai
  • Membantu pembaca pembaca untuk membuat sesuatu (tata cara)

Macam-Macam Teks Prosedur

Berikut ini adalah tiga macam-macam teks prosedur dan penjelasannya :

1.      Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana adalah prosedur yang tidak membutuhkan langkah banyak dan waktu yang lama. Contohnya prosdur mematikan lampu, prosedur memilah sampah organic dan non organik, dan prosedur mengoprasikan setrika.

2.      Teks prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks adalah prosedur yang membutuhkan banyak langkah dan waktu yang sedikit lama. Prosedur komplek harus melewati langkah demi langkah yang berurutan dengan step by step. Contohnya prosedur pendaftaran CPNS, Prosedur Skripsi, dan Prosedur Tilang.

3.      Teks prosedur Protokol

Teks prosedur protocol adalah prosedur yang langkah-langkahnya tidak terlalu rumit dan dapat di pahami dengan mudah. Contohnya prosedur membuat kopi dan prosedur masak telur.

Contoh Teks Prosedur

Sebagai contoh adalah cara membuat nasi goreng:

Cara Membuat Nasi goreng

Bahan :

  • Nasi 1 piring
  • Telur 1 buah
  • Bawang merah 3 siung yang sudah di cincang halus
  • Bawang Putih 4 siung yang sudah di cincang halus
  • Cabai 3 buah
  • Kecap, penyedap, garam, lada secukupnya
  • Sosis + bakso secukupnya

Cara Memasaknya

  • Panaskan panci di atas kompor dan berikan minyak atau margarin secupnya
  • Masukan bawang merah dan bawang putih yang sudah di cincang halus
  • Masukkan telur dan sosis+bakso aduk hingga bumbu kekuningan
  • Masukkan nasi dan aduk
  • Berikan kecap, penyedap rasa, lada secukupnya sesuai selera
  • Aduk hingga matang
  • Sajikan di piring saji
  • Nasi goreng siap di santap

Sekian pembahasan kami mengenai Pengertian, Tujuan, Contoh, Macam Teks Prosedur. Semoga anda mendapatkan apa yang anda mau pada artikel ini. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel-artikel yang menarik dan tentunya bermanfaat.

Reaksi Redoks – Apa itu Reaksi Redoks ? sebelum membahas lebih lanjut materi yang akan dibahas kali ini adalah pengertian reaksi redoks , penyetaraan reaksi redoks, fungsi-fungsi reaksi redoks, dan contoh soal reaksi redoks. Simak penjelasannya dibawah ini Gaes!

Pengertian Reaksi Redoks

Reaksi Redoks adalah perubahan pada suatu bilangan oksidasi atau keadaan oksidasi atom-atom pada sebuah reaksi kimia.

Istilah Redoks berasal dari kata reduksi dan oksidasi.

  • Oksidasi adalah menjelaskan pelepasan suatu elektron pada sebuah molekul, atom, atau ion-ion.
  • Reduksi adalah menjelaskan penambahan suatu elektron pada sebuah molekul, atom, atau ion-ion.

Penyetaraan Reaksi Redoks

Ada 2 metode pada saat penyetaraan reaksi redoks, berikut contohnya:

1. Metode Perubahan Biloks

2. Metode Ion Elektron

Fungsi Reaksi Redoks

Fungsi reaksi redoks yang ada pada kehidupan sehari-hari banyak yang bisa ditemukan, berikut contohnya:

  1. Penggunaan lumpur aktif kedalam pengolahan limbah.
  2. Reaksi pada fotosintetis.
  3. Oksidasi makanan pada sel.
  4. Mur dan baut diberikan lapisan zinc, pada lapisan tersebut terdapat proses oksidasi logam zinc dan reduksi di bagian kation.
  5. Alat-alat dapur yang berbeahan stainless steel, tidak akan berkarat karena pada permukaannya telah dilapisi oksida dengan proses oksidasi yang continue.
  6. Pemahaman fenomena korosi logam dan cara mencegahnya.
  7. Pembuatan asam sulfat pada keperluan suatu industri.
  8. Mengolah bijih-bijih logam pada industri pertambangan.
  9. Metabolisme pada organ-organ tubuh manusia menggunakan reaksi redoks.

Contoh Soal Reaksi Redoks

Soal :
Tentukan pada reaksi berikut:

Pertanyaan :
Apakah reaksi diatas merupakan pada reaksi redoks atau bukan? Jika benar, tentukan oksidator, reduktor, hasil oksidasi, dan hasil reduksinya.

Pembahasan:

Regular Verb List – Hi guys! welcome to the regular verb discussion, pembahasan kali ini akan membahas kalimat regular verb atau kata kerja beratuaran. Kami akan membahas mulai dari daftar, contoh kalimat, dan artinya dari a sampai z. Simak penjelasan dibawah ini guys!

Regular Verb – Kata kerja Beraturan

1. Pengertian

Reguler verb atau biasa disebut kata kerja beraturan merupakan kata kerja yang berubah secara beraturan karena tenses pada kalimat itu berubah.

Dan merupakan kata kerja yang memiliki bentuk perubahan dari verb 1 ke verb 2 dan verb 3 nya sifatnya sangat sederhana dan mudah, karena kita hanya akan menambah sebuah kalimat ”ed” / “d” saja pada bagian akhir kata tergantung akhir kata pada sebuah kata. Berikut contohnya

Call -> Called -> Called = Memanggil
Offer -> Offered –> Oppered = Menawarkan

Berbeda dengan kalimat Irregular Verb atau disebut kata kerja tidak beraturan. Perubahan verbnya tidak semudah kalimat regular verb. Biasanya para siswa harus wajib menghapalkannya.

Write -> Wrote -> Written = Menulis
Give -> Gave – Given = Memberikan

2. Contoh Penulisan Kalimat

Harus diperhatikan! bahwasannya telah dituliskan pada bentuk perubahan irregular verb dari verb 1 ke verb 2 dan 3 hanya perlu menambahkan kata ed/d saja pada akhir kata. Tetapi ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam penulisannya. Berikut dibawah ini:

  1. Hal biasa Hanya Menambahkan -ed, contoh:
    Call -> Called – Called = Memanggil
  2. Jika pada Kata Akhirnya Huruf Vokal E, Hanya Perlu Tambahkan D, contoh:
    Describe -> Described -> Described = Menggambarkan
  3. Jika Pada Akhir Kata Huruf Y dan di Dahului Huruf Mati. Maka Akhir Kata Y diganti menjadi I, contoh:
    Try -> Tried -> Tried = Mencoba
  4. Jika Pada Akhir Kata Huruf Y Tetapi di Dahului Dengan Huruf Hidup, Y Tidak Bisa Berubah, contoh:
    Enjoy -> Enjoyed -> Enjoyed = Menikmati
  5. Jika Pada Kata Akhirnya Huruf Konsonan Yang Telah didahului Huruf Vokal, Jadi Huruf Vokal itu Harus Digandakan, contoh:
    Rob -> Robbed – Robbed -> Merampok
  6. Jika Pada Akhir kata huruf konsonan (L) yang Telah didahului Huruf Vokal. Jadi (L) Harus Ditambahkan “ED”
    Cancel -> Cancelled -> Cancelled
  7. Dan lain- lain.

3. Daftar Kalimat Regular Verb List (A-Z) dan Artinya

(Regular Verb “A”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
acceptacceptedacceptedmenerima
achieveachieveachievedmeraih
addaddedaddedmenambahkan
admireadmiredadmiredmangagumi
admitadmittedadmittedmengakui
adoptadoptedadoptedmengambil
adviseadvisedadvisedmenasihati
affordaffordedaffordedmampu
agreeagreedagreedmenyetujui
allowallowedallowedmengizinkn
amuseamusedamusedmenghibur
analyzeanalyzedanalyzedmenganalisa
announceannouncedannouncedmengumumkan
annoyannoyedannoyedmengganggu
answeransweransweredmanjawab
apologizeapologizedapologizedminta maaf
appearappearedappearedmuncul
applaudapplaudedapplaudedbertepuk tangan
appreciateappreciatedappreciatedmenghargai
approveapprovedapprovedmenyetujui
arguearguedarguedmendebat
arrangearrangedarrangedmengatur
arrestarrestedarrestedmenangkap, menahan
arrivearrivedarrivedtiba
askaskedaskedmeminta, bertanya
attachattachedattachedmelampirkan
attackattackedattackedmenyerang
attemptattemptedattemptedmencoba
attendattendedattendedmenghadiri
attractattractedattractedmenarik, memikat
avoidavoidedavoidedmenghindar, mencegah

(Regular Verb List “B”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
bakebakedbakedmemanggang
balancebalancedbalancedmengimbangkan
banbannedbannedmelarang
barebaredbaredmemperlihatkan
batbattedbattedmemukul dgn tongkat
bathebathedbathedmemandikan
battlebattledbattledbertarung
beambeamedbeamedmengarahkan, bercahaya
begbeggedbeggedmengemis, meminta
behavebehavedbehavedberkelakuan
belongbelongedbelongedtermasuk, milik
bleachbleachedbleachedmemutihkan
blessblessedblessedmemberkati
blindblindedblindedmembutakan
blinkblinkedblinkedberkedip
blotblottedblottedmengotori, menodai
blushblushedblushedtersipu
boastboastedboastedmembual, membanggakan diri
boilboiledboiledmendidih, merebus
borrowborrowedborrowedmeminjam
bouncebouncedbouncedmelambung, melompat
bowbowedbowedtunduk, membungkuk
branchbranchedbranchedbercabang
burnburnedburnedmembakar
bumpbumpedbumpedmenabrak
buryburiedburiedmengubur

(Regular Verb List “C”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
calculatecalculatedcalculatedmenghitung
callcalledcalledmemanggil, menelpon
carrycarriedcarriedmembawa
causecausedcausedmenyebabkan
challengechallengedchallengedmenantang
changechangedchangedmengubah
chargechargedchargedmengisi
chasechasedchasedmengejar, memburu
cheatcheatedcheatedmenyontek, menipu
cleancleanedcleanedmembersihkan
collectcollectedcollectedmengumpulkan
comparecomparedcomparedmembandingkan
concernconcernedconcernedmenyangkut, mengenai
confessconfessedconfessedmengaku
considerconsideredconsideredmempertimbangkan, memikirkan
copycopiedcopiedmenyalin, meniru
crycriedcriedmenangis
crashcrashedcrashedmenabrak
crawlcrawledcrawledmarangkak

(Regular Verb List “D”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
damagedamageddamagedmerusak
dancedanceddancedmenari
daredareddaredberani
deceivedeceiveddeceivedmenipu, memperdaya
decidedecideddecidedmemutuskan
delaydelayeddelayedmenunda
deliverdelivereddeliveredmenyampaikan, mengantarkan
desertdeserteddesertedmeninggalkan, melarikan diri
deservedeserveddeservedberhak/pantas menerima
dividedivideddividedmembagi
doubtdoubteddoubtedmeragukan, mempertanyakan
drowndrowneddrownedmenenggelamkan
dressdresseddressedberpakaian, berdandan

(Regular Verb List “E”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
earnearnedearnedmenghasilkan, mendapatkan
educateeducatededucatedmendidik
embarrassembarrassedembarrassedmemalukan
employemployedemployedmempekerjakan
emptyemptiedemptiedmengosongkan
encourageencouragedencouragedmendorong
endendedendedberakhir, mengakhiri
enjoyenjoyedenjoyedmenikmati
enterenteredenteredmasuk
entertainentertainedentertainedmenghibur
escapeescapedescapedmelarikan diri
examineexaminedexaminedmemeriksa, menguji
exciteexcitedexcitedmenggairahkan
excuseexcusedexcusedmengampuni, membebaskan
exerciseexercisedexercisedmenggunakan, menjalankan
existexistedexistedada
expandexpandedexpandedmemperluas, mengembangkan
expectexpectedexpectedmengharapkan
explainexplainedexplainedmenjelaskan
explodeexplodedexplodedmeledak
extendextendedextendedmemperpanjang

(Reguler Verb”F”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 1)Past Participle(Verb 1)Arti
facefacedfacedmenghadap, menghadapi
fadefadedfadedluntur, pudar
failfailedfailedgagal
fancyfanciedfanciedmenyukai, membayangkan
fastenfastenedfastenedmengikatkan, mengancingkan
fearfearedfearedtakut
fencefencedfencedmemagari
fetchfetchedfetchedmendapat
fillfilledfilledmengisi
firefiredfiredmemecat, melepaskan
fitfittedfittedmenyesuaikan, pas, cocok
fixfixedfixedmemperbaiki
flapflappedflappedmengepakkan, mengibarkan

(Reguler Verb”G”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
gathergatheredgatheredberkumpul, mengumpulkan
gazegazedgazedmenatap, memandang
glowglowedglowedbersinar, bercahaya
gluegluedgluedmenempelkan, merekatkan
grabgrabbedgrabbedmerebut, mengambil
grategratedgratedmemarut
greasegreasedgreasedmeminyaki, melumasi
greetgreetedgreetedmenyambut, menyapa
gringrinnedgrinnedmenyeringai, tersenyum lebar
gripgrippedgrippedmenggenggam, mencengkam
groangroanedgroanedmengerang, merintih
guaranteeguaranteedguaranteedmenjamin
guardguardedguardedmenjaga, mengawal
guessguessedguessedmenebak, menerka
guideguidedguidedmembimbing

(Reguler Verb”H”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
hammerhammeredhammeredmemalu
handhandedhandedmenyerahkan, mengulurkan
handlehandledhandledmenangani
hanghangedhangedmenggantung
happenhappenedhappenedterjadi
harassharassedharassedmengganggu, menggoda, melecehkan
harmharmedharmedmembahayakan, merusak
hatehatedhatedbenci
haunthauntedhauntedmenghantui
headheadedheadedmenuju, memimpin
healhealedhealedsembuh, menyembuhkan
heapheapedheapedmenumpuk
heatheatedheatedmemanaskan
helphelpedhelpedmenolong, membantu
hookhookedhookedmengaitkan, menghubungkan
hophoppedhoppedlompat, loncat
hopehopedhopedberharap
hoverhoveredhoveredmelayang
hughuggedhuggedmemeluk
humhummedhummedberdengung, bersenandung
hunthuntedhuntedberburu
hurryhurriedhurriedmempercepat, buru-buru

(Reguler Verb”I”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
identifyidentifiedidentifiedmengidentifikasi
ignoreignoredignoredmengabaikan
imagineimaginedimaginedmembayangkan
impressimpressedimpressedmengesankan
improveimprovedimprovedmembaik
includeincludedincludedtermasuk, memasukkan
increaseincreasedincreasedmeningkat
influenceinfluencedinfluencedmempengaruhi
informinformedinformedmemberitahu
injectinjectedinjectedmenyuntik
injureinjuredinjuredmelukai
instructinstructedinstructedmemerintahkan
intendintendedintendedbermaksud, berniat
interestinterestedinterestedmenarik
interfereinterferedinterferedmengganggu, mencampuri
interruptinterruptedinterruptedmenyela, memotong
introduceintroducedintroducedmemperkenalkan
inventinventedinventedmenciptakan, menemukan
inviteinvitedinvitedmengundang
irritateirritatedirritatedmenjengkelkan, mjd gatal
itchitcheditchedmembuat gatal

(Reguler Verb”J”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
jailjailedjailedmemenjarakan
jamjammedjammedmenjejal, macet, sesak
jogjoggedjoggedlari pelan, bersinggungan
joinjoinedjoinedbergabung
jokejokedjokedbercanda, bergurau
judgejudgedjudgedmenghakimi, menilai
jugglejuggledjuggledmenyulap, menipu
jumpjumpedjumpedmelompat

(Reguler Verb List “K”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
kickkickedkickedmenendang
killkilledkilledmembunuh
kisskissedkissedmencium
kneelkneeledkneeledberlutut, bersujud
knitknittedknittedmerajut
knockknockedknockedmengetuk
knotknottedknottedmenyimpul

(Reguler Verb List “L”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
labellabeledlabeledmenamai
landlandedlandedmendarat
laughlaughedlaughedtertawa
launchlaunchedlaunchedmeluncurkan
learnlearnedlearnedmempelajari
licklickedlickedmenjilat
lieliedliedberbohong
lightenlightenedlightenedmeringankan
likelikedlikedsuka
listlistedlistedmendaftar
listenlistenedlistenedmendengar
livelivedlivedhidup, tinggal
loadloadedloadedmemuat
locklockedlockedmengunci
longlongedlongedmerindukan
looklookedlookedmelihat
lovelovedlovedmencintai

(Reguler Verb List “M”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
managemanagedmanagedmengelola
marchmarchedmarchedberbaris
markmarkedmarkedmenandai
marrymarriedmarriedmenikah
matchmatchedmatchedcocok
matematedmatedkawin (binatang)
mattermatteredmatteredberarti
measuremeasuredmeasuredmengukur
meddlemeddledmeddledikut campur
meltmeltedmeltedmeleleh
memorisememorisedmemorisedmenghafal
mendmendedmendedmemperbaiki, menambal
missmissedmissedkangen
mineminedminedmenambang
mixmixedmixedmencampur
moanmoanedmoanedmengerang, merintih
moormooredmooredmerapat (kapal)
mournmournedmournedmeratapi, berkabung
movemovedmovedpindah
muddlemuddledmuddledmenjadikan kacau
mugmuggedmuggedmerampok,menodong, menghafal
multiplymultipliedmultipliedmengalikan
murdermurderedmurderedmembunuh

(Reguler Verb”N”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
nailnailednailedmemaku
namenamednamedmenamai
needneededneededmembutuhkan
nestnestednestedbersarang
nodnoddednoddedmengangguk, memberi isyarat
notenotednotedmencatat
noticenoticednoticedmemperhatikan
numbernumberednumberedberjumlah

(Reguler Verb”O”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
obeyobeyedobeyedmematuhi, menaati
objectobjectedobjectedkeberatan, menolak
observeobservedobservedmengamati
obtainobtainedobtainedmemperoleh
occuroccuredoccuredterjadi
offendoffendedoffendedmenyinggung, menyakiti hati
offerofferedofferedmenawarkan
openopenedopenedmembuka
orderorderedorderedmemesan, memerintah
overflowoverflowedoverflowedmeluap, melimpah
oweowedowedberhutang
ownownedownedmemiliki

(Reguler Verb”P”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
packpackedpackedmengepak
paddlepaddledpaddledmendayung
paintpaintedpaintedmengecat, melukis
parkparkedparkedmemarkir
passpassedpassedlulus, melewati
pastepastedpastedmenempel, melekatkan
patpattedpattedmenepuk
pausepausedpausedberhenti sebentar
peckpeckedpeckedmematuk
pedalpedaledpedaledmengayuh
peelpeeledpeeledmengupas
peeppeepedpeepedmengintip
permitpermittedpermittedmengizinkan
pinchpinchedpinchedmencubit, menjepit
pinepinedpinedmerindukan
planplannedplannedberencana
plantplantedplantedmenanam
plugpluggedpluggedmengisi, menyumbat
possesspossessedpossessedmemiliki
preachpreachedpreachedberkhotbah
prickprickedprickedmenusuk
punchpunchedpunchedmeninju
puncturepuncturedpuncturedmenusuk, membocorkan
punishpunishedpunishedmenghukum

(Reguler Verb”Q”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
questionquestionedquestionedmenanyai, mempersoalkan
queuequeuedqueuedantre

(Reguler Verb”R”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
raiseraisedraisedmengangkat, menaikkan
reachreachedreachedmenjangkau
realizerealizedrealizedsadar, menyadari
receivereceivedreceivedmenerima
recognizerecognizedrecognizedmengakui, mengenal
recordrecordedrecordedmerekam
refuserefusedrefusedmenolak
regretregrettedregrettedmenyesal
reignreignedreignedmemerintah, menguasai
rejectrejectedrejectedmenolak
rejoicerejoicedrejoicedbersuka cita
releasereleasedreleasedmelepas, mengeluarkan
relyreliedreliedbergantung, mengandalkan
remainremainedremainedtinggal, bersisa
remindremindedremindedmengingatkan
requestrequestedrequestedmeminta
rescuerescuedrescuedmenyelamatkan
retireretiredretiredmundur, mengundurkan diri, pensiun
robrobbedrobbedmerampok, merampas
rockrockedrockedbergoyang, mengayun
rotrottedrottedmembusuk
rubrubbedrubbedmenggosok
ruinruinedruinedmenghancurkan
ruleruledruledmemerintah, menguasai
rushrushedrushedbergegas, menyerbu

(Reguler Verb”S”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
savesavedsavedmenyimpan
sealsealedsealedmenyegel, menutup
searchsearchedsearchedmencari
serveservedservedmelayani
shaveshavedshavedmencukur
shivershiveredshiveredmenggigil
smellsmelledsmelledmencium, berbau
squeaksqueakedsqueakedmencicit, memekik
starestaredstaredmenatap, memandang
studystudiedstudiedbelajar

(Reguler Verb”T”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
talktalkedtalkedberbicara
tametamedtamedmenjinakkan
tastetastedtastedmerasakan, mencicipi, rasanya
tempttemptedtemptedmenggoda
terrifyterrifiedterrifiedmenakuti
thawthawedthawedmencair
ticktickedtickedmencentang
tickletickledtickledmenggelitik, menyenangkan
tietiedtiedmengikat
tiptippedtippedmenyentuh
towtowedtowedmenderek, menggandeng
tracetracedtracedmelacak, menjiplak
tradetradedtradedberdagang
traptrappedtrappedmenjebak, memerangkap
treattreatedtreatedmemperlakukan, traktir
trembletrembledtrembledbergetar, gemetar
trottrottedtrottedberderap, berlari kecil
tugtuggedtuggedmenarik
tumbletumbledtumbledjatuh, terguling
twisttwistedtwistedmemutar
typetypedtypedmengetik
trytriedtriedmencoba

(Reguler Verb”U”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
undressundressedundressedmeninggalkan pakaian
unfastenunfastenedunfastenedmembuka, melepas
uniteunitedunitedmenyatukan, mempersatukan
unlockunlockedunlockedmembuka kunci
unpackunpackedunpackedmembongkar
useusedusedmenggunakan

(Reguler Verb”V”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
vanishvanishedvanishedlenyap, menghilang
visitvisitedvisitedmengunjungi

(Reguler Verb”W”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
wailwailedwailedmeratap, meraung
waitwaitedwaitedmenunggu
walkwalkedwalkedberjalan
wantwantedwantedingin
washwashedwashedmencuci
wastewastedwastedmembuang
watchwatchedwatchedmenonton
weighweighedweighedmenimbang
whinewhinedwhinedmerengek
whipwhippedwhippedmencambuk
whirlwhirledwhirledberputar, berbalik
whisperwhisperedwhisperedberbisik
whistlewhistledwhistledbersiul
winkwinkedwinkedberkedip
wipewipedwipedmengusap, menyeka
wobblewobbledwobbledbergetar, bergoyang
wrapwrappedwrappedmembungkus
wreckwreckedwreckedmenghancurkan, merusak
wrestlewrestledwrestledbergulat
wrigglewriggledwriggledmeliuk

(Reguler Verb”Y”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
yawnyawnedyawnedmenguap
yellyelledyelledberteriak

(Reguler Verb”Z”)

Infinitive(Verb 1)Past Tense(Verb 2)Past Participle(Verb 3)Arti
zipzippedzippedmenutup risleting
zoomzoomedzoomedmemperbesar

Apakah bisa membantu? Demikian pembahasanya, Mohon maaf jika ada salah kata dalam penulisan dan penjelasan, semoga bermanfaat🙂

Artikel Lainnya :

Verba Pewarta, Transitif dan Intrasitif – Assalammu’alaikum,wr,wb. Hello semuanya apa kabar semoga kalian selalu sehat wal’afiat yah, baik sehat jasmani maupun sehat rohaninya. 🙂

kali ini kita akan membahas mengenai Verba Perwata, Transitif & Intrasitif. tetapi sebelum masuk ke materi, yuk kita simak baik baik ulasan dibawah ini. 🙂

Apa yang dimaksud dengan Verba Pewarta, Verba Transitif & Verba Intrasitif?, Tetapi sebelum kita mengulas tentang verba pewarta, transitif & intrasitif, sebaiknya kita pahami dulu apa itu verba?.

Verba adalah suatu kata yang digunakan untuk menerangkan suatu tindakan, pengalaman, keberadaan, atau pengertian lainnya yang bersifat dinamis.

Setelah kita mengetahui dan memahami apa itu Verba & apa itu Pewarta, kita akan mulai membahas tentang pengertian, komponen-komponen,

Pengertian Verba Pewarta

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Verba Pewarta adalah sebuah kata yang mengindikasikan & menggambarkan suatu proses percakapan, perbuatan, atau keadaan (kata kerja).

Sedangkan Pewarta adalah mengindikasikan suatu percakapan.

Dan biasanya verba pewarta ini digunakan atau dipakai sebagai kebahasaan yang ada pada teks sebuah berita.

Komponen-Komponen Verba Pewarta

Pada Verba Pewarta memiliki suatu komponen-komponen yang akan dijelaskan & dicontohkan dalam penjelasan pada berikut ini :

1. Mengatakan adalah  sebuah homonim yang artinya memiliki kata ejaan & pelafalan yang sama namun memiliki makna yang berbeda.

Contoh :

Pada sebuah kegiatan tablik akbar yang diselenggarakan oleh Lembaga Kemanusiaan Syam Organizer.

Yaitu Syaiful Anwar (penyampai), mengatakan bahwa Umat Islam di Suriah sangat mengharapkan bantuan dari semua umat Islam di dunia, khususnya Umat Islam yang berada di Indonesia.

2. Memaparkan adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menguraikan suatu penjelasan, pendapat, laporan atau yang lainnya.

Contoh :

Pemerintah Negara memaparkan bahwa nilai rupiah pada Indonesia terhadap dollar akan semakin menurun.

3. Memberitakan adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk memberikan suatu informasi tertentu, baik lewat secara lisan, surat, media, dan lain-lainnya.

Contoh :

Dalam suatu acara televisi sebuah berita, memberitakan sebuah peristiwa terjadinya kecelakaan pesawat  yang ditumpangi Jamaah Haji dari Indonesia di Mina, Arab Saudi ketika sedang menuju ke Mekkah.

Verba Transitif & Verba Intrasitif

Setelah kita membahas mengenai Verba Pewarta, selanjutnya kita akan membahas Verba Transitif & Intrasitif. Karena pada kedua verba ini mempunyai suatu keterkaitan yang harus kita pahami juga.

Pengertian Verba Transitif

Verba Transitif adalah kata kerja yang menggunakan dua nomina, yaitu satu sebagai subjek dalam kalimat aktif & satu lagi sebagai objek dalam kalimat aktif.

Kata kerja verba transitif berbeda dari kata kerja intransitif, karena bentuk verba transitif dapat diubah menjadi bentuk kalimat pasif dimana kata kerja intransitif tidak dapat berlaku.

Pengertian Verba Intrasitif

Verba Intrasitif adalah kata kerja yang menggunakan objek atau pelengkap dalam suatu kalimatnya.

Dalam beberapa bahasa yang mempunyai Modus Pasif , pada verba transitif bisa dijadikan menjadi verba intransitif.

Namun untuk sebuah kata ganti orang sebagai subjek tidak dapat menggunakan di- dalam sebuah kalimat pasif.

Contoh Kalimat Verba Transitif & Intrasitif

Berikut ini saya akan memberikan beberapa contoh kalimat verba transitif & verba intrasitif.

Contoh Kalimat Verba Transitif :

  • Annisa mendengarkan lagu Blackpink.
  • Mardiah memasak kepiting di dapur.
  • Elfina menanam bunga di taman.
  • Purwanto membaca koran diruang tamu.

Pada contoh kalimat yang pertama diatas, kata Annisa berperan sebagai subjek, sedangkan mendengarkan sebagai predikat, lalu lagu sebagai objek, dan Blackpink sebagai keterangan.

Contoh Kalimat Intrasitif :

  • Purwanto membaca koran diruang tamu, menjadi ” koran dibaca Purwanto diruang tamu ” (Benar).
  • Saya memukul anjing menjadi ” Anjing dipukul saya ” (salah).

Perbedaan Verba Transitif & Verba Intrasitif

Penjelasan pada di bawah ini merupakan perbedaan antara Verba Transitif & Verba Intrasitif.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Verba Pewarta, Transitif dan Intrasitif  serta Pengertian, Komponen, Perbedaannya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Contoh Prosa – Pengertian, Manfaat, Ciri, Jenis, Perbedaan

Puisi Kontemporer – Pengertian, Tokoh, Sejarah, Ciri, Jenis, Contoh

Terimakasih atas kunjungannya, semoga hari-hari nya menyenangkan & penuh dengan pengetahuan yang luas. 🙂

Wassalammu’alaikum.wr.wb.

Puisi Kontemporer – Apa yang dimaksud dengan Puisi Kontemporer?

Pengertian Puisi Kontemporer dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu : suatu puisi yang dibuat pada waktu kini, atau penciptaanya pada masa sekarang.

Kontemporer sendiri mempunyai sebuah arti yaitu Masa Kini atau Waktu Kini.

Puisi kontemporer ini tidak memiliki suatu ikatan bentuk & irama, sehingga yang membuat puisi ini disebut dengan masa kini, karena adanya kebebasan dari pencipta puisi ketika membuatnya.

Sejarah Puisi Kontemporer

Dalam Pembatasan puisi kontemporer ini hanya terjadi di Indonesia, yang awal mulanya dikenal setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua.

Pada Angkatan “45” inilah yang dianggap sebagai pencetus puisi kontemporer ( Sastra Kontemporer ).

Alasan dicetuskannya sastra kontemporer adalah lahirnya proklamasi yang dimana penggunaan bahasanya, menggunakan Bahasa Indonesia serta Nasionalisme (Budi Darma, 1996:9).

Tokoh yang mencetuskan sastra kontemporer yaitu Chairil Anwar, Toto Sudarto Bachtiar, Sitor Situmorang, Taufik Ismail, Mohammad Taufik, Soebagio Sastrowardjojo & Sutardji Calzoum Bachri.

Ciri – Ciri Puisi Kontemporer

  • Bentuk puisi kontemporer menolak kata sebagai media.
  • Kebanyakan puisi kontemporer bertumpu pada sebuah simbol-simbol.
  • Puisi kontemporer menampilkan kata seminimal mungkin sebagai intinya.
  • Memasukkan Bahasa Asing atau Bahasa Daerah secara bebas.
  • Memakai kata-kata supra, kata-kata konvensional yang belum dikenal masyarakat.
  • Puisi Kontemporer menganggap tipografi sebagai alat ekspresinya.
  • Bergantung pada Bahasa Konvensional dengan memberi sebuah idiom-idiom baru.

Jenis-Jenis Puisi Kontemporer

Puisi Kontemporer mempunyai beberapa jenis ragam yaitu :

  • Puisi Kontemporer Tanpa Kata adalah puisi yang dibuat tidak menggunakan kata sebagai alat ekspresinya. Membuatnya hanya menggunakan titik-titik, garis, huruf, & simbol-simbol lainnya.
  • Puisi Kontemporer Mini Kata adalah puisi yang dibuat menggunakan kata yang sangat sedikit jumlahnya, dan dilengkapi menggunakan simbol lain yaitu berupa, huruf, garis, titik, & tanda baca lainnya.
  • Puisi Kontemporer Multi Lingual adalah puisi yang dimana kata & kalimat menggunakan berbagai bahasa, baik bahasa daerah atau bahasa asing.
  • Puisi Kontemporer Tipografi, yaitu puisi yang dibuat dengan memandang wujud & bentuk fisik puisi mampu mengekspresikan puisi. Bahkan bentuk & wujud fisik puisi dipandang sebagai salah satu unsur sebuah puisi, sebagai tanda yang memiliki makna tertentu, dan tidak terlepas dari keseluruhan makna puisi.
  • Puisi Kontemporer Supra Kata, yaitu puisi yang dibuat menggunakan kata-kata konvensional yang diubah atau menciptakan kata-kata baru, yang tidak terdapat dalam kosa kata bahasa Indonesia. Dan lebih bergantung pada aspek bunyi & ritme, sehingga terciptanya suasana magis (kebanyakan sebagai puisi mantra).
  • Puisi Kontemporer Idiom Baru adalah puisi yang dibuat beda dengan puisi konvensional, yang menggunakan sebuah idiom-idiom baru yang berada didalamnya. Tetapi puisi idiom baru menggunakan kata sebagai alat ekspresinya, dan kata tersebut dibentuk & diungkapkan dalam cara yang baru & diberi nyawa baru. Dan menggunakan sebuah idiom-idiom baru yang tidak pernah ada sebelumnya.
  • Puisi Kontemporer Mbeling adalah puisi yang dibuat ini pada umumnya mengandung suatu unsur humoris & bercorak kelakar. Dan sering terdapat unsur sebuah kritikan, terutama pada suatu kritikan sosial. Puisi jenis ini tidak melarang penggunaan suatu kata. Karena semua kata mempunyai hak yang sama pada puisi jenis ini.

Contoh-Contoh Dalam Jenis Puisi Kontemporer

1. Puisi Kontemporer Tanpa Kata

2. Puisi Kontemporer Tanpa Kata

3. Puisi Kontemporer Multi Lingual

4. Puisi Kontemporer Tipografi

5. Puisi Kontemporer Supra Kata (Mantra)

Apa yang dimaksud dengan Prosa?, pada kesempatan ini kita akan mengulas & memahami tentang pengertian, manfaat, ciri-ciri, jenis-jenis, perbedaan dari karya sastra prosa.

Pengertian Prosa

Prosa adalah sebuah karya sastra yang bentuk tulisannya bebas & tidak terikat dengan berbagai aturan, seperti rima, diksi, irama, & lain-lainnya.

Secara bahasa ( Etimologis ), kata prosa berasal dari Bahasa Latin “Prosa” artinya terus terang. Dan Karya Sastra Prosa juga diartikan karya sastra yang dipakai sebagai mendeskripsikan suatu fakta.

Manfaat & Ciri-Ciri Prosa

Prosa juga bisa dimanfaatkan sebagai Surat kabar, novel, majalah, ensiklopedia, surat kirim, dan beragam jenis media lainnya.

Ciri-Ciri Prosa

1. Bentuknya Bebas

Prosa mempunyai bentuk yang tidak terikat oleh : baris, bait, suku kata, & irama.

Pada umumnya bentuk prosa adalah sebuah rangkaian kalimat yang membentuk suatu paragraf.

Contoh : Dongeng, Hikayat, Novel & lainnya.

Dan dapat disajikan sebagai bentuk tulisan ataupun secara lisan.

2. Memiliki Tema

Sebuah Prosa memiliki sebuah tema yang menjadi dasar dalam sebuah cerita & merupakan bahasan pokok di dalamnya.

3. Mengalami Perkembangan

Sebuah Prosa akan mengalami suatu perkembangan karena dipengaruhi pada perubahan yang berada di kalangan masyarakat.

4. Mempunyai Urutan Peristiwa

Dalam Prosa biasanya terdapat alur cerita yang menjelaskan urutan sebuah peristiwa. Dan alur peristiwa tersebut, berbentuk alur mundur, maju, & campuran.

5. Mempunyai Tokoh di Dalamnya

Di dalam prosa terdapat tokoh, yaitu itu manusia, hewan, maupun tumbuhan. Dan mempunyai suatu sifat & sikap yaitu Antagonis (Jahat), Protagonis(Baik), & Tokoh Pembantu.

6. Memiliki Latar

Sebuah Prosa mempunyai sebuah latar pada masing-masing suatu kejadian, yaitu itu latar tempat, waktu, & suasana.

7. Memiliki Suatu Amanat

Sebuah Prosa harus memiliki sebuah amanat yang akan disampaikan kepada pembaca atau pendengarnya, sehingga dapat mempengaruhi mereka.

8. Memakai Bahasa Asing

Sebuah Prosa dapat menggunakan bahasa asing, contoh Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Melayu, dan Bahasa Asing lainnya atau juga tidak menggunakan Bahasa Asing.

9.Memiliki Nama Pengarang

Sebuah Prosa pasti ada nama pengarangnya. Tetapi, nama pengarang tidak harus dipublikasikan.

Jenis-Jenis Prosa

Prosa dibagi menjadi 2 Bagian, yaitu Prosa Lama & Prosa Baru.

Prosa Baru adalah Prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apapun setelah menerima Literatur atau pengaruh Budaya Barat.

Prosa Baru

Roman
Roman adalah sebuah bentuk prosa yang mengkisahkan suatu pelaku utama yang suka dukanya dalam kehidupan.

Bentuk Prosa ini mengkisahkan tentang kehidupan pelaku utamanya dari awal kehidupannya hingga saat akhir hidupnya.

Roman juga dibagi menjadi beberapa macam, yaitu Roman Trasendensi, Roman Sosial, Roman Sejarah, Roman Psikologis, & Roman Detektif.

Novel
Novel adalah sebuah bentuk prosa yang menggambarkan sebagian kehidupan peran utamanya hanya yang terpenting, paling menarik, & yang mengandung sebuah konflik.

Cerpen
Cerpen adalah sebuah bentuk prosa yang mengkisahkan sebagian kecil kehidupan tokoh-tokohnya hanya yang terpenting & paling menarik.

Riwayat
Riwayat atau Biografi adalah sebuah bentuk prosa berisikan tentang pengalaman hidup sang pengarang sendiri (autobiografi) atau pengalaman hidup orang lain, dari kecil sampai dewasa atau sampai meninggal dunia.

Kritik
Kritik adalah sebuah bentuk prosa untuk menguraikan suatu pendapat bagus atau buruknya pada suatu karya, dan memberikan suatu alasan tentang isi & bentuk dengan kriteria yang bersifat objektif & menghakimi.

Resensi
Resensi adalah sebuah bentuk prosa tentang pembicaraan, pertimbangan atau ulasan pada suatu karya sastra.

Esai
Esai adalah sebuah bentuk prosa yang sebagai suatu ulasan atau kupasan pada masalah secara sepintas berdasarkan pandangan pribadi pengarang.

Prosa Lama

Prosa Lama adalah Prosa yang masih murni menggunakan Bahasa Indonesia yang belum dipengaruhi Budaya Barat.

Karya Sastra prosa lama ini awal mulanya hanya disampaikan secara lisan, karena pada saat itu masyarakat belum mengetahui tulisan.

Tetapi setelah Agama & Kebudayaan Islam telah masuk di Indonesia, saat itulah masyarakat mulai mengenal tulisan. Berikut ini adalah bentuk-bentuk prosa lama :

Hikayat

Hikayat adalah Suatu prosa yang menceritakan suatu kejadian yang tidak masuk akal & menggambarkan tentang kehidupan Para Raja, Ratu, Pangeran, Putri, Para Dewa & Dewi yang mempunyai sebuah kekuatan gaib yang luar biasa.

Sejarah

Sejarah (Tambo) adalah suatu prosa yang menceritakan tentang suatu peristiwa atau kejadian yang nyata dan telah terjadi pada zaman dahulu.

Selain menceritakan suatu peristiwa sejarah, dan dapat menceritakan silsilah pada seorang Raja.

Kisah

Kisah adalah Sebuah prosa yang menggambarkan suatu Kisah Perjalanan atau Pelayaran Seseorang dari Satu Tempat Ke Tempat Lainnya.

Dongeng

Dongeng adalah Sebuah prosa yang menggambarkan suatu cerita fiksi.

Dongeng juga mempunyai beberapa ragam dibawah ini :

Fabel

Fabel adalah Sebuah karya sastra yang menggambarkan cerita lama yang dimana Hewan sebagai tokohnya.

dan ditujukan sebagai lambang pengajaran suatu moral (biasa pula disebut sebagai cerita binatang).

Mitos

Mitos adalah Sebuah karya sastra yang menceritakan tentang kepercayaan terhadap sebuah benda atau hal lainnya yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib.

Legenda

Legenda adalah Sebuah karya sastra yang menggambarkan cerita lama tentang riwayat terjadi dan terbentuknya suatu tempat atau wilayah.

Sage

Sage adalah Sebuah karya satra yang menggambarkan cerita lama yang berhubungan dengan sebuah keberanian atau kesaktian & keajaiban pada seseorang.

Parabel

Parabel adalah Sebuah karya sastra yang menggambarkan cerita rekaan keagamaan atau sikap moral dan melibatkan ibarat atau perbandingan.

Dongeng Jenaka

Dongeng Jenaka adalah Sebuah karya sastra yang menggambarkan tentang tingkah laku seseorang yang malas, rajin, bodoh atau cerdik, dan diceritakan secara humor.

Cerita Berbingkai

Cerita Berbingkai adalah Sebuah karya sastra yang menggambarkan suatu cerita yang didalamnya mempunyai cerita lagi lalu dibicarakan oleh tokoh-tokoh yang ada didalam cerita tersebut.

Perbedaan Prosa Lama & Prosa Baru

Perbedaan antara Prosa Lama & Prosa Baru adalah :

1. Prosa lama

  • Statis, lambat perubahannya.
  • Istana Sentris atau bersifat kerajaan.
  • Bersifat fantastis, bentuknya seperti hikayat & dongeng.
  • Di pengaruhi sastra Hindu & Arab.
  • Tidak dicantumkan nama pengarang.

2. Prosa baru

  • Dinamis, cepat prubahannya.
  • Rakyat Sentris, mengambil cerita dari rakyat sekitar.
  • Realistis, bentuknya seperti roman, novel, cerpen & drama, dll.
  • Di pengaruhi sastra Barat yaitu Bahasa Inggris, Jepang, dll.
  • Nama pencipta selalu dicantumkan.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Karya Sastra Prosa pengertian, manfaat, ciri-ciri, jenis-jenis, perbedaan prosa lama & baru.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Contoh Karangan Persuasi Tema Propaganda, Kesehatan dan Politik

Contoh Karangan Argumentasi Beserta Ciri, Jenis dan Cara Membuat

Lempar Lembing – Apa yang dimaksud dengan lempar lembing? yaitu salah satu cabang olahraga atletik, yang dilakukan dengan melemparkan sebuah tongkat (Tombak Panjang) dari jarak tertentu untuk mencapai jarak maksimum dengan suatu teknik melempar.

Pengertian Lempar Lembing

Lempar lembing adalah  Sebuah cabang olahraga yang banyak diminati oleh banyak orang yaitu melemparkan sebuah tongkat panjang yang berbentuk seperti tombak yang mempunyai sudut tajam di ujungnya dengan teknik & tenaga penuh dari suatu posisi agar mencapai jarak yang jauh (Maksimum).

Sejarah Lempar Lembing

Meskipun belum di temukannya catatan sejarah otentik mengenai olahraga lempar lembing, tapi sebagian ahli sejarah meyakini bahwa olahraga ini sudah berkembang sejak zaman Yunani Klasik.

Pada saat itu, lempar lembing termasuk olahraga yang populer. Tak kalah dari olahraga lainnya pada zaman itu, seperti lari, lompat, & lempar cakram.

Beberapa ahli sejarah menyebutkan, lempar lembing di identifikasi sebagai aktivitas berburu nenek moyang manusia (zaman purba).

Seperti olahraga atletik lainnya, lempar lembing di adopsi dari aktivitas kaum laki-laki pada zaman tersebut.

Aktivitas lempar lembing ini berkembang menjadi suatu olahraga, ketika manusia memasuki masa bercocok tanam & beternak, meninggalkan zaman Nomaden yang aktivitas berburunya menjadi suatu kebiasaan pada zaman tersebut.

Lempar Lembing menjadi salah satu bagian olahraga atletik sejak tahun 1908 & pada tahun 1932 diadakan kejuaraan lempar lembing untuk perempuan dalam sebuah olimpiade.

Teknik Lempar Lembing

Untuk melempar lembing membutuhkan suatu teknik yang perlu anda ketahui. Berikut ini adalah cara melempar lembing dari awalan sampai akhiran.

Awalan Lempar Lembing

  • Pada awalan teknik ini anda harus berlari membawa sebuah lembing, pada posisi ini lembing diletakkan diatas kepala & posisi lengan anda ditekuk
  • Kemudian siku lengan mengarah kedepan & telapak tangan mengarah arah keatas.
  • Sementara posisi lembing harus sejajar diatas garis paralel & tanah.
  • Sedangkan bagian terakhir dalam teknik awalan adalah langkah silang atau juga disebut dengan cross step.

Di bagian akhir anda bisa menggunakan cara & langkah, seperti dibawah ini:

  1. Menggunakan Hot Step atau Jingkat.
  2. Menggunakan langkah silang dibagian arah depan atau disebut sebagai cross step
  3. Menggunakan langkah silang di pada bagian belakang atau disebut sebagai rear cross step.

Ketika peralihan atau disebut dengan (cross step),  dilakukan ketika kaki diturunkan.

Lalu dibagian kedua bahu diputar secara perlahan menuju kearah kanan, selanjutnya lengan kanan mulai bergerak serta diluruskan menuju ke arah belakang.

Dan tubuh pada bagian atas condong ke arah belakang, bahkan pandangan juga harus tetap berada lurus ke arah depan.

Cara Lemparan Pada Lembing

Ketika gerakan melempar lembing, tariklah bahu sebelah kanan dengan cara lengannya melakukan gerakan melempar melalui poros bahu sekuat tenaga ke arah depan bagian atas.

Dan posisi badan bergerak melalui kaki depan, setelah itu lemparkan lembingnya sekuat tenaga.

Akhiran Lempar Lembing

Dalam akhir gerakan, lemparan ini akan dilakukan dengan teknik melangkahkan kaki ke arah depan, supaya gerakkan tidak terjatuh ataupun tidak melebihi garis batas lemparan.

Cara Memegang Lembing

Dalam beberapa cara memegang lembing yang biasa dilakukan para atlet adalah cara memegang Negara Amerika, Negara Finlandia, & Tang (Menjepit)

Cara Memegang Lembing Negara Amerika 

Cara Memegang Lembing Negara Finlandia

Dalam cara memegang lembing Negara Finlandia yaitu : Pada bagian belakang lilitan lembing, yaitu jari tengah & ibu jari berperan untuk mendorong tali pada lembing.

Sementara itu jari telunjuk berada disepanjang batang lembing & agak serong ke arah yang wajar. Jari-jari lainnya berada pada bagian permukaan lembing yang berada diatasnya.

Cara Tang (Menjepit)

Caranya yaitu hanya menjepitkan sebuah lembing di antara dua jari tengah & jari telunjuk, sedangkan jari-jari lainnya memegang biasa pada permukaan lembing.

Kesalahan yang biasa terjadi, ketika memegang lembing yaitu memegang dengan cara yang tidak baik & nyaman, pegangan kurang kuat, & tidak diikuti dengan gerak lanjut.

Bayangkan & lakukan lah keterampilan sesuai dengan tujuan gerak dari lempar lembing, dan usahakan agar menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi tersebut.

Peraturan Pada Lempar Lembing

  1. Lembing yang dipegang harus pada tempat pegangan lembing.
  2. Lemparan sah apabila mata lembing harus menancap atau menggores tanah di sector lemparan.
  3. Lemparan tidak sah ketika kaki pelempar menyentuh lengkungan lemparan, atau garis 1,5 meter atau di depan lengkungan lemparan.
  4. Dalam sekali melempar, pelempar tidak boleh memutar badan sepenuhnya, sehingga punggung pelempar menghadap kearah lengkungan lemparan.
  5. Lemparan harus melewati atas bahu.
  6. Jumlah lemparan diperbolehkan yaitu sama seperti tolak peluru & lempar cakram.

Bagian dan Ukuran Lembing

Bagian Lembing

Ada 3 bagian dalam sebuah lembing, yaitu :

  • Pada bagian badan lembing terbuat dari kayu atau metal.
  • Kemudian mata lembing terbuat dari metal, tali & pegangan lembing melilit di titik tengah lembing menjadi pusat gravitasi lembing.

Ukuran Lembing

  • Panjang sebuah lembing untuk putra 2,6 – 2,7 meter.
  • Panjang sebuah lembing untuk putri 2,2 – 2,3  meter.

Berat Lembing

  • Berat sebuah lembing untuk putra 800 gram.
  • Berat sebuah lembing untuk putri 600 gram.

Lapangan Lempar Lembing

Bentuk sebuah lapangan lempar lembing seperti yang berada di skema bawah ini:

Lintasan Awalan Pada Lapangan Lempar Lembing

  • Pada Lintasan awal akan dibatasi 5 cm dengan jarak 4 m, panjang lintasan awal minimal 30 m & maksimal 36.5 m

Lengkungan Lemparan Pada Lapangan Lempar Lembing

Pada Lengkungan lemparan dibuat dari kayu atau metal, di cat putih dan lebar 7 cm.

Posisi datar dengan tanah, berbentuk busur atau lengkungan dari lingkaran dengan jari-jari 8 m. Garis 1,5 meter dari titik temu garis lintasan awalan sampai lengkungan lemparan, dan menyiku keluar.

Sudut Lemparan Pada Lapangan Lempar Lembing

Pada sudut lemparan dibentuk dengan dua garis dibuat dari titik pusat lengkungan lemparan dengan sudut 29 derajat & memotong kedua ujung lengkungan lemparan. Tebal garis sector 5 cm.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang pengertian, sejarah, teknik, cara memegang, peraturan, & juga lapangan pada olahraga lempar lembing.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait :

Cara Memegang Raket Teknik Forehand Grip dan Backhand Grip

Cara memegang raket – Meski terlihat mudah memegang raket, namun banyak orang tidak menyadari sudah melakukan kesalahan dan menyebabkan permainan yang dilakukan menjadi tidak maksimal. Cara memegang raket yang benar yaitu dengan memakai jari-jari tangan atau ruas jari tangan, selain itu jari-jari tangan yang dipakai dalam memegang raket harus luwes, rileks, dan memiliki tenaga ketika memukul shuttle cock (kok). Berikut ini akan dibahas secara lengkap tentang cara memegang raket beserta teknik dalam bulutangkis lengkap. Simak pembahasan dibawah ini

Cara Memegang Raket

Jika anda memegang raket seperti memegang bet pada tenis meja, maka cara memegang raket anda keliru. Meskipun teknik ini akan memberikan pegangan yang amat kuat pada raket, namun pukulan yang akan dihasilkan akan sangat lemah ketika melakukan pukulan smash, Selain itu juga sulit untuk dipakai dalam teknik mengontrol bola (shuttle cock).

Sebenarnya terdapat beberapa cara ataupun teknik pegangan raket, namun yang sering dipakai dalam prakteknya hanya ada dua, yaitu :

  1. forehand
  2. backhand.

Dua macam cara memegang raket ini umum dipakai dalam semua jenis pukulan di dalam permaina bulutangkis secara bergantian yang bergantung situasi dan kondisi yang dihadapi saat permainan. Bagi pemain yang terampil atau mahir dengan teknik pegangan raket ini akan terlihat seperti misalnya memegang dengan cara satu grip saja. Karena pergantian dalam teknik pegangan raket dari forehand ke backhand atau sebaliknya hanya terjadi sedikit pergeseran saja dan itu pun terjadi secara otomatis.

Forehand Grip

  1. Pegang raket seperti berjabat tangan (membentuk “V”)
  2. Pakai tiga jari (jari tengah, jari manis, dan jari kelingking) untuk cara menggenggam raket, jari telunjuk ditempatkan sedikit terpisah dari ketiga jari yang tadi
  3. Ibu jari diletakkan tepat diantara jari telunjuk dan ketiga jari tersebut.

Backhand Grip

Untuk menggunkan teknik backhand grip, cukup geser sedikit “V” ke arah dalam. Bantalan ibu jari atau jempol ada pada pegangan raket yang lebih lebar.

Cara melakukan pukulan smash yang benar

Berikut ini adalah penjelasan bagaimana cara melatih agar pukulan smash mampu powerfull atau memakai kekuatan penuh hingga pukulan bisa tajam dan keras yang slalu mengecoh lawan

  • Kontak point harus tinggi dan harus di depan dari tubuh atau badan pemain, bukan ada dibelakangnya pemain.
  • Saat memukul kok, pergelangan tangan eajib tepat dan cepat serta mengarah kebawah atau mengarah ke arah dalam. Ketika kepala raket mengenai kok, posisinya tegak lurus terhadap kok.
  • Saat memukul kok, percepatan gerakan dari pergelangan tangan amat mempengaruhi cepatnya laju kok .
  • Dalam hal ini penggunaan tenaga harus sangat fokus, jari-jari cukup erat di dalam memegang grip untuk menambah daya kejut atau ledakan serta mapu mempercepat laju dari kepala raket.

  • Dalam memegang grip raket wajib rileks, Karena dengan begitu kita bisa memakai tenaga pergelangan tangan untuk melakukan smash secara keras dan tajam kebawah da mengecoh lawan.
  • Pakai pegangan grip yang sesuai dengan gaya maupun style dari pemain.
  • Jangan memegang terlalu erat, supaya gerakan smash tidak kaku
  • Maka, kesimpulannya ketika memegang grip raket harus dalam keadaan rileks, dan lakukan dan per-erat jari-jari tangan yang dipakai untuk memegang saat terjadi kontak antara kepala raket dengan shuttle cock saja.

Bila sudah terbiasa membaca datangnya rah kok, Kamu bisa melatih pukulan smash dengan loncatan. Teknik melakukan smash dengan meloncat atau smash tanpa meloncat sebenarnya adalah sama, hanya saja berbeda pembacaan titik dalam fase pemukulannya. Namun hasil pengembalian bola dengan teknik smash loncat akan lebih tajam dan cepat (keras).

Teknik Melakukan Netting

Teknik netting merupakan teknik permainan net, teknik ini adalah teknik yang perlu dikuasai dala permaina sebelum mencobanya pada pertandingan yang sesungguhnya, hal ini karena teknik netting cukup riskan dan bisa jadi malah sebaliknya yaitu mendatangkan poin bagi lawan.

Cara untuk mendapatkannya dengan melakukan pukulan shuttle cock halus namun masuk ke area lawan, cermati jarak net dengan posisi shuttle cock.

Teknik Mengembalikan Servis

Coba latihan ini bersama temanmu, misalnya temanmu melakukan servis dan kamu yang bertahan. bisa mencoba melakukan latihan ini baik untuk jenis servis forehand dan backhand. Terdapat macam-macam teknik yang bisa kamu kembangkan saat melakukan teknik pengembalian servis.

  1. Contohnya ketika bermain dalam pertandingan bulu tangkis tunggal, saat menerima servis usahakanlah mengembalikan servis dengan pukulan keras atau tinggi ke sudut belakang jauh dari jangkauan lawan atau bisa juga bermain netting.
  2. Jangan terburu-buru untuk melakukan smash dimana posisi di lapangan belakang, karena saat melakukan smash, belum tentu bisa recovery posisi yang tepat saat lawan bisa mengembalikan smash.
  3. Jika bermain secara ganda, usahakan mengarahkan shuttle cock ke arah lawan dengan tepat pada bagian tubuh ataupun langsung mengarah ke lantai supaya mendapat poin.

Demikianlah teknik memegang raket da beberapa tenik lainya dala bulutangkis, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

Edu24h.net – Kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian Seni Rupa, Macam dan Unsur Seni Rupa. Seni rupa bertujuan untuk memberikan keindahan dan daya jual yang tinggi kepada seniman. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai seni rupa.

Pengertian Seni Rupa

Pengertian seni rupa adalah cabang seni yang berbentuk karya seni dengan menggunakan media tangkap mata, dan dirasakan (raba). Seni rupa adalah hasil ciptaan yang berkualitas tinggi dan memiliki daya jual yang tinggi pula. Seni rupa merupakan keindahan  alam dan objek-objek tertentu beserta struktur yang di gunakan.

Seni rupa menciptakan keindahan dan memanjakan mata. Dalam ini karya yang di sugukan akan di sebut seni. Semua orang bisa membuat karya seni yang indah. Namun ada kemampuan yang berbeda, ada juga yang berbakat dalam hal seni.

Seni bukan hanya berbentuk gambar dan patung namun ada seni musik dan bernyayi. Seni musik sebagai contoh bermain gitar, gendang dan biola.

Unsur Seni Rupa

Unsur seni rupa adalah beberapa elemen yang di gunakan untuk membangun seni rupa yang indah. Dalam hal ini ada beberapa unsur seni rupa yang wajib di ketahui oleh seniman. Berikut ini adalah unsur-unsur seni rupa antaralain:

1.      Titik

Titik merupakan unsur seni rupa paling mendasar, dari titik tersebut akan muncul ide atau gagasan yang dapat membentuk garis, bidang dan garis. Membentuk gambar menggunakan kombinasi titi dari berbagai ukuran di sebut dengan pointilisme.

2.      Garis

garis merupakan kumpulan dari beberapa titik. Berdasarkan jenisnya garis di bedakan dari garis lurus, Panjang, pendek, melengkung, vertical, horizontal, diagonal, patah-patah, serial, dan berombak. Pada setiap garis menimbulkan kesan yang berbeda-beda. Misalnya garis lurus memberikan kesan tegak dan keras, garis patah-patah menimbuklan kesan kaku, garis lengkung menimbulkan lembut dan lentur.

  • Garis halus, melengkung-melengkung berirama mengesankan kelembutan kewanitaan.
  • Garis miring, melambangkan akan kegoncangan, gerak, tidak stabil.
  • Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan.
  • Garis tegas, kuat, terpatah-patah mengesankan atau melangmbangkan kekuasaan.

3.      Bidang

Bidang adalah unsur seni rupa yang mengembangkan garis, bisa juga disebut mempertegas. Biasanya unsur bidang di aplikaikan di tepi gambar.

4.      Bentuk

  1. Bentuk adalah unsur seni rupa gabungan beberapa bidang:

Bentuk Geografis, ialah bentuk yang terdapat ilmu ukur seperti

Bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok

Bentuk silindris, contohnya tabung, bola dan kerucut.

  1. Bentuk Nongeometris adalah bentuk yang meniru bentuk alam, seperti hewan, manusia dan tumbuhan.

3.      Ruang

Ada perbedaan antara seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. Pada seni rupa dua dimensi ruang bersifat semu sedangkan dalam tiga dimensi bersifat nyata.

4.      Warna

Warna adalah unsur seni rupa yang menimbulkan kesan dan pantulan cahaya. Warna merupakan komponen yang sangat penting dalam seni rupa. berikut ini adalah kelompok warna:

  • Warna Primer adalah warna dasar yang terdiri dari warna merah, kuning dan biru.
  • Warna Sekunder adalah warna dapat dari campuran dua warna primer.
  • Warna Tersier adalah warna didapat dari pencampuran warna sekunder
  • Warna Analogus adalah deretan warna, di dalam suaru lingkaran dan berdampingan
  • Warna Komplementer adalah warna yang kontras dan letaknya bersebrangan yang dibentuk dalam satu lingkaran warna.

5.      Tekstur

Tekstur adalah unsur seni rupa dalam permukaan bidang. Setiap benda memiliki tekstur yang berbeda-beda tergantung penekanan garis dan pewarnaan. Ada terkstur yang tidak sesuai dengan penglihatan di sebut tekstur semu.

6.      Gelap Terang

Gelap terang adalah unsur seni rupa yang memberikan efek natural pada pewarnaan. Pengaplikasian gelap terang pada dimensi di sebut gradasi warna.

Macam-Macam Seni Rupa

Ada beberapa macam-macam seni rupa yaitu senirupa berdasarkan wujudnya, masanya, dan fungsinya. Berikut adalah penjelasannya.

Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Wujudnya

Seni rupa dua dimensi adalah seni rupa yang dapat di lihat dari dua sisi yaitu Panjang dan lebar, misalnya lukisan, gambar, sketsa, batik dan ilustrasi.

Seni rupa tiga dimensi adalah seni rupa yang dapat di lihat dari 3 sisi yaitu Panjang, lebar, dan tinggi. Seni rupa tiga dimensi memiliki volume. Misalnya patung, kriya, dekorasi, bangunan dll.

Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Massanya

Seni Rupa tradisional adalah seni rupa yang di buatnya menggunakan pola, aturan, dan pakem. Seni rupa tradisional di buat berulang-ulang dan tanpa merubah bentuk aslinya. Seni ini bersifat turun temurun dari nenek moyang terdahulu, sampai sekarang masih ada bentuk seni rupanya misalnya kendi.

Seni rupa modern adalah seni rupa kreativitas yang di ciptakan seniman. Hal-hal yang bersifat baru dan belum pernah ada. Misalnya lukisan, patung, kriya dan bangunan.

Seni rupa konteporer adalah seni rupa di masa sekarang. Karya ini di pengaruhi dalam dunia sekarang dan bersifat kekinian. Konsisi ini di ciptakan karena banyak imajinasi dan fantasi di lakukan oleh seniman-seniman sekarang

Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya

Seni rupa terapan adalah seni rupa yang memiliki tujuan dan praktis. Karya ini di buat untuk kebutuhan misalnya keramik, poster, rumah, dan senjata.

Seni rupa murni adalah karya seni yang di buat imajinasi pencipta. Kebalikan dari terapan, seni rupa murni tidak memikirkan kegunaannya. Misalnya kerajinan hiasan.

Demikian lah pembahasan mengenai Pengertian Seni Rupa, Unsur dan Macam-Macam Seni Rupa. kunjungi terus Edu24h.net banyak artikel menarik dan bermanfaat.

Baca Juga :

Teluk adalah – tubuh perairan yang menjorok ke daratan yang dibatasi daratan diketiga sisinya. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai teluk yag meliputi pengertian, manfaat, ciri-ciri da contoh teluk yang disertai gambar. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Pengertian Teluk

Teluk adalah bagian tubuh perairan yang menjorok ke daratan yang pada tiga sisinya dibatasi oleh daratan .

Letaknya yang strategis membuat teluk banyak dimanfaatkan sebagai pelabuhan. Teluk merupakan kebalikan dari tanjung, dan umumnya keduanya bisa ditemukan pada suatu garis pantai yang sama.

Ciri Ciri Teluk

Berikut adalah ciri-ciri teluk untuk membedakan antara teluk, selat, tanjung dan pantai

  1. Terbentuk di kawasan pinggir laut yang mempunyai susunan batuan keras dan batuan lembut yang berselang-seli.
  2. Lapisan batuan lembut yang dihakis ombak akan menjadi teluk.
  3. Lapisan batuan keras yang tahan hakisan menjadi tanjung.

Manfaat teluk

Bеbеrара teluk уаng terdapat dі Indonesia seperti Labuan Bajo dan Awur sengaja difungsikan ѕеbаgаі tempat wisata. Pemerintah daerah memberikan dukungan supaya lokasi itu bіѕа menaikkan pendapatan dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Adapun manfaat lаіn dаrі teluk yaitu :

1. Pelabuhan bagi Nelayan

Karena kondisi perairannya cukup tenang, teluk dijadikan tempat melabuhkan kapal nelayan. Letaknya уаng tіdаk jauh dаrі laut menjadikan tempat іnі ѕаngаt cocok untuk menambatkan kapal.

Sebagian besar warga уаng hidup dі pulau memanfaatkan teluk sebagai tempat beraktivitas. Agar kondisinya tetap terawat, masyarakat tіdаk boleh membuang sampah dan kotoran supaya habitat ikan semakin terjaga. Hal іnі аkаn membuat hasil tangkapan bertambah meningkat.

2. Objek Wisata

Perairan teluk merupakan rekreasi уаng letaknya berada dі garis pantai. Karena itulah tempat іnі ѕеrіng dikunjungi para wisatawan baik dаrі dalam dan luar negeri. Banyak aktivitas seperti olahraga air уаng bіѕа dilakukan disana.

Pemandangan уаng ditawarkan рun tidak kalah indahnya. Salah satu teluk уаng paling tersohor dі Indonesia yaitu Labuan Bajo уаng berada dі Nusa Tenggara. Tempat іnі adalah salah satu wisata alam уаng ѕаngаt direkomendasikan bagi Andа уаng suka berpetualang dan menikmati keindahan laut.

3. Pemancingan Ikan

Pemanfaatan уаng ѕеrіng dilakukan yaitu menjadikan teluk ѕеbаgаі tempat pemancingan. Kondisi ombak уаng tіdаk terlalu besar dan juga dikelilingi оlеh daratan, memudahkan warga untuk melakukan kegiatan ini.

Jenis ikan уаng ditangkap cukup banyak ragamnya. Sеlаіn іtu memancing dі teluk јugа lebih nyaman dan tаk membahayakan. Sebab teluk аdаlаh perairan уаng menjorok, harus perhatikan lokasi strategis agar bіѕа mendapatkan banyak ikan.

4. Membudidayakan Ikan Laut

Sеlаіn menangkap ikan, terdapat banyak warga уаng membuka tambak sebagai tempat pengembangbiakan. Tentu ѕаја hal іnі memudahkan proses adaptasi. Disamping іtu pemberian pakan јugа amat lebih mudah. Ada bеbеrара daerah уаng mensubsidi nelayan sehingga bisa memakai teluk dеngаn bebas. Maka lebih hemat biaya dan efektif.

Namun, karena kondisinya dekat dеngаn laut, maka keadaannya harus tetap terjaga dеngаn baik. Kandungan bahan kimia seperti misalnya tumpahan minyak dі lepas pantai bisa menyebabkan efek уаng buruk salah satunya kematian.

Contoh Teluk

Teluk-teluk terkenal di dunia di antaranya adalah Teluk San Francisco di Amerika Serikat, Teluk Guantanamo di Kuba, dan Teluk Persia di Jazirah Arab. Beberapa teluk besar di Indonesia adalah Teluk Cenderawasih di Irian, Teluk Tomini di Sulawesi, dan Teluk Bone, juga di Sulawesi

Berikut adalah contoh gambar teluk yang ada di Indonesia maupun luar negri

Demikianlah pembahasan mengenai teluk, Semoga bermanfaat

Artikel lainya  :

 

Selat adalah – sebuah wilayah perairan yang relatif sempit dan menghubungkan dua bagian perairan yang lebih besar. Berikut adalah makalah selat lengkap yang meliputi pengertian, ciri,ciri, manfaat dan contoh selat. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Pengertian Selat

Selat adalah wilayah perairan yang relatif sempit dan menghubungkan dua bagian perairan yang lebih besar

Umumnya selat terletak di antara dua permukaan daratan. Selat buatan disebut dengan terusan atau kanal. Selat disebut juga dengan Laut Sempit di antara dua daratan

Ciri-Ciri Selat

Untuk membedakan antara selat, laut dan pantai, berikut ini adalah ciri-ciri selat

  1. Laut sempit yang menghubungi antara dua pulau
  2. terletak diantara dua permukaan daratan
  3. Menjorok ke arah daratan
  4. Dibatasi oleh daratan pada sisi sisinya.

Manfaat Selat

Karena selat adalah penghubung аntаrа satu pulau dеngаn pulau lainnya atau bаhkаn dеngаn negara lain, selat mempunyai fungsi atau peranan уаng cukup signifikan.
Fungsi utama selat yaitu tentu ѕаја untuk menghubungkan satu daratan dеngаn daratan lain. Sеlаіn itu, selat јugа mempunyai peran lаіn уаng tak kalah penting, diantaranya yaitu ѕеbаgаі berikut.

1. Jalur Transportasi Laut

Peran paling penting dаrі selat yaitu ѕеbаgаі jalur transportasi. Indonesia уаng terdiri dаrі berbagai pulau besar yang dipisahkan оlеh laut diantaranya. Termasuk selat уаng јugа bagian dаrіpada laut, maka untuk bіѕа mencapai sebuahpulau lain, selat аdаlаh jalur transportasi уаng amat penting karena selatlah уаng menghubungkan lautan аntаrа kedua pulau itu

2. Sumber Perikanan уаng Melimpah

Disadari atau tidak, selat merupakan sumber perikanan уаng amat bеgіtu melimpah. Hal іnі karena selat аdаlаh laut уаng јugа menjadi jalur dаrіpada perpindahan ikan.

Sеlаіn itu, perbedaan suhu аntаrа dі selat dеngаn laut lepas јugа menjadi salah satu penyebab banyaknya ikan уаng berlalu lalang pada kawasan selat. Karena itulah banyak уаng memanfaatkan selat menjadi lokasi untuk menangkap ikan уаng strategis.

3. Pusat Perekonomian Masyarakat

Sеbаgаі salah satu jalur transportasi уаng begitu penting, selat јugа memegang peran penting di dalam meningkatkan perekonomian penduduk sekitarnya. Tak jarang dі kawasan selat didirikan sebuah sarana publik уаng mendukung aktivitas kapal уаng menyeberang. Inilah уаng kеmudіаn membantu dalam meningkatkan perekonomian untuk masyarakat sekitar.

Dеngаn adanya kapal уаng menyeberang mеlаluі selat, Terdapat banyak pelabuhan dibuat pada kawasan selat. Adanya pelabuhan іnі lalu membuat kapal-kapal уаng hendak menyeberang рun singgah. Kapal-kapal уаng singgah іtu tak jarang adalah kapal dagang уаng nantinya bіѕа memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar.

Contoh Selat

Berikut adalah contoh selat berdasarkan daftar selat yang ada di Indonesia

Selat sunda

Selat bali

Selat malaka

Dibawah ini adalah daftar lengkap selat yang ada di indonesia

Selat Alas ada di Antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa
Selat Alor ada di Antara Pulau Lombleum dan Pulau Pantar
Selat Badung ada di Antara Pulau Bali dan Pulau Nusa Penida
Selat Bali ada di Antara Pulau Jawa dan Pulau Bali
Selat Bangka ada di Pulau Bangka Provinsi Sumatra Selatan
Selat Batahai ada di Pulau Moyo Provinsi Nusa Tenggara Barat
Selat Benggala ada di Sebelah selatan Pulau Weh dan Banda Aceh
Selat Bengkalis ada di Pulau Bengkalis Provinsi Riau
Selat Berhala ada di Pulau Lingga Provinsi Riau
Selat Bunga Laut ada di Antara Pulau Siberut dan Pulau Sipora
Selat Dampier ada di Antara Pulau Gam dan Pulau Batanta
Selat Dumai ada di Sebelah Selatan Pulau Rupat Provinsi Riau
Selat Durian ada di Sebelah Timur Pulau Kunduran Provinsi Riau
Selat Gaspar ada di Antara Pulau Bangka dan Pulau Belitung
Selat Karimata ada di Antara Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan
Selat Lewotobi ada di Sebelah barat Pulau Solor Provinsi NTT
Selat Lembeh ada di Sebelah utara Pulau Lembeh
Selat Likunang ada di Sebelah selatan Pulau Talisei
Selat Lintah ada di Antara Pulau Rinca dan Pulau Kornodo
Selat Lombok ada di Antara Pulau Bali dan Pulau Lombok
Selat Madura ada di Antara Pulau Jawa dan Pulau Madura
Selat Makasar ada di Antara Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi
Selat Malaka ada di Antara Pulau Sumatra dan Malaysia
Selat Manipa ada di Antara Pulau Buru dan Pulau Ambon
Selat Ombai ada di Antara Kepulauan Alor dan Pulau Timor
Selat Panaitan ada di Sebelah timur Pulau Panaitan Provinsi Jawa Barat
Selat Panjang ada di Sebelah selatan Pulau Padang Provinsi Riau
Selat Pantar ada di Antara Pulau Pantar dan Pulau Alor
Selat Patinti ada di Antara Pulau Bacan dan Pulau Makian
Selat Peleng ada di Sebelah barat Pulau Peleng Provinsi Sulawesi Tengah
Selat Raas ada di Antara Pulau Sapudi dan Pulau Raas
Selat Riau ada di Sebelah selatan Pulau Bintan Provinsi Riau
Selat Roti ada di Antara Pulau Roti dan Pulau Semau Provinsi NTT
Selat Rupat ada di Pulau Rupat Provinsi Riau
Selat Salabangka ada di Sebelah timur Provinsi Sulawesi Tenggara
Selat Sanding ada di Sebelah selatan Pulau Pagai
Selat Sapudi ada di Antara Pulau Madura dan Pulau Sapudi
Selat Selayar ada di Pulau Selayar Provinsi Sulawesi Selatan
Selat Siberut ada di Antara Pulau Siberut dan Pulau Tanah Bala
Selat Sikakap ada di Pulau Pagai Provinsi Sumatra Barat
Selat Sipora ada di Antara Pulau Sipora dan Pulau Pagai
Selat Sumba ada di Antara Pulau Flores dan Pulau Sumba
Selat Sunda ada di Antara Pulau Sumatra dan Pulau Jawa
Selat Tioro ada di Sebelah utara Pulau Muna Provinsi Sulawesi Tenggara
Selat Ujung Pandang ada di Sebelah timur Pulau Sebuku Provinsi Kalimantan Timur
Selat Wowoni ada di Sebelah barat Pulau Wowoni Provinsi Sulawesi Tenggara
Selat Yapen ada di Antara Pulau Yapen dan Pulau Biak

Demikianlah pembahasan mengenai selat, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

 

Tanjung adalah – sebuah daratan yang menjorok ke laut, atau daratan yang dikelilingi laut di ketiga sisinya. Berikut adalah makalah tanjung laengkap yang meliputi pengertian, manfaat, ciri-ciri beserta contoh tanjung. Untuk lebih jelasnya sima pembahasan dibawah ini

Pengertian Tanjung

Tanjung adalah daratan yang menjorok ke laut

Tanjung juga bisa di artikan sebagai daratan yang dikelilingi laut pada ketiga sisinya. Tanjung yang luas disebut dengan semenanjung. Tanjung merupaka kebalikan dari teluk, dan biasanya keduanya bisa ditemukan pada suatu garis pantai yang sama.

Pengertian tentang tanjung juga banyak diulas pada bidang ilmu geografi. Dimana tanjung adalah salah satu daratan yang letaknya ada pada bibir pantai dan terbentuk secara alami.

Ciri-Ciri Tanjung

Berikut ini adalah ciri ciri tanjung

  1. Terbentuk dikawasan pinggir laut
  2. lapisan batuan lembut
  3. warna cokelat lebih banyak daripada warna biru
  4. menjorok ke laut

Manfaat Tanjung

Tanjung adalah sebuah objek dengan segudang manfaat. Fungsi Tanjung menunjang kehidupan manusia. Lalu, apa saja manfaat tanjung? Berikut ini adalah manfaat tanjung

1. Lokasi Tambak Ikan

Manfaat tanjung yang pertama adalah sebagai lokasi tambak ikan. Faktanya, banyak pengusaha ikan ataupun warga sekitar yang membuat tambak ikan di sekitar area tanjung. Tanjung banyak dipilih seba sangat dekat dengan tempat hidup atau habitat berbagai jenis ikan yang dibudidayakan di tambak. Kegiatan pemeliharaan juga akan lebih mudah jika berada pada area tanjung.

2. Sebagai Tempat Tinggal

Manfaat selanjutnya yaitu sebagai tempat tinggal penduduk sekitar dan para nelayan yang ada di sekitar pantai. Lokasi tanjung yang digunakan untuk bermukim warga biasanya yaitu tanjung dengan luar daerah yang luas.

3. Pintu Masuk Lalu Lintas Perdagangan

Sejak dulu tanjung dipakai sebagai pintu masuknya perdagangan internasional. Tanjung mempunyai peranan yang sangat besar dalam proses perputaran dan sirkulasi bisnis impor dan ekspor di berbagai negara.

Hal ini disebabkan karena pelabuhan dibuat di dalam tanjung, hingga kapal-kapal yang membawa barang perdagangan harus mendarat di tanjung guna proses bisnis selanjutnya.

4. Sumber Mata Pencaharian

Manfaat selanjutnya dari tanjung yaitu menjadi sumber mata pencaharian. Terutama bagi penduduk yang terdapat di sekitarnya. Laut yang berbatasan langsung dengan daratan tanjung umumnya memiliki jumlah biota laut dan ikan yang lebih banyak daripada garis pantai ataupun teluk. Kondisi ini tentunya menjadi peluang tersendiri bagi masyarakat . Dimana mereka bisa menangkap ikan lalu dikonsumsi atau dijual.

5. Mengurangi Kemungkinan Banjir

Manfaat lainnya dari tanjung adalah mengurangi kemungkinan adanya banjir karena pasang surutnya air laut. Fenomena bencana alam ini dikenal dengan banjir rob. Perlu diketahui bahwa banjir rob yaitu naiknya air laut ke daratan sampai menggenang dan menyebabkan banjir.

6. Lokasi Wisata

Manfaat lainnya yaitu sebagai lokasi wisata yang dikelola pemerintah maupun swasta. Tanjung mempunyai keindahan yang sangat memukau. Tak hanya itu, para wisatawan juga bisa melakukan aktivitas snorkeling di sekitar laut di dekat tanjung.

Potensi wisatanya amat tinggi sehingga wajar saja jika pemerintah menaruh perhatian khusus pada obyek wisata tanjung yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Contoh Tanjung

Berikut adalah contoh tanjung yang indah beserta gambar

Tanjung Bira

Pelesir ke Tanjung Bira seperti perjalanan ke alam surga alam yang begitu cantik. Suguhan utama di bidang wisata yang masuk wilayah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ketenaran Tanjung Bira telah jadi buah bibir dan terkenal hengga wisatawan asing. Namun kamu harus menempuh perjalanan darat sekitar 200 Kilometer dari pusat Kota Makassar.

Tanjung Benoa

Tanjung yang satu ini juga jadi salah satu wisata yang banyak dikunjungi di Bali. Wilayah yang terkenal dengan pantai dan olahraga airnya itu terletak di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Saat bertandang ke wilayah Bali bagian selatan itu, kamu bisa menikmati suasana pantai yang begitu eksotis, tapi rasanya tidak sah jika belum merasakan sensasi permainan air yang ada di Tanjung Benoa

Tanjung Layar

Pulau Jawa mempunyai ujung Barat berupa Tanjung, ada beberapa tanjung di sana. Salah satu yang paling terkenal yaitu Tanjung Layar yang ada di Kecamatan Bayah, Lebak, Provinsi Banten.

Daftar Tanjung Yang ada Di Indonesia

Berikut ini adalah daftar tanjung yang ada di Indonesia beserta nama tanjung dan provinsi

Tanjung Akelama, di Halmahera Tengah, provinsi Maluku
Tanjung Alang-Alang, di Pandeglang, provinsi Jawa Barat
Tanjung Apatama, di Luwu, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Api, di Poso, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Arousu, di Maluku Tengah, provinsi Maluku
Tanjung Aru, di Kutai, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Asirloron, di Maluku Tenggara, provinsi Maluku
Tanjung Atande, di Flores Timur, provinsi NTT
Tanjung Awar-Awar, di Tuban, provinsi Jawa Timur
Tanjung Ayu, di Kutai, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Ayun Sakti, di Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Babula, di Sikka, provinsi NTT
Tanjung Bakaltua, di Bengkalis, provinsi Riau
Tanjung Bakung, di Pulau Nusa Penida, provinsi Bali
Tanjung Balai Karimun, di Karimun, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Bandaran, di Kota Waringan Barat, provinsi Kalimantan Tengah
Tanjung Bangkai, di Pontianak, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Basu, di Pulau Basu, Indragiri llir, provinsi Riau
Tanjung Bateeputih, di Aceh Besar, provinsi DI Aceh
Tanjung Batikala, di Mamuju, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Batu, di Bulungan, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Batu Beragam, di Lampung Utara, provinsi Lampung
Tanjung Batu Hitam, di Banggai, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Batu Karimun, di Karimun, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Batu Kurapu, di Mamuju, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Batu Mandi, di Padang Pariaman, provinsi Sumatra Barat
Tanjung Batu Moncong, di Manggarai, provinsi NTT
Tanjung Bawang, di Ketapang, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Bendo, di Rembang, provinsi Jawa Tengah
Tanjung Berlangkap, di Kepulauan Riau, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Bika, di Sambas, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Bio, di Pulau Pagai, provinsi Bengkulu
Tanjung Brebes, di Brebes, provinsi Jawa Tengah
Tanjung Bua, di Kupang, provinsi NTT
Tanjung Buaya, di Seruyan, provinsi Kalimantan Tengah
Tanjung Bugel, di Pati, provinsi Jawa Tengah
Tanjung Buginda, di Bangka, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Buntung, di Batam, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Canding, di Panarukan, provinsi Jawa Timur
Tanjung Capil, di Banyuwangi, provinsi Jawa Timur
Tanjung Carat, di Musi Banyuasin, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Caubelanda, di Ketapang, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Cimiring, di Nusa Kambangan, provinsi Jawa Tengah
Tanjung Cinoko, di Mamuju, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Cipatana, di Donggala, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Ciwa, di Lampung Selatan, provinsi Lampung
Tanjung Dampana, di Donggala, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Dampelas, di Donggala, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Dapurang, di Mamuju, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Dehekolano, di Halmahera Tengah, provinsi Maluku
Tanjung Delaki, di Alor, provinsi NTT
Tanjung Dewa, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Dewata, di Pasir, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Dondo, di Banggai, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Dongkait, di Mamuju, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Dowi, di Pulau Nias, provinsi Sumatra Utara
Tanjung Genteng, di Sukabumi, provinsi Jawa Barat
Tanjung Gerinting, di Probolinggo, provinsi Jawa Timur
Tanjung Giling, di Pasir, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Gunung, di Sambas, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Hatik, di Nias, provinsi Sumatra Utara
Tanjung Hauli, di Sumba Timur, provinsi NTT
Tanjung Indramayu, di Indramayu, provinsi Jawa Barat
Tanjung Jenkmejai, di Luwu, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Kaiku, di Mamuju, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Kait, di Ogan Komering llir, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Kakat, di Aceh Barat, provinsi DI Aceh
Tanjung Kandanghaur, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Karang Welang, di Kendal, provinsi Jawa Tengah
Tanjung Karangboto, di Cilacap, provinsi Jawa Tengah
Tanjung Karawang, di Bekasi, provinsi Jawa Barat
Tanjung Keluang, di Ketapang, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Kelumpang, di Belitung, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Kemudi, di Sekupang, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Kenam, di Lampung Tengah, provinsi Lampung
Tanjung Kinapat, di Kepulauan Mentawai, provinsi Sumatra Barat
Tanjung Koku, di Buton, provinsi Sulawesi Tenggara
Tanjung Koyan, di Ogan K.omering llir, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Kuma, di Sangir Talaud, provinsi Sulawesi Utara
Tanjung Labua, di Belitung, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Labuhanbini, di Kutai, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Laimbobo, di Yapen Waropen, provinsi Papua
Tanjung Lampa, di Natuna, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Langas, di Pasir, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Langasia, di Kepulauan Mentawai, provinsi Sumatra Barat
Tanjung Layar, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Lelapide, di Sangir Talaud, provinsi Sulawesi Utara
Tanjung Lereh, di Mamuju, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Lesung, di Pandeglang, provinsi Jawa Barat
Tanjung Liamubungku, di Musi Banyu Asin, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Lolak, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Losoni, di Poso, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Luar, di Lombok Timur, provinsi NTB
Tanjung Luluango, di Poso, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Lumut, di Ogan Komering llir, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Mabo, di Sorong, provinsi Papua
Tanjung Malacur, di Kotawaringan Barat, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Mangguar, di Paniai, provinsi Papua
Tanjung Mangkaliat, di Berau, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Mangkok, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Manimbaya, di Donggala, provinsi Sulawesi Tengah
Tanjung Marangkayu, di Kutai, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Masiwang, di Pulau Seram, provinsi Maluku
Tanjung Mbai, di Ngada, provinsi NTT
Tanjung Medang, di Pulau Rupat, provinsi Riau
Tanjung Melalo, di Bangka, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Munguresak, di Sambas, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Namaripi, di Fakfak, provinsi Papua
Tanjung Nipa, di Sangir Talaud, provinsi Sulawesi Utara
Tanjung Nyadora, di Maluku Tengah, provinsi Maluku
Tanjung Nyamplung, di Jepara, provinsi Jawa Tengah
Tanjung Pacinan, di Panarukan, provinsi Jawa Timur
Tanjung Padang Tikar, di Pontianak, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Paku, di Bangka, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Pakujon, di Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Tengah
Tanjung Palpeltu, di Pulau Buru Maluku Tengah, provinsi Maluku
Tanjung Pamanukan, di Subang, provinsi Jawa Barat
Tanjung Panango, di Bolaang Mongondow, provinsi Sulawesi Selatan
Tanjung Pangga, di Lombok Barat, provinsi NTB
Tanjung Pangkah, di Surabaya, provinsi Jawa Timur
Tanjung Panjang, di Gorontalo, provinsi Sulawesi Utara
Tanjung Paranggawu, di Dompu, provinsi NTB
Tanjung Pedadatua, di Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Tengah
Tanjung Pelindi, di Jember, provinsi Jawa Timur
Tanjung Pemarung, di Kutai, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Penet, di Lampung Tengah, provinsi Lampung
Tanjung Pengadah, di Kepulauan Riau, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Penyusu, di Bangka, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Pertandangan, di Sumatra Utara, provinsi Sumatra Utara
Tanjung Peureulak, di Aceh Tenggara, provinsi DI Aceh
Tanjung Peusangan, di Aceh Utara, provinsi DI Aceh
Tanjung Piayu, di Batam, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Pidie, di Pidie, provinsi DI Aceh
Tanjung Pinang, di Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Pinggir, di Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Podelagan, di Sumenep, provinsi Jawa Timur
Tanjung Ponopono, di Buton, provinsi Sulawesi Tenggara
Tanjung Pontang, di Serang, provinsi Jawa Barat
Tanjung Priok, di Jakarta, provinsi DKI Jakarta
Tanjung Pujut, di Serang, provinsi Jawa Barat
Tanjung Pulisan, di Minahasa, provinsi Sulawesi Utara
Tanjung Purwo, di Banyuwangi, provinsi Jawa Timur
Tanjung Puting, di Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Tengah
Tanjung Riau, di Batam, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Rokok, di Kepulauan Mentawai, provinsi Sumatra Barat
Tanjung Rugurut, di Kepulauan Mentawai, provinsi Sumatra Barat
Tanjung Sairo, di Pulau Tanah Masa Nias, provinsi Sumatra Utara
Tanjung Salaka, di Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Tengah
Tanjung Sambas, di Ketapang, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Sapa, di Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Tengah
Tanjung Sari, di Batam, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Sarambira, di Ende, provinsi NTT
Tanjung Sarokaya, di Sumbawa, provinsi NTB
Tanjung Sedari, di Karawang, provinsi Jawa Barat
Tanjung Selatan, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Sele, di Sorong, provinsi Papua
Tanjung Senamai, di Kepulauan Riau, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Sengkuang, di Batam, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Senna, di Ketapang, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Siamok, di Seruyan, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Siantan, di Belitung, provinsi Sumatra Selatan
Tanjung Sigep, di Siberut, provinsi Sumatra Barat
Tanjung Siging, di Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Barat
Tanjung Simasuket, di Kepulauan Mentawai, provinsi Sumatra Barat
Tanjung Tabako, di Kolaka, provinsi Sulawesi Tenggara
Tanjung Takih, di Kepulauan Riau, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Talawe, di Sangir Talaud, provinsi Sulawesi Utara
Tanjung Tamiang, di Aceh Tenggara, provinsi DI Aceh
Tanjung Tamponokora, di Muna, provinsi Sulawesi Tenggara
Tanjung Tanah, di Indramayu, provinsi Jawa Barat
Tanjung Tapokan, di Lampung Selatan, provinsi Lampung
Tanjung Tawali Tibi, di Bulungan, provinsi Kalimantan Timur
Tanjung Tenawu, di Bima, provinsi NTB
Tanjung Terapa, di Sumba Barat, provinsi NTT
Tanjung Tikus, di Lampung Selatan, provinsi Lampung
Tanjung Tua, di Lampung Selatan, provinsi Lampung
Tanjung Uban, di Bintan, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Ufi, di Maluku Tengah, provinsi Maluku
Tanjung Uluajan, di Aceh Barat, provinsi DI Aceh
Tanjung Uma, di Batam, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Umangcinang, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Uncang, di Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Unggat, di Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau
Tanjung Urang, di Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan
Tanjung Waduar, di Maluku Tenggara, provinsi Maluku
Tanjung Walor, di Lampung Utara, provinsi Lampung
Tanjung Wamonket, di Sorong, provinsi Papua
Tanjung Wolai, di Maluku Tengah, provinsi Maluku
Tanjung Wowoni, di Kendari, provinsi Sulawesi Tenggara

Demikianlah makalah tanjung dengan lengkap, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

 

Pantai adalah – Bentuk geografis yang terdiri dari pasir, dan ada di wilayah pesisir laut. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai pantai yang meliputi pengertian, pantai, manfaat, ciri-ciri dan contoh pantai. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Pengertian Pantai

Pantai terjadi karena adanya sebuah gelombang yang menghantam tepi daratan tanpa henti, sehingga mengalami pengikisan, gelombang penghancur tersebut yang dinamakan dengan gelombang destruktif.

Pantai adalah suatu wilayah perbatasan antara daratan dengan lautan. Batas pantai ini bisa ditemukan pengertiannya di dalam UU No. 27 Tahun 2007

Yang dimaksud dengan batas pantai adalah daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk serta kondisi fisik pantai, minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat.

Pantai terdiri atas pantai landai dan pantai curam.

  • Pantai landai yaitu pesisir ataupun tepi laut yang daratannya menurun sedikit demi sedikit ke arah laut. Pantai landai umumnya ada di pantai-pantai utara Pulau Jawa seperti misalnya Pantai Ancol dan Binaria di Jakarta.
  • Pantai curam yaitu pesisir atau tepi laut yang terjal. Misalnya pantai curam pantai-pantai di selatan Pulau Jawa seperti Pantai Pacitan di Jawa Timur.

Definisi pantai menurut kamus besar bahasa indonesia

(1) Tepi laut, pesisir,
(2) Perbatasan daratan dengan laut atau massa air lainnya dan bagian yang dapat pengaruh dari air tsb,
(3) Daerah pasang surut di pantai antara pasang tertinggi dan surut terendah,
(4) Landai.

Garis pantai adalah batas pertemuan yaitu antara bagian laut dan daratan ketika terjadi air laut pasang tertinggi.

Garis laut mampu berubah karena adanya abrasi, yaitu pengikisan pantai sebab hantaman gelombang laut yang menyebabkan berkurangnya areal daratan. Ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan dalam mengamankan garis pantai seperti misalnya pemecah gelombang dan pengembangan vegetasi di pantai.

Untuk mengatasi abrasi atau penggerusan garis pantai dari gelombang ombak dapat dipakai pemecah gelombang yang berfungsi untuk memantulkan kembali energi gelombang. Banyak cara yang dipakai guna memecahkan gelombang di antaranya yaitu dengan memakai tumpukan tetrapod yang terbuat dari beton pada jarak tertentu dari garis pantai.

Manfaat Pantai

Berikut adalah manfaat pantai yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber

  1. Menjadi tempat areal tambak garam
  2. Daerah pertanian pasang surut
  3. Wilayah perkebunan kelapa dan pisang
  4. Menjadi tempat objek pariwisata
  5. Daerah pengembangan industri sebuah kerajinan rakyat yang bercorak khas daerah pantai

Ciri-Ciri Pantai

Berikut adalah Ciri-Ciri Pantai

  1. Memiliki garis pantai yang permanen dan juga terjaga dengan baik.
    Garis pantai yang dimaksud disini adalah wilayah ataupun batasan yang memisah antara daratan dan lautan.
  2. Tanah yang berpasir. Akibat ekosistem pantai batu ini memiliki tanah yang berpasir, maka menyebabkan tanah tersebut memiliki kandungan unsur hara yang minim (karena tanag memiliki pori- pori besar) dan mempunyai permeabilitas tanah yag sangat baik.
  3. Terdapat tumbuhan yang memiliki akar napas yang berfungsi untuk beradaptasi sebab didaerah pasang laut itu berlumpur.
  4. Memiliki muara
  5. Terdapat ekosistem mangrove di sekitar pantai yang mempunyai fungsi sebagai penahan ombak laut yang bisa mengikis pesisir dari pantai tersebut .

Contoh Pantai

Sebagai negara kepulauan, Indonesia sudah dianugerahi jutaan lautan dan pantai yang begitu sangat memesona. Kita sebagai orang Indonesia, seharusnya bisa menjelajahi keindahan bahari yang ada didalam negeri, sebelum ke luar negeri. Dari sekian banyak pulau yang indah, berikut adalah beberapa di antaranya

Nihiwatu Beach, Sumba, Nusa Tenggara Timur

pantai ini berada pada nomor 17 untuk pantai terbaik di dunia menurut sebuah situs terkemuka ! Letaknya tersembunyi di balik sebuah hutan. Pantai sepanjang 2,5 kilometer ini dianggap surga yang belum terjamah

Pink Beach, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur

Pantai berpasir warna pink ini amat jelas dan sangat unik juga spesial. Warnanya pink sebab pasir putih telah bercampur dengan pasir merah. Pantai dengan pasir yang romantis ini hanya ada tujuh di dunia, dan yang tercantik ada di negara Indonesia

Pulau Weh, Aceh

Pulau ini adalah titik paling barat Tanah Air kita, atau yang disebut Sabang. Pulau yang sangat kecil ini mempunyai tiga pantai yang luar biasa indahnya yaitu : Anoi Itam, Gapang, dan Iboih.

Raja Ampat, Papua Barat

Keindahan Raja Ampat sudah terkenal hingga level dunia. Pesonanya memang amat luar biasa. Kalau tadi adalah titik barat negara Indonesia, Papua menjadi titik timur negara Indonesia. Sepertinya tak perlu dijelaskan lagi keindahan tempat ini. karna jelas ini adalah anugrah terindah yang masih kita miliki

Demikianlah pembahasa mengenai pantai, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya  :

Demokrasi liberal – adalah sistem politik yang menganut sebuah kebebasan individu, berikut adalah penjelasan lengkap mengenai demokrasi liberal yang meliputi pengertian, ciri-ciri, latar belakang dan pengertian demokrasi liberal di Indonesia, Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Pengertian Demokrasi Liberal

Demokrasi liberal adalah sistem politik yang menganut sebuah kebebasan individu.

Secara konstitusional, ini bisa diartikan sebagai hak individu dari kekuasaan pemerintah. Di dalam demokrasi liberal, keputusan-keputusan mayoritas diberlakukan pada sebagian besar bidang kebijakan pemerintah yang tunduk terhadap pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti yang tercantum dalam konstitusi.

Demokrasi liberal pada pertama kali dikemukakan pada Abad Pencerahan oleh penggagas teori kontrak sosial. Semasa Perang Dingin, istilah demokrasi liberal bertolak belakang dengan komunisme Republik Rakyat. Pada zaman sekarang demokrasi konstitusional umumnya dibandingkan dengan demokrasi langsung ataupun demokrasi partisipasi.

Ciri-Ciri Demokrasi Liberal

Ciri-ciri demokrasi liberal secara umum. diantaranya yaitu :

1. Agama Adalah Urusan Masing-Masing

Di dalam negara yang menganut paham demokrasi liberal, agama ataupun kepercayaan adalah urusan masing-masing pribadi di negara tersebut. Demokrasi liberal meyakini bahwa agama ataupun kepercayaan seseorang yang mengatur hubungannya dengan Tuhan hingga hanya orang tersebutlah yang berhak mengatur dan mengetahuinya. Berikut adalah keterangan dari ciri-ciri agama dari urusan masing-masing, sebagai berikut:

  • Jika pergi ke beberapa negara yang menganut demokrasi liberal pada sistem pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakatnya, jangan sekali-kali menanyakan soal agama terhadap orang yang tinggal di sana.
  • Selain bisa dianggap menyinggung, bisa juga dipermasalahkan sebab mencampur urusan pribadi orang lain.
  • Jika di Indonesia kehidupan beragama diatur undang-undang, maka di negara yang menganut paham demokrasi liberal, kehidupan beragama menjadi urusan masing-masing individu.

2. Mengutamakan Kepentingan Pribadi

Negara yang menganut paham demokrasi liberal lebih cenderung mengutamakan kepentingan pribadi terutama pada lingkungan masyarakatnya. Seperti yang diketahui, negara yang menganut paham demokrasi liberal memilikk masyarakat yang sangat individualis dalam kehidupan sehari-harinya.

  • Pengutamaan kepentingan pribadi dalam negara yang menganut paham demokrasi memiliki makna tertentu.
  • Makna yang paling mudah bisa dipahami adalah pengutamaan kepentingan pribadi di atas kepentingan yang lain.
  • Oleh sebab itu, hak-hak yang bersifat personal lebih diutamakan dalam penegakkan hak asasi manusia pada negara yang menganut paham demokrasi liberal

3. Mengutamakan Hak Asasi Yang Berkaitan Dengan Kebebasan

Negara yang menganut sistem demokrasi liberal mengutamakan hak asasi manusia yang berkaitan dengan kebebasan individul. Perlu diketahui, liberal adalah suatu ideologi atau filsasat yang mendasarkan suatu pemahaman yang menjunjung tinggi kebebasan.

4. Memiliki Dua Kelompok Masyarakat

Di negara yang menganut paham demokrasi , dalam kehidupan bermasyarakat ada dua kelompok yang menentukan jalannya kebijakan negara. Dua kelompok masyarakat ini disebut kelompok mayoritas dan kelompok minoritas. Kedua kelompok ini hidup dengan berdampingan pada negara yang menganut paham demokrasi liberal .

5. Pembatasan Kebebasan Minoritas

Walaupun negara menganut paham demokrasi yang menjunjung hak-hak asasi yang berkaitan denga kebebasan, kebebasan kelompok minoritas dibatasi. Namun pembatasan yang dilakukan bukan kepada hak yang bersifat personal melainkan hak-hak yang berkaitan dengan kelompok seperti:

  • Eksistensi kelompok minoritas
  • Pengajuan bantuan hukum pada kelompok minoritas

6. Adanya Kekuatan Mayoritas

Seperti yang sudah dijelaskan dalam poin sebelumnya, kelompok mayoritas adalah kelompok yang memiliki kekuatan baik di dalam pemerintahan serta di dalam masyarakat.

7. Keputusan di Ambil Berdasarkan Suara Terbanyak

Dalam menjalankan kehidupan demokrasi negara yang menganut paham demokrasi liberal, keputusan terbanyak digunakan sebagai penentu ketika menentukan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan.

Latar Belakang Demokrasi Liberal

Setelah dibubarkannya RIS, pada tahun 1950 RI Melaksanakan demokrasi parlementer yang Liberal dengan mencontoh sistem parlementer dari barat, dan masa ini disebut Masa demokrasi Liberal.

Indonesia terbagi manjadi 10 Provinsi yang memiliki otonomi dan berdasarkan Undang – undang Dasar Sementara tahun 1950 yang juga bernafaskan liberal. Akibat pelaksanaan konstitusi itu, pemerintahan RI dijalankan pada suatu dewan menteri (kabinet) yang dipimpin seorang perdana menteri dan bertanggung jawab kepada parlemen (DPR)

Pengertian Demokrasi Liberal di Indonesia

Mekanisme pemerintahan tersebut mempunyai banyak jenis, namun hanya mempunyai dua bentuk dasar yaitu langsung dan perwakilan. Pengertian demokrasi langsung yaitu ketika pengambilan keputusan ataupun kebijakan langsung melibatkan rakyat. Ciri-cirinya tiap orang mewakili dirinya sendiri guna memberikan pendapat atas kebijakan yang akan diambil.

Sedangkan untuk bentuk perwakilan, ciri-cirinya yaitu rakyat harus memilih perwakilannya di parlemen untuk berpendapat dan menyampaikan keputusan. Dalam sejarah Indonesia, pernah ada dua jenis, yaitu liberal seperti misalnya pada kabinet Natsir, Wilopo, sampai Djuanda, dan terpimpin seperti pemerintahan setelah keluarnya dekrit presiden pada 5 Juli 1959.

Seperti sebelumnya, Indonesia pernah mengalami masa di mana pemerintahan berjalan pada sistem demokrasi liberal. Sistem yang di Indonesia pernah dijalankan seperti masa kabinet Sukiman tersebut mempunyai arti di mana setiap warga negara mempunyai kebebasan konstitusional dari kekuasaan pemerintah. Ciri-cirinya yaitu keputusan dan kebijakan pemerintah sepenuhnya dibatasi pada konstitusi yang berlaku pada sebuah negara. Pada mekanisme pemerintahan ini, keputusan dan kebijakan haruslah tidak melanggar hak-hak individu dan kemerdekaan seperti yang diatur pada konstitusi negara.

Artikel Lainya :

 

 

Demokrasi Terpimpin – adalah sebuah sistem demokrasi di mana seluruh keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpin negara, Berikut ini adalah materi lengkap mengenai demokrasi terpimpin yang meliputi pengertian, latar belakang, ciri-ciri dan pelaksanaan demokrasi terpimpin, Untuk lebih jelasnya sima pembahasan dibawah ini.

Pengertian Demokrasi Terpimpin

Demokrasi Terpimpin – yaitu sebuah sistem demokrasi yang di mana seluruh keputusan dan pemikiran berpusat pada satu pemimpin negara, kala itu Presiden Soekarno. Konsep sistem Demokrasi Terpimpin pertama kali diumumkan Presiden Soekarno di dalam pembukaan sidang konstituante pada 10 November 1956.

Latar belakang Demokrasi Terpimpin

Berikut adalah latar belakang dicetuskannya sebuah sistem demokrasi terpimpin oleh Presiden Soekarno :

  • Segi keamanan nasional: Terdapat banyaknya gerakan separatis terjadi pada masa demokrasi liberal, menyebabkan ketidakstabilan negara.
  • Segi perekonomian : Sering terjadinya pergantian kabinet masa demokrasi liberal yang menyebabkan program yang dirancang oleh kabinet tidak bsa dijalankan secara utuh, hingga pembangunan ekonomi menjadi tersendat.
  • Segi politik : Konstituante gagal dalam menyusun Undang Undang Dasar baru untuk menggantikan UUDS 1950.

Masa Demokrasi Terpimpin pertama kali dicetuskan Presiden Soekarno yang diawali oleh anjuran Soekarno supaya Undang-Undang yang dipakai untuk menggantikan UUDS 1950 adalah UUD 1945. Namun usulan itu menimbulkan sejumlah pro dan kontra di kalangan anggota konstituante. Sebagai tindak lanjut, diadakan pemungutan suara yang diikuti seluruh anggota konstituante . Pemungutan suara dilakukan dalam rangka mengatasi konflik yang timbul akibat dari pro kontra akan usulan Presiden Soekarno tersebut.

Hasil dari pemungutan suara menunjukan bahwa :

  • 269 orang setuju kembali kepada UUD 1945
  • 119 orang tidak setuju kembali kepada UUD 1945

Melihat dari hasil voting, usulan untuk kembali kepada UUD 1945 tidak bisa direalisasikan. Hal ini disebabkan karna jumlah anggota konstituante yang menyetujui usulan itu tidak mencapai 2/3 bagian, seperti yang sudah ditetapkan pada pasal 137 UUDS 1950.

Bertolak dari hal itu, Presiden Soekarno mengeluarkan sebuah dekret yang disebut dengan Dekret Presiden 5 Juli 1959. Isi Dekret Presiden 5 Juli 1959 :

  1. Tidak berlaku kembali UUDS 1950
  2. Berlakunya UUD 1945
  3. Dibubarkannya konstituante
  4. Pembentukan MPRS dan DPAS

Ciri-Ciri Demokrasi Terpimpin

Berikut ini adalah ciri-ciri dari demokrasi terpimpin

1. Kekuasaan Presiden Mendominasi

Salah satu akar seba adanya beragam penyimpangan demokrasi terpimpin yaitu karena asas presidensil yang dianut pada sistem demokrasi ini, dimana asas ini menempatkan kekuasaan presiden diatas kekuasaan segalanya di Pemerintahan Indonesia. Dengan berlakukan sistem demokrasi terpimpin maka akan secara otomatis presiden kala itu yaitu Ir. Soekarno sudah menjadi orang yang mempunyai kekuasaan tertinggi.

Inilah mengapa menjadi terpicunya sebuah masalah kesenjangan yang kian merajalela dimana mana. Bahkan kesenjangan ini mampu mempengaruhi beragam kinerja dari pemerintahan dan sistem kerja dari kabinet RI waktu itu. Presiden yang kala itu sudah dinyatakan sebagai seseorang yang mempunyai kekuasaan tertinggi dengan mudah menyingkirkan segala pengaruh atau dampak yang dia anggap tidak sejalan serta bertentangan dalam bidang pemerintahan / politik.

2. Partai Politik Pergerakannya Dibatasi

Masa demokrasi terpimpin di sahkan yaitu masa dimana partai politik tidak lagi mempunyai kebebasan dan bahkan dibatasi pergerakannya. Bahkan hingga pengambilan jabatan dalam pemerintahan kala itu tak lagi diambil dari anggota partai politik. Bahkan partai politik kala itu hanya mengemban peran dalam mendukung presiden serta kebijakannya.

3. Menguatkan Peran Militer

Benteng pertahanan kala itu memang di optimalkan, dimana peranan militer begitu sangat diandalklan. Dimana para militer itu dibekali kekuatan senjata dan sebagai tembok pelindung. Bahkan kemiliteran mampu menguasai komando dari lembaga pemerintahan.

4, Paham Komunis Yang Kian Berkembang

Karena terdapat beberapa dasar dari perkembangan landasan demokrasi terpimpin, memberikan dampak perkembangan dari partai komunis yang sangat gencar dan cepat. Ini dinyatakan dan di buktikan dari hubungan timbal balik yang berkesinambungan antara PKI dan Presiden soekarno. Namun PKI juga mempunyai jasa dimana soekarno kala itu dinobatkan sebagai presiden seumur hidup.

5. Keberadaan Pers Terkekang

Penyaluran dari aspirasi yaitu sebuah tugas utama dari adanya beragam pers yang berkembang hingga saat ini. Dimana aspirasi politik dan masyarakat disalurkan dari pers. namun beberapa oknum sudah menyegel dan membatasi kebebasan dari pers untuk menyalurkan hal itu pada masa nya, Hingga bangsa Indonesia terkenal dengan menutup diri dikala itu.

Pelaksanaan Demokrasi Terpimpin

Pada demorkasi terpimpin ini terdapat beberapa peristiwa penting di dalamnya yang terkandung pada proses pelaksanaan demokrasi terpimpin ini. Informasi selengkapnya ada di bawah ini :

1. Dibentuknya MPRS (sekarang menjadi MPR)

Peristiwa pertama yang terjadi pada pelaksanaan demorasi terpimpin adalah dibentuknya MPRS. Ini juga meru pakan salah satu ciri-ciri dari negara demokrasi dan juga faktor yang mendukung adanya perkembangan politik masa Demokrasi Liberal di masa lalu

2. Dibentuknya DPAS (sekarang menjadi DPR)

Untuk lebih mendukung demokrasi rakyat, dibentuk lah lembaga negara yang baru, yaitu DPAS. Lembaga ini juga di bentuk berdasarkan PERpres yang ada, yaitu No.3 Tahun 1959, yang diketuai oleh Presiden dan diwakili oleh Insinyur Djuanda.

3. Dibentuknya Kabinet Kerja

Karena pada demokrasi sebelumnya ada pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal, maka dengan itu Presiden membentuk kembali suatu kabinet kerja yang diketaui oleh beliau. Namun sempat terdapat kebingungan karena tidak adanya wakil. Pada Kaibnet Kerja ini ada suatu program kerja yang dinamakan Tri Program.

4. Front Nasional Dibentuk

Untuk mencegah adanya konflik-konflik sesama bangsa Indonesia yang ada pada dampak negatif konflik dan ditemukan di era sekarang ini seperti pada penyebab perang Aceh dan penyebab konflik Ambon, diperlukan gerakan untuk menyatukan semuanya, yaitu Front Nasional. Tujuan dari Front Nasional adalah untuk menyatukan kekuatan Indonesia

5. Dewan Perancang Nasional atau Depernas

Salah satu wujud dari pengendalian konflik sosial yaitu dengan menyiapkan pembangunan Nasional yang dimulai dengan membentuk sebuah Undang-Undang dan mengawasi pelaksanaannya. Pada tahun 1963, Depernah ini berganti nama menjadi Beppenas yaitu Badan Perancang Pembangunan Nasional.

6. Dibentuknya DPR-GR

Pada tahun 1955, DPR sempat memberontak kepada Presiden dengan bentuk penolakan RAPBN 1960 yang mana diajukan oleh Pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Presiden memutuskan untuk membubarkan DPR dan menggantinya dengan DPR, lembaga sama dengan imbuhan Gotong Royong dibelakangnya.

7. Masyumi dan PSI Dibubarkan

Merupakan kelemahan Sistem Parlementer yaitu mudah terpangaruh dan mempengaruhi organisasi lainnya. Itulah mungkin sebab dibubarkannya kedua partai politik ini

8. Dibebaskannya Irian Barat

Meskipun ada dampak positif dan negatif , tentunya yang paling kita nikmati adalah dampak positifnya. Pada era demokrasi terpimpin ini, terdapat salah satu peristiwa penting yaitu dibebaskannya Irian Barat.

Demikianlah penjelasa tentang demokrasi terpimpin, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

 

Perjanjian Renville – adalah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang ditandatangani pada 17 Januari 1948 di atas sebuah geladak kapal perang Amerika Serikat yang menjadi tempat netral USS Renville, berikut adalah sejarah lengkap tentang isi perjajian renville, Untuk lebih lengkapnya sima pembahasa dibawah ini

Pengertian Perjajian Renville

Perjanjian Renville yaitu perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang ditandatangani pada 17 Januari 1948 di atas sebuah geladak kapal perang Amerika Serikat yang menjadi tempat netral USS Renville, yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Perundingan dimulai pada 8 Desember 1947 dan ditengahi oleh Komisi Tiga Negara (KTN), Committee of Good Offices for Indonesia, yang terdiri atas Amerika Serikat, Australia, serta Belgia. Perjanjian ini diadakan guna menyelesaikan perselisihan atas Perjanjian Linggarjati tahun 1946. Perjanjian ini berisi batas antara wilayah Indonesia dengan Belanda yang disebut dengan Garis Van Mook.

Isi perjanjian Renville

Berikut dibawah ini adalah isi dari perjanjian reville

  1. Belanda masih berdaulat atas seluruh indonesia sampai kedaulatan diserahkan kepada republik indonesia serikat, yang wajib segera dibentuk.
  2. RIS mempunyai kedudukan yang sejajar dengan negeri belanda dalam UNI Indonesia-Belanda.
  3. Republik indonesia menjadi sebuah bagian negara dari RIS.
  4. Pasukan dari republik indonesia yang terdapat didaerah penduduk harus ditarik masuk ke daerah republik indonesia.
  5. Sebelun terbentuknya RIS belanda mampu menyerahkan sebagian dari kekuasaannya pada pemerintahan federal sementara.

berikut ini adalah ringkasan tentang isi perjanjian reville

  1. Belanda cuma mengakui Jawa tengah, Yogyakarta, dan Sumatera adalah bagian wilayah Republik Indonesia
  2. Disetujui sebuah garis demarkasi yang memisahkan antara wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda
  3. TNI ditarik mundur dari daerah kantongnya di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Latar Belakang Perjajian Renville

Pada 1 Agustus 1947, Dewan Keamanan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) mengeluarkan resolusi gencatan senjata antara Belanda dengan Indonesia. Gubernur Jendral Van Mook dari Belanda memerintahkan bahwa gencatan senjata pada tanggal 5 Agustus. Pada tanggal 25 Agustus, Dewan Keamanan mengeluarkan sebuah resolusi yang diusulkan Amerika Serikat bahwa Dewan Keamanan segera menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda denganb damai dan membentuk Komisi Tiga Negara yang terdiri dari Belgia yang dipilih oleh Belanda, Australia dipilih oleh Indonesia, dan Amerika Serikat yang disetujui oleh kedua belah pihak.

Pada tanggal 29 Agustus 1947, Belanda memproklamirkan garis Van Mook yang membatasi wilayah Indonesia dan Belanda. Republik Indonesia menjadi sepertiga Pulau Jawa dan kebanyakan pulau di Sumatra, tetapi Indonesia tidak mendapat wilayah utama untuk penghasil makanan. Blokade Belanda juga mencegah untuk masuknya persenjataan, makanan serta pakaian menuju ke wilayah Indonesia.

Tokoh Tokoh Perundingan Renville

Berikut adalah beberapa tokoh di dalam perjajian reville

  • Amir syarifudin (ketua), Ali Sastroamijoyo, H. Agus Salim, Dr.J. Leimena, Dr. Coatik Len, dan Nasrun. adalah perwakilan delegasi Indonesia
  • R.Abdul Kadir Wijoyoatmojo (ketua), Mr. H..A.L. Van Vredenburg, Dr.P.J. Koets, dan Mr.Dr.Chr.Soumokil. adalah perwakilan dari delegasi Belanda
  • PBB yang berperan mediator di wakili oleh Frank Graham (ketua), Paul Van Zeeland, dan Richard Kirby.

Dampak Perjanjian Renville Bagi Indonesia

Berikut ini adalah dampak – dampak yang terjadi setelah perjajian reville

1 . Indonesia terpaksa menyetujui RIS

Salah satu dampak perjanjian Renville bagi bagsa Indonesia yaitu perubahan bentuk negara Indonesia. Pada awal pembentukan Indonesia, Indonesia memproklamirkan diri yaitu sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

2 . Terbentuk kabinet Amir Syarifudin II

Sesudah perjanjian Renville ditandatangani, tak hanya bentuk negara Indonesia saja yang berubah. Indonesia juga harus merubah sistem pemerintahan dan juga konstitusi negara.

3 . Timbul reaksi keras pada kabinet

Kabinet yang baru dianggap mempunyai kebijakan yang memberatkan rakyat dan pro Belanda. Banyak partai politik yang melakuka aksi protes pada kebijakan – kebijakan pemerintah baru tersebut.

4 . Wilayah kekuasaan Republik Indonesia berkurang

Wilayah Indonesia menjai sedikit berdasar perjanjian Renville lebih kecil dari yang ditetapkan pada perjanjian sebelumnya yaitu perjanjian Linggarjati. Menurut perjanjian Linggarjati, wilayah Indonesia hanya meliputi Jawa, Sumatera, dan Madura saja

5 . Perekonomian Indonesia diblokade oleh Belanda

Sesudah mencengkeram keadaan pada politik Indonesia, Belanda juga mengekang perekonomian pada Indonesia. Pengurangan wilayah Indonesia membuat wilayah yang diduduki Belanda juga bertambah.

6 . Pihak Indonesia harus menarik pasukan

Melemahnya kekuatan militer Indonesia adalah dampak perjanjian Renville bagi Indonesia. Dengan perjanjian yang terkait mengenai sebuah wilayah tersebut, maka Indonesia dengan terpaksa menarik pasukannya dari wilayah Indonesia yang menurut perjanjian Renville menjadi daerah dudukan Belanda.

7 . Meletus agresi militer II

Setelah perjanjian Renville, ditetapkanlah sebuah garis Van Mook sebagai batas baian wilayah yang diduduki Belanda dan wilayah yang dipunyai Indonesia.

8 . Terpecah belahnya bangsa Indonesia

Contoh lain dari dampak perjanjian Renville bagi Indonesia yaitu terpecah belahnya bangsa Indonesia. Pencaplokan wilayah Indonesia oleh belanda membuat Indonesia semakin kecil yang justru menguntungkan pihak Belanda

Pasca perjanjian

Sebagai dari hasil Persetujuan Renville, pihak Republik harus mengosongkan wilayah yang dikuasai oleh TNI, dan dibulan Februari 1948, Divisi Siliwangi hijrah ke Jawa Tengah. Divisi ini mendapat julukan Pasukan Hijrah oleh masyarakat Kota Yogyakarta yang kemudian menyambut kedatangan mereka.

Tidak semua pejuang Republik yang tergabung di berbagai laskar, seperti Barisan Bambu Runcing dan Laskar Hizbullah / Sabillilah di bawah pimpinan Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, mematuhi hasil perjanjian Renville tersebut. Mereka terus da terus melakukan perlawanan bersenjata padatentara Belanda.

Demikianlah pembahasan mengenai isi perjanjian reville, Semoga bermanfaat

Artikel lainya :

Perjanjian Linggarjati – adalah perundingan antara negara Indonesia dengan Belanda di Linggarjati, Jawa Barat yang juga menghasilkan persetujuan tentang status kemerdekaan Indonesia. Hasil perundingan ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada tanggal 15 November 1946 dan ditandatangani secara sah pada kedua negara yaitu tanggal 25 Maret 1947

Latar Belakang Perjajian Linggar Jati

Masuknya AFNEI yang ditungangi oleh NICA ke Indonesia karena Jepang menetapkan ‘status quo’ pada Indonesia yang menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda, seperti peristiwa 10 November, selain itu pemerintah Inggris menjadi penanggung jawab guna menyelesaikan suatu konflik politik serta militer di Asia. Oleh karena itu, Sir Archibald Clark Kerr, Diplomat Inggris, mengundang Indonesia dan Belanda untuk melakukan perundingan di Hooge Veluwe, namun perundingan itu gagal karena Indonesia meminta Belanda untuk mengakui kedaulatannya atas Jawa, Sumatera dan Pulau Madura, namun Belanda hanya mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura saja.

Tokoh Perjanjian Linggarjati

Terdapat beberapa tokoh penting yang terlibat pada perjanjian Linggarjati, baik itu dari pihak Indonesia, Belanda maupun dari pihak Inggris yang selaku mediator atau sebagai penengah. Berikut adalah nama-nama tokoh pada perjanjian Linggarjati.

  • Sutan Syahrir (ketua), A. K. Gani, Susanto Tirtoprojo, Mohammad Roem adalah wakil dari pemerintah Indonesia
  • Wim Schermerhorn (ketua), H. J. van Mook, Max van Pool, F. de Boer adalah wakil dari pemerintah Belanda
  • Lord Killearn adalah wakil dari pemerintah Inggris selaku mediator/penengah

Misi pendahuluan

Pada Agustus 1946, pemerintah Inggris mengirimkan seseorang yaitu Lord Killearn ke Indonesia untuk menyelesaikan perundingan antara Indonesia dan Belanda. Pada 7 Oktober 1946 yang bertempat di Konsulat Jenderal Inggris di Jakarta dibuka perundingan antara Indonesia-Belanda yang dipimpin oleh Lord Killearn. Perundingan ini menghasilkan persetujuan gencatan senjata pada tanggal 14 Oktober dan meratakan jalan ke arah perundingan di Linggarjati yang dimulai sejak tanggal 11 November 1946.

Jalannya perundingan

Dalam perundingan, Indonesia diwakili Sutan Syahrir, sedangkan Belanda diwakili oleh tim yang disebut dengan nama Komisi Jendral dan dipimpin Wim Schermerhorn dengan H.J. van Mook, dan Lord Killearn dari Inggris yang bertindak menjadi mediator di dalam perundingan ini.

Isi Perjanjian Linggarjati

Hasil perundingan adalah menghasilkan 17 pasal yang antara lain isinya adalah :

  1. Belanda mengakui dengan cara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura.
  2. Belanda wajib meninggalkan wilayah RI selambat-lambatnya 1 Januari 1949.
  3. Pihak Belanda dan Indonesia Sepakat untuk membentuk negara RIS.
  4. Dalam RIS Indonesia harus tergabung dalam Commonwealth (Persemakmuran) Indonesia-Belanda dengan mahkota negeri Belanda menjadi kepala uni.

Pro dan Kontra masyarakat Indonesia

Salah satu poster yang dipajang pada Bangunan Cagar Budaya Gedung Perundingan Linggarjati memiliki isi himbauan pencegahan konflik akibat pro dan kontra masyarakat Indonesia pada hasil perundingan.

Perjanjian Linggarjati menimbulkan pro dan kontra pada kalangan masyarakat Indonesia, contohnya beberapa partai seperti misalnya Masyumi, PNI, Partai Rakyat Indonesia, dan Partai Rakyat Jelata. Partai-partai itu menyatakan bahwa perjanjian itu menjadi bukti lemahnya pemerintahan Indonesia guna mempertahankan kedaulatan negara Indonesia. Untuk menyelesaikan permasalahan, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden No. 6/1946, yang bertujuan menambah anggota Komite Nasional Indonesia Pusat supaya pemerintah mendapat suara untuk mendukung perundingan linggarjati.

Pelanggaran Perjanjian

Dalam pelaksanaan hasil perundingan ini tidak berjalan dengan mulus. Tanggal 20 Juli 1947, Gubernur Jendral H.J. van Mook menyatakan sebuah penyataan yang mengejutkan bahwa Belanda tak terikat lagi dengan perjanjian ini, dan tanggal 21 Juli 1947, meletuslah Agresi Militer Belanda I. Hal ini menjadi akibat dari perbedaan penafsiran antara Indonesia dengan Belanda.

Demikianlah pembahasan mengenai sejarah perjanjian linggarjati, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

Isi Dwikora – Konfrontasi antara Negara Indonesia dan Malaysia adakah suatu perang mengenai masa depan Sarawak, Sabah, Brunei dan Malaya yang terjadi antara Indonesia dan Federasi Malaysia pada tahun 1962 hingga 1966. Penyebab perang ini terjadi adalah keinginan Federasi Malaya yang dikenal dengan Persekutuan Tanah di tahun 1961 untuk menggabungkan Sarawak, Sabah, Brunei ke dalam Federasi Malay. Dan hal itu tidak sesuai dengan Persetujuan Manila.

Presiden Soekarno bertentangan dengan hal tersebut. Ia memiliki anggapan dibentuknya Federasi Malaysia atau sekarang lebih dikenal sebagai Malaysia disebut dengan “boneka Inggris” adalah imperialisme dan kolonialisme pada bentuk yang baru juga dukungan kepada segala pemberontakan di Indonesia dan gangguan dalam negeri.

Apa itu Dwikora?

Peristiwa Soekarno yang murka Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur, saat para demonstran menyerbu gedung KBRI, lalu merobek-robek foto presiden Indonesia Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman Perdana Menteri Malaysia saat itu kemudian memaksanya
untuk menginjak Garuda.

Isi Dwikora

  1. Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia.
  2. Memantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan negara boneka Malaysia.

Kronologi dan Latar Belakang Dwikora

(1). Pada tahun 1961 Perdana Menteri Tengku Abdul Rahman dari persekutuan Tanah Melayu dan Lee Kuan Yew dari Singapura berkeinginan menyatukan kedua negara tersebut menjadi Federasi Malaysia, termasuk Sarawak, Sabah, dan Brunei.

(2). Pihak Filipina menentang rencana pembentukan tersebut karena memiliki keinginan terhadap wilayah Sabah di Kalimantan Utara. Menurut Filipina, wilayah Sabah secara historis termasuk dalam kekuasaan Sultan Sulu.

(3). Pihak Indonesia menentang dengan keras rencana tersebut karena menurut Presiden Soekarno rencana pembentukan Federasi Malaysia adalah sebagian rencana Inggris untuk mengamankan kekuasaan koloninya di kawasan Asia Tenggara. Pembentukan Federasi Malaysia dianggap proyek neokolonialisme Inggris yang mengancam terhadap revolusi Indonesia.

(4). Pada 31 Juli-5 Agustus 1963 diadakan Konferensi Maphilindo (Malaysia-Filipina-Indonesia) antara ketiga negara di Manila. Pertemuan tersebut menghasilkan:
⇒ Deklarasi Manila
⇒ Persetujuan Manila
⇒ Komunike Bersama
Inti dari ketiga dokumen tersebut adalah Indonesia dan Filipina akan menyambut baik pembentukan Federasi Malaysia jika rakyat Kalimantan Utara menyetujui hal tersebut.

(5). Ketiga kepala negara kemudian setuju meminta Sekjen PBB membentuk tim penyelidik untuk melakukan pendekatan dan mengetahui keinginan rakyat di wilayah-wilayah yang akan dimasukkan ke dalam Federasi Malaysia. Tim iyu diketuai Lawrence Michelmore dan awalk memulai tugas tanggal 14 September 1963.

(6). Federasi Malaysia diproklamirkan tanggal 16 September 1963.

(7). Pemerintah RI menggangap proklamasi tersebut sebagai bentuk pelecehan atas martabat PBB dan pelanggaran terhadap Komunike Bersama Manila yang seharusnya diadakan penyelidikan dan meminta pendapat rakyat Serawak dan Sabah terlebih dahulu sebelum Federasi Malaysia diproklamasikan.

(8). Aksi demonstrasi besar-besaran terjadi di kedua negara, yaitu Indonesia dan Malaysia. Malaysia memutuskan hubungan diplomatik dengan RI tanggal 17 September 1963, sedangkan Indonesia memutuskan hubungan ekonomi dengan Malaysia, Singapura, Serawak, dan Sabah, tanggal 21 September 1963.

(9). Pada akhir tahun 1963 pemerintah RI menyatakan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Kalimantan Utara untuk melawan neokolonialisme Inggris.

(10). Berbagai upaya diplomatik terus dilakukan untuk menyelesaikan sengketa dengan mengadakan pertemuan menteri-menteri luar negeri di Bangkok, namun tidak menghasilkan keputusan dan berakhir macet.

(11). Pada acara apel besar 3 Mei 1964 di Jakarta, Presiden Soekarno berpidato di hadapan ribuan sukarelawan serta mengucapkan Dwikora yang merupakan akronim dari Dwi (dua) Komando Rakyat.

(12). Presiden Soekarno membentuk suatu Komando Siaga di bawah kepemimpinan Marsekal Madya Oemar Dhani.

(13). Pada masa itu terkenal himbauan atau perintah Presiden Soekarno yakni “Ganyang Malaysia!”. Operasi Dwikora berlangsung sekitar tahun 1964 di sepanjang perbatasan Kalimantan dengan Sabah dan Serawak. ABRI tidak mengirim pasukan secara terbuka. Mereka mengirim gerilyawan-gerilyawan untuk membantu Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) yang berperang melawan pemerintah Malaysia. Pihak Inggris akhirnya menerjunkan pasukan elit SAS (Special Air Services) yang begitu terkenal dunia kemiliteran, dibantu pasukan Gurkha dan SAS tambahan dari Selandia Baru dan juga Malaysia.

(14). Pada tanggal 20 Juni 1964, diadakanlah pertemuan puncak di kota Tokyo, Jepang sebagai upaya penyelesaian diplomasi, di tengah konfrontasi yang dilakukan.

(15). Di tengah berlangsungnya konflik, Malaysia dicalonkan dan diangkat menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB pada tanggal 7 Januari 1965.

(16). Indonesia menolak keras pencalonan Malaysia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

(17). Sebelumnya pada tanggal 31 Desember 1964, Presiden Soekarno sudah menegaskan bahwa Indonesia akan keluar dari PBB apabila Malaysia diangkat menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Dengan diangkatnya Malaysia pada awal Januari 1965, maka Indonesia menyatakan keluar dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

(18). Permasalahan dan sengketa dengan Malaysia sejak awal merupakan isu yang menguntungkan PKI agar mendapatkan tempat di kalangan kepemimpinan negara.

Isi Pidato Soekarno

Sukarno murka karena hal itu mengutuk tindakan demonstrasi anti-Indonesia yang menginjak-injak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang sangat terkenal dengan nama Ganyang Malaysia.

Sukarno memproklamasikan gerakan Ganyang Malaysia melalui sebuah pidato yang sangat bersejarah, berikut adalah isi pidato nya

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu djuga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang adjar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan, kita hadjar tjetjunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat djangan sampai tanah dan udara kita diindjak-indjak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku bakal berangkat ke medan djuang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang enggan diindjak-indjak harga dirinja

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tundjukkan bahwa kita masih memiliki gigi dan tulang jang kuat dan kita djuga masih memiliki martabat

Yoo…ayoo…
kita… Ganjang…
Ganjang… Malaysia
Ganjang… Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satu-satu!

Ir Sukarno

Demikianlah pembahasan mengenai isi dwikora, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

 

Jenis Karangan – Deskripsi, Narasi, Eksposisi, Argumentasi dan Persuasi. Berikut dibawah ini adalah keterangan lengkap dengan pengertian, ciri-ciri beserta contoh. Untuk lebih jelasnya simak pembahasa dibawah ini

Pengertian Karangan

Karangan merupakan suatu bentuk karya tulis yang dipakai untuk mengungkapkan gagasan kepada para pembaca.

Berdasarkan tujuannya, karangan terbagi menjadi 5 jenis karangan, diantaranya yaitu

  1. Deskripsi
  2. NarasI
  3. Eksposisi
  4. Argumentasi
  5. Persuasi.

Berikut adalah penjelasan lengkap terhadap jenis jenis karangan

1. Karangan Deskripsi

Karangan deskripsi merupakan suatu bentuk karya tulis yang menggambarkan / melukiskan suatu objek atau benda pada para pembaca seolah pembaca merasakan, melihat serta mengalami sendiri topik dalam tulisan.

Ciri-ciri karangan deskripsi

1. Melukiskan suatu objek dengan jelas pada para pembaca.
2. Melibatkan panca indera.
3. Metode penulisan memakai cara objektif, subjektif, atau kesan pribadi penulis pada suatu objek.

Contoh karangan deskripsi

Kucingku

Aku mempunyai sebuah kucing yang bernama meow di rumah. Meow merupakan jenis kucing Persia yang dihadiahkan kepadaku setahun yang lalu. Seperti kebanyakan kucing Persia pada umumnya, Meow sangat gemuk dengan memiliki bulu-bulu yang sangat halus yang menutupi seluruh tubuhnya. Meow mempunyai bulu berwarna putih seperti salju, hidung yang pesek, dan ekor yang amat panjang.

Meow sangat lucu, ia selalu mengikutiku selalu kemanapun aku pergi. Dia juga amat manja padaku, setiap kali dia lapar, meow akan menjilati kakiku. Meow amatlah rakus, dia gemar menghabisi makanannya dan meminum susu dengan cepat. Tak hanya rakus, Meow pun pemalas, dia selalu menghabiskan harinya dengan tidur di sofa rumahku.

2. Karangan Narasi

Karangan narasi merupakan suatu bentuk karya tulis berupa serangkaian suatu peristiwa baik fiksi maupun non fiksi yang disampaikan sesuai dengan urutan waktu yang sistematis serta logis. Pada karangan narasi ada tahapan-tahapan peristiwa yang jelas, dimulai dari perkenalan, timbul masalah, konflik, penyelesaian dan ending.

Ciri-ciri karangan narasi

1. Suatu cerita berupa berita, peristiwa, pengalaman yang menarik kepada pembaca.
2. disajikan dengan urutan kronologis yang amat jelas.
3. Terdapat konflik dan tokoh yang menjadi inti sebuah karangan.
4. Mempunyai setting yang disampaikan dengan jelas.
5. Bertujuan untuk menghibur pembaca dengan cerita yang disampaikan.

Contoh karangan narasi

Pertemuan yang Terindah

Pagi hari itu aku duduk sendiri termenung di sebuah taman. Ku pandangi semua bunga indah sedang bermekaran dengan manisnya. Ketika aku menikmati pemandangan dalam kesunyian, tiba-tiba telingaku mendengar jeritan seorang wanita dari arah depanku. Aku pun terdiam sejenak dan heran, lalu dengan penasaran aku segera menuju sumber suara tersebut.

Betapa terkejutnya ketika aku mengetahui bahwa jeritan itu berasal dari seorang wanita manis berbaju biru. Tak beberapa lama, wanita itu pun pergi meninggalkanku yang berdiri bodoh tanpa berani berkenalan dengannya. Aku menyesal, sampai saat ini aku selalu pergi ke taman itu dan berharap bisa bertemu dengan dia “gadis manis berbaju biru” itu sekali lagi.

3. Karangan Eksposisi

Karangan eksposisi yaitu sebuah karangan yang memiliki isi tentang penjelasan-penjelasan atau pemaparan mengenai informasi kepada pembaca. Tujuan karangan ini yaitu untuk memberikan informasi yang sejelas-jelasnya kepada para pembaca.

Ciri-ciri karangan eksposisi

1. Menyajikan sebuah informasi kepada para pembacanya.
2. Informasi yang disajikan memiliki sifat fakta atu benar-benar terjadi.
3. Tidak mempengaruhi para pemabaca
4. Menjelaskan sebuah proses atau analisa pada suatu topik.

Contoh karangan eksposisi

Cara menanam singkong

Singkong merupakan tumbuhan umbi akar yang kaya karbohidrat. Singkong amat mudah untuk ditanam dengan hanya meletakan batang singkong di tanah singkong pun akan tumbuh. Tak hanya itu singkong bisa dapat tumbuh di semua jenis tanah. Meskipun proses penanamannya amat mudah, proses penanaman singkong memerlukan perhatian khsusus untuk hasil yang maksimal adalah sebagai berikut:

Pilih batang singkong yang bawah, kemudian potong sekitar 15 cm dan tajamkan ujungnya. Lalu letakan ditempat yang lembab selama 2 minggu sampai tumbuh tunas kecil.

Setelah 2 mingggu, tanam singkong ditanah yang sudah digemburkan sebelumnya. Usahakan jangan menanam singkong dengan cara saling berdekatan karena akan mengganggu umbi yang dihasilkan. Tancapkan ujung singkong pada tanah jangan terlalu dalam supaya singkong mudah di cabut saat panen.

Demikianlah cara menanam singkong yang baik dan benar untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal

4. Karangan Argumentasi

Karangan argumentasi yaitu karangan yang memiliki isi pendapat atau argument penulis tentang suatu hal. Karangan ini memiliki tujuan untuk meyakinkan penulis supaya memiliki pandangan yang sama akan suatu hal dengan pandangan si penulis.

Ciri-ciri karangan argumentasi

1. Ada pendapat penulis mengenai suatu topik yang di bahas.
2. Pendapat tersebut di lengkapi dengan pembuktian fakta, data, contoh, maupun grafik.
3. Memiliki tujuan untuk menyakinkan pembaca.
4. Pengarang menghindari keterlibatan emosi ketika menyampaikan pendapatnya.

Baca Juga : Contoh Karangan Argumentasi dan Cara Membuat

Contoh karangan argumentasi

Smart Phone Stupid People

Saat ini kita sudah mamasuki zaman tekhnologi yang amat luar biasa perkembangannya. Semua urusan manusia kini sudah dimudahkan dengan hadirnya tekhnologi ini. Salah satu tekhnologi yang amat sangat berkembang saat ini adalah alat komunikasi atau telephone pintar. Aka tetapi, tanpa disadari telephone pintar selama ini justru membuat manusia menjadi bodoh dan malas.

Kenapa bisa seperti itu? Hal ini bisa terjadi sebab kita sudah dimanjakan dengan fitur yang ada. Kemudahan informasi yang bisa didapatkan manusia itu membuat manusia malas mencari dan mempelajari suatu informasi sampa manusia akan terbiasa untuk mengandalkan smart phone.

Tak hanya itu saja, smart phone juga membuat manusia jadi pasif dan acuh tak acuh terhadap lingkungannya. Terdapat banyak fitur-fitur yang bisa mengalihkan manusia dari dunianya seperti game, social media, video, dan musik, fitur-fitur itu membuat manusia sibuk terhadap smart phone bahkan ketika kumpul bersama teman pun mereka saling sibuk dengan smartphone masing-maing.

Yang terakhir yaitu smart phone menghilangkan budaya yang ada dalam masyarakat. Saat ini ada fitur peta atau biasa disebut GPS yang memudahkan manusia mencari tempat, kemudahan ini membuat nilai menyapa seseorang di jalan untuk bertanya sudah hilang. Padahal dengan bertanya mereka bisa saja menjadi saudara atau teman yang baik.

Itulah pengaruh buruk smart phone yang tidak disadari sudah membuat mansia, malas, bodoh, dan pasif. Padahal manusia adalah makhluk sosial yang wajib bersosialisasi dan berinteraksi dengan manusia lainnya.

5. Karangan Persuasi

Karangan persuasi yaitu salah satu bentuk karya tulis yang memiliki ajakan-ajakan terhadap para pembacanya guns melakukan atau mempercayai suatu hal. Sama halnya dengan jenis karangan argumentasi, karangan persuasi dilengkapi dengan pendapat penulis yang disertai juga dengan pembuktian supaya pembaca yakin dan mau mengikuti apa yang disampaikan si penulis. Karena sifatnya ajakan, karangan ini memiliki tujuan untuk meyakini pembaca yang disampaikan si penulis untuk melakukan serta mempercayai sesuatu.

Ciri-ciri karangan persuasi

1. Bersifat mengajak pembacanya
2. Mempunyai alasan berupa data, fakta, dan lain-lain untuk meyakinkan pembaca.
3. Berusaha menghindari konflik supaya pembaca tidak kehilangan kepercayaan.
4. Berusaha mendapatkan kesepakatan juga kepercayaaan antara penulis dan pembaca.

Baca Juga : Contoh Karangan Persuasi Tema Propaganda, Kesehatan dan Politik

Contoh karangan persuasi

Ayo Hidup Bersih

Hidup bersih adalah dambaan semua orang, Dengan melakuka hidup bersih, akan menciptakan lingkungan yang sehat dan bermanfaat bagi semua mahluk hidup hingga bisa berdampak baik pula bagi penghuninya. Seperti ada pada pepatah latin, di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang kuat, oleh sebab itu, marilah jaga lingkungan agar menjadi bersih.

Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk berperilaku hidup bersih yaitu, bersihkanlah lingkungan yang terdekat seperti rumah, halaman, dan lingkungan sekitar rumah. Dengan lingkungan bersih, semua bibit penyakit tak akan tumbuh dan berkembang. Kemudian jaga kebersihan diri sendiri seperti misalnya, mandi yang teratur, menyikat gigi, dan juga memotong kuku. Menjaga kebersihan tubuh dengan teratur membuat diri terhindar dari berbagai jenis penyakit. Dan yang terakhir konsumsilah makanan sehat serta bergizi agar tubuh menjadi sehat dan kuat.

Demikianlah pembahasan tentang jenis karangan, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

 

Contoh Karangan Persuasi – istilah persuasi diartikan sebagai kata ajakan kepada seseorang dengan cara memberi alasan dan prospek yang meyakinkan. Berikut ini adalah cotoh karangan persuasi dengan berbagai tema beserta pengertian dan ciri-ciri karangan persuasi. Untuk lebih jelasnya simak pembahasa dibawah ini

Pengertian Karangan Persuasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ‘persuasi’ diartikan sebagai ajakan pada seseorang dengan cara memberikan alasan dan prospek yang meyakinkannya’ atau ‘bujukan halus’ atau ‘imbauan’. Sesuai dengan namanya, karangan persuasi merupakan karangan yang bertujuan untuk mengajak, menghimbau atau mempengaruhi pembaca untuk melakukan sesuatu. Karangan persuasi juga menyajikan bukti-bukti yang menyakinkan pembaca untuk melakukan suatu hal. Karangan persuasi umumnya berupa imbauan, peringatan, ataupun iklan.

Ciri Ciri Karangan Persuasi

Untuk membedakan karangan persuasi dengan jenis karangan lainya, karangan persuasi mempunyaibeberapa ciri-ciri sebagai berikut:

  • Karangan persuasi merupakan karangan yang memiliki tujuan untuk mempengaruhi pembaca agar melakukan hal seperti yang penulis harapkan.
  • Di dalamnya ada fakta fakta yang mendukung yang memiliki tujuan untuk meyakinkan para pembacanya.
  • Karangan persuasi tidak menimbulkan konflik di dalam karangannya.

Contoh Karangan Persuasi dan Jenisnya

Paragraf persuasi memiliki beberapa jenis yang perlu diketahui, berikut adalah contoh karangan persuasi dan jenisnya.

Contoh Persuasi Propaganda

Persuasi propaganda adalah karangan persuasi yang berupa imbauan yang disampaikan dengan keras dan jelas untuk membuat pembaca mau mengikuti imbauan yang disampaikan. Anda bisa menemukan paragraf ini pada sejumlah media cetak seperti misalnya majalah, surat kabar, atau artikel-artikel di internet.

Persuasi propaganda ini umumnya dipakai pada saat kegiatan kampanye. Sedangkan kampanye pada umumnya informasi atau ajakan yang mempunyai tujuan akhir yaitu agar pembaca ataupun pendengar mau menuruti dan melakukan isi dari ajakan kampanye tersebut.

Contoh

Menyantap mi instan dengan nasi putih adalah hal lazim yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Padahal taukah Anda bahwa kebiasaan tersebut mampu menimbulkan dampak negative pada tubuh? Perlu diketahui bahwa mengkonsumsi mi instan yang dicampur dengan nasi putih nantinya bisa mengakibatkan obesitas.

Mengapa demikian? Obesitas bisa terjadi karena zat karbohidrat dominan yang terkandung didala mi instan dan nasi putih bisa membuat perut Anda kenyang dalam waktu sementara kemudian menjadi sering lapar, yang nantinya membuat makan lebih banyak dari sebelumnya.

Jika sudah mengalami obesitas, maka tubuh akan penuh dengan makanan yang bisa mengakibatkan tumbuhnya sejumlah penyakit di kemudian hari, seperti misalnya kolesterol, kegemukan, penyakit jantung sampai ginjal. Oleh karena itu, jika Anda ingin memiliki tubuh yang sehat serta tidak mudah terserang penyakit, mulai detik ini pula Anda harus mengurangi kebiasaan mengkonsumsi mi instan yang dibarengi dengan nasi putih

Contoh Karangan Persuasi Pendidikan

Persuasi pendidikan adalah paragraf persuasi yang memiliki berupa pesan khusus di dalamnya ada hubungannya dengan dunia pendidikan. Baik itu mengajak untuk giat belajar ataupun mengajak untuk rajin sekolah

Seperti jenisnya yaitu persuasi pendidikan maka karangan ini biasanya dipakai oleh instansi pendidikan untuk menyampaikan beberapa pesan yang sekiranya mempunyai kaitan dengan dunia pendidikan

Contoh

Masih banyak dari guru dan orang tua murid yang tidak sabar mendidik peserta didiknya. Padahal, didalam mendidik anak kesabaran amat sangat diperlukan agar potensi anak bisa berkembang disebabkan tiap anak pasti berbeda potensi dan karya. Seperti yang sudah diutarakan salah satu filsuf legendaris Yunani yaitu Plato, bahwa pendidikan adalah proses yang panjang dan dijalani seumur hidup, yaitu ketika manusia masih kecil sampai manusia beranjak dewasa.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya guru dan orang tua murid mengajar juga mendidik anaknya dengan sabar dan berorientasi pada proses. Supaya anak bisa berkembang dengan baik dan dengan sewajarnya. Dengan begitu pula potensi anak pun dapat tumbuh berkembang dengan baik dan alami. serta latih kejujuran pada anak, karena orang pintar justru lebih berbahaya dibanding dengan orang bodoh jika tidak jujur

Contoh Karangan Persuasi Politik

Persuasi politik adalah paragraf persuasi yang tujuannya yaitu agar para pembaca berkenan untuk memilih wakil rakyat / memilih suatu partai dalam suatu pemilihan daerah maupun pada pemilihan umum. Seperti jenisnya persuasi politik, maka jenis persuasi ini biasa dipakai oleh para partai politik juga beberapa media, baik itu media cetak atau elektronik.

Contoh

Pemilihan umum hanya menghitung hari. Ayo pakai hak pilih kita untuk memilih presiden yang terbaik untuk Negara Indonesia . Jangan sampai hak suara Anda disalahgunakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jangan golput. Perlu kita ingat bahwa masa depan Negara kita selama 5 tahun bergantung oleh pilihan kita, yaitu pada april 2019. Oleh karena itu, marilah datang dan saksikan ke TPU gunakan hak pilih kita. Ingat, jadilah pemilik yang bijak.

Jangan sampai negara kita dipimpin oleh pencuri yang berkedok pahlawan, sudah waktunya negara ini besar dan dimula dari pemimpin bijak serta tegas namun tidak buas. Tinggalkan sejenak aktifitas rutinitas demi negara tercinta ini tentunya demi anak cucu kita nanti

Contoh Karangan Persuasi Kesehatan

Sarapan seringkali dilewatkan pada banyak orang. Alasan melewatkan sarapan pagi ternyata beraneka ragam, mulai dari tidak sempat, karena harus buru-buru untuk berangkat kerja ataupun sekolah, karena merasa belum lapar, dan karena tidak terbiasa makan pada pagi hari.

Padahal, sarapan di pagi hari adalah hal yang penting untuk dilakukan sebelum kita memulai kegiatan pada pagi hari. Yang mana jika kita tidak sarapan, maka tubuh akan menjadi kekurangan asupan di pagi hari yang nantinya bisa menyebabkan kurangnya tenaga saat melakukan aktivitas di siang hari.

Jika kebiasaan tidak sarapan pagi dibiarkan secara terus dan menerus maka tubuh bisa menjadi mudah sudah di pagi hari dan menjadikan tubuh tidak bertenaga saat melakukan aktivitas pada siang hari, hingga menyebabkan pekerjaan yang dilakukan tidak akan maksimal. Dalam sarapan dianjurkan untuk tik memakan dengan porsi yang banyak, sebab sarapan dengan porsi yang banyak pun bisa menyebabkan kantuk.

Secukupnya saja, asalkan perut tidak kosong dan tubuh memiliki tenaga yang cukup untuk beraktivitas. Dengan terpenuhinya kebutuhan tubuh, maka tubuh kita akan menjadi lebih sehat dan kuat serta bermanfaat.

Oleh karenanya biasakanlah diri untuk sarapan pada pagi hari, jika Anda tidak sempat untuk melakukannya Anda dapat membawa sarapan Anda dan bisadimakan saat di perjalanan menuju kantor, sekolah atau kampus.

Demikianlah pembahasan mengenai karangan persuasi, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

Karangan Argumentasi –</